
Di saat bertemunya bangsa Sayron dan Feline membuat Cyclop lega karena ia akan menjalani wasiat dari orang tua penyihir Saavana untuk menjaganya.
Tetapi penyihir Saavana masih bersedih karena mengingat kedua orang tuanya saat Cyclop bercerita di masa waktu orang tua penyihir Saavana masih hidup.
"Sudahlah Saavana itu hanya masa lalu kamu ,kamu harus bangkit dan buktikan kepada arwah orang tua mu jika kamu kuat dan bisa membalaskan dendam dengan bangsa Morth" ucap Wat memberikan semangat kepada Saavana.
"Aku berjanji akan membalaskan dendam kedua orang tuaku kepada bangsa Morth" jawab Saavana yang terlihat mempunyai dendam besar kepada bangsa Morth.
Di saat mereka sedang berbincang penyihir Cyclop pun tiba tiba merubah pikirannya untuk bergabung dengan mereka menuju ke lembah kematian.
Karena ia sudah berjanji kepada orang tua penyihir Saavana untuk menjaganya apapun resiko yang di hadapinya.
"Baiklah aku bergabung dengan kalian untuk pergi ke lembah kematian" dengan percaya diri Cyclop mengucapkannya kepada mereka.
Mereka semua pun terkejut melihat ucapan penyihir Cyclop yang ingin bergabung dengan mereka.
"Benarkah ??? kau ingin bergabung bersama kami ??" tanya Wat yang terkejut.
"Yahh.. memang tempat itu sangat berbahaya tetapi aku mempunyai tugas untuk menjaga penyihir Saavana" jawab Cyclop.
Penyihir Saavana pun tersentuh saat mendengar perkataan apa yang dibicarakan oleh penyihir Cyclop.
"Terima kasih kamu sudah menyampaikan pesan terakhir dari orang tuaku dan kau sudah mau menjagaku" ucap penyihir Saavana kepada Cyclop.
"Itu sudah tugasku dan aku akan melaksanakan apa yang telah orang tuamu titipkan kepadaku" ujar Cyclop sambil tersenyum.
Cyclop pun akhirnya bergabung untuk menuju ke lembah kematian ,mereka semua sudah bersiap untuk melanjutkan perjalanan mereka.
Perjalanan mereka masih panjang dan masih banyak rintangan yang menunggu mereka di depan sana.
"Jadi bagaimana rencana kita sekarang ,sedangkan di sana ada jalur yang tidak bisa kita lalui" ucap prajurit Lancelot dan Estes.
__ADS_1
"Yahhh aku tahu, itu memang sengaja kuhancurkan supaya tidak ada bangsa lain yang melalui jalur itu tetapi aku tahu jalan pintas untuk melewati jalur itu" jawab Cyclop.
"Baguslah jika kau tahu jalan lain untuk melanjutkan perjalanan kita" sahut Lancelot.
"Tetapi kita akan melewati kabut yang sangat gelap disana dan banyak mahkluk yang menunggu jalur itu" ucap Cyclop.
"Maksudmu kita akan dihadang lagi oleh bangsa lain ???" tanya Lancelot.
"Yah seperti itulah, jalur itu pernah kulalui saat aku bisa sampai disini" ucap Cyclop.
"Tetapi bagaimana kamu bisa melewati jalur itu sedangkan ada bangsa lain yang menunggu di jalur itu" sahut Lancelot.
"Beruntungnya aku bisa mengalahkan salah satu dari mereka tetapi saat kita nanti melewati jalur itu tidak akan mudah seperti saat aku melaluinya pertama kali. Karena pasti mereka lebih waspada setelah kejadian yang telah kulakukan disana" sahut Cyclop kepada mereka.
"Aku tak perduli apapun yang ada disana, kita harus tetap untuk pergi ke lembah itu dan menyelamatkan sahabat kami. kita pasti bisa melewati jalur itu dengan kerja sama team dan saling membantu satu sama lain" sahut Wat yang memberikan semangat kepada yang lain" ujat Wat yang terlihat sangat percaya diri.
Akhirnya merekapun bersepakat untuk melanjutkan perjalan mereka dan melewati satu jalur yang dibicarakan oleh penyihir Cyclop.
