
Setelah melewati pertarungan melawan para assasin akhirnya mereka mundur dan pergi meninggalkan tempat itu setelah penyihir Cyclop menggunakan jurus terlarang yg ada di bangsa Sayron.
Penyihir Cyclop pun tiba tiba terjatuh dan terbaring lemas saat setelah ia menggunakan jurus terlarang itu ,penyihir Saavana pun langsung menghpiri penyihir Cyclop setelah melihat ia tiba tiba jatuh tanpa daya.
"Penyihir Cyclop apakah kau tidak apa apa ??" tanya penyihir Saavana yg terlihat sedih melihat keadaan Cyclop.
"Hehe aku tidak apa apa penyihir Saavana kau jangan khawatir" jawab Cyclop yg terlihat sangat pucat sekali.
"Kau telah membahayakan dirimu sendiri, aku tahu kau menggunakan jurus yg dilarang oleh bangsa Sayron yg baru saja kau gunakan tadi" ucap penyihir Saavana.
"Bagaimana kau bisa tahu jika aku menggunakan jurus itu" tanya Cyclop yg terkejut.
"Jelas aku tahu ibuku pernah menceritakan tentang jurus terlarang itu padaku" ucap Saavana sambil meneteskan air matanya.
"Hmmm... sudahlah yg penting keadaanmu baik baik saja Ratu Saavana" jawab Cyclop yg tersenyum kepada Saavana.
Penyihir Saavana pun terkejut saat penyihir Cyclop memanggil penyihir Saavana dengan sebutan Ratu.
Penyihir Saavana pun merasa sedih di saat ia menemukan sosok seperti keluarganya, kini ia akan merasakan kehilangan lagi.
"Beri aku ruang aku akan mencoba memulihkan tenaga dia" sahut prajurit Estes yg ingin mengobati penyihir Cyclop.
"Tidak ada gunanya ,kau tidak akan bisa membuatku seperti semula lagi. Karena jurus yg kugunakan tadi akan merenggut nyawaku perlahan demi perlahan" ucap Cyclop sambil tersenyum.
"Jangan bicara seperti itu kau sudah berjanji kan akan menjaga penyihir Saavana" teriak Wat kepada Cyclop.
"Hmmm.. hmmm.. tidak lebih tepatnya kau yg akan menjaga Ratu Saavana" jawab Cyclop kepada Wat.
Wat pun terkejut dengan perkataan penyihir Cyclop kepadanya.
__ADS_1
"Apa maksudmu aku tidak mengerti" ucap Wat yg terlihat bingung.
"Yahhh kau yg akan menjaga ratu Saavana dan aku yakin kau mempunyai potensi besar di dalam dirimu untuk itulah aku mengatakan kau bisa kupercaya untuk menjaga ratu Saavana" jawab penyihir Cyclop yg semakin terlihat tak berdaya.
Penyihir Saavana pun terlihat sangat sedih melihat kondisi penyihir Cyclop semakin parah dan tidak berdaya.
Tiba tiba penyihir Cyclop pun memanggil Wat untuk datang ke arahnya.
"Heiii kau kemarilah sebentar waktuku tidak akan lama lagi" Cyclop yg memanggil Wat untuk datang ke arahnya.
Wat pun sontak berjalan ke arah penyihir Cyclop yg sedang terbaring di dekat penyihir Saavana.
"Ada apa kau memanggilku Cyclop" tanya Wat kepadanya.
"Ulurkan tanganmu kepadaku" ucap penyihir Cyclop kepada Wat.
"Hmmmm... apa yg ingin kau lakukan penyihir Cyclop" Wat pun terlihat kebingungan apa yg diminta oleh penyihir Cyclop.
Wat pun akhirnya mengulurkan kedua tangannya ke arah penyihir Cyclop dengan perlahan dan tiba tiba terlihat seperti ada sinar yg sangat terang dari arah kedua tangan Wat yg sedang di sentuh oleh penyihir Cyclop.
Wat pun merasa seperti ada energi yg cukup besar masuk ke dalam tubuhnya sehingga membuat ia merasa seperti tersengat di sekujur tubuhnya.
ARRRGGGGHHHHHHHHH.......
Wat pun menjerit dan tiba tiba pun sinar itu hilang seketika dari kedua tangan Wat yg dipegangi oleh penyihir Cyclop saat itu.
"Baiklah tugasku sudah usai ,aku harap kau bisa menjaga ratu Saavana dengan baik setelah apa yg telah aku berikan. Untukmu ratu jangan bersedih aku sangat lega sudah bisa menemuimu" ucap penyihir Cyclop dengan kata kata terakhirnya.
Tiba tiba jasad penyihir Cyclop pun berubah menjadi sebuah kumpulan debu dan menghilang dari pangkuan penyihir Saavana yg membuat semuanya terkejut.
__ADS_1
"Tidak... tidak... jangan pergi penyihir Cyclop !!" teriak penyihir Saavana yg sambil memegangi kumpulan abu yg ada di sekujur pakaiannya.
"Apa yg telah penyihir Cyclop berika kepadaku" ucap dalam hati Wat yg merasa heran.
Mereka semua pun terkejut saat penyihir Cyclop hilang dan menjadi sebuah sekumpulan abu di sekitar mereka.
Wat pun menghampiri penyihir Saavana untuk menenangkan apa yg telah terjadi kepada penyihir Cyclop.
"Sudahlah penyihir Saavana ia sudah menjalankan tugasnya dengan baik untuk menjagamu supaya baik baik saja" ucap Wat yg memegangi pundak penyihir Saavana.
Penyihir Saavana pun tiba tiba langsung memeluk Wat dan menangis di pelukannya dengan erat.
"Sudah jangan menangis lagi ,kau harus kuat supaya penyihir Cyclop tenang meninggalkan kita semua" ucap Wat kepada penyihir Saavana.
"Baiklah kita harus melanjutkan perjalanan ini ,kita lupakan apa yg sudah terjadi pada kita semua" sahut prajurit Estes kepada mereka semua.
"Baiklah ayoo kita lanjutkan perjalanan kita yg sudah setengah perjalanan ini dan kita harus menyelesaikan apa yg sudah kita jalani" ujar prajurit Lancelot.
"Ayoooooo.... kita pasti bisa melalui ini semua" teriak Rookie yg sangat bersemangat.
"Kau harus tetap semangat penyihir Saavana" ucap Fernando yg memberi semangat kepada penyihir Saavana.
"Terima kasih kalian sudah menyemangatiku kembali" jawab penyihir Saavana kepada mereka semua.
Mereka pun akhirnya melanjutkan perjalanan mereka kembali untuk mencapai ke lembah kematian. Dan apa yg diberikan oleh penyihir Cyclop kepada Wat masih menjadi misteri dan belum tahu apa yg telah ia lakukan kepada Wat.
Bersambung............
Jngan lupa klik tombol like semua 👍👍👍
__ADS_1
demi support novel ini membangun menjadi lebih baik lagi 👌👌😆