Frasta

Frasta
eps 10 Alexia vs rain


__ADS_3

Rain pun melempari Alexia dengan botol" bekas di dekat sana, membuat salah satu botol tersebut pecah dan merobek jas hujan Alexia


"tinggal begini doang, kau juga tidak bisa menggapai ku kan?" ucap rain dengan angkuh


Alexia pun berlari ke dalam gang, rain yang bingung pun mengikuti Alexia dari atas. "apa yang kau rencanakan nona?"


Rain pun turun dari tempat nya, ketika turun rain langsung di hantam oleh botol kaca oleh Alexia. "ini adalah balasan mu!!" ucap Alexia yang kemudian langsung menerjang rain


Namun Alexia kembali terjatuh, "tunggu dulu, air nya sudah tidak menyerap... Kenapa aku masih terkena efeknya?"


"yang bilang air nya harus terserap gmn? Kan yang penting bisa menyentuh target nya"


Rain pun menendang Alexia, Alexia kesakitan. Rain mencekik leher Alexia, mengangkatnya ke udara, "sayang sekali nona, tapi kau akan mati disini, jika saja kau menyerahkan dia sedari awal"


"omong kosong" Alexia pun langsung menghantam perut rain dengan kakinya, membuat tangan Rian terlepas, tapi Alexia jatuh.


"percuma saja nona, tapi kau akan mati karna terjatuh dari atas sini" rain juga menyebutkan jika ketinggian nya sekitar 30m dan tidak akan ada seorang pun yang masih bertahan setelah terjatuh dari ketinggian itu


Alexia pun menunjukan payung nya, dan membuka payung tersebut. Membuat jatuhnya Alexia sedikit lambat. Namun masih cepat, Alexia melihat sekitar dan langsung meluncur ke tempat sampah di dekat sana, Alexia selamat dari kematian nya.


Rain kesal, namun dia bergegas ke tempat tubuh Yue berada, dia tidak ingin memperpanjang urusan dan mau segera mengambil Yue. "he? Bukankah tadi tubuhnya ada disini" rain yang bingung pun melihat sekitarnya


"kena Lo"


Rain pun kaget setengah mati, melihat Yue berdiri di balik kegelapan di dalam gang, tiba tiba air hujan di tempat rain menjadi air panas, membuat kulit rain melepuh



Arghhhhhh


K-kau.... penggunaa 'frasta' juga ya?


Rain pun langsung menerjang Yue, namun tubuh rain tiba" memberat, membuat rain terjatuh. Seketika itu Yue langsung menendang kepala rain, rain masih bisa bertahan dan memegangi kaki Yue.


Namun tiba" Alexia datang sembari membawa pipa dan langsung menghantam nya ke kepala rain, membuat rain langsung pingsan. Alexia yang cemas pun langsung memeluk Yue, "nona!! Apa anda tidak apa-apa?? Maaf atas kelalaian saya" ucap Alexia


"ah tidak, aku juga kaget karna tiba² dja memasuki kamar ku" ucap Yue, Yue pun mengajak Alexia untuk kembali ke kamarnya dan makan² di sana

__ADS_1


"wah liat nona, badainya sudah berhenti, bulan itu bersinar untuk kita"


"ah bisa aja kamu Alexia"


Alexia pun meminta ijin untuk pergi ke supermarket sebentar, dan Yue pun menunggu nya di depan supermarket. Namun tiba" ada yang memeluk erat Yue dari belakang, membuat Yue kesulitan untuk bernafas.


Yue mampu melawan, dan Yue mengaktifkan kekuatan nya, hujan kembali muncul. Berbeda dari yang tadi, Yue membuat tetesan air hujan menjadi batu kerikil kecil dan langsung membuat pria itu kesakitan. "ah... Aku masih tidak terbiasa dengan kekuatan ini, sebenarnya ini apaan sih?" ucap Yue dengan kebingungan


Yue pun melihat tubuh pria gendut itu, dan Yue menemukan sebuah Bros yang berbentuk seperti kumbang, "apa-apaan ini?" Yue dengan polos mengambil Bros itu.


