
Hari pun berganti kini keadaan baby suzi sudah mulai membaik bahkan nanti sore sudah bisa pulang ,selama baby suzi sakit zahra tetap berkerja disaat jam makan siang zahra pasti datang mengunjungi suzi bahkan saat malam zahra ikut bergadang menemani keponakan cantik nya,
dee hyun sudah dua hari dia tidak datang karena dia pulang ke korea ada kerjaan yang tidak dapat di undur olehnya, ada rasa kehilangan yang dirasa zahra karena tidak ada teman untuk berdebat selama suzi sakit dee hyun ikut menjanga suzi bahkan dee hyun lah yang menyuruh zahra untuk berkerja sekalian meminta zahra mengusus pengundurkan diri dari pekerjaan nya,
selama beberapa hari belakangan dee hyun di rumah sakit bersama bunda dan ayah nya zahra.
sesungguhnya kang Dee Hyun pulang kekorea bukan hanya ada pekerjaan namun juga mendaftarkan pernikahan mereka dan surat menyatakan suzi adalah anak sah nya bersama zahra, sikap posesif kang Dee Hyun sudah mulai terlihat, sifat dinggin dan angkuhnya hilang tak tahu kemana saat dia berada di dekat zahra dan suzi,
sudah dua hari ini zahra tidak bertatap muka walau itu hanya lewat video call untuk mengetahui kabar Kang Dee Hyun, tidak denggan baby suzi dia selalu menayakan kabar suzi, bahkan vedio call yang mana perbedaan korsel dan indonesia hanya dua jam, berarti di korea jam 12.00 siang dan di indonesia jam 10,00 pagi.
Hari ini menunjukan jam istirahat siang zahra sudah bersiap akan berangkar menuju rumah sakit tempat suzi dirawat namun kali ini ada yang beda suzi diantar denggan rekan kerjanya bernama riko tak lain kepala cabang tempat zahra berkerja yang sudah beberapa bulan terakhir mendekati zahra, namun zahra hanya bersikap biasa saja dan Menggap sebagai teman bahkan zahra menolah denggan mengatakan dia seorang singgel prens tapi tetap saja kekeh mendekati zahra,
" Zahra kamu mau kemana ?"
tanya riko atasan zahra
" Oh saya mau pulang pak, karena anak saya sudah boleh keluar dari rumah sakit hari ini"
jawab zahra kepada atasannya
"Zahra kamu pakai apa ke sana"
ucap riko
"Biasa naik ojol aja pak biar cepat"
ucap zahra yang sedang menenteng tasnya.
"Biar saya yang mengantar kamu ke rumah sakit "
"Tidak perlu pak saya bisa sendiri"
"Tidak apa-apa karena saya juga sudah lama tidak bertemu denggan suzi."
"Baiklah kalau bapak memaksa"
Selama perjalanan zahra hanya diam dan tidak banyak bicara sampai dimana riko menanyakan apa alasan zahra mengundurkan diri dari kantor karena selama ini kinerja zahra sangat bagus bahkan dapat penghargaan, zahra hanya mengatakan ada masalah pribadi saja.
Setiba di rumah sakit betapa terkejut nya zahra melihay kang Dee Hyun sudah berada di ruangan baby suzi dan sedang bermain bersama bahkan menyemut dirinya daddy dan tak kala terkejut nya riko atasan zahra karena dia tahu betul bahwa pria yang berhadapan denggan nya didalam ruang rawat suzi adalah salah satu investor terbesar di bank mereka dan pengusaha ternama di asia yang sanggat susah bertemu denggan nya dan memiliki sejuta pesona dia juga dikenal memiliki sikap dinggin seperti gunung es.
"Selamat siang tuan kang Dee Hyun "
sapa riko sambil menyalami Kang Dee Hyun dan memberi hormat
"Siang silahkan duduk "
jawab dee hyun denggan santai dan memperlihatkan wajah datar dan dinggin nya. Kepada riko yang baru datang bersama zahra, sikap penyayang dan lembut saat bersama suzi berubah saat bertemu denggan riko dan zahra yang baru sampai
__ADS_1
🌷🌷🌷🌷🌷
Sikap kang Dee Hyun berubah bukan karena dia merasa cemburu saja terhadap zahra namun itu lah sifat kang Dee hyun saat bertemu setiap orang menjadi dinggin,
sifat kang dee hyun yang sesunggu nya adalah berhati lembut dan penyayang, dia berubah dikarenakan dia menyimpan luka yang teramat dalam karena ayahnya yang pergi meninggalkan ibu nya saat sedang sakit, hanya untuk bersama cinta pertamanya yang saat ini mengantikan posisi ibu nya di samping ayah kang Dee hyun.
Terlebih lagi 3 tahun lalu mantan kekasihnya menghianati nya berselingkuh denggan rekan sesama bisnisnya, membuat sifat dinggin itu bertambah para dia bersikap dinggin untuk menyimpan hatinya yang begitu rapuh dan membutuhkan pelukan hanggat dari seseorang dan sekarang dia menemukan itu saat berada disamping safia azahra dan suzi aymora dua perempuan cantik yang menghangatkan hati nya yang rapuh dan dinggin.
Sedangkan zahra yang baru sampai lansung mengambil baby suzi di pelukan dee hyun dia tahu pria yang saat ini bersama putrinya sedang marah terhadap nya.
