Disandera Mafia Cinta

Disandera Mafia Cinta
#11 Gugup


__ADS_3

"bagaimana sayang" ucap morres sambil menaiki ranjangnya


"apakah kau sungguh tak ingin mencobanya"tambahnya lagi...


"lepaskan aku,, jangan harap kau bisa memilikiku" ucapnya lirih...


morres mendekati lucia ,,mencoba menciumnya ...


tangan morres meraba paha mulus lucia,,,


"bahkan kau tak bisa berbuat apapun,, sekarang aku bisa menjangkau semua bagian tubuhmu" bisiknya lagi.


tangan morres terus naik dan masuk kedalam piyama lucia


"sssshhhhhh....."


lucia mendesis saat tangan morres menyentuh bagian sensitif itu...


"bahkan sebenarnya tubuhmu menyukainya sayang,, lihatlah ini basah...." bisik morres menunjukkan jarinya...


"lepaskan aku morres" ucapnya begitu lirih dan lemah.


morres tak menghiraukan ucapan licia ...


dan tangannya menyibakkan bagian atas piyama lucia..


morres meraba lembut tubuh lucia...


lucia mendesis lirih..


"lepaskan aku morres,,kumohon???" ucapnya tak berdaya


mendengar lucia memohon, morres melapaskan ikatan tangan dan kakinya..


lalu morres berdiri berpaling dari lucia dan memakai handuknya kembali...


"pergilah" ucap morres..


dengan perasaan sedikit shock lucia langsung bergegas pergi dari kamar morres..

__ADS_1


lucia begitu gugup..karena niatnya untuk menggoda morres justru berakhir dengan dirinya yang di buat begitu kacau dan gugup..


lucia mengunci kamar hotelnya dan meneguk segalas wine sekaligus untuk menenangkan pikirannya yang sangat kacau...


"ah sudahlah ...aku istirahat saja,,aku tak mau memikirkannya lagi,,tapi nanti pasti aku akan membalasmu"..


malam harinya


"tok tok tok" suara ketukan pintu membangunkan tidur lucia


"ah...berapa lama aku tertidur,,ooh...ini sudah malam ternyata..." gumam lucia,,lalu beranjak membuka pintu


"nona kau belum makan dari siang tadi,,makanlah dulu"


ucap marco dan menyodorkan nampan berisi makanan


"hemh..ini semua juga karena ulah bosmu"ujar lucia mengambil makanan tersebut


marco terdiam karena taidak mengerti dengan apa yang dibicarakan lucia ..


"mmm...nona setelah makan malam kau ditunggu tuan morres di club..dia sedang ada pertemuan penting disana,,itupun jika kau tak keberatan" ucap marco..


"baiklah ,,kau tunggu saja di bawah,, setelah ini aku akan turun"


setelah beberapa saat lucia telah berada di bawah bersama marco..


"aku yakin sekali ,,morres pasti akan membunuhmu, setelah itu aku..."ucap marco melihat lucia memakai pakaian yang begitu sexi dan super pendek berhiaskan manik-manik berkilauan..


seretinya lucia sengaja melakukan itu untuk membalas morres dan membuatnya kesal..


"lest go"... seru lucia penuh percaya diri, walaupun semua orang memandangnya dengan tatatlpan nakal...


sesampainya di klub lucia berjalan mengikuti marco...


suasana di klub sangat ramai dan brisik..


musik yang berdentum keras ditambah suasana remang dan lampu klub yang gemerlap membuat klub itu penuh dengan tarian para pengunjungnya...


"kita tak akan sendirian,,dan kau juga harus bicara beberapa hal pada mereka"jelas marco pada lucia

__ADS_1


"kau tunggu disini sebentar,,aku akan menenmui morres" pinta marco sambil mendudukan lucia di depan kursi bartender..


Lucia meneguk minuman beberapa kali sambil menikmati suasana klub malam itu..


setelah beberapa saat ia mulai bosan,, lucia berjalan menuju ruangan tempat morres dan para rekan-rekannya sedang berkumpul..


lucia berdiri disamping morres dan mengambil anggur dimeja itu..lalu menggoda morres dengan memainkan buah itu dengan lidahnya...


melihat tingkah dan baju lucia yang seperti murahan membuat morres kesal..morres langsung beranjak dan menarik lucia keluar dari ruangan..


"apa yang kau kenakan!!!" bisik morres geram..


"ini hanya beberapa dollarar uangmu",,..jawab. lucia santai


"berhenti bertingkah seperti ****** !!!"ucap morres makin kesal


"why....??apa kau takut aku melakukannya dengan sangat baik,,...bahkan aku punya rok yang sangat pendek ,, jadi kau tak perlu membuka bajuku" goda lucia mengambil tangan morres untuk meraba pahanya...


"aku pastikan kau akan menjadi milikku,,aku akan mendapatkan mu saat kau aku mau..dan saat itu juga kau tak bisa menolakku" ancam morres pada lucia..


"hmh...teruslah bermimpi sayang..."


ejek lucia dan meninggalkan morres ...


lucia berjalan menuju bartender dan memesan minuman


.


.melihat lucia yang sedang minum morres kembali ke ruangan bersama rekan-rekannya dan menyuruh marco untuk mengawasi lucia...


⭐⭐


hay readers jangan lupa tinggalin like dan komennya...


biar lebih semangat up nya..


jangan lupa kasih rate ⭐5


..selamat membaca..

__ADS_1


__ADS_2