Frasta

Frasta
eps 5 -Ujian-


__ADS_3

Ketika ujian berlangsung, semua murid di berikan kartu tanda pengenalan agar dapat memasuki ruang ujian, karna ruang para murid di acak dari semua kelas di sekolah sana, Zen dan Rio pun berpisah, semua murid sudah mendapatkan kartu pengenal nya, dan akhirnya Rio pun menuju ke ruang ujian nya


ketika sampai di pintu masuk, seorang satpam yg menjaga akhirnya meminta kartu pengenal milik Rio, Rio pun meraba saku nya, dan dia baru menyadari, kalau saku di celana nya itu robek, akhirnya Rio pun beralasan jika dia lupa membawa kartu pengenal, satpam pun tidak memperbolehkan Rio untuk masuk ruang ujian karna hal itu


"Bangs*t!!!!, kok bisa bolong sih saku celana gw" ucap Rio dengan kesal


Rio pun kembali ke ruang kelas nya, dan Rio melihat 1 burung yg sedang memegangi kartu pengenal milik Rio, Rio pun mengendap-ngendap, berusaha untuk mengambil kartu pengenal milik nya, tapi sebelum Rio bergerak, burung tersebut langsung pergi dari ruang kelas nya, dan akhirnya Rio pun terpaksa untuk mengejar burung tersebut


"woy burung Bangs*t!!!, balikin kartu gw!!!" ucap Rio yg sedang mengejar burung tersebut dengan marah


Burung itupun berhenti di Billboard yg ada di tengah taman sekolah, dan ketika Rio ingin menangkapnya dari belakang


TUUK!!


Burung tersebut mematuk hidung Rio, membuat Rio terkejut dan akhirnya tidak dapat mengambil kartu miliknya, Rio pun tidak menyerah, dia langsung melempar batu-batu kecil di dekat sana


BUNK


Batu tersebut akhirnya mengenai sayap burung tersebut, dan akhirnya membuat burung itu terjatuh, namun burung itu jatuh di atas genteng sekolah, membuat Rio pun akhirnya terpaksa pergi ke atas atap sekolah


Di atap sekolah, Rio pun akhirnya bisa mendapatkan kartu pengenalnya kembali, "yahahaha, akhirnya dapat juga!" ucap Rio yg senang sudah mendapatkan kartunya lagi


Rio pun membalikkan badan, dan tiba" langsung di dorong oleh seorang kakek" sampai Rio jatuh dari gedung yg berlantai 4 itu, "maaf ya nak, tapi ini perintah pak bos...." ucap kakek itu sembari tersenyum lebar


Rio yg terjatuh pun langsung loncat ke lantai 3, menghancurkan kaca yg menutupi lantai Tersebut, dan akhirnya membuat keributan di sekolah


"ada apa ini?"


"ini pak! Tadi saya gk sengaja jatuh dari lantai 4!" ucap Rio yg masih was-was dengan hal itu


Jatuh?!?!


Pak guru yg masih kaget dengan perkataan Rio pun cuma bisa mematung


Rio yg musuh tidak terima akan apa yg terjadi, dia pun langsung kembali ke lantai atas, dan di atas sana Rio terkejut, melihat kakek tersebut melayang di atas udara


"kakek² itu... Melayang?" ucap Rio yg serontak langsung menarik sabuk di celana nya, dan melemparkan sabuk tersebut ke kakek yg sedang melayang itu


Kakek tersebut pun langsung menggerakkan tangannya, membuat sabuk yg di lempar Rio seketika terjatuh ke bawah dengan sangat kencang, Rio yg kaget pun di buat semakin terkejut


Melihat tangan kakek tersebut seolah-olah sedang memegang sesuatu, dan ketika tangan kakek tersebut di angkat dengan tinggi, tubuh Rio seketika ikut ter-angkat, membuat Rio terkejut


"kau terkejut? Bocah." ucap kakek tersebut sembari tersenyum


Rio yg berusaha melepaskan diri pun berusaha bertanya kepada kakek tersebut, "kekuatan apa ini? apa ini termasuk ilmu terlarang?" ucap Rio dengan nada yg terbatah-batah karna hampir kehabisan nafas


