Fantasy World

Fantasy World
Dapatnya Penawar Daun Emas


__ADS_3

Mereka bertiga pun akhirnya melanjutkan perjalanan mereka ke puncak gunung merapi untuk mencari daun emas. Sementara itu sang naga menunggu di tepi sungai sampai mereka berhasil meraih daun emas tersebut.


Mereka bertiga pun memutuskan untuk berpencar ke segala arah ,untuk mempercepat pencarian daun emas yg mereka cari.


"Baiklah sebaiknya disini kita harus berpencar untuk mencari daun itu, supaya untuk mempercepat pencarian kita" ucap prajurit Lancelot kepada Fernando dan ratu Saavana.


"Tetapi aku tidak tahu bagaimana bentuk dari daun tersebut" sahut Fernando.


"Seingatku prajurit Estes memberi tahu bentuk daun itu seperti daun talas yg sangat besar, apapun yg kau lihat nanti bawa saja dan kita berkumpul kembali di tempat ini" ucap ratu Saavana.


"Hmmmn baiklah ayo kita cari sekarang" jawab Fernando.


Pencarian pun dimulai ,mereka berpencar ke tiga arah untuk mencari letak keberadaan daun tersebut. Fernando pun pergi ke arah lubang puncak gunung merapi dan prajurit Estes pergi ke arah sekitar gunung merapi. Sementara ratu Saavana mencari di dekat arah bebatuan yg ada di gunung itu.


"Hufftthhh.... cuaca disini sangat panas sekali ,ayolah dimana kau berada daun emas. Kami membutuhkanmu untuk menyelamatkan temanku yg sedang sekarat" ucap Fernando yg terlihat fokus mencari daun itu.


Fernando pun berjalan mendekati lubang panas yg berisi larva untuk mencari daun itu. Di saat Fernando melihat lihat ke arah lubang itu ternyata ia seperti melihat tangkai daun yg bersinar.


"Hei teman teman kemarilah aku melihat sesuatu disini" teriak Fernando yg amat keras ke arah Lancelot dan ratu Saavana.


Lancelot dan ratu Saavana pun menghampiri Fernando untuk melihat apa yg telah Fernando temukan.


"Apakah kau menemukannya ????" tanya Lancelot kepada Fernando.


"Kalian lihatlah di dalam lubang itu ,seperti ada tangkai yg bersinar di dalamnya" sahut Fernando kepada mereka.


"Sepertinya daun itu yg kita cari ,tidak salah lagi" ratu Saavana pun mengatakan benar apa yg telah ditemukan Fernando.


"Tetapi bagaimana bisa kita untuk mendapatkan daun itu ???" tanya Lancelot kepada mereka.


Daun yg dimaksud oleh Fernando ternyata terletak di dalam lubang gunung merapi yg di penuhi larva dan suhu yg amat panas dari dalam lubang tersebut.


"Kita tidak mungkin untuk bisa masuk kedalam lubang itu ,itu sama saja menyerahkan nyawa kita dengan percuma" ucap Lancelot yg terlihat bingung dengan keberadaan daun tersebut.


"Benar apa yg dikatakan oleh prajurit Lancelot ,sangat berbahaya jika kita masuk ke dalam sana" sahut ratu Saavana.


"Jadi kita harus bagaimana ??? ,mau tidak mau kita harus mengambil daun itu. Kita sudah menempuh perjalanan yg jauh untuk bisa sampai disini dan kita harus meraih daun itu" teriak Fernando.

__ADS_1


Mereka pun memikirkan cara untuk bisa mengambil daun emas tersebut yg terletak di dalam lubang gunung merapi itu.


"Baiklah jika kalian tidak mau mengambil daun itu ,aku yg akan meraihnya ke dalam sana" sahut Fernando.


"Kau gila !!! kau bisa terbunuh dengan suhu yg panas di dalam sana" teriak ratu Saavana.


"Setidaknya aku tidak berdiam saja dan mencoba meraihnya ,temanku sedang sekarat disana dan membutuhkan daun itu secepatnya" teriak Fernando kepada ratu Saavana dan Lancelot.


Ratu Saavana pun terkejut dengan perkataan Fernando yg dilontarkan kepadanya. Lancelot pun akhirnya menyediakan diri untuk membantu Fernando meraih daun tersebut yg ada di dalam lubang itu.


"Baiklah aku akan membantumu untuk meraih daun itu" ucap Lancelot kepada Fernando.


"Sebaiknya kita masuk sekarang ,sudah tidak ada waktu lagi untuk berfikir" jawab Fernando.


"Tunggu !!!!! kemarilah kalian berdua" ratu Saavana pun tiba tiba memanggil Fernando dan prajurit Lancelot.


