Duke's life prophecy

Duke's life prophecy
16


__ADS_3

"Maafkan tindakan omegaku, yang mulia kaisar Gardenia," ucap Matteo, ia sama sekali tak menundukkan kepalanya. Graziano sendiri dibuat terkejut dengan ucapan Matteo, seberani inikah singa kerajaan?


"Bawa pria itu ke penjara," titah Kaisar membuat rahang Matteo mengeras.


Pengawal yang pada dasarnya mengabdi pada Kaisar tanpa pikir panjang segera menyeret Graziano paksa, membawa omega itu sesuai perintah Kaisar.


Matteo mengangkat pedangnya, tepat didekat leher Kaisar. Satu gerakan saja, ia bisa menebas kepala Kaisar saat ini juga, beberapa pengawal yang tersisa balik menodong Matteo.


"Ingat aku Kaisar, aku putra Lareon, aku bisa melakukan pemberontakan dan merebut tahtamu," ucap Matteo.


Kaisar terkekeh, ia tahu bahkan sangat tahu tabiat Matteo, baru kali ini anak dari duke terdahulu mengancamnya dengan kata pemberontakan, Kaisar akui Matteo memiliki setengah orang-orang pendukung dari Gardenia, ditambah pernikahannya dengan putra Gardenia bagian timur, membuat kekuasaannya hampir setara dengan kekaisaran.


"Apa kau akan mengkhianati kekaisaran, Matteo?" ucap Kaisar, mata nya bersi bobrok dengan tatapan tak bersahabat dari Matteo..


"Jika harus, maka akan aku lakukan," ucap Matteo tegas, membuat Kaisar terkekeh.

__ADS_1


Membuat Matteo berontak, itu bisa saja kekaisaran akan diambil alih oleh Matteo, ia tak akan membiarkan itu terjadi.


"Baiklah, turunkan pedang kalian. Matteo hanya bermain-main," titah Kaisar pada pengawal yang menodongkan pedang.


"Aku hanya bermain-main pada omegamu Lion, kau tak usah khawatir. Ia datang meminta bantuan untuk Gardenia bagian timur, ku akui singa sepertimu pantas memiliki pasangan yang keberaniannya sama dengan singa," tutur Kaisar, Matteo berdecih. Kaisar sendiri yang memintanya menikahi omega yang lahir pada bulan purnama akhir tahun.


"Kupikir kabar perceraian akan tiba setelah beberapa minggu kau menikahinya, tapi aku salah. Citramu sebagai duke terhormat itu masih tersemat, maka ambillah omegamu itu sebelum kepalanya ditebas oleh penjaga penjara," tutur Kaisar.


Matteo menarik pedangnya, membuat luka gores dileher Kaisar lalu pergi begitu saja, untuk menemui Graziano.


Setiap langkah Matteo menjadi pusat perhatian orang-orang istana, langkahnya berhenti saat Putra mahkota menghandangnya. Matteo menatap putra sulung kaisar ini dengan dingin.


Putra mahkota segera masuk ke aula pertemuan, ia menatap kaisar yang tengah dibawa oleh pengawal, dan telapak tangannya penuh dengan darah memegangi lehernya.


"Ayah!" Dengan langkah cepat, ia menghampiri Kaisar, terkejut dengan keadaan ayahnya.

__ADS_1


"Cepat panggilkan tabib ke kamar Kaisar!" Putra mahkota, memapah Kaisar membawanya


ke kamar.


Berbeda dengan Matteo, pria itu dengan santai masuk ke ruang tahanan.


"Salam hormat duke Matteo." Pengawal membungkuk memberi hormat.


"Lepaskan dia," ucap Matteo.


"Tapi Duke, Kaisar...


"Jika dalam satu detik kau belum membukakan jeruji itu, aku akan menebas kepalamu," ucap Matteo, ucapannya tak main-main, sampai Graziano yang mendengarnya menjadi merinding sendiri.


Ia tak menyangka jika gelar singa kerajaan yang tersemat pada Matteo, benar-benar menyeramkan. Sebenarnya siapa Matteo? Mengapa ia seberani itu pada Kaisar, kedudukannya dengan ayahnya sama, tapi Graziano berani jamin ayahnya tak akan seberani itu apalagi ia dengan lancang masuk ke aula pertemuan tanpa mengetuk pintu.

__ADS_1


_______________


Cus update lahi jangan lupa komen ya


__ADS_2