"inilah!!..... Kekuatan 'frasta' ku!" ucap yg kakek yg kemudian langsung melempar tangannya, membuat Rio langsung terlempar dengan sangat jauh


Rio pun terlempar sampai taman dekat sana dan terjatuh di semak² di dekat sana, sang kakek pun seketika itu berada di depan Rio, "bocah lemah seperti ini, di buru oleh bos?" ucap sang kakek yg kemudian menghantam kan tangan nya ke bawah, membuat tubuh Rio langsung terhantam ke tanah


dengan reflek Rio langsung melemparkan tanah ke arah mata kakek tersebut, membuat penglihatan kakek tersebut memudar untuk beberapa saat, dan ketika matanya sudah dapat melihat dengan normal


Kakek tersebut melihat, kalau Rio sedang memegang ranting pohon dengan kuat, "mau kau apakan ranting pohon tersebut,bocah?" ucap kakek yg kemudian menertawakan Rio


Rio pun langsung menebas dada kakek tersebut, dan seketika itu, ranting pohon tersebut berubah fungsi menjadi pedang samurai, kemudian Rio langsung menghantam kakek tersebut dengan sangat keras, membuat kakek itu terlempar cukup jauh


Sang kakek tidak akan diam, dia pun langsung menggerakkan tangan nya ke atas, membuat tubuh Rio kembali berada di udara, tidak seperti sebelumnya, Rio di sini sudah sangat kesal, yg membuat ketika tubuh nya di angkat ke atas tanah, Rio pun langsung melepas baju nya


Membuat tubuh Rio langsung jatuh seketika itu juga, di atas langit, Rio langsung menghantam kan ranting pohon tersebut tepat ke muka kakek tersebut, membuat kakek tersebut langsung terjatuh


"arghh, menyusahkan saja" ucap Rio yg kemudian langsung merapikan bajunya, pergi ke sekolah nya kembali


Ketika Rio pergi, ada seseorang yg menghampiri tubuh kakek tersebut, "Katanya bakal mudah lawan bocah, kok kalah gini?" ucap wanita Tersebut, wanita yg sama ketika menembak Zen di malam hari


Wanita Tersebut pun menyuruh bodyguard nya untuk mengambil koper di dalam mobil nya, "ambil kan itu, cepat" ucap sang wanita yg kemudian langsung menendang perut kakek karena kesal


"Ini non!" ucap bodyguard yg tergesa-gesa karna merasa takut dengan kehadiran sang wanita


wanita Tersebut pun membuka kopernya


*clekk*


Di dalam koper tersebut terlihat semacam pisau yg berwarna kuning ke emasaan, wanita Tersebut puh mengambil pisau tersebut, dan langsung meletakkan nya ke perut kakek yg sedang tergeletak itu


Perlahan-lahan terlihat beberapa parasit kecil yg keluar dari tubuh kakek itu, dan kemudian mereka langsung berjalan menuju pisau itu, menyatu dengan pisau itu


"sudah di beri kekuatan hebat, malah di sia sia in" ucap wanita Tersebut yg kemudian meletakkan kembali pisau tersebut ke dalam koper


Mereka pun kembali memasuki mobil, meninggal tubuh kakek itu tetap di sana


Di sisi lain, Rio yg sudah kembali ke sekolah pun langsung berlari ke ruang ujian nya

__ADS_1


Hosh


Hosh


Rio yg kecapean pun menunjukkan kartu pengenalnya ke satpam yg di depan, sang satpam yg kebingungan pun berkata, "waktu ujian nya tinggal 5 menit loh... Gk mau besok aja ngerjain nya?" ucap satpam dengan rasa kasian


Rio pun tetap memaksa, dan akhirnya di perboleh kan oleh satpam, di dalam ruang ujian, Rio pun mendapatkan kertas ujian nya, dan melihat soal soal yg ada di dalam nya, seketika itu Rio mengingat apa yg di ajar kan oleh irin kepada nya


