
kang in jung hanya tersenyum sambil memeluk suzi di gendongan nya sambil dia mengginat kenangan dia bersama sairen dia sudah mengalami masa-masa ini besama sairen lebih dahulu dari dee hyun dan zahra
"Kak ayo kesini kita makan siang bersama pasti kakak sudah lama sekali tidak makan masakan rumahan seperti ini " ajak zahra kepada sang kakak ipar
"Iya hyeong ayo bergabung kau pasti belum makan " aja dee hyun kepada sang kakak
Dan zahra lansung berjalan menuju in jung untuk mengambil baby suzi cantik karena dia juga harus ikut makan bersama , zahra meletakkan suzi dibangku kusus untuk suzi karena di usia baby suzi yang sudah mengijak sepuluh bulan dia sudah aktif ikut memberataki meja makan disaat diduduka di pangkuan, suzi masih makan bubur tim karena dia belum tumbuh gigi dia lebih dulu berjalan
Apa kalian seperti ini setiap hari " tanya in jung kepada pasangan muda dihadapannya
"Ya seperti ini lah saat kami makan bersama, zahra selalu mementingkan putri kami terlebih dahulu dan ujung nya aku yang akan menyuapi zahra, karena kalau tidak dia bisa lupa untuk makan " jawab dee hyun panjang lebar
"Ya kak aku sungu bahagia memiliki daddy suzi dan baby cantik ini, mereka menjadi harta berharga ku. " jawab zahra
Setelah acara makan siang bersama selesai zahra pamit untuk menidurkan baby suzi ke dalam kamar tidur milik suzi di belakang meja kerja dee hyun, sedangkan dee hyun dan in jung mereka membahas permasalahan mereka yang mana dua pangeran kang harus bergabung untuk menyelamatkan kerajaan ayah mereka yang mana perusahaan dari kakak buyut mereka, dan sebentar lagi akan jatuh kepada mereka berdua dan akan turun ke anak-anak mereka.
"hyeong ini semua laporan tentang kecurangan grup lee... Yang mana mereka telah diam-diam mengerogoti perusahaan grup kang, dan ini juga tentang kenapa istri mu sairen pergi tampa alasan dan pesan."
ucap dee hyun kepada kakak nya
"Apa maksud mu dari mana kamu tahu tentang sairen?"
tanya in jung kembali bertanya kepada dee hyun
"Aku mengetahui dari zahra dia menceritakan semuanya kepada ku, kenapa bisa sairen meninggalkan mu tampa alasan."
jawab dee hyun.
Muka kang in jung lansung berubah warna menahan rasa emosi nya yang sudah hampir meledak setelah melihat semua laporan tentang kecurangan grup lee perusahaan dari istri nya lee haa na. Dan itu belum dia mendengar cerita zahra tenang sairen yang meninggal kan nya tampa pesan
"Sabar lah janggan kamu emosi karena aku sudah menyusun renca bagus untuk mengungkap semua kebusukan grup lee."
"Baiklah aku percaya kepada mu."
Seleta selesai meyusun rencana kang in jung,kang dee hyun dan jung woon hanya memakan waktu empat puluhan menit saja karena mereka bertiga memiliki otak encer dan strategi bagus untuk menjatuhkan lawan nya.
Kini zahra telah keluar dari ruanggan di balik meja kerja dee hyun dia kembali duduk di dekat sang suami
"Rara apa kamu bisa menceritakan apa yang sesungguhnya terjadi denggan sairen ?" Tanya in jung kepada sang adik iparnya
"Kak waktu itu disaat kamu pergi kekorea kak sairen dia di datangi oleh wanita yang bernama lee haa na, dia mengaku dia akan menjadi istri mu,dia adalah pilihan dari keluarga mu, Sebelum lee haa na datang kekediaman kalian kak sairen sempat kerumah sakit memeriksa kesehatan nya, dan dokter memfonis dia hamil dia sangat bahagia namun disaat senja lee haa na datang bersama dua bodygart nya yang mana selama dua tahun terakhir sudah mengawasi kalian berdua mengancam kak sairen untuk meninggalkan mu dan akan membunuh janin yang berada di kandung kak sairen ,
kak sairen lebih memilih buah cinta kalian yang sudah kalian tunggu selama empat tahun pernikahan kalia, dan di setujui oleh lee haa na, tapi wanita jahat itu memiliki akal busuk dia meminta salah satu bodygart nya menyuntikan cairan penggugur kandungan ke tubuh kak sairen , dan kak sairen terlambat mendapat pertolongan karena disaat itu asisten kalian sedang pergi membeli buah yang diinginkan kak sairen
di esok hari nya lee haa na kembali menemui kak sairen menggancam untuk menghancurkan perusahaan yang kalian berdua banggun dan akan memastikan kamu terbuaang dari keluarga besar mu kak, kak sairen tidak inggin itu terjadi dia lebih memilih meninggalkan mu, dia inggin kamu bahagia bersama pilihan orang tua itu pilihan dia,
Dan beberapa bulan kemudian dia meninggal dalam kecelakaan di Yogyakarta disaat ingin menjemput aku dan orang tua kami, yang mana saat itu aku sedang mengandung suzi tanpa didampingi daddy nya.
