
Perlahan namun pasti, Shizo Micizo berlari menghampiri orang yang telah terkena serangan Undead tersebut kemudian mencoba menghentikan pendarahannya.
"Bertahanlah, selagi aku disini kau pasti akan selamat." Shizo Micizo mencoba meyakinkan, walaupun dirinya berbicara seperti itu, Shizo Micizo tidak dapat menjamin keselamatan orang tesebut.
Dengan nada tersendat-sendat, orang itu berbicara. "Apa benar aku akan selamat?"
"Tentu saja, karena ada aku sang Pahlawan disini!" balas Shizo dengan sedikit rasa bersalah, karena menganggap dirinya seorang pahlawan.
"Jika dari kalian ada yang berprofesi sebagai Dokter cepat kemari! Bantu Aku!" Shizo Micizo berteriak. Segera, Ia menyobek pakainya yang dia gunakan untuk menahan pendarahan orang yang terluka itu.
Di sisi lain. Orang-orang saling memandang satu sama lain dan berharap ada orang yang berprofesi sebagai Dokter disekitarnya akan tetapi, tidak ada satupun orang yang memiliki prosesi sebagai Dokter diantara 100 Orang tersebut dengan begitu, mereka hanya dapat pasrah.
"....jadi tidak ada yang memiliki Profesi sebagai Dokter disini ya..." Shizo Micizo bergumam dengan sedikit kekecewaan sebelum akhirnya dibalas oleh ZZ.
"Abaikan saja Shizo! Percuma kau menolongnya, lagi pula dia pasti segera mati, jadi biarkan aku membunuhnya agar dia tidak menderita lebih lama lagi!" sahut ZZ dengan ekspresi yang biasa saja seolah, tidak ada rasa peduli didalam hatinya.
"Apa yang dia katakan?"
"Membunuh katanya?"
Beberapa orang hanya dapat berbicara dalam hati karena, mereka terlalu takut untuk menegur perkataan ZZ.
"Diam kau ZZ!" Shizo Micizo membalas ucapan ZZ yang tidak berperasaan itu sambil memasang muka marah.
"Hahahaha... sungguh lucu sekali melihat ekspresi wajah yang dipenuhi oleh keputusasaan." batin ZZ setelah melihat wajah Shizo Micizo.
Di situasi yang terbilang cukup menegangkan itu, setitik harapan mulai muncul setelah salah satu orang berjalan mendekati Shizo Micizo yang sedang menahan pendarahan miliki orang yang terluka.
"Kau tidak perlu membutuhkan seorang Dokter di Dungeon ini Pak Shizo." Gameze menyela dengan nada santai sambil berjalan menuju kearah Shizo Micizo.
"Bukankah dia Gameze Nevervolt?"
"Apakah dia juga seorang Dokter?"
"Entahlah, aku belum pernah mendengar bahwa dia memiliki bakat lain selain bermain Game."
Orang-orang mulai memandang kearah Gameze dengan penuh keheranan, walaupun Gameze seorang Gamer, mereka saling bertanya-tanya mengenai perkataan Gameze sebelumnya.
"Apa maksudmu Nak?" tanya Shizo Micizo heran.
"Sebenarnya, aku tidak ingin berbicara didepan Publik apalagi berteriak tapi, tidak ada pilihan lain" gumam Gameze sebelum akhirnya berteriak.
"Semuanya Dengarkan!" teriak Gameze keras.
"Ketika kalian membuka Menu, kalian pasti melihat pilihan Status Karakter, Inventory dan Informasi Singkat.... Aku ingin kalian melihat Status Karakter masing-masing dan siapapun yang mendapatkan Job Class seorang Healer (Penyembuh), aku ingin kalian kemari!"
Setelah Gameze berteriak, orang-orang segera mengakses Status Karakter masing-masing.
Zaizen yang mendengar penjelasan dari Gameze juga tidak lepas dari itu, dengan cepat, Zaizen mengakses Menu Sistem miliknya dan melihat Job Class apa yang tertera distatus Karakternya.
Beberapa saat setelah mengakses Status Karakter, sebuah layar hologram kembali muncul didekat kepala Zaizen.
__ADS_1
\=\=\=\=[Status Karakter]\=\=\=\=
Title : -
Level : 1
Race : Human
Name: Zaizen Sczillenz
Age : 19
Job : Supporter (Pendukung)
[HP.:100.00%]
[MP:100.00%]
Skill Point [0]
(ATK+5) (CRT+0,01%)
(DEF+5) (VIT+10)
(INT+7) (AGI+0)
(STA+0) (EVA+0)
1-Analyze Lv.1
Skill Pasif [0]
\=\=\=\=\=\=\=\=[Tutup]\=\=\=\=\=\=\=\=
"Baru kali ini diriku melihat yang seperti ini, selain itu Supporter. Sudah kuduga, aku memang terlahir sebagai karakter Pendukung." gumam Zaizen dengan penuh kekecewaan.