Di sela sela perjalanan mereka prajurit Estes membicarakan sesuatu dengan Wat atas apa yang terjadi kepada Fernando saat mereka menghadapi mahkluk yang ada di goa itu.
"Heii... Wat ada yang ingin kubicarakan penting denganmu" ucap prajurit Estes sambil berjalan santai.
"Bicara apa prajurit Estes ?? sepertinya penting sekali yang ingin kau sampaikan kepadaku" tanya Wat sambil menunjukkan wajah penasarannya.
"Ssstttt... pelankan suaramu jangan sampai Fernando mendengar pembicaraan kita" bisik prajurit Estes kepada Wat.
Wat pun terkejut setelah prajutit Estes membicarakan Fernando kepadanya.
"Fernando ??? memangnya apa yang terjadi dengan Fernando. aku melihat keadaannya baik baik saja saat ini" jawab Wat.
"Bukan saat ini tetapi saat Fernando bersama kami sewaktu kita masih berpencar. Apakah Fernando mempunyai suatu kekuatan dalam dirinya ??" tanya Estes kepada Wat.
__ADS_1
"Hahh !! kekuatan apa yang kau maksud prajurit Estes aku tidak mengerti dengan pembicaraanmu" Wat pun terlihat bingung dengan perkataan Estes.
"Di saat kami menghadapi monster itu tiba tiba Fernando memiliki kekuatan yang sangat mengerikan dan ia pun mengalahkan pasukan Morth dengan gampangnya tetapi kekuatan yang ia miliki sangat diluar kendali Fernando ,kekuatan itu yang menguasai tubuh Fernando pada saat itu" cerita prajurit Estes kepada Wat.
"Benarkah ??? aku tidak mengetahuinya jika Fernando mempunyai kekuatan sebesar itu" Wat pun terkejut setelah mendengar perkataan prajurit Estes.
"Yahhh itu akan sangat berbahaya untuk dirinya jika ia tidak bisa mengendalikan kekuatannya dan sampai saat ini ia tidak menyadarinya jika ia memiliki kekuatan besar yang ada di dalam dirinya" ucap Estes.
"Sebaiknya jangan sampai ia tahu jika ia memliki kekuatan itu prajurit Estes" sahut Wat kepada Estes.
"Sampai saat ini pun kami masih merahasiakannya dengan Fernando" jawab prajurit Estes.
Saat mereka berbincang tiba tiba Fernando menoleh ke arah Wat dan prajurit Estes yang sedang berbincang.
"Apa yang kalian bicarakan ??, sepertinya asik sekali" sahut Fernando dengan wajah penasarannya.
"Hahaha tidak ada aku hanya menanyakan suatu hal kepada prajurit Estes itu saja" Wat pun berbohong kepada Fernando dan sambil tertawa untuk mengalihkan pembicaraannya.
"Hmmmm sepertinya aku tahu apa yang kau bicarakan dengan prajurit Estes" ucap Fernando kepada Wat sambil melirik ke arah penyihir Saavana.
"Haha dasar kau ini sudahlah lanjutkan saja perjalanan kita" ucap Wat dan ia pun menghentikan obrolan dengan prajurit Estes.
Fernando pun mengetahui jika pembicaraan yang di lakukan oleh Wat dan Estes hanya membicarakan hubungan Wat dan Saavana ,Wat pun mau tidak mau berbohong kepada Fernando untuk menutupi rahasia apa yang telah terjadi kepada Fernando.
Mereka pun sudah cukup jauh menempuh jalur yang mereka lalui ,dimana kabut itu sudah terlihat dari kejauhan yang sudah dikatakan oleh penyihir Cyclop.
"Baiklah kita sebentar lagi akan sampai ,kabut itu sudah terlihat sebaiknya kita tetap waspada setelah sesampai di jalur itu" ucap Cyclop kepada teman temannya.
Mereka pun akhirnya meneruskan perjalanan mereka untuk melalui kabut yang gelap dan di huni oleh bangsa lain.
Bersambung...........
__ADS_1
Jangan lupa push tanda like nya yah 👍👍👍