
kini zahra sudan berada di lobi hotel dengan tergesa-gesa karena saat ini nyawa putri cantik nya dipertaruhkan dia tidak inggin kembali kehilangan orang yang dia sayangi.
setiba nya dilantai kamar Hotel yang ditunjukan oleh dokter siska dia mengetuk pintu yang di hadapan nya. Zahra berharap akan di terima Karena sebelum kesini dokter siska sudah terlebih dahulu menghubungi temanya ini denggan penuh harapan dia menunggu di bukakan pintu oleh seseorang yang berada di baik pintu yang sedang dihadapa nya,
" Maaf anda siapa ?"
tanya pria yang ada di hadapan zahra dengan suara datar dan tatapan dingin
" Maaf mengagangu saya Safia Azahra saya kesini atas rekomendasi dokter siska "
jawab zahra yang penuh keyakinan
" Oh silahkan masuk "
ucap pria itu sambil melangkah meningalkan zahra di depan pintu
Dee hyun mempersilahkan zahra masuk dan duduk di sofa yang berada di kamar nya,setelah duduk zahra lansung mengutarakan lansung niat baiknya meminta pertolongan dari pria yang sedang di hadapan nya,
walau dihati nya saat ini sedang memikirkan siapa pria yang sedang berhadapan denggannya, kenapa wanggi maskulinnya sama denggan yang dicari nya selama ini, namun pikiran itu di kesampingkan oleh zahra Karena saat ini putri nya lah yang paling utama,
zahra harus berjuang demi kehidupa baby kecil yang sangat berharga untuk zahra menjadi pehibur lara disaat dia kehilangan semua nya
setalah zahra mengutara kan niat nya, Dee hyun pun setuju mendonorkan darah untuk baby suzi denggan sarat dia meminta zahra menjadi isteri nya sontak saja membuat zahra kaget setengah mati Karena dia baru pertama kali bertemu denggan Dee hyun dan Dee hyun lansung meminta zahra menjadi isteri nya,
" Baik lah nona zahra saya akan mendonorkan darah saya selama pengobatan putri anda berlansung tetapi saya punya sarat "
ucap Dee hyun dengan santai dan masih denga wajah dingin nya
"Apa itu sarat nya selagi saya bisa saya akan memenuhi itu tuan"
ucap zahra penuh rasa percaya diri
"Saya inggin anda menjadi istri saya"
ucap dee hyun dengan santai
"Tapi saya telah memiliki anak dan tanpa status resmi, saya seorang ibu tunggal "
ucap, zahra yang memastikan niat pria yang berhadapan denggan nya.
"Saya menerima dan saya akan mengakui putri anda sebagai anak kandung saya "
ucap Dee hyun dengan penekanan
"Tapi.. Saya..."
__ADS_1
ucap zahra ragu dia belum siap untuk menikah dia tidak ingin Pria itu hanya menerima diri nya saja, Karena dia saat ini memiliki putri yang masih sangat kecil.
"Apa anda masih harus mengambil keputusan lama ? Apa anda tidak menyayangi putri anda ? Yang sedang menanti pertolongan mommi nya?"
ucap Dee hyun bertanya kepada zahra yang sedang perfikir
Denggan hati yang berkecambuk zahra menerima pinangan pria asing yang saat ini dihadapanya denggan dua sarat dia yang harus di penuhi Dee Hyun
" Baik lah Tuan kalau itu mau anda, saya akan menerima anda denggan sarat anda harus mendonorkan darah setiap putri ku membutuhkan dan kedua anda harus memiliki keyakinan sama yang aku yakini bagai mana?"
ucap zahra memberi sarat
" Baiklah saya menerima sarat dari nona dan tulislah sarat anda disini "
Tampa membaca Surat kontrak yang diberikan Dee hyun sarah menandatangani Dan sebelum itu dia menulis sarat yang dipintanya, dan setelah itu zahra bersama dee hyun pergi kerumah sakit untuk mendonorkan darah nya untuk putri cantik nya baby suzi yang dianggapnya adalah putri dia bersama zahra yang mana bila di hitung umur nya suzi sama denggan waktu yang sudah berlalu.
