Fantasy World

Fantasy World
Jalan Buntu


__ADS_3

Akhirnya Estes, Fernando dan penyihir Saavana pun pergi dari goa tersebut setelah thamuz tumbang dari perkelahiannya melawan se ekor Monster seperti serigala besar yang telah menumbangkan Thamuz dan Thamuz pun berkorban demi keselamatan teman temannya untuk mencapai ke lembah kematian.


Mereka pun melanjut kan perjalanan mereka untuk menyusul team Lancelot yang sudah dahulu pergi ke arah lembah kematian tersebut.


Di sela sela perjalanan mereka penyihir Saavana sepertinya terlihat cidera yang cukup parah dan menghabisi banyak energi yang telah ia keluarkan untuk menahan serangan dari monster tersebut.


"Uhhukk... uhhukkkk... (batuk yang di derita penyihir Saavana).


"Apakah kau baik baik saja ??" tanya Estes yang melihat penyihir Saavana terlihat lemas.


"Emmm... aku baik baik saja sebaiknya kita lanjutkan saja perjalanan kita" ucap penyihir Saavana yang terlihat letih.


"Lebih baik prajurit Estes mengobati mu dulu sepertinya kau terlihat kondisimu kurang baik, sangat bahaya jika kita melanjutkan perjalanan ini jika kondisi mu seperti ini" sahut Fernando kepada penyihir Saavana.


"Benar apa yang dikatakan Fernando, sebaiknya aku mengobati mu sebentar setidaknya kondisimu jauh lebih baik setelah ku obati" jawab Estes.


Akhirnya mereka pun berhenti sejenak untuk mengobati luka dalam yang di derita oleh penyihir Saavana.


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*

__ADS_1


Di satu sisi team Lancelot melanjutkan perjalanan mereka untuk mencapai lembah kematian bersama Rookie dan Wat.


"Aku sungguh khawatir keadaan Fernando sekarang apakah ia selamat dari kejaran bangsa Morth" ucap Wat yang terlihat khawatir.


"Percayakan saja kepada dia, aku percaya dia pasti bisa mengatasinya" sahut Rookie kepada Wat.


"Benar yang dikatakan oleh Rookie ,kita harus mempercayakan semuanya kepada Fernando dan kita harus tetap melanjutkan perjalanan ini jika ingin menyelamatkan sahabat kalian" jawab prajurit Lancelot.


"Baiklah aku hanya khawatir saja atas ke adaannya" sahut Wat.


Mereka pun berjalan menelusuri jalur hutan yang sangat rimba dan penuh rintangan untuk bisa mencapai ke lembah kematian.


"Lihat lah teman teman di depan sana sepertinya ada sebuah jembatan, apakah itu jalan menuju lembah kematian ??" sahut Rookie kepada mereka.


"Sebaik nya kita lihat kesana ada apa sebenarnya disana" sahut prajurit Lancelot.


Mereka pun menghampiri tempat tersebut, di saat mereka sesampai disana ternyata sebuah jembatan yang sudah hancur dan tidak bisa di lalui oleh mereka.


"Heiiiii Wat berhenti !!!!!!" teriak prajurit Lancelot kepada Wat yang ternyata jembatan itu sudah hancur dan tidak bisa untuk di lewati.

__ADS_1


HAAPPPPPPPPPP......


( rookie pun langsung menarik pakaian Wat yang hampir terjatuh ke dalam jurang karena asap kabut yang sangat tebal ).


"Hah... hah... terima kasih Rook kau telah menyelamatkanku jika tidak aku sudah terjatuh ke dalam jurang ini" ucap Wat yang terlihat syok.


"Sebaiknya kita harus berhati hati lagi karena kabut ini mengganggu pandangan kita dan membuat kita tidak melihat begitu jelas" sahut prajurit Lancelot kepada Wat dan Rookie.


"Apakah ini jalan buntu ??? ,bagaimana kita melalui jalur ini jika jembatannya saja hancur seperti ini" ucap Wat.


"Tenang lah pasti masih ada jalan lain untuk bisa melewati jalur ini" sahut Lancelot.


"Banyak sekali rintangan yang menghadang kita untuk mencapai ke lembah itu" seru Rookie yang terlihat seperti Frustasi.


"Sebaiknya kita cari jalan lain dan kita harus memutari lagi hutan ini" jawab prajurit Lancelot.


Mereka pun akhirnya mencari jalan lain untuk bisa melewati jalur yang mereka telusuri, karena mereka tidak bisa melewati jembatan itu yang sudah rusak dan tidak bisa di lalui.


Jangan lupa klik tombol like ya guys 🙏👍👍

__ADS_1


__ADS_2