Beberapa saat kemudian, lima orang berjalan menghampiri Gameze untuk meminta penjelasan.
Mereka berlima adalah orang yang Gameze maksud yakni, orang yang mendapatkan Job Class sebagai Healer.
"Apa kalian memiliki Job Class seorang Healer?" Gameze bertanya kepada kelima orang tersebut.
Kelima orang itu mengangguk pelan kemudian salah satu dari mereka mulai bertanya kepada Gameze.
"Apa yang harus kami lakukan?" tanya orang tersebut kepada Gameze.
"Aku ingin menggunakan kekuatan kalian untuk menyembuhkan orang itu..." balas Gameze sambil menunjuk kearah orang yang terluka.
Mendengar perkataan Gameze, kelima Healer itu saling memandang satu sama lain seolah sedang mempertanyakan mengenai 'Bagaimana cara menyembuhkan nya? Padahal mereka berlima bukanlah seorang Dokter'.
Hal itu sangatlah wajar bagi mereka yang tidak mengenal yang namanya Game atau pengetahuan yang bersifat Fantasi namun, untuk dapat memahami hal sedikit absrud itu, diperlukan sebuah imajinasi agar dapat menerimanya.
__ADS_1
Setelah kelima Healer itu mendengar penjelasan dari Gameze, mereka sedikit terkejut sekaligus tidak percaya.
"Apakah itu benar, bahwa kami dapat menyembuhkannya?" Kelima Healer itu kembali memastikan.
"Lakukan saja apa kataku" Gameze membalas dengan sedikit tergesa-gesa karena khawatir akan keadaan orang yang telah kehilangan banyak darah tersebut.
Segera, Kelima Healer itu mulai mempraktikkan Skill yang mereka miliki kepada orang yang sebelumnya terluka karena serangan Undead.
Kelima Healer itu mulai merapal mantra secara bersamaan.
★Heal!★
★Healing!★
★Heal!★
★Light Of Heal!★
★Regenertion!★
Perlahan namun pasti, luka sayatan itu mulai menutup dengan sempurna.
Kelima Healer itu terkejut.
"Mantra ini benar-benar bekerja!" teriak salah satu Healer dengan penuh kesenangan.
"Itu bukan mantra, tapi Skill" sahut Gameze.
"Jika aku dapat kembali ke Bumi dengan membawa kekuatan seperti ini, mungkin semua Rumah Sakit di Bumi akan bangkrut dan diriku menjadi kaya raya karena dapat menyembuhkan luka seperti itu." batin salah satu Healer dengan eksepsi mengesalkan.
"A-a.... Bagaimana mungkin lukanya tiba-tiba menghilang?" Shizo Micizo terkejut melihatnya, selama 20 tahun menjalani berbagai macam keadaan yang berkaitan dengan ilmu Medis, baru kali ini Shizo Micizo melihat sesuatu yang sangat absrud baginya.
"Dunia ini begitu misterius" gumam Shizo Micizo.
Beberapa orang yang menyaksikan proses penyembuhan itu juga tidak kalah terkejutnya dengan Shizo Micizo setelah menyaksikannya langsung.
"Lukanya menghilang?"
"Seperti Sihir!"
Beberapa saat setelah proses penyembuhan, orang yang terluka sebelumnya kemudian membuka matanya seperti orang yang sedang bangun tidur. Ya, orang itu telah tersadar sepenuhnya.
"Aku sembuh?" ujar orang tersebut dengan ekspresi yang penuh ketidakpercayaan.
Zaizen yang menyaksikan kejadian itu juga sama terkejutnya, lantaran dirinya baru terpikirkan akan hal yang Gameze lakukan.
"Bahkan, Aku tidak berfikir sampai sejauh itu, yahh hal seperti itu memang hal yang lumrah karena setiap orang memiliki sudut pandangan yang berbeda-beda." gumam Zaizen.
Tapi, tidak semua orang akan menyikapi hal yang baru saja mereka saksikan dengan hal positif, diantara 100 orang yang ada dalam Dungeon itu, ada beberapa dari mereka yang menyikapi hal tersebut dengan sudut pandangan yang berbeda. Contohnya adalah ZZ, orang yang saat ini paling diwaspadai diantara yang orang lainnya.
"Luka itu menutup dengan tiba-tiba? Kurasa aku semakin menyukai dunia baruku ini, aku juga ingin tahu bagaimana jadinya jika aku menyiksa orang dan menyembuhkan nya berkali-kali?" gumam ZZ.
__ADS_1