"oouh ini toh yg di maksud irin!" ucap Rio dengan senyum lebar nya


waktu 5 menit itupun dapat di atasi oleh Rio, karna semua soal yg ada di dalam soal ujian tersebut sama persis dengan apa yg di ajarkan irin kepada nya


"nih Bu! saya sudah selesai" ucap Rio yg mengumpulkan kertas ujian nya dan langsung menuju pintu keluar


"hei, namamu siapa? Disini belum di tulis!" ucap sang ibu dengan tertawa kecil


"oiya, lupa saya Bu!" ucap Rio yg kemudian langsung berlari ke kertas ujian nya untuk mengisi nama nya


semua yg ada du ruangan tersebut pun tertawa melihat kekonyolan Rio, Rio yg malu pun hanya bisa menggaruk kepala nya


"Hahaha, makanya jgn buru² nak!" ucap satpam yg kemudian menepuk pundak Rio


Rio pun pulang ke rumahnya, ketika di gerbang, Rio pun bertemu dengan Zen yg baru keluar dari ruang ujian nya, "Zen!! Udah selesai lu?" ucap Rio yg langsung menghampiri Zen


"iya nih baru selesai tadi, ujian mu Gimana?"


"banyak hal yg terjadi hari ini, tapi semuanya baik² saja!" ucap Rio dengan tersenyum serta memberi kan jempol


"baguslah kalau begitu, bagaimana kalau kita beli makanan dns memaksanya di taman?" ucap Zen yg tidak tau apa yg baru terjadi pada Rio


"A-ahh.... Kalau di taman jgn deh, kita makan di rumah irin aja!" ucap Rio yg berusaha menutupi kejadian tadi


Zen pun meng-iya kan perkataan Rio, dan mereka membeli beberapa makanan dan membawanya ke rumah irin


*Cklekk*


Rio pun membuka pintu, "oi!!! Ada orang gk?" ucap Rio yg kemudian langsung menarik makananya di lantai rumah irin


"sepertinya irin gk ada di rumah?" ucap Zen yg kemudian memasuki dapur irin, dan merebus mie yg baru di belinya, mereka pun akhirnya memakan mie tersebut di rumah irin,"siapa yg ada di dalam!!" ucap irin yg langsung memasuki rumah, karena melihat pintu rumahnya terbuka


Rio yg kaget pun tidak sengaja menjatuhkan kuah mie ke matanya, membuat Rio langsung meronta kesakitan karna hal itu, "oouh kalian toh, kukira siapa!" ucap irin yg kemudian ikut makan dengan mereka berdua


Di sisi lain, Yue dan Alexia yg baru keluar dari ruangan ujian pun akhirnya memutuskan untuk berbelanja ke mall-mall di dekat sana


Alexia yg merasa tersaingi pun ikut menunjukkan roti sobeknya, membuat cowok² tersebut terkejut, karena roti sobek milik Alexia lebih sempurna dari cwok itu


Yue dan Alexia pun melanjutkan perjalanan mereka untuk berbelanja di sana, "anjir bro?!?!, tadi itu cewek?" ucap salah satu cowok yg terkejut dengan roti sobek Alexia


"roti sobek itu...... Aku menyukainya!" ucap salah satu cowok yg sedang memakan permen


"apa kau mau mendekatinya?" ucap salah satu dari mereka


Cowok yg sedang memakan permen Tersebut pun mengikuti Yue dan Alexia, Alexia yg risih karena di ikuti pun langsung mengancam, "kalau kau mengikuti kamu lagi, jgn harap kau bisa hidup tenang besok" ucap Alexia dengan tatapan tajam nya kepada cowok tersebut


"apaan dah, ge er bgt, inimah cuma kebetulan kita satu arah" ucap cowok itu yg mencari alasan tentang kejahatanya


Yue dan Alexia pun memasuki suatu restoran, dan memesan makanan di sana, "kau bilang kita hanya satu arah, bukan begitu?" ucap Alexia sembari menatap cowok tersebut yg berada di belakang nya


"aku bisa melaporkan mu ke polisi karna telah membuntuti seseorang" ucap Alexia dengan maksud mengancam cowok itu


