Dosen Tapi Suami

Dosen Tapi Suami
3. DIJODOHKAN


__ADS_3

Rendy alexander pratama adalah pemilik dari pratama group perusahaan yang memproduksi pakaian serta sepatu. Dia bekerjasama dengan banyak perusahaan- perusahaan ternama di indonesia salah satunya adalah Lubis Company


Ayah amel purnama menghela nafas kasar, keputusannya ini pasti sangat sulit untuk diterima oleh putri sulung nya itu


"Menikah dengan putranya om rendy?" amel mengulang ucapan sang ayah untuk memastikan bahwa apa yang ia dengar itu tidak salah


"iya sayang" sahutnya sambil menyunggingkan senyum


"Kenapa amel harus menikah dengan anaknya om rendy yah sedangkan amel aja gak pernah ketemu dan gatau siapa anak nya om rendy" amel penasaran dengan keputusan ayahnya ini karena dari dulu om rendy tidak pernah memperkenalkan anaknya karena katanya anaknya itu belajar di Luar Negri


ayahnya diam lalu mengambil tangan amel yang ada diatas meja untuk digenggamnya


"Amelia kiara Lubis dengerin ayah ya, ayah melakukan ini semua adalah untuk memperkuat kerjasama perusahaan lubis company dan pratama group, perusahaan yang dimiliki oleh om rendy dan ayah serta ingin persahabatan kita berdua ini bisa berubah menjadi ikatan keluarga lewat pernikahan kalian..." ayah menjeda ucapannya


"Dan karena kamu adalah anak ayah satu-satunya, ayah cuma bisa berharap sama kamu aja sayang" lanjutnya tanpa menghilangkan senyuman itu


"Ja...jadi ayah mau amel nikah hanya karena masalah bisnis?"


"terus Ayah tau kan amel ini masih kuliah?tapi...ke...kenapa ayah pengen amel menikah" amel takut ketika ia menikah dia akan meninggalkan pendidikan kuliahnya


"Bukan begitu,kamu masih bisa terus melanjutkan kuliahmu kok dan dengan adanya pernikahan ini akan ada seseorang yang menjaga kamu selain kami" ucap ayahnya meyakinkan


"Tapi yah....AMEL GAK MAU!" setelah mengucapkan itu amel berlari pergi ke kamarnya


"AMELL" Ayahnya berteriak memanggil amel yang pergi begitu saja ketika ia belum selesai dengan pembicaraan itu


"sayang, kita biarkan amel dulu untuk sendiri. Dia pasti shock mendengar keputusan kita ini" sang bunda menghentikan ayahnya yang ingin menyusul amel dengan menahan tangannya, dengan anggukan pasrah ayah amel duduk kembali sembari menghela nafasnya kasar


AMELIA POV


setelah mengucapkan itu aku langsung berlari kekamarku dan langsung jatuh terduduk di belakang pintu setelah kukunci pintunya


kenapa ayah ngelakuin ini sama aku, apa gak ada cara lain untuk bisnisnya itu? apa harus dengan aku nikah sama anak nya om rendy? aku gak mau nikah sama orang yang aku sendiri aja gatau seperti apa dia


aku pergi ke tempat tidur dan menutup seluruh diriku dengan selimut, aku tidak bisa menahan air mata ku ini untuk jatuh langsung saja aku menangis dan berteriak di dalam selimut.


AYAHHHH KENAPA HARUS AMELL


untung saja kamar ku ini kedap suara jadi ayah dan bunda tidak akan mendengar teriakan ku ini. Setelah lelah karena menangis lama aku menguap dan langsung berbaring untuk menjemput alam mimpiku

__ADS_1


...********...


