
pagi ini lucia dan morres sedang menikmati sarapan di pagi hari ...
"aku akan mengajakmu ke suatu tempat,,setelah ini bersiaplah"...
"apakah ini tentang sesuatu yang menyenangkan??"..
tanya lucia penasaran..
"tidak..ini adalah tempat awal dari kehidupan baruku....,tapi mungkin kau akan menyukainya..."
setelah usai sarapan...morres berdiri menuju kamarnya meninggalkan lucia yang masih menikmati dessert paginya...
tak beberapa lama morres sudah kembali lagi dengan tampilan yang sangat rapi sekaligus sangat tampan walau kesan dingin dan kejam selalu melekat diwajahnya....
"aku menunggumu dihalaman depan,,tak isah terburu-buru , nikmati dulu sarapan mu"..
lalu morres berjalan keluar rumahnya...
setelah dirasa puas,,lucia beranjak dari tempat duduknya...menuju ke kamarnya untuk bersiap..
lucia merapikan sedikit riasan wajahnya dan mengambil tas bermerek lalu bergegas menghampiri morres...
"aku bahagia sekali pagi ini,, aku kembali ke sini,,tapi kali ini tanpa paksaan dan aku mencintaimu"
lucia mengecup kilas bibir morres yang sedang duduk menikmati udara segar di pagi itu...
lalu lucia duduk di pangkuan morres..
"dari awal aku sudah mengatakan bukan,, bahwa kau akan jadi milikku dan sendiri yang datang untukku"
"ah...aku menyesal berkat demikian,,karena disini ada yang sangat bangga dengan kehebatannya"
"secara tidak langsung kau sudah mengakuinya,,heh.."
morres hanya tersenyum dan mencium bibir lucia dengan lembut...
lucia membalas ciuman morres ,,kali ini ciuman mereka sangat menikmati ciuman itu..
__ADS_1
..
..
..
..
tak lama kemudian marco mendatangi keduanya...
"selamat pagi tuan ,nona .."
ucapan marco mengakhiri kemesraan mereka..
lalu lucia turun dari pangkuan morres dan duduk di sebelahnya..
"aku sudah menyiapkannya tuan"..
"baiklah sayang,,apa kau sudah siap..."
lucia hanya mengangguk dan tersenyum...
lalu marco melajukan mobilnya ke tempat tujuan dimana morres kehilangan ayahnya....
beberapa saat kemudian..
mobil mereka berhenti di bangunan tua dekat pantai...
lalu morres keluar dari mobilnya dan berjalan masuk ke gedung tua itu diikuti oleh Lucia dan Marco..
setelah sampai di atap gedung morres memandang lepas ke arah pantai...
lucia berdiri di sampingnya ..
"tempat apa ini"...tanya lucia penasaran..
disinilah semua berawal...
aku melihatmu untuk pertama kali...
dan ayahku juga meninggal disini...
__ADS_1
lalu morres mengeluarkan sebuah teropong dan melihat jauh ke arah pantai di ujung sana...
lalu memberikan teropong itu pada lucia
"lihatlah...disana" tangan morres menunjuk ke satu arah..
lalu lucia memakai teropongnya sesuai petunjuk arah dari morres..
"ahhh.....aku ingat,,aku pernah kesana sekali...." pekik lucia yang baru mengingat kejadian beberapa tahun lalu...
"ya....disitulah aku melihatmu..dan kau mengubah segalanya di hidupku,,...aku tak menyangka jika kau benar-benar ada...aku mengira kau hanya imajinasiku saja..." morres mengingat kenangan yang mengubah segalanya di hidupnya itu...
"tapi tak mungkin aku terlihat sangat jelas olehmu dari sini..,, bagaimana bisa kau melihat wajahku dengan detil"lucia makin penasaran dengan apa yang terjadi waktu itu..
"memang aku tak bisa melihat jelas wajahmu dari sini...,,
entahlah..tapi kau muncul di mataku saat aku sekarat,, dari saat iti aku tak pernah melupakanmu..., aku pergi ke semua tempat untuk menemukanmu..tapi kau tak pernah ada"...
"sampai aku kembali lagi ke itali dan kau menemukanku di bandara bukan..."
"hemm..." morres mengiyakan perkataan lucia...
"kau mengubah segalanya dihidupku..,aku berjanji pada diriku sendiri,, jika aku menemukanmu ,, aku tak akan pernah melepasmu"...
lucia yang mendengar semua itu dari morres semakin yakin akan keputusannya untuk menikahi laki-laki tersebut...
lalu lucia memeluk morres dan merrka berciuman dengan mesranya
⭐⭐
hay readers...
ato dong kasih author like, komen, dan votenya...
biar semangat buta selesai novel ini..
akan ada kejutan di akhir cerita...
.. selamat membaca..
__ADS_1