
Setelah sampai di apartemen,, morres langsung menuju kamar untuk merebahkan diri..
sementara lucia masuk ke kamar mandi ,,membersihkan dirinya dari sisa minuman dan keringat..
tak lama kemudian lucia keluar dari kamar mandi hanya mengenakan kimono handuk..
"lucia. ...aku harus segera kembali ke itali,, apa kau mau ikut denganku...dan kita juga akan mempersiapkan pernikahan kita nantinya" morres mengubah posisinya menjadi setengah duduk dan memandangi lucia yang sibuk memakai baju tidurnya...
"oh ya,,, secepat itukah..?"
lucia menghampiri morres dan naik ke ranjangnya..
"tentu saja aku harus ikut,,Aku tak akan membiarkan wanita manapun menyentuhmu mulai sekarang"...
lucia menjadi sedikit protective mengingat morres adalah lelaki yang masih sangat aktif bercinta...
"baiklah,, apa kau tak keberatan jika sekarang aku memintamu untuk memanjakan yang disana"..ucap morres sambil matanya menunjuk ke arah bawah celananya...
lalu lucia mencium bibir morres ,,lama sekali mereka berciuman dan sesekali melepasnya untuk mengambil nafas..
nafas keduanya sudah memburu..hasrat mereka sudah dipuncaknya...
dan akhirnya morres membuka baju tidur lucia,,begitupun lucia satu-persatu melepas kancing kemeja morres..
hingga akhirnya mereka melakukannya lagi berulang kali ...hingga larut malam...
keesokan harinya..
"morning beb"...
lucia memberikan kecupan singkat pada morres..
morres hanya tersenyum dan membelai rambut lucia mesra..
"jam berapa pesawat berangkat..?" tanya lucia...
__ADS_1
"kita berangkat jam 2 siang,,tak usah terburu-buru ,,bersantailah...aku sudah mengurus semuanya"
mendengar jawaban morres lucia kembali memeluk morres dan bermalas-malasan di tempat tidur...
..
jam sudah menunjukkan pukul 12 siang...
lucia sedang mengepak beberapa pakaian ke dalam koper..
tak lama kemudian ,,bel pintu apartemen lucia berbunyi..
"ah..pasti itu kurir sudah datang.."lalu lucia bergegas membuka pintunya..
dan benar saja ,,itu kurir pengantar pizza yang lucia pesan beberapa saat lalu...
setelah membayar pesanan dan menutup pintu..
lucia memanggil morres untuk makan bersama..
"sayang ... pizza-nya sudah datang,,ayo makan!!"
"makanlah....aku akan bersiap ..."lalu lucia mengambil sepotong pizza dan pergi untuk menyiapkan barang-barang nya yang belum selesai di packing..
melihat lucia yang sibuk melakukan persiapan sendiri...morres tersenyum memandanginya...
lalu ia berdiri menghampiri lucia...
mengambil potongan pizza yang ada di tangan lucia...
"biar aku suapi..." ucapnya seraya menyuapkan pizza dan memeluk lucia...
"kau mau membantuku atau malah merecoki ku.."..
..
"ah..baiklah aku akan memberimu ruang " morres melepaskan pelukannya dan hanya hanya duduk disamping lucia sambil menyuapi pizza..
__ADS_1
Italia..
mereka sampai dia itali setelah malam harinya..dan langsung dijemput oleh marco dan para bawahan morres yang lain..
"apa kabar tuan,,nona..?"
sapa marco pada keduanya..
"sangat baik.."lucia menjawabnya santai..
"ayo cepat pergi" perintah morres yang langsung diikuti bawahannya..
beberapa saat kemudian mereka sampai di kediaman morres..
"lucia,,kau masuk duluan,, istirahat lah"
pinta morres setelah marco membisikkan sesuatu pada morres..
licia hanya mengangguk mengerti ..
setelah melihat lucia masuk kedalam kamarnya,, morres kembali menghampiri marco ...
"ada masalah apa"...
"tuan ..sepertinya konflik dengan keluarga torrech masih belum selesai,, dan anna masih saja mengirim peringatan kepada kita..."
"aku tau ,,dia tak akan menyerah begitu saja,, kau tak perlu khawatir..dia tak akan bisa menyentuhku...."..
sejak insiden penembakan diklub malam itu ,,ditambah kehadiran lucia yang membuat anna tersingkir dari sisi morres..
keluarga torrech, terutama anna sangat membenci lucia dan morres...
⭐⭐
jangan lupa dong dipencet itu jempolnya...
biar novel ini bisa naik rate dan makin berkembang...
__ADS_1
😘😘
,,selamat membaca..