
" jengjreng " kejutan calong menangtu ketemu dengan calong mertua ucap Danu setengah berteriak, Ana sangat syok mendengar ucapan Danu, terlebih lagi Danu ngak bilang kalau mau mempertemukan Ana dengan ke dua orangtuanya.
Sayang inilah kejutanku untuk kamu, aku sengaja ngak bilang, agar kamu ngak merasa gugup tapi yagku liat yang ada muka kamu sangat pucat ucap Danu sambil tersenyum bahagia.
Ana langsung menyalimi ke dua tangan orangtua Danu, walau pun agak sedikit takut karna berfikir orang tua Danu tidak akan mau menerimanya karna perbedaan kasta.
" Siang tante, Om ucap Ana sopan "
mama Danu tersenyum dan langsung memeluk Ana.
" Siang juga sayang,kamu ngak usah panggil tante panggil mama,papa juga dong kaya Danu kan bentar lagi nikah ucap mama Danu tersenyum.
" Iya tan, eh mama ucap Ana gugup "
__ADS_1
Sayang apa kamu siap jadi menantu mama dan juga jadi istri Danu?, Seketika wajah Ana menjadi blusing mendengar pertanyaan mama Danu.
" Tapi ma saya hanya orang... "
Belum sempat Ana menyelesaikan Ucapanny mama Danu sudah merangkulnya dan mendudukkan Ana di sebelah papa Danu dan juga duduk di samping calong menantunya.
Ana merasa sangat canggung duduk di antara mama, papa Danu, Danu pun bisa melihat ke gugupan di wajah Ana,
Sayang kami bukan orangtua yang akan memaksa putra kami untuk menikah dengan pilihan kami, kami selaku orangtua hanya ingin membuat putra kami bahagia, dan kebahagiaannya itu ada bersama kamu ucap mama Danu sambil mengcium pipi Ana.
Mama Danu langsung berdiri dan menujuh Arah putranya dan langsung mengjewer telinganya.
Ini anak,kamu fikir menikah itu permainan, pernikahan itu sangat sakral dan harus mengikat ke dua keluarga, Enak aja mau nikahin anak orang tampa minta restu orangtuanya.
__ADS_1
" Ampung ma ucap Danu sambil memegan telinganya yang sudah memerah, Ana yang melihat Danu di jewer sama mamanya jadi sedikit tertawa, Sayang kenapa kamu katawain aku ucap Danu merajut sambil memonyongkang bibirnya.
" Ana sayang bilang ya sama orangtua kamu kalau besok lusa kami akan datang untuk melamar kamu, Wajah Ana bersemu mendengar ucapan mama Rania.
" Iya ma ucap Ana Malu -malu "Ana merasa sangat bahagia,karna dia bisah di cintai oleh teman kecilnya,teman yang begitu sangat di nantikannya,dan sebentar lagi akan menjadi suaminya,
" Inikah Tqkdirku "Walau sampai sekarang Danu belum mengetahui Kalau Ana adalah HUBBYnya teman masah kecilnya dan juga cinta pertamaku dan itu akan menjadi kejutan untukmu RAKA.
Setelah selesai berbasa basi dengan calong mertua Ana minta Izin pamit ke pada ke dua orangtua Danu,
" Ma' Ana pemit pulang, sudah sore ucap Ana, Mama Danu tersenyum dan berkata baiklah sayang dan jangan lupa kasih tau mamanya besok lusa kami akan datang ucap mama Danu.
Ana kembali menyalimi tangan ke dua calong mertuanya,dan segera ke luar rumah dan masuk ke dalam mobil Danu,
__ADS_1
Hari ini Ana sangat bahagia mendapat kejutan sebesar ini dari ke kasihnya, Ana ngak pernah menyangka kalau Danu seserius itu mencintainya dan ingin menjadikannya sebagai istri,Ana begitu terlena dengan lamunannya sehingga lupa kalau Danu dari tadi memperhatikannya.