Pukul 07.00 pagi amel bangun dari tidurnya dia terdiam sejenak mengingat apa yang telah terjadi kemarin malam. Dia bergegas pergi ke kamar mandi untuk melakukan ritual paginya, hari ini dia ingin menjernihkan fikirannya dengan berolahraga pagi



Amel keluar kamar untuk pergi berolahraga di taman yang ada di komplek cempaka pelangi


"non amel mau kemana nih udah Rapi gini?" tanya bi minah ketika amel melewati dirinya yang sedang menyapu ruang tamu terbuka dibawah


"Amel mau olahraga sebentar, nanti kalo bunda tanya bilang aja amel lagi ditaman komplek cempaka pelangi ya" titip pesannya pada sang bibi


"siap non"


"Assalamu'alaikum" pamit nya


"wa'alaikumussalam non" jawab bi minah


Amel pergi ke taman dengan membawa mobil Suzuki Baleno warna merah. Setelah pergi selama 15 menit akhirnya amel tiba di taman, ia melakukan pemanasan dan pergi berkeliling taman.


3 putaran sudah amel mengelilingi taman itu, ia berhenti disebuah kursi taman yang kosong


"makin rame aja nih taman" ia melihat sekeliling taman yang terlihat padat pengunjung itu


ah gue bingung banget, nanti sebelum ngampus gue tanya pendapat nita aja deh moga aja ada solusinya lanjutnya dalam hati


amel mengambil handphone di sakunya dan membuka aplikasi whatapps mencari nama sahabatnya


...Nita lucnut...


^^^*Lu sebelum ngampus ada waktu gak?^^^


ada ko, lo kenapa?


^^^ada yang mau gue ceritain,^^^


^^^nanti kita ketemuan di cafe xx*^^^


oke siap

__ADS_1


amel menyimpan handphone nya kedalam saku dan kembali melanjutkan berlari mengelilingi taman sebanyak 5 putaran lagi, setelah itu dia pulang ke mansion


"ASSALAMU'ALAIKUM AMEL PULANG" teriaknya ketika membuka pintu mansion


"wa'alaikumussalam jangan teriak teriak sayang" tegur bunda mendengar anaknya itu selalu berteriak


"maaf bunda udah kebiasaan sih" jawabnya cengengesan


"yaudah sana bersihin badan kamu, bau keringat tuh abis olahraga, nanti kalo udah turun kebawah kita sarapan bareng" ucap bunda


"iya bunda, amel keatas dulu ya"


setelah mengucapkan itu amel pergi ke kamar untuk membersihkan diri. Ketika memilih pakaian amel kebingungan memilih dari kedua pakaian yang cocok untuk ia pakai ke kampus hari ini




setelah berpikir lama akhirnya amel memilih memakai pakaian yang pertama yaitu sweater warna hijau botol dan rok hitam, dia memoleskan sedikit make up ke wajahnya. Dirasa semuanya cukup dia keluar membawa tas selempangnya dan pergi ke meja makan untuk sarapan dengan yang lain, seperti biasa amel akan duduk dihadapan bunda nya


"Putri bunda udah cantik banget sih, emang mau kemana sayang?" tanya bunda penasaran melihat pakaian yang dikenakan putrinya itu


"Amel udah janjian sama nita mau ngopi di cafe xx yang deket kampus dan kebetulan nanti siang ada kelasnya Pak Doni jadj ya sekalian aja bun perginya terus nanti aku pulangnya agak sore an ya" jawabnya


"Ouh pantesan udah cantik gini"


"Amel ayah mau bicara soal kemarin malam" ucap ayah memotong pembicaraannya dengan bunda


"Stop yah, amel gak mau bahas masalah itu sekarang"


"Tapi sayang nanti malam ayah sama bunda mau ngajak kamu ketemu sama keluarga om rendy buat kenalan sama anak nya" ajaknya


amel menghela nafasnya kasar, ayah nya ini jika sudah memutuskan satu hal maka mau tidak mau ia harus menuruti kemauannya itu


"baiklah amel akan ikut ayah untuk ketemu sama keluarga om rendy tapi ayah harus inget yah amel ikut bukan berarti amel menyetujui pernikahan ini" ujar amel memperingatkan ayah nya bahwa ia masih belum menerima untuk di nikahkan dengan anak nya om rendy


senyum ayahnya merekah ketika amel menyetujui ajakannya


"iya sayang, nanti kita ketemu direstoran xx"

__ADS_1


...💕 VOTE LIKE AND KOMENT💕...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2