"galak bgt sih neng, kakak kan cuma mau nomer mu" ucap cowok tersebut sembari menunjukkan handphone yg berasal dari brand terkenal


Alexia pun mengambil handphone tersebut, "nah gitu dong neng, kalo kamu ngasih nomer mu, nanti aku akan pergi" ucap sang cowok sembari tersenyum


Tak di sangka, Alexia langsung meremukkan handphone tersebut, dan menginjak nya menggunakan kakinya, sang cowok yg kaget pun langsung mendorong Alexia dan berteriak, "Kenapa kau menghancurkan handphone ku Bangs*t!!" ucap sang cowok yg kemudian mencoba menerkam Alexia


Namun Alexia segera membanting tubuh cowok tersebut sampai menghantam tanah, membuat semua orang di restoran tersebut terdiam karna melihat aksi Alexia


"Handphone murahan gitu di cemas in" ucap Alexia yg kemudian mengeluarkan uangnya dan melemparkan nya ke muka cowok tersebut


"Sepertinya kita harus pindah tempat nona Yue, saya kurang nyaman berada di sini" ucap alexia yg kemudian membawa Yue pergi dari restoran itu


Sang cowok yg malu karna tergeletak di tanah dan hanya di lihatin orang² sekitar pun langsung berteriak, "Awas aja kau cewek lon**, tunggu pembalasan ku!!" ucap cowok tersebut sembari berdiri dan menutupi wajahnya karna malu


"banyak bac*t bgt sih, balas di sini aja gimana?" ucap Alexia dengan senyum mengejek


Alexia DNS Yue pun pindah tempat ke restorsn ramen yg berada di gang yg cukup sempit, disana mereka pun memakan ramen dengan lahap dan mengobrol tentang apa yg terjadi hari ini


Sore pun berganti ke malam, Alexia dan Yue akhirnya pulang ke rumah mereka menggunakan mobil yg di kendarai oleh Alexia, ketika berada di lampu lalu lintas, tempat di sana sudah sangat sepi karena sudah malam


Tiba² dari dalam gang yg gelap, muncul cowok tersebut dengan balok kayu yg kemudian langsung menghantam kan nya ke mobil Alexia, "cewek!!, main yuukk!!!!" ucap cowok tersebut dengan senyum lebar, cowok itu pun langsung melompat dan berusaha menendang Alexia dari atas

__ADS_1


Alexia pun langsung menghindar dan membawa Yue ke tepat yg aman, mereka pun akhirnya berkumpul di tengah jalanan, "secantik itu kah aku? sampai kau gila begitu" ucap Alexia yg masih keheranan dengan sikap cowok itu


"lu tuh jelek Bangs*t!!!, jelek, jual mahal lagi!!" ucap cowok itu yg kemudian langsung menerjang Alexia sampai Alexia sempat tak bisa melihat untuk sesaat


Cowok itu pun langsung menghantam kan muka Alexia ke tiang lampu lalu lintas sampai tiang tersebut bengkok, namun Alexia dengan cepat langsung menyerang jakun cowok tersebut, membuat cowok tersebut kesakitan


namun cowok tersebut tiba² berada di belakang Alexia , "gw di sini!!! lu lihat ke mana?" ucap cowok tersebut yg kemudisn langsung menghantamkan kayu Tersebut tepat di belakang kepala Alexia


Membuat Alexia tergeletak di tanah, "gini doang banyak gaya!" ucap cowok tersebut dengan tertawa keras, cowok tersebut kemudian merasakan kalau bagian bawah dia berdiri, melihat paha Alexia yg terlihat karena terjatuh di tanah


Si cowok yg tidak tahan pun kemudian mencoba untuk memegangi tubuh Alexia, namun sebelum bisa melakukan hal itu, Yue dengan cepat langsung menghantam mata cowok tersebut dengan spion mobil nya


"b-bangs*t, ternyata masih ada satu lagi" ucap cowok tersebut sembari tersenyum


"kemari kau, anak kecil!!" ucap cowok itu yg spontan langsung menghantam kan kayu nya


Glutuk


Dreshh


dreshh


"hah? Apa ini?, ini..... Hujan?"


