
Kang in jung kini telah mendapat kan semua bukti untuk menceraikan Lee haa na Dan semua konfirasi grup Lee yang inggin mengambil alih Dan menjatuhkan grup kang, namun itu semua belum bisa diungkapkan karena masih menunggu waktu yang tepat , kini Lee haa na tidak tinggal di mansion kang lagi, dia lebih memilih tinggal dikediaman dia dan in jung walau hanya ditemani beberapa asisten rumah tangga saja,
Lee haa na tidak pernah lagi menanyakan kabar Dan keberadan In Jung di pikiran nya hanya raka dia merasa nyaman bila berada di dekapan raka, Ayah nya selalu menanyakan hubungga haa na dan in jung, namun hanya di jawab in jung tidak pernah berada di dekat nya, bahkan setiap kali Lee has no mendekat dia selalu menjauh.
"Halo nak bagai mana keadan mu sayang ?"
Tanya tuan Lee
"Baik ayah, aku seperti biasa nya. "
Jawab haa na.
"Apa sudah ada perkembangan hubungga mu bersama suamimu? "
Tuan Lee kembali bertanya kepada putri nya.
"Tidak ada ayah, dia selalu menjauh dari ku, bahkan dia tidak inggin melihat ku"
Jawab santai Lee has na kepada ayah nya
"Apa kamu menyerah, mengahadapi nya "
"Iya Ayah aku menyerah "
"Tidak bisa kamu harus tetap bertahan, untuk mendapatkan saham dari grup kang. "
"Ayah apa maksud Ayah, mendapat kan saham grup kang? apa ayah selama ini memanfaat kan aku "
"Tidak sayang bukan seperti itu, kamu denggar sendiri tuan kang itu memberi tahu kesemua orang akan memberi mu saham nya 50% bila kamu bisa memberi nya cucu pewaris keluarga nya"
"Iya ayah itu sebelum mereka memiliki cucu, tapi sekarang dia telah mempunyai ayah, anak dari kang dee hyun bahkan in Jung sendiri yang mengatakan baby itu penerus grup kang. "
"Tidak bisa , cepat atau lambat kamu dan anak mu yang harus menguasai harta kang. "
"Ayah apa yang kamu pikirkan, kamu memilih melihat anak mu tersiksa Dan tak bahagia dalam pernikahan nya. "
"Apa boleh buat, kau harus melakuka itu, untuk membalas dendam ku atas perbuatan ayah mertua mu yang melukai orang yang paling ku cintai. "
"Tapi ayah kamu mengorban perasaan ku dan ibu, aku tidak akan melakuka, tindakan keji itu. Sudan cukup atas perbuatan ku kepada sairen membunuh anak nya demi ambisiku untuk memiliki hati kang in jung,
Namun apa yang aku dapat hanya rasa tersiksa, tidak pernah dianggap Dan dihiraukan, aku menderita dalam ikatan pernikahan aku melakuka semunya demi dicintai namun apa ? Hanya luka yung ku rasakan. "
"Baiklah bila kamu mengiginkan itu apa" kamu sudah siap hidup tampa ibu mu ?
"Ayah apa yang ayah katakan ?"
"Pikirkan baik-baik apa yang aku katakan, kamu harus membantuku membalas dendam ku"
"Ayah.... Ayah..."
__ADS_1
Lee haa na berteriak saat ayah nya memutuskan sambungan Teflon nya.
lee haa na menjadi bingung memilih kebahagiaan dia atau ibu nya, mengginat semala ini ibunya sering terluka oleh perbuatan ayah nya, yang masih mengingat masalalu, pujaan hati nya yang harus menikah denggan perjodohan keluarga,
ayah lee haa na mencoba ikhlas menerima semua yang terjadi namun setelah dia ketahui pujaan hatinya tak bahagia dia masih mencoba menyemangati nya, dan pernah meminta nya untuk pergi bersama, namun wanita itu tidak inggin dia lebih memilih bertahan demi anak yang sedang dia kandung,
ayah lee haa na mencoba mengalahkan dan memiliki membuka hati nya, walau bayang-bayang gadis itu masih selalu dia rindukan, dan tak hayal membuat ibu dari lee haa na kecewa dan setelah pujaan hati nya meninggal dia berjanji akan menghancurkan kehidupan pria yang menyakitkan gadis nya, bagai mana caranya dia harus hancur itu lah yang selama ini yang di pikiran nya,
denggan memanfaat putrinya yang sangat mencintai anak dari pria itu, yang tepat nya anak dari selingkuhan suami dari pujaan nya.
