
Mereka pun sudah melihat kabut yang sangat tebal dari kejauhan ,belum sampai pun mereka sudah di sambut dengan suara suara aneh yang terdengar di sekitar mereka.
Suara suara itu pun makin lama makin mendekati mereka, tersentak pun mereka menghentikan perjalanan mereka dan mencari asal suara tersebut.
"Apakah kalian mendengar suara tersebut" ucap Cyclop.
HMMMM.... HMMMM.. HMMMM....
( suara geraman yg terdengar oleh mereka )
"Rookie awas !!!!!" teriak Wat melihat sebuah lemparan shuriken ke arah nya.
TRAKKKK !!!!!!!
Shuriken itu pun mengenai batang pohon dan hampir mengenai tubuh Rookie.
Beruntungnya Rookie bisa menghindari shuriken yang tidak tahu asalnya dari mana datangnya.
Krakkkk... shuriken itu pun dicabut oleh prajurit Lancelot dari batang pohon itu.
"Beruntung kau tidak terkena shuriken beracun ini" ucap Lancelot yang melihat shuriken yang telah di lumuri racun mematikan.
Rookie pun terduduk lemas saat mengetahui shuriken yang menyerang dirinya ada racun yang sangat berbahaya.
Penyihir Cyclop pun tidak asing melihat benda yang menyerang Rookie saat itu.
"Itu adalah senjata yang menyerangku juga saat aku melalui jalur ini ,sepertinya mereka sudah mengetahui kedatangan kita" ucap penyihir Cyclop.
Mereka pun mengintai disekitar mereka untuk mewaspadai dari serangan lanjutan yang diberikan oleh mahkluk misterius yang menyerang mereka.
Tiba tiba di saat mereka sedang mengintai sebuah klebatan hitam memutari mereka dengan sangat cepat.
__ADS_1
"Bersiap lah sepertinya mereka akan menyerang kita, jangan sampai lengah" ucap penyihir Cyclop kepada mereka.
"Mereka datang !!!!" teriak penyihir Cyclop.
Tringg... tring.....
Prajurit Lancelot menangkis serangan dari mahkluk misterius tersebut.
Ternyata mahkluk itu adalah sekumpulan assasin yang menunggu jalur itu. gerakan mereka sangat cepat dan jumlah yang tidak sedikit.
"Tenanglah aku bisa melihat pergerakan mereka tetap fokus" ucap penyihir Cyclop kepada Estes dan Lancelot.
Sementara itu Wat dan penyihir Saavana menjaga daerah belakang mereka dari serangan assasin tersebut.
Penyihir Saavana mencoba membentuk sebuah prisai untuk melindungi mereka dari serangan para assasin tersebut.
"Wat jaga aku ,aku akan membuat sebuah prisai untuk melindungi dari serangan mereka" Wat pun menjaga Saavana yang sedang membuat sebuah prisai untuk berlindung.
"Baiklah kau fokus saja aku akan menjagamu" jawab Wat sambil mewaspadai serangan dari assasin tersebut.
"Kemana perginya mereka ,apa maksud dan tujuan mereka ???" ucap prajurit Lancelot yang terlihat kesal.
"Aku juga tidak tahu maksud dan tujuan mereka menghentikan serangannya" jawab Estes yang masih waspada.
"Sebaiknya kita tetap waspada ,pasti mereka masih mengintai kita dari kejauhan" sahut penyihir Cyclop.
Mereka pun melanjutkan perjalanan mereka dan sudah mulai memasuki jalur yang dipenuhi kabut yang sangat tebal tersebut.
Pandangan mereka sangat terganggu oleh kabut tersebut, saat mereka memasuki jalur itu tiba tiba kabut itu makin tebal dan makin menutupi jalur itu.
"Heiii aku tidak bisa melihat apa apa disini" teriak Rookie yang panik.
__ADS_1
"Tetaplah bersama dan jangan sampai terpisah dari rombongan" teriak prajurit Estes.
Mereka pun saling berdekatan dan saling menjaga satu sama lain.
Di saat mereka berjalan dengan perlahan tiba tiba kabut tersebut mulai menghilang perlahan demi perlahan.
Tak disangka saat kabut itu meredup jalur pun dikit demi sedikit mulai terlihat. di saat jalur sudah mulai terlihat tiba tiba mereka sudah dikepung oleh sekumpulan para assasin tersebut yang siap untuk menyerang mereka.
"Apa apaan ini !! jumlah mereka terlalu banyak" teriak prajurit Lancelot.
"Tetaplah pada formasi kita" jawab Estes.
Saat para assasin itu mengepung mereka tiba tiba salah satu dari mereka ada yang maju dan menghampiri mereka.
"Aku ingat dengan wajahmu penyihir sialan" teriak assasin itu.
Ternyata ia adalah jendral dari pasukan assasin tersebut yang menghampiri penyihir Cyclop.
"Sebenarnya apa yang kau inginkan ?? mereka tidak ada kaitannya denganmu. kau hanya ada masalah denganku dan jangan ganggu mereka" ucap penyihir Cyclop.
"HAAHAHAHA....... kau bicara tidak ada hubungannya denganku ??? setelah kau membunuh adik kandungku saat itu ???" teriak jendral itu kepada penyihir Cyclop.
"Itu sebuah kecelakaan dan itu adalah ulah adikmu sendiri yang mengahalangi perjalananku saat melintasi jalur ini" jawab penyihir Cyclop.
Prajurit Estes dan kawan kawan pun terkejut setelah mendengar penyihir Cyclop telah membunuh adik kandung dari jendral assasin tersebut.
"Aku tidak akan tinggal diam dan aku akan membalas kematian adikku yang telah kau lakukan" teriak jendral tersebut.
Jendral itu pun sudah terlihat geram dan bersiap untuk menghabisi mereka.
apakah mereka bisa selamat dari kepungan para assasin tersebut dengan jumlah yang sangat banyak.
__ADS_1
Bersambung........
Jangan lupa push tanda like ya guys 👍👍👍