
Lucia menghampiri marco yang sedang duduk sendirian di balkon restoran....
"aku sangat haus,,emm....dan aku ingin ice-cream" ucapnya.
marco pun langsung beranjak untuk membelikan ice-cream...
"ini ice-cream mu" ucap marco sambil memberikan ice-cream pada lucia
"terimakasih marco" jawab lucia
lucia menjilati ice-cream nya sambil terus menatap morres yang sedang bicara dengan sahabatnya tak jauh dari tempat lucia berdiri.
saat bersamaan morres terus mencuri pandang pada lucia di tengah obrolannya dengan sahabatnya.
lucia yang tau dirinya diperhatikan oleh morres dengan sengaja menjilati ice-cream nya dengan gaya yang sedang menggoda..
sadar orang yang diajak bicara terus memandang ke arah lain ,,sahabat morres juga menoleh ke arah lucia.
"akhirnya kau menemukannya?" tanya sahabat morres
"ya belum lama aku berhasil menemukannya" jawab morres
"apa dia menyenangkan" tanya sahabatnya lagi
"yaa begitulah"jawab morres lirih.
lucia berjalan menuju tempat morres duduk
"apa kau membicarakan ku?,," tanya lucia menggoda dengan memainkan ice-cream nya di depan mereka berdua..
"berhenti bermain main..!!" perintah morres kesal.
"jangan memancingku dengan berulah seperti wanita..."ucap morres tak meneruskan ucapannya...
"aku juga tak menyukai ini,,ini lengket dan kotor"jawab lucia
"masuklah ke toilet dan bersihkan itu" melihat lucia yang belepotan makan ice-cream seperti anak kecil.
"baiklah" Lucia pun pergi ...
"sepertinya dia akan pergi ke pancuran" kata sahabat morres melihat lucia pergi ke arah pancuran air yg ada di restoran itu...
"tidak" bantah morres yang tetap tak menghiraukan lucia
__ADS_1
tak disangka lucia benar-benar pergi ke pancuran untuk berdiri dibawahnya,,sontak itu membuat ia menjadi tontonan semua pengunjung restoran..
"aku berani bertaruh dia benar-benar melakukannya" ucap sahabat morres tersenyum puas..
morres langsung berbalik dan..,benar saja lucia benar-benar melakukan itu
"ah,,,sialan " umpat morres langsung beranjak menghampiri lucia
"bagaimana bisa kau lakukan ini, apa kau tak punya malu,,.
semua orang menatapmu" ucap morres sambil menggandeng lucia untuk pergi ke kamar
"pancuran itu lebih dekat dibandingkan toilet" jawab lucia santai dan tersenyum puas telah berhasil membuat morres kesal...
Saat dikamar
"aku ingin kamar sendiri"ucap lucia
"baiklah...,,aku akan memesan kamar lain,,jika ada sesuatu, hubungi aku"morres pun pergi meninggalkan kamar lucia
Setelah lucia selesai mandi ,dia pergi untuk menemui morres di kamarnya ,
Lucia juga hanya mengenakan handuk piyama.
"tok tok tok"...
setelah beberapa saat pintu pun dibuka oleh morres.
morres juga hanya mengenakan handuk di pinggang nya, karena ia baru saja selesai mandi..
tanpa menghiraukan morres, lucia langsung menerobos masuk ke dalam kamar morres untuk sekedar melihat-lihat
"apa ini" tanya lucia heran,, karena kamar morres sangat berbeda dengan kamarnya,, ini seperti kamar pribadi..
"kau sudah merencanakannya" tanya lucia lagi..
tanpa menjawab apapun morres mengunci pintu kamarnya..
melihat itu tentu lucia terkejut dan sedikit takut.
"kenapa kau mengunci pintunya??,, buka pintunya!!!"ucap lucia mulai panik
"atau apa...kau akan memukulku?? ucap morres dengan terus melangkah maju ke arah lucia, sampai akhirnya lucia tak bisa mundur lagi karena sudah terhalang ranjang..
morres mendorong tubuh lucia hingga terjatuh ke ranjang..
__ADS_1
lucia terkejut morres membuka handuknya dan naik keranjang
"aku sudah bilang kan...jangan memancingku ,,aku takkan selalu bisa menahannya" ucapnya lirih dengan terus memojokkan lucia hingga ujung ranjang
.
.dengan mudah morres membuat lucia tak bisa berbuat apapun..
"apa yang kau lakukan,,kenapa kau mengikatku"???
Lucia berusaha membuka ikatannya tapi apalah daya ikatannya tak mau terlepas..
"lepaskan aku" ucap lucia sedikit panik dan emosi....
"tok tok tok"tak lama ada yang mengetuk pintu itu....
morres berdiri dan membuka pintunya..
seorang wanita masuk dan langsung membuka jaket yang ia pakai..
wanita itu adalah wanita penghibur yang sudah morres sewa untuk malam ini..
morres ingin memperlihatkan pada lucia bagaimana dengan mudahnya ia mendapatkan wanita..
lalu wanita itu melakukan apapun yang diperintahkan oleh morres...
melihat pemandangan seperti itu tentu saja lucia merasa gelisah sekaligus sedikit bergairah...
setelah mendapatkan kepuasan ,,morres menyuruh wanita itu pergi...
.
..
..hay readers
maaf ya kalo tulisan saya ada banyak kesalahan..
mohon kritik saran kalian dikomen..
oiya jangan lupa tinggalin jempol dan rate bintang limanya ya ..biar makin semangat nulisnya
makasih..
..selamat membaca..
__ADS_1