Dosen Tapi Suami

Dosen Tapi Suami
1. BERTEMU


__ADS_3

"Hooaaammmm....." seorang wanita bangun dari tidur nya karena cahaya matahari yang masuk kedalam kamar yang bernuansa kalem berwarna abu abu, dengan malas ia mengambil handphone untuk melihat waktu


" Anjir gue telattt " teriak nya sambil pergi ke kamar mandi untuk melakukan ritual pagi nya.


setelah dirasa semuanya siap, dia pergi keluar kamar untuk pergi ke kampus


" sarapan dulu non " suara bi minah yang nyaring menggema di mansion ketika melihat putri majikannya itu keluar dengan terburu - buru


"Amel makan dijalan aja bi, udah telat nih " sahutnya sambil mengambil sepotong roti dan berlalu pergi dengan mengendarai mobil nya yang berwarna silver


Amelia Kiara Lubis seorang mahasiswi tahun ke-3 di universitas Branata. Seorang wanita yang memiliki body bak model majalah dan wajahnya yang berparas cantik yang bilamana ketika ia tersenyum banyak lelaki yang langsung terpikat atau mungkin jatuh cinta namun sayangnya dia yang notabene cuek tak sedikit pula lelaki yang patah hati karena tidak diterima rasa cintanya


Amel adalah putri tunggal dari pasangan purnama wijaya lubis dan sonya silviana lubis, mereka adalah salah satu orang terkaya di indonesia mereka mempunyai perusahaan bernama Lubis Company. sebuah perusahaan yang memasarkan berbagai macam pakaian, perhiasan, sepatu, dan juga tas- tas yang sudah terkenal di mancanegara.


Amelia atau kerap disapa amel itu memiliki sifat penyayang dan manja namun dia akan menunjukkan sifat itu hanya kepada orang orang tersayang nya saja sedangkan didepan orang lain dia akan mengelabui mereka dengan menunjukkan sifat keras kepala, cuek dan juga tertutup


1 jam kemudian dia sampai di kampusnya


amel pergi ke kelas dan melihat sekeliling mencari keberadaan sahabatnya, Yunita az-zahra


"Nit, pak mara belom masuk kelas kan?" tanyanya sambil duduk dibangku kosong disebelah yuni


"belum sih tapi katanya hari ini bakalan diganti sama dosen baru" jawab yuni


"hahh... syukurlah gue gak telat " amel bernafas lega karena dia tidak telat masuk kelas nya pak sukmara


sukmara widyantoro atau kerap dipanggil mara oleh sebagian mahasiswa itu adalah dosen paling killer dikampusnya, bayangin aja waktu itu amel pernah telat waktu pak mara ngajar dan dengan kasar dia mengusir amel keluar dari kelas padahal, dia cuma telat 5 menit karena macet di perjalanan. Tetapi, pak mara tidak menghiraukan alasan itu dan mengganggap bahwa amel sengaja melakukannya.


"hah dosen baru? emangnya pak mara kemana?" tanya amel penasaran karena dari dulu pak mara hampir tidak pernah absen masuk kelasnya


"iya dosen baru, katanya sih pak mara lagi pergi cuti jadi nya diganti sama yang ini terus gue curi denger dari dosen yang tadi lewat depan gue kalo dosen barunya itu ganteng dan masih single tau" jawab yuni sambil mesem - mesem membayangkan wajah ganteng dosen baru itu


"siapa tau nanti gue bisa jadi pacar tu dosen " sambung yuni


"hushh otak lo dah ngaco nih" ucap amel sambil menoyor kepala yuni

__ADS_1


"sakit anjir" ucap yuni sembari memegang kepala nya yang kesakitan


"mangkanya jangan mikir yang aneh - aneh deh lo" amel memperingati yuni untuk melakukan hal bodoh itu


"ya kan itu cuma khayalan gue aja mel, serius amat sih" yuni membela diri dengan menyebutnya sebagai khayalan, padahal kalo jadi kenyataan kan asik juga batin yuni bermonolog


setelah itu mereka berdua asik mengobrol menggosipkan seseorang atau hal hal yang menurut mereka wajib untuk di gosipkan


