
"Aku mungkin tak pernah bertemu dengan omega pria milik temanku Matteo, hanya saja Nona berhentilah menipu orang-orang dengan hak milik orang lain, kau bisa saja mencemari nama baiknya dengan tingkahmu itu," tutur Putra mahkota.
Yian mengepalkan tangannya, ia menggulir matanya melihat Matteo yang hanya diam.
"Sudahlah lupakan, aku hanya ingin kau menghentikan leluconmu, karena itu menggelikan bagi kami yang mengetahuinya, kau mungkin bisa saja menipu para bangsawan lain, tapi kau tak bisa menipuku, Nona." Putra mahkota tersenyum tipis, ia menekankan kata Nona seakan memberi tahu jika posisi Yian sangat rendah bukan bagian dari Lady, karena sadar akan posisi itu lebih baik.
Yian yang pada dasarnya tak memiliki sopan santun itu, ia menghentakan kakinya lalu pergi begitu saja tanpa bicara sepatah kata pun.
"Duke kau tak apa?" tanya Putra mahkota, "tak usah malu, sudah kukatakan anggap saja kita sedang berkumpul sesama teman, lupakan kedudukan dan gelar yang kita sandang," lanjutnya.
Matteo kembali berusaha bersikap biasa saja setelah tingkah selirnya membuatnya malu setengah mati.
Sedangkan ditempat lain, Graziano hanya diam dengan Elena ia sama sekali tak memiliki niat bergabung dengan para Lady dan omega pria bangsawan lainnya.
__ADS_1
"Tuanku, apa Anda tak apa?" Elena bertanya dengan khawatir.
"Tentu aku baik-baik saja, orang-orang bisa
mengomentariku walaupun mereka sama
sekali tak mengenalku, karena pada dasarnya
fungsi mulut adalah bicara dan mereka ber hak
Graziano.
"Duchess maaf jika saya lancang, tapi kali ini saya benar-benar kesal pada Duke, bagaimana bisa ia lebih memilih selir Yian dibanding Anda," ucap Elena, membuat Graziano terkekeh.
__ADS_1
"Seharusnga Duke membuka matanya, jika ia memiliki berlian yang perlu dijaga bukan sibuk membuat benteng tinggi untuk melindungi kerikil yang sama sekali tak berharga," ucap Elena.
"Kau benar, yang mulia sedang tutup mata sepertinya," ucap Graziano, ia terhibur dengan kekesalan Elena.
"Duchess berhentilah tertawa, saya tahu Anda tengah tak baik-baik saja jangan menutupi luka dengan tawa itu, saya yang mendengarnya saja merasa sakit," ucap Elena, membuat Graziano tersenyum tipis, "Duchess apa Anda pernah berpikir untuk meninggalkan Duke?" tanya Elena, entahlah ia rela dihukum karena kelancangannya, ia sungguh penasaran kenapa seorang pria omega seperti Graziano bisa bertahan.
"Pernah," ucap Graziano, "tapi itu bukanlah hal baik, jika aku berpisah dengan yang mulia, aku lah yang banyak menanggung kerugian, nama keluargaku akan jatuh, aku sendiri tak akan ada yang akan menikahiku lagi, karena statusku yang di anggap omega bekas, sedangkan yang mulia dia masih bisa menikah lagi kehidupannga akan baik-baik saja," tutur Graziano, matanya lurus melihat ke depan.
Perceraian dipandang hal paling buruk di Gardenia, bahkan terbilang kotor. Bagi masyarakat, omega yang bercerai dari alphanya adalah omega buruk yang tak bisa membuat alpha senang, ya semua kerugian banyak yang akan ia terima jika berpisah dengan Matteo.
Dengan Matteo sakit, tapi jika tidak dengan Matteo itu jauh lebih sakit.
___________________
__ADS_1
Buat yang gak suka lapak gue, buat yang gak suka angst mending lo pada minggat, karena story gue gak bakal cocok sama pecinta happy.
Cerita tanpa konflik hambar, karena nyatanya kehidupan penuh dengan konflik. Well barudak ah, lierr dipikiran ge ari masalah mah.