
..
Hari itu morres menemukan paula berada dalam mobil yang mereka naiki dalam keadaan sudah tak bernyawa terkena tembakan..
sementara marco kritis dan sempat dibawa ke rumah sakit ...akan tetapi tak beberapa lama nyawanya tak tertolong....
sementara Lucia tak diketahui keberadaannya,,
bak hilang di telan bumi,,
seperti yang sudah diketahui dalang dari semua ini adalah anna torrech ...mantan pacar morres yang ditinggalkan begitu saja oleh morres setelah menemukan lucia...
hal itu membuat anna tidak terima diperlakukan demikian dan berniat balas dendam kepada morres dengan membunuh lucia...
bahkan setelah keluarga anna dihancurkan oleh kemarahan morres, Anna tetap tak memberitahukan keberadaan lucia pada morres..
dan sekarang anna menjadi tawanan morres di ruang bawah tanahnya...
Pemakaman
hari itu morres memakai pakaian serba hitam
ia ditemani mario untuk mengantarkan jenazah marco dan paula beserta anak buahnya yang tewas dalam insiden tersebut..
walaupun tak mengeluarkan air mata,,akan tetapi sangat terlihat jelas wajah itu menyimpan kesedihan yang mendalam,,dia kehilangan orang kepercayaannya,,dan beberapa anak buahnya sekaligus...
sementara cintanya lucia,, tak ada yang tau dimana lucia berada,, entah masih hidup atau sudah mati..
satu-satunya orang yang tau keberadaan lucia tetap membungkam mulutnya..
setelah selesai dengan acara pemakaman,,
morres kembali ke rumahnya..
sementara mario tak berani bertanya apapun pada morres,,
__ADS_1
melihat tuannya yang sejak tadi hanya diam tak berkata apapun. Mario pun membiarkan mores untuk menenangkan pikirannya.
"mungkin dia butuh ketenangan" pikir Mario ..
lalu Morres masuk ke dalam kamarnya dan Mario pergi meninggalkan Morres mengurus segala bisnis keluarga Morres agar tetap berjalan lancar..
di dalam kamar morres hanya duduk di samping tempat tidur yang biasa digunakan oleh lucia dan dirinya..
hingga waktu menjelang malam morres masih tak beranjak dari posisinya dan hanya ditemani oleh beberapa botol minuman yang sudah habis..
morres benar-benar kehilangan semangat hidupnya
dalam keadaan gelap dikamar itu morres meneteskan air matanya mengingat kenangan yang sudah ia lalui bersama lucia ..
"aku akan menemukanmu,,aku pasti menemukanmu sayang,,
kau bertahanlah...tunggu aku". ...
morres menatap langit dari jendela kamarnya.. ,mencoba menguatkan dirinya sendiri..
setelah itu dia keluar menuju ruang bawah tanah menemui anna
morres menyiram anna yang sedang tertidur dengan segelas minuman yang sejak tadi ia pegang..
"hahpph....."anna terkejut dan terbangun dari tidurnya...
"dimana Lucia..??!!!!"morres menarik rambut anna kebelakang dan membuat anna mendongakkan kepalanya...
"kau tidak akan pernah menemukan lucia"
bisik lirih anna dan tersenyum puas...
mendengar perkataan anna morres sangat marah dan melepaskan tangannya pada rambut anna dengan kasar...
"hahahaha....."tiba-tiba saja anna tertawa..
"kau tidak akan pernah bisa menemukan dia lagi...hahaha"
__ADS_1
mendengar anna tertawa membuat morres semakin marah lalu dia menampar anna dengan keras hingga darah menetes dari ujung bibir anna..
"bunuh aku!!!!!,,bunuh saja aku...!!!,,,
maka kau tak akan bisa bertemu dia lagi...hahahaha" anna semakin menjadi-jadi dengan ejekannya pada morres yang tak mampu berbuat apapun bahkan untuk membunuhnya saja dia tak bisa....
"membusuk lah disini selamanya"...
lalu morres pergi meninggalkan anna.. dan memberi isyarat kepada anak buahnya..
lalu anak buah morres memberikan suntikan pada anna ...
setelah itu anna kembali tenang..
morres memberikan obat penenang pada anna..agar anna tak berusaha untuk melarikan diri...
setelah kembali ke dalam rumahnya morres membanting gelas wine yang ada ditangannya ke lantai
"pyarrrrr.....!!!"
"arrggghhhhhhh......"
morres sangat kesal,,ingi sekali dia membunuh anna...tetapi anna lah satu-satunya harapan untuk bisa bertemu kembali pada Lucia...
⭐⭐
hay readers....
season dua dah keluar nih..
jangan lupa like👍 komentar💬
dan vote ♥️♥️nya yak...
oiya jgn lupa kasih rate ⭐ 5 ya...
kritik saran kalian sangat membantu untuk membangun karya ini. ..
__ADS_1
.. selamat membaca..