
"hay apa kabarmu"...sapa orang tua Lucia dan menjulurkan tangannya..
"baik...,, terimakasih"...morres membalas jabat tangan kedua orang tua lucia..
terlihat dengan sangat jelas kecanggungan di antara mereka..
morres pun terlihat sangat kaku,, dia hanya menjawab seadanya pertanyaan dari orang tua lucia tanpa ekspresi..
"dasar... laki-laki dingin" gumam lucia tersenyum melihat sikap morres yang begitu lucu menurutnya..
"bagaimana dengan kalian"ucap morres lagi mencoba menghilangkan kecanggungan nya..
"ya...ya...kami sangat baik"...
"emmm....apa pekerjaanmu nak"giliran ayah lucia membuka obrolannya...
"gangster"....
seketika lucia menatapnya dengan ekspresi tawa yang tertahan dan mencubit perut morres...
wajah morres pun berubah jadi pucat menahan sakit dan malu..
mendengar jawaban morres ayah dan ibu lucia saling berpandangan lalu tertawa karena mengira itu hanya gurauan saja...
setelah sesi perkenalan yang begitu kaku tersebut mereka kembali ke tengah-tengah acara pesta...
kini saatnya sang mempelai wanita melempar buket bunga ...
dan tanpa disangka lucia mendapatkan buket bunga tersebut.
semua orang bersorak dan bertepuk tangan...
lalu tak lama kemudian pasangan pengantin itu pergi menggunakan mobil mewahnya ....
setelah acara selesai morres dan lucia langsung kembali ke apartemen lucia..
morres menjatuhkan dirinya di sofa dan menghela nafas panjang...
"kau ini sangat jujur,, kenapa kau bilang gangster adalah pekerjaanmu.. apa kau mau mereka menentang hubungan kita.."..
gerutu lucia lalu mengikuti morres duduk di sofa..
__ADS_1
"itu memang benar bukan,, kalau pun orang tuamu tak menyetujui hubungan kita ,,itu sama sekali tidak berpengaruh untukku"..morres menarik tubuh lucia lebih dekat dengannya..
"aku tinggal menculikmu lagi bila perlu"ucapnya lagi dengan tersenyum puas...
lucia menatapnya dengan tajam..
"kau memang suka sekali memaksa"
"itu keahlianku..."ucapnya dengan bangga ...
"apa kau mau minum"...
"boleh.."jawab morres singkat
lalu lucia beranjak mengambil sebotol wine dan dua gelas wine bersamanya..
menjelang malam hari morres yang baru saja mandi mengcup lucia yang sejak tadi tiduran disofa dan hanya asyik bermain ponsel..
"kita ke klub?"ucap lucia tiba-tiba..
"kita bisa bersenang-senang disini,, kenapa harus pergi ke klub"....
morres melanjutkan memakai kaos dan celana pendek selutut dengan rambutnya yang masih basah..
lalu ia mendekati lucia
"apa aku tidak cukup mempesona malam ini"ucapnya lagi penuh percaya diri..
"issshhhh....,kau ini selalu saja berpikir mesum,,ayolah ..aku masih merindukan teman-teman ku" bujuk lucia dan merengek memegang kedua tangan morres....
"baiklah,,tapi itu tidak gratis"...seketika lucia melepas tangan morres dengan kasar dan memasang muka cemberut.
"kau semakin cute kalau seperti itu,,aku bisa memakanmu sekarang juga"morres pun langsung naik ke ranjang dan bersikap seolah akan menerkamnya..
"kau sangat menyebalkan,,jangan dekati aku..."lucia yang mulai sedikit panik memukul-mukul morres dengan bantalnya....
..
..
__ADS_1
setelah beberapa saat mereka telah bersiap untuk ke klub yang tak jauh dri apartemen lucia....
lucia menggandeng tangan morres memasuki sebuah klub..
disaat bersamaan sebuah tangan melambai kearahnya...
dia adalah paula,,
lucia melambaikan tangannya dan berjalan menuju ke arah sahabatnya itu...
"hay dear,,ini morres"lucia mencoba memperkenalkan kekasihnya pada paula...
"ooohhhh kau sangat tampan.."paula tak henti-hentinya menggoda morres dan lucia,,hal itu membuat morres sedikit tak nyaman...
setelah mereka cukup lama minum dan berbincang morres mengajak lucia untuk pulang...
"ada apa denganmu sayang,,apa kau tak nyaman"lucia menatap heran kepada morres yang dari tadi hanya minum dan diam tak mengatakan apapun..
"temanmu sangat berisik,,aku ingin pulang"..
morres hanya berbisik dan meminum habis bir yang ada di gelasnya..
"biaklah....,,
maafkan aku paula..sepertinya kita harus pergi...?"
"kenapa kau terburu-buru sekali...,,apa kekasihmu ini sudah tak sabar untuk......"paula tak melanjutkan perkataannya dan hanya tersenyum puas berhasil menggoda morres..
morres hanya beberapa kali mengalihkan mukanya ke samping,, karena ia sungguh tak nyaman dengan situasi ini..
..
..
..
"ok ...see you next time beby...."
⭐⭐
,,selamat membaca,,
__ADS_1