
setelah morres meninggalkan lucia dikamar,,tak lama beberapa pelayan datang membawakan sebuah gaun santai,sepatu,make up dan segala keperluan wanita..
.
.lucia berdiri hendak melihat baju apa yang akan ia kenankan nanti...
"hufffttt....seleranya menyebalkan,,baju ini terlalu seksi...apa dia sengaja..??"
"tapi makeup ini sangat lengkap,,semua barang-barang ini pasti sangat mahal..Hells ini juga dari merk terkenal,, memangnya dia mau mengajakku sarapan dimana???
"ini tarlalu berlebihan"
lucia terus menggerutu dari tadi...
."ah... sudahlah aku mandi saja" iapun bergegas ke ke kamar mandi
...
...
.setelah selesai luciapun keluar menuju halaman belakang..
tapi lucia tak mendapati morres ada disana hanya ada marco yang menunggunya sejak tadi
."ayo nona...sarapanlah dahulu..aku tak tahu apa kesukaan mu..jadi aku menyiapkan semua ini untukmu" ucap marco menunjuk sebuah meja penuh makanan...
"apa bosmu berniat membuatku menjadi gemuk??"ucap lucia
marco hanya mengangkat bahunya...
"kau disini untuk membantuku bukan" tanya lucia lagi
"hemmm..tentu nona,,kau bilang saja padaku apa yang kau butuhkan"ucap marco menunjukkan kesiapannya
."aku tak butuh apapun,,bantu aku menghabiskan semua mkanan ini...???
marco tak menjawabnya hanya sedikit bingung lalu dia menganggukan tanda setuju....
.
.
setelah merasa kenyang lucia bangkit dari duduknya untuk sekedar berjalan-jalan di sekitar halaman dan menghirup udara segar
__ADS_1
.
.setelah puas dia merasa sedikit mengantuk dan tertidur di sofa taman...
...
...
...
matahari mulai naik,,, morres yang baru kembali melihat lucia tertidur di kursi taman...
morres menghampiri lucia dan berdiri menghalangi sinar matahari agar tak mengganggu tidur lucia,,morres terus menatap lucia penuh cinta...sebenarnya dia masih tak percaya bahwa gadis yang dicarinya selama ini kini ada di depannya..
"aku tak akan melepasmu" gumam morres pelan....
beberapa saat kemudian lucia terbangun..dan mendapati morres duduk didepannya dan terus menatapnya....
.
"bagaimana sarapanmu?? apa kau suka??.....tanya morres
"hemm..tapi lidahku kurang bersahabat dengan makanan disini,,aku tak bisa menghabiskannya"...ucap lucia smbil merapikan baju dan rambutnya yg berantakan karna tertidur tadi...
"aku tak mau,aku tak ingin pergi kemanapun,kecuali polandia"
tolak lucia
tapi bukan morres namanya jika tak memaksakan kehendaknya,,morres menarik tangan lucia menuju mobil untuk pergi berbelanja semua kebutuhan lucia selama disitu...
walaupun lucia sempat menolak ia akhirnya tak punya pilihan lain selain menuruti perkataan morres
.
.
" sesampainya di sebuah tempat yang dimana semua berderet butik, restaurant dan hotel...
mereka turun dari mobil dan memulai memasuki toko satu persatu...
.
.
__ADS_1
sampai pada butik pakaian dalam...lucia langsung memasukinya ...dan mau tak mau morres juga mengikutinya walaupun barang yg mereka beli sejak tadi sudah banyak sekali..bawahan morres pun sampai kuwalahan membawanya...
apa boleh buat wanita memang suka khilap kalau shopping..
.
dikamar ganti
lucia mencoba sepasang underwear sexi berwarna hitam..
tapi tiba-tiba morres masuk ke kamar gantinya..
luvia yang terkejut langsung membalikkan badannya
"keluar!!!keluar kataku!!!" teriak lucia
"kenapa???" tanya morres menggodanya...
.
.
"karna kau tak akan pernah melihatnya lagi"ucap lucia membalikkan badannya dan tersenyum sinis
mendengar lucia berkata demikian morres sangat marah
dia mencengkeram lucia dan memojokkan nya...
"aku yang menentukan akan melihatnya atau tidak"bisik morres kesal.
mendengar morres berkata demikian lucia hanya diam saja dan tak lama morres melepaskan nya lalu pergi...
setelah lucia berganti pakaian semula dia keluar sambil melemparkan underwear itu ke wajah morres
"kau pakai saja sendiri"
ucapnya kesal dan pergi meningglkan butik itu
lucia berlari meninggalkan butik itu berharap ia bisa kabur dari morres..
melihat lucia berlari, bawahan morres berdiri hendak mengejar lucia,, tapi morres menahannya.
"sssttt....biarkan saja"perintah morres
selamat membaca
__ADS_1