Fernando dan prajurit Lancelot pun terlihat bingung saat ratu Saavana memanggil mereka untuk mendekatinya saat mereka ingin memasuki lubang itu.


"Ulurkan tangan kalian dan genggamlah tanganku sekarang" ucap ratu Saavana kepada mereka berdua.


"Apa yg ingin kau lakukan ratu Saavana" tanya prajurit Lancelot.


Prajurit Lancelot dan Fernando pun akhirnya mengulurkan tangan mereka ke arah tangan ratu Saavana. Di saat tangan mereka menggenggamnya tiba tiba terasa seperti ada tenaga dalam yg masuk ke tubuh mereka berdua.


"Mengapa tiba tiba tubuhku terasa sangat dingin" ucap Fernando yg terkejut.


"Yahhhh akupun merasakan hal yg sama sepertimu Fernando" sahut prajurit Lancelot.


Setelah ratu Saavana melepaskan tangan mereka berdua tiba tiba ia terlihat sangat lemas dan tidak berdaya.


"Heiii heiiii apakah kau baik baik saja ??" tanya Lancelot saat melihat kondisi Saavana yg sangat lemas.


"Sebenarnya apa yg telah kau lakukan kepada kami" tanya Fernando.


"Aku mengerahkan seluruh energi yg ada di dalam tubuhku ke dalam tubuh kalian. Energi ini akan membuat kalian untuk bertahan di dalam lubang yg sangat panas itu. Tetapi aku tidak tahu bertahan berapa lama di tubuh kalian berdua ,sebaiknya kalian harus cepat meraih daun itu sesampai kalian di dalam" ucap ratu Saavana kepada Fernando dan Lancelot.


"Jadi itu yg membuatmu kehabisan tenaga setelah kau memberikan energimu kepada kami" tanya Fernando.

__ADS_1


"Sudahlah jangan banyak bertanya lagi ,sebaiknya kalian cepat masuk dan ambil daun itu selagi energiku bisa menahan hawa panas dari dalam lubang itu" teriak Saavana kepada mereka.


"Baiklah ayo Fernando kita masuk kedalam dan secepatnya kita raih daun tersebut" jawab prajurit Lancelot kepada Fernando.


Fernando dan prajurit Lancelotpun akhirnya masuk kedalam lubang itu setelah mereka mendapatkan energi dari ratu Saavana yg membuat tubuh mereka menjadi dingin.


Ratu Saavana pun menunggu mereka berdua tepat di dekat lubang tersebut.


Setelah menunggu cukup lama akhirnya Fernando dan prajurit Lancelot pun keluar dari lubang itu dengan selamat.


"Bagaimana apakah kalian meraih daun itu ??" tanya ratu Saavana.


"Tenang saja.... berkat bantuan energimu kami mendapatkan daun emas itu" jawab Fernando sambil tersenyum ke arah ratu Saavana.



"Syukurlah jika kalian mendapatkannya ,aku sangat lega mendengarnya" jawab ratu Saavana yg terlihat senang setelah mereka berdua berhasil mendapatkan daun emas itu.


"Sebaiknya kita harus cepat kembali, mereka semua pasti sedang menunggu daun ini untuk cepat bisa diberikan kepada Wat" sahut prajurit Lancelot.


Mereka pun akhirnya berhasil meraih daun itu dari lubang gunung merapi yg amat panas. Lantas mereka langsung pergi menuruni gunung tersebut dan mengahmpiri sang naga yg sudah menunggu mereka bertiga di tepi sungai.


"Hmmmmm lama sekali kalian mendapatkan daun itu ,aku sudah tidak tahan untuk pergi dari sini" teriak sang naga kepada mereka bertiga.


"Hehe maaf yahh kami sangat lama ,karna sangat susah untuk meraih daun ini yg berada di dalam lubang gunung tersebut" jawab Fernando kepada sang naga.


"Kau benar akan mengantarkan kami sampai ke kerajaan Feline ???" tanya prajurit Lancelot kepada naga itu.


"Untuk apa aku menunggu lama kalian disini jika aku tidak berniat mengantar kalian ,bangsa kami tidak ingkar janji" ucap sang naga.


"Baiklah terima kasih kau sudah banyak membantu kami, kau naga yg sangat baik" sahut ratu Saavana kepada sang naga itu.


"Sudah... sudah... cepatlah kalian naik ke pundakku dan kita pergi dari sini" teriak sang naga kepada mereka bertiga.


Akhirnya mereka pun mendapatkan penawar daun emas itu dan mereka akan kembali bersama sang naga yg akan mengantarkan mereka ke kerajaan Feline untuk memberikan daun emas tersebut ke salah satu teman mereka yaitu Wat.


Bersambung........

__ADS_1


Setelah membaca push tanda like dan support kalian semua yah


terima kasih 🙏🙏🙏


__ADS_2