
Hari ini lucia memakai setelan berwarna putih yang sangat elegan,,dengan makeup natural dan flawless, membuat lucia tampak begitu cantik dan anggun
"kau sangat cantik sayang"....bisiknya dari belakang
"kau harus ikut denganku hari ini,, kita akan pergi ke Prancis" tanpa menunggu jawaban dari lucia , morres memojokkan lucia dan mendekatkan wajahnya pada lucia.
"aku ada acara di sana ,, sisanya mungkin kita bisa berlibur,, aku takut kau akan bosan disini terus" bisik morres lagi sambil membelai wajah lucia lembut...
"aku tak mau!!"
"aku tetap ingin disini saja,atau kau boleh mengantarku pulang ke Polandia" jawab lucia
"aku tidak meminta pendapatmu,,bersiaplah !!
, sebentar lagi kita berangkat"
bisik morres dan beranjak pergi keluar kamar
"kau menyebalkan!!!! aku benci kamu !!!, aku sangat membencimu morres!!!!" teriak lucia...
morres hanya tersenyum dan pergi begitu saja tanpa menanggapi makian lucia.....
di mobil
morres sudah menunggu lucia di mobil selama 10 menit, dirasa begitu lama iapun menelpon marco....
"kenapa lama sekali?"tanya morres.
__ADS_1
"maafkan kami tuan, nona tetap tidak mau pergi " jawab Marco.
"Ikat tangannya bila perlu, lalu bawa dia ke sini "perintah morres.
tak lama kemudian morest melihat Lucia digendong oleh para bawahannya menuju mobil, setelah itu melajukan mobilnya untuk berangkat.
saat di mobil pun Lucia sama sekali tidak mau memandang morres dan morres pun mendekati lucia.
"kenapa kau suka sekali dipaksa sayang?"tanya mores
Lucia hanya diam saja karena merasa kesal terhadap morres, dia pun tak bisa melakukan apa-apa karena tangannya diikat.
Morres mendekati lucia, dan morres menggoda Lucia dengan membelai wajah Lucia, Lucia hanya diam saja dan sesekali memejamkan matanya karena merasa geli atas perlakuan morres terhadapnya.
"apa kau menyukainya sayang?" tanya mores
lucia tetap diam saja tak menghiraukan morres.
mores dan para bawahannya segera turun, tapi Lucia sama sekali tidak mau turun. akhirnya bawahan mores menggendong Lucia untuk naik ke dalam pesawat dan mores pun ikut masuk ke dalam pesawat.
setelah di pesawat mores menghampiri Lucia yang duduk terikat di kursi pesawat itu.
dengan kekesalannya Lucia memaki mores.
"aku akan membunuhmu" maki lucia menggunakan bahasa Poland..
"please in English baby" balas morres
"kau memang selalu memaksa morres" ucap lucia dengan tatapan yang menakutkan.
Morres mendekatkan wajahnya dengan wajah lucya.
__ADS_1
"bukankah kau menyukainya beb" godanya.
lalu morres menggoda lucya dengan mengusap-usap wajah lucya......
lalu terus turun ke lehernya nya .....
dan turun lagi ke bawahnya, dia terus mengusap-usap bagian sensitif lucya dari balik bajunya.....
"ssssshhh ahhhh "...Lucia tidak bisa menahan untuk tidak mendesah, karena memang sebenarnya dia sedikit terbawa oleh suasana yang ia rindukan,,walaupun sekarang dia sangat membenci morres.
"kau menyukainya sayang" bisik morres ..
lalu morres masih saja terus menggoda Lucia.. dan perlahan ia lebih berani untuk memasukkan tangannya ke dalam celana Lucia..
karena mendapatkan perlakuan seperti itu tentu saja Lucia merasakan sensasi yang berbeda..
sesekali dia memejamkan matanya dan mendongakkan lehernya di saat bersamaan morres menciumi lehernya.
"kau pantas untuk mendapatkan kepuasan sayang" tapi setelah itu morres menghentikan kegiatannya dan pergi menemui bawahannya nya..
setelah beberapa jam mereka sampai di tempat tujuan yaitu Prancis.
Lucia langsung turun dari pesawat untuk menghirup udara yang berbeda dari Itali.
setelah itu mereka masuk ke mobil dan melaju kan mobilnya menuju tempat dimana morres akan bertemu dengan seorang sahabatnya di kota itu.
di sebuah hotel yang sangat mewah morres telah memesan sebuah kamar suite yang sangat mewah untuk dirinya dan Lucia.
lalu morres berkata " kau istirahatlah dulu, aku akan ada di restoran bawah kau bisa menyusul ku jika kau mau"ucapnya seraya pergi meninggalkan lucia
..
__ADS_1
.. selamat membaca.