Disandera Mafia Cinta

Disandera Mafia Cinta
#14 PESTA DANSA


__ADS_3


mereka memasuki tempat berlangsungnya pesta..


para wartawan juga tak lupa mengabadikan kedatangan mereka.. karena pesta ini memang dihadiri oleh orang-orang penting di Itali..


suasana pesta sangat meriah..


"apa kau mau berdansa dengan ku"..ucap morres mengulurkan tangannya kepada Lucia saat mereka berada di tengah-tengah area pasta...


"dom morres meminta,,, tentu aku harus melakukannya"jawab lucia memberikan tangannya tanda setuju


mereka berdansa dengan sangat indah,,bak seorang pangeran Itali dengan ratunya...


membuat mereka yang berdansa di samping morres dan lucia seolah tersingkir dengan keindahan gerakan dari keduanya..


nafas memburu diantara keduanya...morres memegang pinggang lucia dan mengangkatnya ke atas..lucia juga seolah tau persis cara berdansa seperti orang italy..



keindahan tarian mereka ternyata menarik perhatian salah satu tamu dari pesta tersebut,, dia adalah anna torrech, salah satu anak dari keluarga mafia di Itali...


lalu anna menghampiri morres dan Lucia


"bravo ..bravo... bagus sekali morres,, rupanya kau telah menemukan gadis mu" ucap Anna menghampiri mereka berdua.


"hai ana..?" sapa mores..


"kenalkan ini ini lucya" mores memperkenalkan Lucia kepada anna.. lalu Lucia menjulurkan tangannya kepada anna.


" lucia ......saya adalah kekasihnya"..ucap lucia..


" saya adalah cinta sejati mores , satu-satunya dan selamanya" ucap anna menyombongkan dirinya , lalu ana berbisik kepada


"mores aku akan membunuhnya"...dan anna pun berlalu begitu saja..


mendengar itu morres sedikit gugup,, karena dia tahu anna adalah seseorang yang akan berusaha untuk mendapatkan apapun yang ia inginkan..


" siapa dia??" tanya Lucia

__ADS_1


"dia masih sangat baru di hidupku dia mantan kekasihku,,, saya meninggalkannya ketika saya bertemu denganmu" jawab morres..


"apa yang dia katakan "tanya lucia lagi..


"tidak ada, tidak ada yang penting" ucap morres menenangkan Lucia.


" aku ingin pulang" pinta Lusia, yang tiba-tiba suasana hatinya menjadi tidak senang karena kedatangan anna.


"baiklah ayo kita pulang " lalu mereka pun pergi meninggalkan pesta itu...


setelah sampai di kediaman morres,,lucia langsung pergi untuk membersihkan dirinya..


lucia berdiri didepan cermin besar dalam kamar mandinya...


pikiran lucia masih berputar tentang sosok anna yang baru saja ia temui..banyak pertanyaan yang muncul dipikirannya tentang anna..


"apa dia masih mengharapkan morres,,kurasa dari cara bersikap dia bukanlah orang biasa,,diapun sangat percaya diri tentang perasaannya pada morres,,siapa dia,,??


apa maunya??" gumam lucia dalam hatinya sambil tetap berdiri di depan cermin .


"ah...sudahlah,,dia hanya masa lalu morres..tidak mungkin..!!"


di saat bersamaan morres datang memeluk lucia dari belakang..


"apa yang mengganggumu sayang" bisik morres..


lalu lucia berbalik menghadapnya...


lucia hanya diam saja sambil memegangi handuk yang menempel ditubuhnya agar tak terjatuh..


"apa aku berbuat kesalahan"tanyanya lagi karena melihat lucia diam saja...


"tidak".. jawab lucia singkat..


lalu morres mencium bibir lucia lembut..


lucia masih tak merespon ciuman dari morres,, lalu morres melepaskan ciumannya dan menempelkan dahinya dengan lucia,,tak ada suara apapun,, hanya nafas mereka yang saling memburu..


tak lama morres mencium bibir lucia lagi..awalnya lucia masih tak merespon ciuman morres,, tapi lama-kelamaan lucia membalas ciuman itu dan meletakkan tangannya pada tengkuk morres...

__ADS_1


ciuman itu berubah menjadi ciuman panas.., lalu morres menaikkan tubuh lucia ke atas wastafel sehingga kini lucia duduk menghadapnya..ini membuat ciuman mereka makin dalam..


mereka melepaskan ciuman mereka sejenak...


disaat bersamaan morres melepas handuk yang dipakai lucia...


morres meraih bibir lucia kembali...lalu perlahan tangan lucia membuka kancing kemeja yang dipakai morres..


..


morres membuka kancing celananya...


lalu mereka melakukannya lagi,,


..


morres melihat keindahan tubuh lucia dari cermin dengan posisi lucia duduk menghadapnya, ini membuatnya semakin memacu lebih cepat...


setelah beberapa saat morres berteriak tertahan dan tubuhnya menegang merasakan sesuatu yang menjalar keluar dari kepunyaannya...


morres mencium bibir lucia kembali...dan memeluk lucia erat


"aku mencintaimu" bisik morres dengan nafas yang masih memburu..


lucia hanya diam dalam pelukannya..


⭐⭐⭐


hay hay...


selamat menunaikan ibadah puasa ya bagi umat islam...


bacanya malem ajah yah...biar puasanya gak terganggu piktor


😁😁😁


jangan lupa kasih jempol dan komen...


😚😚😚

__ADS_1


..selamat membaca..


__ADS_2