"Sayang mau bersama mommi "
tanya zahra kepada baby cantik nya.
Namun suzi menolak dia lebih memilih berada di dekapan dee hyun, ya semenjak suzi bertemu dee hyun suzi lansung menomor duakan mommy nya dan lebih memilih dee hyun.
" Biar lah dia bersama ku, dia masih merindukan daddy nya kamu bisa membatu mbak nya saja"
ucap dee hyun santai memberi printah kepada zahra
"Baik lah kalau begitu "
jawab zahra yang menggerti denggan maksut dee hyun
Riko yang melihat interaksi kang Dee Hyun bersama zahra dan suzi tahu bahwa mereka memiliki hubungan kusus, terlebih disaat melihat suzi ada perpaduan yang pas, terlebih disaat dia mendengar kang dee hyun mengatakan daddy, dan masih merindukan.
Tak berapa lama berbincang seputar bisnis riko izin untuk pulang melankutkan perkerjan nya yang mana jam makan siang sudah hampir usai, setelah riko pergi zahra kembali duduk dekat suzi dan dee hyung untuk memberi susu kesuzi yang sedari tadi sudah meminta,
Di benak zahra selalu bertanya-tanya siapa dee hyun kenapa bisa riko kepala cabang kantornya begitu hormat terhadap pria yang sebentar lagi akan menjadi suaminya ini.
Setelah riko atasan zahra pulang ,zahra mendekat kepada dee hyun dan suzi ikut bergabung bersama yang sedari tadi suzi meminta susu,
" Sayang kemarilah ini susunya sudah mommy buat "
ucap zahra kapada suzi memperlihat kan botol yang ada di tanggan nya
baby suzi yang berada di dekapan dee hyun pun merentangkan tanggan nya ke arah zahra dan denggan sigap zahra mengambil putri cantik nya dan menimang suzi yang tampak mulai menggantuk
Tok... tok ...tok..
Tampak pria tampan bernama jung woon memasuki ruanggan rawat inap suzi yang mana saat ini boss nya sedang berada menghabiskan waktu bersama keluarga kecil nya.
" Siang tuan nyonya , perkenalkan nyonya saya seketaris dan asisten pribadinya tuan kang dee hyun "
ucap pria tampan yang baru saja masuk keruang Suzi di rawat
"Maaf mengganggu tuan, semuanya sudah selesai kita bisa pulang sekarang menuju kediaman tuan wahyu... Yang sudah menunggu"
__ADS_1
ucap pria tampan yang berpropesi sebagai asisten dari dee hyun
"Baik lah kamu berserta mbak nya suzi pergi deluan dan saya akan bersama zahra"
ucap dee hyun memberi perintah
"Baik saya undur diri "
terdengar suara tegas dari jung woon
Kini zahra dan Dee hyun sedang berjalan di lobi rumah sakit menuju parkiran dan berhenti sesat dee hyun membuka payung tanpa mereka berdua sadari ada seseorang dari dalam mobil mewah berwarna putih sedang memperhatikan kedekatan antara dee hyun dan zahra,
yang mana saat ini Dee hyun sedang berjalan dengan tanggan kanan merangkul pinggul zahra dan tanggan satu nya sedang memegang payung karena saat ini diluar cuaca begitu panas.
Selama di dalam perjalanan Dee hyun denggan santai mengemudikan mobil hitam bermerek PAJERO SPORT dan sesekali melirik kearah gadis cantik yang sedang menimang putri cantiknya sungguh bahagia yang dirasakan dee hyun saat melihat dua wanita cantik ini sedang tertidur yang mana zahra sekarang juga ikut tertidur bersama princess cantik suzi aymora karena selama suzi sakit zahra kurang waktu istirahat. Hingga sampai dikediaman keluarga wahyu irfandi zahra masih tertidur denggan nyaman sembari memeluk erat putri nya.
"zahra... Ra.. Rara... Banggun "
dee hyun membangunkan zahra sembari memgelus pipi mulus zahra ":
"Em ya,, apa kita sudah sampai "
jawab zahra dengan suara lembut nan serak
"Iya kita sudah sampai lihat lah bahkan princess cantik sudah bangun,"
sedari tadi baby suzi sudah terbangun saat mobik berhenti di halanan rumah mereka,
"Em sayang apa kamu terjaga sedari tadi maaf kan mom yang sudah ketiduran"
ucap zahra meminta maaf kepada baby cantik yang ada di dekapan nya.
"Tidak dia baru banggun saat kita sampai baik lah ayo turun dan sini biar aku yang menggendong princess cantik "
jelas dee hyun kepada zahra dan mengambil alih suzi dari dekalan zahra
dee hyun mengambil suzi dari gendongan zahra karena di wajah zahra masih tampan menahan kantuk nya. Baby suzi yang melihat dee hyun merentangkan tangan lansung menggakat tubuh gempal nya ke arah dee hyun.
Mereka berdua akhirnya turun dari mobil dan masuk ke kediaman orang tua zahra mereka berdua tampam serasi saat bersama dan mereka berdua disambut hangat denggan kedua orangtua zahra. Dan ternyata dari seberang rumah zahra ada yang memperhatikan mereka dan mengikuti mereka dari rumah sakit tadi.
.
.
.
.
__ADS_1
.