
Akhirnya mereka pun pergi untuk mencari daun emas yg dimaksud oleh prajurit Estes dan hanya daun emas tersebut untuk bisa menyelamatkan nyawa Wat untuk menghentikan racun yg ada di dalam dirinya.
Prajurit Lancelot, penyihir Saavana dan Fernando pun akan pergi ke gunung merapi tersebut sedangkan Rookie dan prajurit Estes tetap di kerajaan Feline untuk menjaga keberadaan Wat yg sedang terbaring lemas akibat efek racun yg sudah menyebar di dalam tubuhnya.
"Baiklah kita akan berangkat sekarang untuk mencari daun itu" ucap Lancelot.
"Wat bertahanlah kami akan kembali untuk membawakan penawar untukmu" bicara Fernando sambil menatap ke arah Wat.
"Aku berjanji akan membawakannya untukmu Rookie, Estes aku titip Wat kepada kalian dan kami akan kembali dengan secepat mungkin" ucap penyihir Saavana sambil meneteskan air matanya.
Mereka bertiga pun akhirnya pergi untuk mengambil daun tersebut yg berada di gunung merapi. Dan mereka harus dengan cepat untuk bisa membawakan penawar tersebut sebelum semuanya terlambat.
Mereka bertiga pun mulai meninggalkan kerajaan Feline dan memulai petualangan mereka untuk mencari daun emas tersebut.
"Baiklah prajurit Lancelot kita akan pergi ke arah mana sekarang" tanya Fernando kepadanya.
"Kita akan pergi menuju selatan, aku pernah sekali menghampiri tempat itu saat aku menjalankan misi dari raja Arthur. Tetapi tempat itu sangatlah berbahaya karena gunung itu dihuni dengan iblis yg sangat kuat dan kita tidak akan mudah meraih daun tersebut" ucap prajurit Lancelot.
"Aku tidak perduli apapun resikonya kita harus meraih penawar itu jika nyawaku taruhannya" jawab penyihir Saavana yg merasa bersalah atas dirinya yg membuat Wat seperti itu.
"Baiklah ratu Saavana kau tidak akan berjuang sendiri kami akan membantu sebisa kami, apalagi Wat sahabatku juga dan aku tidak akan berdiam diri saja" sahut Fernando kepadanya.
Saat Fernando berbicara seperti itu ratu Saavana pun mengingat hal yg pernah terjadi kepada Fernando saat ia emosi dan mengeluarkan kekuatan yg sangat dahsyat di dalam dirinya.
"Hmmm. .yahh kita akan bekerja sama pasti bisa akan melaluinya" jawab ratu Saavana kepada Lancelot dan Fernando.
__ADS_1
"Hei sepertinya ada yg kau sembunyikan dariku, mengapa kau menatap Fernando seperti ada hal yg menakutkan" bisik Lancelot kepada ratu Saavana.
"Tidak ada apa apa, aku hanya senang Wat bisa mempunyai sahabat seperti dia. Baiklah kita lanjutkan perjalanan kita lagi" jawab ratu Saavana yg menyembunyikan kekuatan dahsyat yg ada pada diri Fernando.
Mereka pun sudah menempuh perjalanan yg cukup jauh dari kerajaan Feline ,sedangkan gunung merapi tersebut masih sangat jauh dari jangkauan mereka.
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
Sementara itu prajurit Estes dan Rookie pun masih melihat keadaan Wat yg berangsur memburuk akibat racun yg ada di dalam dirinya mulai perlahan menyebar. Rookie pun panik saat melihat Wat sangan pucat terlihat di wajahnya.
"Prajurit Estes lihatlah kondisi Wat sepertinya semakin memburuk" Panik Rookie dan ia memanggil prajurit Estes yg sedang membuat ramuan untuk menahan sementara racun yg ada di dalam diri Wat.
"Baiklah aku akan memberikan ramuan ini untuk mencoba memperlambat racun yg ada pada dalam dirinya. Sebaiknya bantu aku untuk membangunkan tubuh dia" ucap prajurit Estes kepada Rookie.
"Baiklah biar kubantu prajurit Estes" Rookie pun membangunkan Wat untuk memberikan ramuan yg telah diracik oleh prajurit Estes.
"Sepertinya ramuanmu berhasil prajurit Estes" teriak Rookie yg terlihat bahagia.
"Yahhhh tetapi ramuan ini hanya memperlambat saja kita harus tetap memberikan penawar daun emas tersebut jika ingin Wat kembali seperti semula. Semoga mereka bisa cepat kembali dan membawa daun emas tersebut" jawab prajurit Estes.
"Hmmmm... aku sangat khawatir sekali dengan kondisinya ,sebaiknya mereka bisa cepat kembali yahh" ucap Rookie yg tertunduk sedih melihat keadaan Wat yg seperti itu.
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
Kembali kepada mereka yg sedang berjuang untuk menuju gunung merapi tersebut. Mereka pun sudah berjalam cukup jauh, di saat mereka sedang menempuh perjalanan tiba tiba mereka menemukan sebuah sungai yg cukup deras untuk dilalui.
__ADS_1
"Sepertinya kita harus melewati sungai ini, karena tidak ada jalan lain selain sungai ini" ucap prajurit Lancelot kepada mereka.
"Baiklah ayo kita lewati sungai ini, lagian ini hanya sungai biasa" sahut Fernando.
Di saat mereka akan mencoba turun ke dalam sungai tersebut tiba tiba ratu Saavana seperti melihat sesuatu di dalam sungai tersebut.
"Heiiii tunggu sebentar aku seperti melihat pergerakan dari dalam sungai tersebut" ratu Saavana pun melarang mereka untuk turun ke dalam sungai itu.
"Mengapa kau melarang kami untuk turun sebenarnya apa yg sudah kau lihat" tanya prajurit Lancelot kepadanya.
Tidak lamapun apa yg dikatakan oleh ratu Saavana ternyata benar yg ia lihat, tiba tiba muncul sebuah naga yg besar dari dalam sungai tersebut dan menunjukan dirinya ke permukaan.
HOOAAAAARRRGGGGGGGGHHH......
Naga itu pun mengaum dengan sangat keras sehingga membuat mereka bertiga terkejut saat melihat naga itu muncul ke permukaan.
"Mahkluk apa itu !!!" Fernando pun terkejut saat melihat mahkluk itu naik ke permukaan dan menunjukkan wujudnya.
"Sepertinya ia penunggu dari sungai tersebut dan ia merasakan kedatangan kita hingga naik ke permukaan" jawab ratu Saavana.
"Berhati hatilah sepertinya ia tidak menyukai kehadiran kita disini" sahut prajurit Lancelot.
Perjalanan mereka pun dihadang oleh sebuah monster yg muncul dari sungai tersebut dan mahkluk itu mencoba menghampiri kehadiran mereka bertiga.
__ADS_1
Berssambung........
Jangan lupa sesudah membaca klik tombol like teman 👍👍