Engkaulah Takdirku

Engkaulah Takdirku
part 46


__ADS_3

Seperti yang di rengcanakan oleh keluarga Danu, hari ini mereka sekeluarga akan meminang Ana, Danu sudah lengkapa dengan pakaiannya sementara orangtua Danu menggunakan pakaian kapelan.


" Sayang apa kah kamu sudah siap ucap Mama Danu "


" Sudah ma jawab Danu "


kalau begitu ayo kita berangkat ini sudah sangat siang loh ucap Mama Danu.


Danu mulai melajukan mobilnya dan akhirnya tiba di depan rumah Ana, Disana sudah ada mama Ratna menunggu mereka di depan pintu.


Danu langsung menyalimi tangan calong menantunya,begitu pun dengan papa Danu,sementara Mira berpelukan dengan calong besangnya.Mama Ana mempersilahakan Calon menantunya dan calong besannya masuk.


" Mari silahkan masuk jeng ucap mama Ana lembut "


Di dalam rumah Ana, cuman di hadiri oleh para tetangga dekat,

__ADS_1


" Terimah kasih lo jeng ucap Mama Danu "dan ikut bergabung dengan beberapa tetangga Ana.


Sementara Doni sudah dari tadi celingak celinguk mengcari keberadaan calong istrinya, Rania pun menyadri kalau putranya sedang mencari -cari calong menangtunya,


" Oya jeng Ananya mana ucap Rania "


" Ananya masih di kamar jeng Tunggu sebentar ya,saya pamit dulu mau memanggil Ana ucap Ratna sopan.


Ratna pun berjalang menuju kamar Ana.


Mendengar nama calong suaminya di sebut wajah Ana berubah jadi blusing.


Aku sudah siapa ma ucap Ana, Ratna menatap wajah putrinya yang begitu sangat cantik, di tambah kebaya yang Ana pake siapapun yang melihat Ana saat ini pasti akan terpesona dengan kecangtikanya.


Ayo kita keluar ucap Mama Ana, "Eitzzz tunggu dulu dong ma ucap Adi " mama keluar aja duluan biar gue yang nungtung kakak gue yang paling cantik ini ke luar ucap Adik Ana, Ya sudah cepat keluar ya jangan biarkan tamu -tamu kita pada menunggu ucap mama Ana dam berjalan keluar dari kamar Ana,

__ADS_1


Adi menungtung kakaknya keluar dari kamar, Sontak Danu langsung berdiri dan menatap Ana mulai dari kaki hingga ujung rambut, Mata Danu hampir melotot melihat wajah cantik Ana yang sudah di polesi dengan mecap,


Sementara para tamu cuman bisa tertawa melihat tinkah calong suaminua Ana, Danu berguman dalam hati,Seandainya saja hari ini saya bisa langsung menikahi Ana ucap Danu dalam Hati.


Ana duduk berhadapan dengan Danu,Danu pun kembali duduk dan pandanganya Danu tidak pernah berenti melihat calong istrinya dan sedang tersenyum lembut di hadapannya.


Papa Danu mulai menyatakan maksud kedatangannya beserta keluarganya,


" Begini bapak -bapak,Ibu -ibu maksud kedatangan saya datang kemari ingin meminang putri dari jeng Ratna yaitu Ana sebagai menantu kami sekaligus calon istri untuk putra kami ucap Papa Danu, mama Ana menjawap!,


" Saya selaku orangtua dan juga ibu tunggal untuk Ana menerima lamaran ini, tapi alangkah lebih baik kalau kita mendengar jawaban dari calon mempelai wanita.


Danu betdiri dan berjalan ke arah Ana, Ana pun berdiri dan tiba - tiba Danu bersimpuh di hadapan Ana sambil memegan cincing.


" Aku bukan peria yang sempurna, Munggking juga bukan pria yam bisa memberikan semua ke inginanmu, Tapi aku punya cinta dan kasih sayang yang akan ku berikan padamu, dan jika kau berkenang maukah kamu menjadi istriku, menemaniku hingga rambut ini memutih, wajahku tidak tampang lagi dan penuh dengan keriput?,,,

__ADS_1


__ADS_2