Fantasy World

Fantasy World
Jurus Terlarang


__ADS_3

Sebelumnya mereka sudah memasuki jalur yang penuh dengan kabut yang tebal sehingga mereka tidak bisa melihat dengan jelas. Mereka pun sudah mengalami kontak dengan para penunggu jalur tersebut mereka adalah para assasin yang pernah bertarung dengan penyihir Cyclop.


Dimana mereka sekarang sedang terdesak oleh kepungan para assasin tersebut. Salah satu jendral mereka pun masih mengenali wajah penyihir Cyclop yang pernah membunuh adik kandung dari jendral tersebut.


"Baiklah kalian semua tidak akan bisa keluar dari sini hidup hidup dan terutama kau penyihir sialan" tegas jendral tersebut kepada penyihir Cyclop.


"Masih ada cara lain untuk menyelesaikan kesalahpahaman ini" ujar Cyclop kepada jenderal itu.


Jendral itu pun tidak menghiraukan perkataan Cyclop barusan. ia tetap ingin membalas dendamkan atas kematian adik kandungnya yang telah dibunuh oleh penyihir Cyclop.


"Tidak ada yang harus diselesaikan disini, nyawa harus dibayar dengan nyawa camkan itu" teriak jendral tersebut.


"Baiklah jika keputusanmu seperti itu" Cyclop yg menjawab perkataan jendral itu.


Penyihir Cyclop pun tiba tiba terdiam dan suasana terlihat mencekam.


Lancelot ,Estes dan yang lainnya pun bersiaga untuk menghadapi para assasin tersebut.


"SERANG MEREKA !!!" teriak jendral itu yang memerintahkan anak buahnya.


"Baiklah kalian hadapi para assasin itu, biarkan ia menjadi lawanku" ucap Cyclop kepada teman temannya.


Lancelot, Estes dan yang lainnya bertarung dengan para assasin tersebut, sedangkan Cyclop akan menghadapi jendral dimana ia adalah kakak kandung dari adik yang pernah ia kalahkan.


"Kau akan menyesal apa yang telah kau lakukan kepada adikku" teriak jendral itu dan langsung menyerang penyihir Cyclop.


"Hmmmmn.... " Cyclop pun hanya tersenyum dan bersiap bertarung dengannya.


Jendral assasin itu pun tidak banyak berkelit dan langsung menyerang penyihir Cyclop dengan gerakannya yg sangat cepat seperti bayangan.


Wushhh Wushhhh Wushhhh

__ADS_1


Pergerakan jendral itu pun sangat cepat ,sementara penyihir Cyclop masih berkutat di tempat.


Tiba tiba jendral itu sudah berada tepat di hadapannya yang bersiap dengan pedang samurainya.


"Matilah kau penyihir sialan" teriak jendral itu yg bersiap menebas penyihir Cyclop.


KRASHHHHHH.............


Penyihir Saavana pun melihat Cyclop yang terkena tebasan dari jendral tersebut.


"Tidakkkkkkkkkkk !!!!!!" teriak penyihir Saavana yang melihat penyihir Cyclop terkena tebasan pedang itu.


Saat penyihir Cyclop terkena tebasan dari jendral itu seketika mereka semua pun dibuat terkejut.


BUFFFFFHHHHH


tiba tiba penyihir Cyclop menghilang dan menjadi sebuah asap hanya jubahnya yang tersisa di tempat dimana ia berdiri.


Mereka semua pun bertanya tanya kemana perginya penyihir Cyclop terutama penyihir Saavana yang begitu jelas melihat kalau ia terkena tebasan dari jendral itu.


Tiba tiba di saat jendral itu terkejut dan membuat ia lengah penyihir Cyclop sudah ada berada di belakangnya.


Mereka pun semua terkejut saat melihat keberadaan penyihir Cyclop yang tiba tiba ada di belakang jendral itu.


"Tuannnn awas ia ada di tepat belakangmu" teriak anak buahnya.


Sontak jendral itu pun mendengar teriakan dari anak buahnya jika penyihir Cyclop tepat berada di belakangnya.


"Hahhh tidak mungkin bagaimana cara ia melakukannya" jendral itu pun terkujur kaku seperti tidak bisa bergerak.


"Sudah kubilang kau akan menyesal melawanku" ucap penyihir Cyclop yg terlihat begitu menyeramkan.

__ADS_1


Penyihir Cyclop pun seperti mengeluarkan ilmu magicnya kepada jendral itu sehingga membuat jendral tersebut memasuki portal lain dan membuat jendral assasin itu terdiam terkujur kaku seperti patung.


"Apa yang kau lakukan penyihir aneh" teriak anak buahnya tersebut yg terlihat ketakutan.


"Aku hanya membuat tuanmu memasuki dunia fana sehingga membuat tuanmu terdiam seperti ini" jawab Cyclop.


Penyihir Saavana pun tidak asing melihat ilmu yang dikeluarkan oleh penyihir Cyclop yg dilakukan kepada jendral itu.


"Apakah ini jurus terlarang dari bangsa Sayron yang dikatakan ibu waktu itu" ucap Saavana yg terkejut melihatnya.


"Apa maksudmu jurus terlarang" tanya Estes yg mendengar perkataan dari penyihir Saavana.


"Yahh benar, waktu itu orang tuaku pernah bercerita denganku jika bangsa Sayron memiliki jurus terlarang dan itu bisa membuat mereka terbunuh jika menggunakan jurus tersebut" jawab penyihir Saavana.


"Jadi ia mengorbankan dirinya jika ia benar mengeluarkan jurus terlarang itu" sahut Lancelot.


"Aku tidak tahu pasti apakah ia mengeluarkan jurus tersebut" jawab penyihir Saavana yg terlihat khawatir dengan keadaan penyihir Cyclop.


Para assasin itu pun terlihat ketakutan setelah melihat jurus yang dikeluarkan oleh penyihir Cyclop yang membuat tuannya terdiam dan terkujur kaku seperti patung itu.


"Baiklah sebaiknya kalian pergi dari sini dan bawa tuanmu ini sebelum aku melakukan hal yang sama kepada kalian semua" ucap Cyclop dengan serius.


Para assasin itu pun langsung menghampiri jendralnya yg terdiam kaku dan mereka membawanya pergi dari jalur itu.


"Tunggu saja kami akan membalas perbuatanmu ini" ucap para assasin itu kepada Cyclop dan mereka pun langsung pergi dari situ.


Para assasin itu pun pergi dan tiba tiba penyihir Cyclop terjatuh dan terbaring lemas saat setelah menggunakan jurus yg ia keluarkan.


Bersambung......


Jangan lupa push like ya teman 👍👍👍

__ADS_1


__ADS_2