Felona and Her Boy Friend

Felona and Her Boy Friend
Sosok Giovanni


__ADS_3

Setelah memalingkan tatapannya dari Edra, Giovanni menatap Felona yang memang selama ini adalah tanggung jawabnya.


Keluarga Edli sangat akrab dengan keluarga Santosa, pernah mereka bertemu saat taman kanak - kanak. Felona sangat periang kala itu, tapi yang disampingny sekarang bukanlah Felona yg dulu.


Giovanni pun mengajak Felona berbucara untuk pendekatannya. Giovanni tak terbiasa mengajak orang untuk berbasa basi, oleh karena itu saat berbicara ia tidak menatap mata Felona.


"Anu, Fel..."


Felona menengok ke arahnya yg sedang memalingkan pandangan samhil memainkan pulpennya.


"Iyaa, knapa Van?"


"Anu kamu masih ingat kah kita dulu pernah bertemu?"


Felona pun berpikir, kapan kah mereka bertemu sebelumya.


"Kau tak ingat yaa?", tanya Giovanni.


Felona pun menggeleng, dan Giovanni menarik napasnya agak panjang.


"Kau tak tau marga ku? Keluarga Kedli?


"Keluarga Kedli? Bukan kah mereka punya anak laki - laki ?"


"Apa? Jangan sembarangan, aku anak tunggal keluarga Kedli Fel!"

__ADS_1


"Haaa...", Felona pun melongo.


"Jadi kamu anak yang dulu bergaya laki - laki itu?", sambung Felona sambil menahan tawa.


"Aisshh, kau meledekku sekarang yaa?", keluh Giovanni


"Maaf maaf, aku tidak bermaksud seperti itu... Ku hanya tidak menyangka bahwa anak yang dulu aku temui dulu trrnyata perempuan & sekarang sudah tumbuh jadi perempuan yang cantik", jelas Felona.


"Okey, itu cukup menenangkanku".


Mereka pun melanjutkan pelajaran kala itu.


Emerald, yang duduk di depan mereka menguping pembicaraan mereka.


*Ternyata Giovanni punya masa kecil yang memalukan, aku harus melakukan sesuatu*.


Emerald tidak menyukai Giovanni, sebab ada teman laki - laki di kelas srbrlah yang ia sukai ternyata menyukai Giovanni yakni Namu (Anamu dari keluarga Frederin) . Emerald tau Namu belum menyatakan perasaannya pada Giovanni. Ia berencana untuk membuat Namu tidak menyukai Givanni lagi atau bahkan membencinya.


Emerald berencana untuk mencari hal - hal yang memalukan tentang Giovanni. Saat itu Emerald meminta tolong pada salah satu sindikat IT yang dijuluki Hacktrocell. Belum diketahui dalang di belakang IT tersebut. Emerald menyewa jasa Hacktrocell dengan mengirimkan pesan singkat.


"Ku butuh bantuanmu, cari foto masa kecil Giovanni - Kedli".


Hacktrocell yang menerima pesan tersebut pun tertawa. Dalam batin Haktrocell, *Drama apa lagi yang di buat putri keluarga Kedli ini? Hahaha*. Ia pun membalas pesannya.


"Baiklah nona muda, biaya sesuai dengan hasil bukan?"

__ADS_1


Emerald yang menerima pesan itu pun mengirim balasan.


"Tenang saja, keluarga Kedli bisa memberikan hal yang pantas sesuai hasilnya"


Sungguh terlihat dramatis.


Guru pengajar melihat Emerald yang memainkan ponselnya pun menegurnya.


"Emerald, simpan ponselmu atau biarkan aku yang menyimpannya?"


Seisi kelas pun melihat wajah Emerald, Emeral pun merasa kesal. Tapi mulut manisnya tak berhenti berkutik manis.


"Baiklah guruku sayang, simpan saja ponselku nanti aku akan mengambilnya di kamarmu", goda Emerald


Teman satu gang'nya pun tertawa, sedangkan teman - teman yg lain hanya menggelengkan kepala.


Guru itu pun dengan tegas berkata, "Nona Emerald jaga sopan santunmu atau aku akan berikan surat peringatan langsung pada Ayahmu".


Emerald langsung terbelalak dan memasukkan ponselnya dengan kasar ke dalam tasnya.


Giovanni melihat tingkah murahan Emerald pun berkata dengan bersuara kecil.


"Menjijikan", dengan raut antagonis.


Emerald yang semakin kesal, membuat amarah dalam hatinya semakin membara untuk menjatuhkan Giovanni.

__ADS_1


Felona yang merasa ada hawa kebencian diantara mereka pun tak berkutik untuk ikut campur karena ia tau keduanya punya ambisi dan pribadi yang tidak bisa dipengaruhi siapapun.


__ADS_2