Hubungan kami waktu itu sangat tidak diharapkan kan aku bersembunyi dari nantan kekasih ku. Dan dalam keadaan hamil anak kang dee hyun tampa status istri nya, kami melakukan nya dalam keada mabuk,aku tidak inggin meminta tanggung jawabnya karena aku tidak menggira akan hamil. Itulah kak cerita dari kak sairen yang aku ketahui,ban saat aku melihat lee haa na berada di kediaman kang aku menjadi sook dan ingin cepat pulang menjauh dari wanita jahat itu."
"Zahra terimakasih sudah menceritakan semuanya kepada ku, ra asal kamu tahu sairen akan selalu ada di hati ku. " in jung berkata sembari menahan tangis nya mengingat sang istri
"Iya kak aku tahu betul itu dan kamu harus tahu juga kak sairen sangat mencintai mu sampai akhir."
"Ya aku tahu dia selalu mencintai ku " in jung berdiri inggin pergi
"Hyeong kamu baik baik saja istirahat lah sebentar disini...."
__ADS_1
ucap dee hyun mencoba menguatkan hati kakak nya
"Aku baik-baik saja,"
ucap in jung kepada adik nya
"Kak kamu boleh bermain bersama suzi disaat kamu sedang sedih dan merindukan kakak ku, " zahra memegang tanggan in jung menahan in jung untuk mendengar kan perkataan nya
"Apa boleh ? " in jung melihat ke arah dee hyun
"Tentu diakan keponakan mu kak ,kamu juga boleh menggap dia sebagai putri mu"
jawab kang dee hyun
"Tapi kak aku tidak mengizinkan mu mendekati baby cantik ku ke wanita jahat itu
" zahra menyambung perkatan dee hyun
"Ya terimakasih rara dan kamu hyun, Kalian sudah menjadi adik yang terbaik untuk ku."
mereka bertiga berpelukan
"Kak bisaka kamu cepat melepaskan istri ku ? kalau tidak akan ku pasti kan kau membayar perbuatan mu."
"Ya.. Ya.. Ya.. Akan kulepaskan istri mu, namu tidak keponakan ku. "Jawab santai in jung kepada sang adik denggan melempar senyuman nya
Setelah kepergian in jung dan zahra sudah sanggat yakin in jung telah meninggalkan gedung kantor suami nya zahra mulai bertanya kepada sang suami, bagaimana jika in jung tahu jika mereka berbohong kepada nya, soal baby suzi yang bukan anak kandung mereka baby suzi adalah anak in jung bersama sairen.
tanya zahra kepada dee hyun
"Tidak akan sayang karena surat keterangan kelahiran suzi dari rumah sakit tertulis nama mu safia, buakan sairen. " jawab santai dee hyun
"Ya ku harap dia tidak akan curiga, karena memang dari awal semuanya sudah direncanakan oleh kak sairen, dia meminta ku menjadi ibu untuk suzi,"
zahra membuang nafas sembarangan
"Sayang apa kamu masih ingin mencari tahu siapa pria yang bersamamu malam itu ? " tanya dee hyun kepada zahra denggan expresi wajah ingin tahu sambil merangkul zahra
"Kenapa kamu bertanya tentang itu ?"
zahra kembali bertanya kepada sang suami
"Sebenarnya dari dulu aku inggin sekali bertanya kepada mu namun aku takut kamu belum siap."
"Pria itu.....emm. ..kenapa memang nya?"
zahra kembali bertanya ke dee hyun seakan dia marah karena dee hyun menayakan masalalu nya, padahal dia sudah tahu bahwa pria malam itu adalah dee hyun suaminya saat ini menjadi ayah dari anak nya, zahra tahu saat zahra tampa sengaja melihat tulisan tanggan dee hyun beberapa hari lalu,
Saat dia merapikan ruang kerja dee hyun dan denggan penasaran dia mengambil kertas yang selama dua tahun ini disimpan nya di dompet yang mana pesan dari pria yang telah mengambil mahkota nya saat dirinya mabuk, Di saat zahra menyamakan semua huruf yang terlulis di dua kertas yang berbeda tulisan nya sanggat lah sama.