Sang cowo yg kaget tiba" datang hujan pun tidak menghiraukan nya dan hanya berpikir kalau itu hanyalah kebetulan belaka, dan ketika cowok itu berusaha untuk menyerang Yue kembali, air" hujan yg tadinya dingin berubah menjadi air panas yg dapat melepuh kan kulit cowo tersebut


ARGHHH!!!


"A-apa ini?, kulit ku.... melepuh?" ucap sang cowok yg kemudian mundur dengan perlahan


Yue pun berjalan dengan pelan ke arah cowo itu, dengan tatapan tajam nya, Yue mengangkat tangan kanan nya, dan menjektikkan jarinya


Clik!


Hujan tersebut tiba" menjadi hujan es, membuat tubuh cowok tersebut seolah-olah sedang di lempari batu-batu oleh kerumunan orang, sang cowok yg masih tidak percaya dengan hal itu pun langsung teleport ke belakang Yue


Dan cowok tersebut pun langsung mencekik leher Yue dan langsung menghantamkan nya ke trotoar, "kau sedang apa?" ucap Yue yg tiba² muncul di samping cowo itu


"h-hah? Apa yg sebenarnya terjadi?" ucap sang cowo sembari melihat tubuh Yue yg baru saja dia hantam, dan dia terkejut tidak main, melihat ada 2 Yue di satu tempat


"aku.... Sempat melintasi beberapa alam semesta tadi, dan aku membawa salah satu versi dari diriku untuk hal ini" ucap Yue yg kemudian kembali menjentikkan jarinya


Clikk


Awam semakin hitam, menutupi bulan pada malam itu, listrik² di sekitar sana mati karena hujan yg begitu deras, di penglihatan si cowo dia hanya melihat bayang-bayang Yue dengan samar


Melaju pesat ke arahnya, sang cowok pun langsung me-teleport kan dirinya, ke atas gedung untuk melarikan diri


Hosh


Hosh


Hosh


"kekuatan apa itu? apa dia sedang mengendalikan hujan?" ucap cowo tersebut yg kemudian terpeleset dan akhirnya terjatuh dari gedung itu


"Bangs*t, aku harus teleport sekarang" ucap sang cowok yg kemudian langsung di hantam oleh Yue yg tiba² berada di atas nya


Bruakk


Sang cowok pun pingsan di tempat, hujan pun mereda, bulan pun memancarkan cahaya nya lagi, listrik-listrik kembali hidup, Yue pun pergi ke tempat tubuh Alexia terakhir dia lihat


Namun ketika berada di sana, Yue tidak melihat tubuh Alexia,"t-tunggu dulu..... Tadi benar berada disini kan?" ucap Yue yg kemudian sangat cemas karna tubuh Alexia tiba² menghilang


menatap ke arah depan nya, Yue melihat Van hitam dengan beberapa pria di dalamnya seperti membawa karung yg lumayan besar, Yue yg yakin kalau itu adalah Alexia pun langsung mengejarnya


Clik


Yue menjentikkan jarinya, membuat hujan kembali turun, dba yue pun menyatu dengan air² di sekitarnya, dan langsung melesat cepat ke arah Van hitam itu


Duarrr!!!


Yue pun terlempar dari tempat dia berasal, salah satu dari pria tersebut meledakkan bom yg membuat Yue terpental


Yue pun akhirnya memutuskan untuk menelpon polisi, dengan alibi ada penculikan anak," halo pak, saya perlu bantuan" ucap Yue kepada polisi di dalam telpon nya


"Saya sudah tau apa yang terjadi, tunggu saya di sana" ucap polisi tersebut yg kemudian langsung menutup teleponnya


Tuttt*


Yue yg kebingungan pun melihat sekitarnya, dan dia melihat sesosok pria tinggi di atas gedung dengan jubah hitam dan mata ungu yg sangat berwarna

__ADS_1


"polisi di Prancis emang gini ya?"


Bersambung.....


__ADS_2