setelah setengah jam berlalu akhir nya Dee hyun selesai mendonorkan darah nya ,Dee hyun dan zahra pun lansung berjalan menuju ruanggan baby suzi dirawat disana ada kedua orang tua zahra yang setia menunggu cucu tersayang,
" bunda, ayah perkenalkan dia kekasih ku "
ucap zahra tanpa pikir panjang membuat kedua orang tua nya lansung menoleh kearah dee hyun yang baru saja tiba
zahra memangil ibu dan ayah nya untuk memperkenalkan Dee hyun yang bersama nya dan sontak saja membuat kedua orang tua nya binggung karena selama satu setengah ini zahra tidak pernah mengatakan dia dekat denggan seseorang Dan terlebih parah nya dia hanya menghabiskan waktu bersama suzi ,setiap disinggung mengenai calon pendamping dia selalu mengalihkan pembicaraan nya
" selemat malam bapak ibu perkenalkan saya kang Dee hyun kekasih zahra "
" apa pria ini memiliki kepribadian ganda "
ucap zahra di dalam hati melihat Dee hyun bersikap lembut sangat berbeda waktu mereka berdua
" malam saya wahyu ayah zahra dan ini isteri saya bunda zahra "
ucap ayah zahra memperkenalkan diri dan ibu nya zahra
" panggil saya hyun saja pak"
ucap Dee hyun
" silah kan duduk nak Dee hyun "
ucap ayah zahra
"sudah berapa lama kamu mengenal zahra"
Tanya ayah zahra lansung tanpa basa basi
__ADS_1
"kami pertama bertemu di Korea saat zahra Ada perkerjaan disana."
ucap Dee hyun
"sejak kapan kalian menjalin hubunggan serius ?"
Tanya ayah zahra
sebelum Dee hyun menjawab terlebih dulu melihat ke arah zahra yang sedang membelai baby suzi
" kami menjalin hubunggan 5 bulan lalu dan kami menjalin hubunggan jarak jauh pak Karena saya tinggal di Korea "
ucap Dee hyun menjelaskan kedekatan dia dan zahra
"oh,,, saya kira kamu tinggal di Indonesia, Karena kamu bisa berbahasa Indonesia "
ucap ayah zahra kaget saat mendengar dee hyun berbicara bahasa Indonesia
"Iya saya belajar bahasa Indonesia semenjak menggenal zahra pak"
"sebegitu nya kamu mencintai zahra"
"Iya Karena saya jatuh hati saat pertama bertemu tapi sayang waktu itu hatinya telah Ada yang memiliki"
ucap Dee hyun menjelaskan awal mula mereka bertemu dan panjang lebar dia berbicara bersama ayah zahra
zahra yang sedari tadi hanya mendenggar pembicaraan Dee hyun dan ayah nya dia tidak ikut campur denggan semua pembicaraan para Pria itu dia lebih memilih membelai putri cantik nya yang sudah terjaga dan denggan imut nya tertawa bermain bersama zahra tampa memperdulikan kaki Kiri nya tertancap jarum infus dan jarum kantong darah Dee hyun yang melihat suzi sedang asik bermain pun menghampiri dan saat Dee hyun mendekat suzi merentakan tanggan meminta di gendong Dee hyun.
Dee Hyun yang belum pernah menggendong baby sanggat kaku tak tahu bagai mana cara nya dan terlebih lagi di kaki suzi terdapat jarum infus membuat Dee Hyun takut ,
" bagai mana cara mengendong nya ?"
Tanya Dee Hyun kepada zahra
"duduk lah biar aku membantu mu"
jawab santai zahra
kini baby suzi telah berada di gendongan Dee Hyun dan bercanda bersama membuat ayah zahra menanyakan kapan Dee Hyun akan menikahi zahra karena kasihan melihat suzi yang merindukan dekapan hanggat seorang ayah dan denggan cepat Dee hyun menjawab setelah suzi sehat, zahra yang mendengar hanya bisa memperlihat kan senyumannya kepada orang tua nya, Karena kalau tidak rahasia mereka akan terbongkar.
.
.
.
__ADS_1
.
.