Alexia sudah selesai berbelanja, dan menanyakan kenapa ada tubuh pria gendut tergeletak di depan supermarket, Yue pun meminta Alexia untuk tidak memperdulikan nya, dan mengajak Alexia untuk cepat" kembali


Sesampai nya di kamar Yue.....


Mereka berdua pun memasak mie mereka masing", dan memakan mie tersebut bersama-sama, Yue yang masih bingung dengan apa yang dia ambil pun langsung mengambilnya kembali dari saku nya.


Yue hanya menaruh Bros itu di bawah meja, "ini.... Sangat mirip seperti kumbang"


"hm? Ada apa nona? apa mie nya kurang cocok untuk anda?" ucap alexia yang kemudian langsung mencicipi mie Yue


"hei! Ini mie ku" ucap Yue yang kesal, namun kesal itu dengan cepat berubah menjadi gelisah, karna Bros yang tadi dia pengang sudah tidak ada di genggaman nya


Yue pun menatap ke arah Alexia, Yue pun terdiam beberapa saat, karena dia melihat Bros kumbang itu bergerak dari rambut" putih milih Alexia dan mau menuju leher Alexia


"Alexiaa!!!! Kumbangnya!! Di rambut mu!!"


Alexia yang keget pun langsung menepuk rambut kiri nya, namun apalah daya, tangan Alexia tiba" ada bekas gigitan, dan Bros kumbang itu tergeletak seperti sudah tidak ada nyawa


"aku.... Barusaja di gigit? Tapi kenapa aku tidak merasakan nya" Alexia pun berdiri dari tempat duduk nya, mengambil Mayat kumbang itu


"kumbang apa ini? Dia berwarna emas"


Yue pun menjelaskan kalau dia menemukan kumbang itu dari tubuh pria gendut yang tergeletak di depan supermarket, yue yang khawatir pun langsung mengajak Alexia untuk pergi melihat kondisi nya


Setibanya di rumah sakit...


"tidak ada masalah kesehatan apapun kak" ucap salah satu dokter disana

__ADS_1


"apa kau sudah memeriksanya dengan benar? Coba cek lagi!!"


Alexia pun menggenggam tangan Yue, "saya.... Tidak apa apa non"


"apa-apaan maksudnya ini?!?!" Yue pun tiba-tiba memikirkan sesuatu, ".... Buku.... Oh iya!! Buku sejarah abad 16 yg di tulis kakek ku!!, mereka pasti tau apa ini"


"apa hubungannya di gigit kumbang dengan sejarah abad 16 non?"


"kakek buyut ku menulis segalanya di buku itu!! Aku yakin kumbang itu bukan kumbang dari masa sekarang!" ucap yue yang kemudian langsung membawa Alexia ke telepon terdekat


*titt*


*titt*


[ Pembicaraan di dalam telepon ]


"ah iya siapa?"


"ini aku, Yue, bawakan aku buku kakek buyut ku sekarang"


Untuk apa no-


Cepat!!!!!


"baik non, akan kamu kirim kan secepatnya"


*Titt*


[ Telepon tertutup]


Yue dan alexia pun menunggu di pelabuhan, dari atas langit, Yue dan Alexia melihat 14 helikopter dengan isinya yg merupakan tentara berpakaian khusus menuju tempat Yue dan Alexia berada


Helikopter tersebut mendarat disana, "Ini dia non!!! Yang anda minta!!" ucap salah satu orang di sana sembari memberikan buku itu


Yue pun mengangguk kepala nya "terimakasih" , mereka pun kembali terbang. Yue dan Alexia pun kembali ke kamar Yue, di sana Yue pun membuka buku kakek buyut nya yang sudah terlalu banyak debu


"ayo kita lihat apa yang ada di sini..."

__ADS_1


[ Bersambung...... ]


__ADS_2