Terjawab sudah kenapa dee hyun lansung melamar nya pada saat pertama kali mereka bertemu dan dee hyun tampak kecewa saat zahra memberi tahu bahwa suzi bukan anak nya, kenapa dia tidak kecewa saat malam pertama mereka malah membisikan
"aku bangga kepadamu "
Dan terjawab sudah siapa wanita yang dicarinya selama ini yang membuat nya membangun hotel dan resort di indonesia ternyata dialah wanita yang dimaksud dee hyun zahra sangat bahagia karena pria itu adalah dee hyun suaminya yang sangat menyayanginya dan baby cantik nya, dia pria yang bertanggung jawab ."
__ADS_1
"Apa kamu tidak inggin mencari tahu?"
dee hyun bertanya kembali
"Aku sudah tahu siapa dia,dan besok aku akan bertemu denggan nya " jawab zahra denggan penuh keyakinan karena dia inggin mengerjai suami nya , entak sejak kapan zahra kini sanggat suka membuat dee hyun penasaran dan melihat wajah dinggin suami nya
"Siapa ? "
tanya dee hyun dengan suara datar dan wajah dinggin nya
"Apa kamu penasaran dan cemburu ?"
zahra mulai berdiri dan melangkah meningalkan dee hyun
"Sayang... Kamu kemana ? Ayolah beritahu aku ?"
Dee hyun menggekori zahra yang masuk kedalam kamar suzi yang berada di kantor nya
"Kenapa apa kamu... Cemburu ?"
Zahra kembali bertanya kepada dee hyun saat baru memasuki kamar suzi dan denggan cepat dee hyun menarik lenggang zahra membawa tubuh zahra ke dalam perlukan nya
"Ya aku cemburu bila ada pria lain didekat mu, kamu dan suzi adalah harta paling berharga untuk ku"
lagi-lagi dee hyun mengucapkan bahwa dia dan suzi adalah harta berharga bagi dee hyun, seketika zahra memperlihatkan senyum indah miliknya, setelah mendengar suaminya mengucapkan kata manis ,dengan cepat dee hyun ******* bibir manis sang istri
Dee hyun selalu tidak tahan melihat senyum manis sang istri ,Seperti biasa tanggan nakal dee hyun selalu berkeliaran disaat mencium zahra. menerobos gaun yang dipakai zahra dari bawah membelai paha, perut dan disaat inggin naik keatas...
Terdengar tangisan baby suzi yang tidak seperti biasanya saat bangun tidur zahra denggan reflek mendorong dada dee hyun untuk mendekat kepada baby cantik nya.
Yang sedang menagis membuat gagal rencana sang daddy yang inggin memakan mommy nya siang ini
" ah kamu baby selalu mengagalkan rencana daddy "
itu lah kata yang ada di benak dee hyun kini saat baby cantik nya menggagalkan rencana nya
"Sayang kamu kenapa ?"
Tanya zahra kepada baby cantik nya
"Astagfirullah daddy suzi sakit "
suara terkejut zahra karena baby nya sakit memberi tahu kepada sang suami dan denggan langkah kaki panjang nya dee hyun mendekat kepada dua wanita cantik nya
"Sayang kenapa bisa dia sakit ? " dee hyun meraba pucuk kepala baby nya
"Aku tidak tahu tadi dia sebelum tidur baik-baik saja hanya tidak mau meminum susunya dan nafsu makan nya juga berkurang"
jawab zahra panik
"Tenang lah Hae joon akan kesini sebentar lagi " dee hyun mencoba menenangkan zahra yang sedang menggendong suzi
Setelah selesai menelfon song hae joon, dee hyun mengambil alih baby cantik itu di dekapan sang istri berganti menggendong putri mereka dee hyun tidak mau zahra terlalu lama menggendong suzi menggingat saat ini zahra sedang berbadan dua
dikantor dee hyun sebenarnya ada satu dokter dan suster yang selalu stembai melayani setiap orang yang sakit di gedung kantor miliknya, bukan tampa sebab dia meminta hae joon datang karena dia lebih mempercayai hae joon untuk masalah kesehatan keluarga nya mengingat hae joon adalah sahabat nya sedari kecil, dan hae joon juga anak dari sahabat ibu nya.
__ADS_1