Fantasy World

Fantasy World
Keberadaan Bobby


__ADS_3

Mereka sudah berjalan sangat jauh dan melewati berbagai rintangan yang mengahadang mereka. Malam pun tiba mereka berhenti sejenak untuk beristirahat dahulu.


Sementara Prajurit Estes dan Lancelot berkeliling untuk melihat keadaan di sekitar mereka. Di saat prajurit Lancelot dan Estes berkeliling mereka mendengar banyak auman serigala dari dalam hutan tersebut.


"Sepertinya banyak hewan buas yg menjaga hutan ini" ucap prajurit Lancelot kepada Estes.


"Sebaiknya kita berkeliling saja untuk melihat ada apa di dalam hutan ini" jawab prajurit Estes.


Mereka pun melanjutkan perjalanannya untuk memastikan daerah tempat mereka aman dari para bahaya.


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


Di saat teman temannya berjuang untuk menyelamatkan dirinya ,Bobby pun terbangun dari tidurnya yg cukup lama.


Di saat ia terbangun Bobby pun terkejut melihat di sekitanya yg sangat gelap dan banyak suara suara aneh di dekatnya.


"Hahhh... dimana aku mengapa gelap sekali disini" ucap Bobby yg sangat ketakutan.


Bobby pun berjalan dengan perlahan untuk mencari jalan keluar dari tempat itu. Saat ia sedang berjalan ternyata ia berada di sebuah kurungan yg di kelilingi dengan besi baja yang sangat rapat yg membuat ia tidak bisa pergi dari tempat itu.


"HEIIII !!!!! keluarkan aku dari sini" teriak Bobby dalam ruangan itu.


Di saat Bobby berteriak tiba tiba datanglah seseorang yang mendekatinya.


Setelah ia mendekat ternyata prajurit Argus yg menghampiri Bobby yg dimana Bobby tidak mengetahui kalau prajurit Argus adalah pengkhianat dari teman temannya yg sedang berusaha menyelamatkan dirinya.


"Diamlah !!! atau akan kuhabisi kau nanti" teriak prajurit Argus kepada Bobby.


"Siapa kau ?? lepaskan aku dari tempat ini" teriak Bobby kepadanya.

__ADS_1


"HAHAHAHA jangan khawatir kau tidak akan mati sendiri disini ,kau akan mati bersama teman temanmu jika mereka sudah sampai disini nanti" jawab prajurit Argus sambil tertawa lantang.


"Apa maksudnya mati bersama teman temanku, apakah mereka sedang dalam perjalanan untuk menyelamatkanku" ucap Bobby dalam hati.


Prajurit Argus pun pergi meninggalkan Bobby.


Bobby pun masih berusaha untuk mencari jalan keluar dari tempat terkutuk itu.


Prajurit Argus pun menemui raja Cecilion untuk membicarakan hal tentang prajurit Estes dan kawan kawan yg sedang dalam perjalanan untuk menuju ke lembah kematian.


"Maaf tuan Cecilion sebaiknya apa yg kita lakukan kepada mereka yg sedang menuju kemari" tanya prajurit Argus kepada raja Cecilion.


"Biarkan saja mereka untuk datang kesini ,aku sudah sangat menunggu kedatangan mereka. Mereka cukup tangguh apa yg telah kuberikan halangan kepada mereka sehingga mereka sudah dekat dengan lembah kematian" jawab raja Cecilion.


"Yahh tuan aku sudah mendengar jika mereka berhasil mengalahkan setengah dari pasukan kita" sahut prajurit Argus kepada raja Cecilion.


"Apakah perlu aku yg akan menghadang mereka ??" ujar prajurit Argus kepada raja Cecilion.


"Tak perlu biarkan saja mereka datang kesini ,masih banyak rintangan mereka untuk pergi menuju lembah ini" jawab raja Cecilion sambil tersenyum.


"Baiklah tuan ,aku siap kapan saja jika kau butuhkan" ucap prajurit Argus sambil merunduk ke arah raja Cecilion.


Ternyata raja Cecilion sudah mengetahui kedatang mereka untuk menuju ke lembah kematian dan itu pun tidak akan mudah bisa mencapai kesana. Raja Cecilion sudah menyiapkan rintangan yg sangat banyak untuk menghambat perjalanan mereka dan membuat tumbang satu persatu dari perkumpulan mereka.


Bobby pun masih sibuk untuk mencari cara supaya ia bisa keluar dari jeruji besi yg mengahangi Bobby untuk keluar dari tempat itu.


"Aku tidak bisa berdiam diri seperti ini ,tetapi bagaimana bisa aku keluar dari tempat ini yg dipenuhi oleh sekumpulan besi besi yg ada disekitarku ini" ucap Bobby dalam hati.


Bobby pun bingung dan ia terlihat pasrah akan hal dirinya yg hanya bisa mengandalkan teman temannya yg berusaha untuk menyelamatkan dirinya.

__ADS_1


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


Pagi pun tiba cuaca yg terlihat sangat cerah untuk melanjutkan perjalanan mereka menuju ke lembah kematian. Wat pun sudah terbangun dari istirahatnya dan ia pun sedang memandangi langit yg cerah di pagi itu.


Tiba tiba penyihir Saavana pun menghampiri Wat yg sedang santai sambil memandangi langit langit tersebut.


"Pagiii.... " ucap penyihir Saavana yg menghampiri Wat sedang bersantai.


"Ternyata kau sudah bangun ,bagaimana istirahatmu semalam ???" tanya Wat kepada Saavana.


"Hmmm... aku tidak bisa istirahat dengan tenang atas kejadian yg terjadi kepada penyihir Cyclop" jawab penyihir Saavana.


"Sudahlah jangan bersedih berlarut larut mungkin itu cara dia untuk tetap membuatmu aman dari para bahaya" jawab Wat kepada Saavana sambil tersenyum.


"Hmmm benar apa katamu , apa yg kau lakukan disini sendirian ??" tanya penyihir Saavana kepada Wat.


"Ouhhh... aku hanya memikirkan sesuatu dan aku penasaran apa yg telah penyihir Cyclop berikan kepadaku. Aku hanya ingat perkataan terakhir dia kepadaku kemarin" jawab Wat yg merasa bingung dengan perkataan penyihir Cyclop kepadanya.


"Aku juga tidak mengerti apa yg ia berikan kepadamu sehingga ia mengatakan seperti itu" jawab penyihir Saavana.


"Hehe... Yahhh masih menjadi teka teki untukku" jawab Wat sambil tersenyum dan terlihat kebingungan.


Di saat mereka berbincang prajurit Estes pun memanggil mereka berdua untuk melanjutkan perjalanan mereka kembali menuju ke lembah kematian. Mereka semua sudah bersiap untuk melanjutkan petualangan mereka yg masih panjang dan akan bertemu rintangan yg sudah menunggu mereka di depan sana nanti.


Bersambung.........


Jangan lupa klik tombol like lagi ya kawan 👍


Serta support dan coment kalian untuk membangun novelku lebih baik lagi 🙏😆😆

__ADS_1


__ADS_2