30 menit kemudian


seorang lelaki masuk ke dalam kelas sambil mengucapkan salam membuat semua kebisingan di kelas itu terhenti


" Assalamu'alaikum " ucapnya


"Wa'alaikumussalam " jawab mereka kompak


"Saya Revano Alexander atau kalian bisa memanggil saya dengan sebutan Pak Revan atau pak vano" dia memperkenalkan diri terlebih dahulu


"kalo manggilnya sayang boleh gak pak?" tanya susi dengan gaya centil nya


"huhuuuuuuu" semua menyoraki susi yang tak tahu malu itu


"baiklah kita langsung saja bahas materi terakhir ketika bersama pak sukmara......." refan menjelaskan materi nya dengan sangat jelas dan mendetail membuat semua mahasiswa itu fokus pada pembahasannya


"mel bener kan kata gue kalo dosennya itu ganteng banget" yuni membisikan pada amel dengan tangan yang menangkup wajahnya dan tetap fokus pada sang dosen yang masih menjelaskan materi


bagaimana yuni tidak terpesona pada dosen itu, dia memiliki postur tubuh tinggi dengan memakai setelan kemeja putih serta celana abu - abu yang terlihat begitu serasi dengan tubuhnya dan wajahnya yang begitu tampan seperti kim taehyung anggota dari BTS


kok mukanya kaya gak asing ya buat gue tapi gue lupa pernah ketemu sama dia dimana batin amel sambil terus menatap wajah dosen baru itu


"aelah ko diem aja sih mel" yuni mencoba melambaikan tanganya di depan muka amel karena tidak ada jawaban darinya


"hah apa?" sahut amel sambil melirik yuni


" lu denger gue gak sih?" tanya yuni kesal karena dia berbicara tidak didengar sedikit pun oleh sahabatnya itu

__ADS_1


"hehhe maaf maaf ga denger gue tadi, emang lo ngomong apa sih nit" jawabnya dengan muka cengengesan


"ishh lo itu ya...." ketika yuni ingin mengumpat sahabatnya, ucapan sang dosen menghentikan umpatannya


"Jadi, untuk pertemuan selanjutnya saya harap kalian bisa menyelesaikan tugasnya dan dipresentasikan kalian boleh mengerjakannya secara berkelompok tetapi tidak boleh lebih dari 4 orang" ucapnya mengakhiri penjelasan


"baik pak" serempak mereka menjawab


"saya permisi, assalamu'alaikum" pamit Revan meninggalkan kelas


"wa'alaikumussalam" sahut semuanya


setelah Pak Revan meninggalkan kelas, semuanya sibuk mencari siapa saja yang akan menjadi teman satu kelompok untuk tugas pertama dari dosen baru itu


" FADLI, SANDY" teriak yuni memanggil 2 lelaki seangkatannya yang sedang fokus memainkan game online mobile legend


"apaan?" sahut mereka berdua tanpa menghentikan game nya


"kalian jadi temen satu kelompok gue sama amel mau gak?" tanyanya meminta persetujuan kedua temannya itu


"boleh, mau kapan ngerjain?" tanya balik mereka


"lusa dirumah gue aja pulang kelas gimana?" ajak yuni pada mereka


"hayu aja, tapi ketua nya siapa?"


"Sandy atau Fadli?" ucap amel


"gue bersedia jadi ketua amel yang cantik, apalagi jadi kepala keluargamu" sandy melontarkan gombalan nya dan mendapatkan gelak tawa dari teman teman yang lain


"lu gila dy" ejek fadli melihat kelakuan absurd temannya itu


"iya gue gila, gila melihat kecantikannya amel" sandy meneruskan gombalannya


"diem lu, yaudah fadli aja ketua nya" ucap amel sebagai keputusan akhir

__ADS_1


...💕 VOTE LIKE AND COMENT 💕...


...ΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2