Dilain tempat hari ini kang dee hyun yang baru sampai di kantor tanpa Ada zahra dan suzi di sisi nya pagi ini, Karena tiba-tiba saja zahra inggin pergi ke mall hanya bersama suzi dan riri, dee hyun sempat merasa khawatir, diam-diam Dia meminta dua orang anak buah nya untuk menjaga tiga perempuan itu dari jarak jauh,
Saat Dee hyun asik membaca semua laporan dari staf kantor nya, tiba-tiba saja Ada satu prempuan cantik menghampiri dee hyun Dia memiliki wajah cantik, dia wanita yang selama ini menghibur hati Dee hyun yang terluka oleh mantan kekasih nya, dia berpropesi sebagai artis dan model, tak di pungkiri juga dia memiliki rasa cinta kepada dee hyun namun dee hyun hanya menganggap nya sebagai adik tidak lebih dari itu, dia bernama Han nee shey, yang mana selama satu tahun terakhir dia menetapkan di paris untuk menggerar karis sebagai model Go internasional .
"Hai oppa apa kabar mu " sapa gadis itu denggan manja
"Hai nee shey , kapan kamu kembali? "
Dee hyun berdiri dari kursi kebesaran nya, dan nee shey berlari memeluk tubuh dee hyun
"Baru saja oppa, apa kamu merindukan aku oppa ?"
nee shey memeluk dee hyun dan cup dia mencium pipi kanan dan kiri dee hyun
Tanpa mereka berdua ketahui zahra dan suzi sedang memperhatikan mereka berdua dari balik pintu yang sedikit terbuka,dee hyun dan han nee shey selama ini memang sanggat dekat, dee hyun mengenal nee shey sedari kecil dia adik sepupu dari song hae joon,
"Kamu ini semakin nakal saja ya,"
dee hyun mencubit hidung nee shey.
"Aaaww.... Sakit, Tentu aku nakal hanya terhadap mu oppa ,"
Nee shey menjelaskan itu kepada dee hyun tamapa melepaskan pelukan nya di tubuh dee hyun.
Zahra yang melihat kedekatan antara dee hyun dan nee shey lansung sakit hati dan rasa cemburu itu lansung menikam hati nya, terlebih lagi disaat zahra mendengar pembicaraan mereka dan melihat gadis asing itu merangkul tubuh suaminya.
Zahra yang tidak kuat melihat kedekatan suaminya denggan gadis lain dia memutuskan untuk pergi, meninggalkan mereka berdua untuk melepas kerinduan sepasang kekasih itu, ya kekasih itu lah yang ada di pikiran zahra gadis itu kekasih dari suaminya.
Zahra siang itu baru kembali dari pusat pembelanjaan dia memutuskan untuk kembali ke kantor suaminya bersama suzi, riri di suruh kembali kekediaman mereka, membawa semua barang belanjaan mereka, setibanya di depan ruanggan suaminya dia melihat pintu tidak tertutup dan dari celana pintu itu dia melihat suami bersama seorang gadis, gadis itu memeluk suaminya dan betapa terkejut nya dia mendengar semua yang mereka katakan, zahra yang merasa sakit hati dia memutuskan untuk pergi meninggalkan suaminya bersama gadis asing itu.
Dan beberapa jam kemudian jung woon datang keruangan dee hyun menanyakan keberadaan baby suzi dan zahra yang mana ruangan itu hanya ada boss nya saja.
"Boss dimana baby suzi dan nuna ? "
Tanya jung woon kepada bos nya,
ya nuna jung woon memangil istri boss nya dengan sebutan nuna karena Zahra lah yang meminta dia memangil nya begitu dia tidak nyaman dipangil nyonya atau sebagai nya, karena zahra menggap jung woon sudah seperti sodara nya,
"Tidak ada, bukan kah mereka pergi berbelanja,"
__ADS_1
Dee hyun menjelaskan keberadan dua wanita cantik nya yang tidak ada.
"Tadi aku melihat nya datang kemari bersama suzi sebelum aku pergi meninggalkan kantor dia tampak membawa kota bekal makan siang dan kotak nya ada di meja seketaris wen "
Jung woon memperlihatkan kotak bekal yang dibawa zahra tadi.
"Astaga apa yang terjadi, jam berapa kamu melihat zahra datang kesini ?"
"Tiga jam lalu sebelum aku pergi meninjau lahan untuk resort kita,"
Denggan sigap dee hyun meminta rekaman cctv yang berada di depan kantor nya dan di loby kantor nya, dia melihat kedatangan zahra yang begitu cantik denggan senyum indah diwajah nya sambil mendorong baby stroller ping kesukan suzi, dan membawa kotak bekal makan siang di tangan nya, dan tiba di depan pintu ruanggan nya,
zahra hanya terdiam mematung sambil melihat keara dalam ruangan nya dan tampak jelas zahra menangis di depan ruanggan itu hanya ada zahra sedang kan seketaris wen tidak ada di tempat, karena siang itu pas jam makan siang kantor.
Dee hyun memperhatikan betul setiap gerakan gerik zahra yang saat ini ada di dalam laptop nya, dia melihat, zahra meninggal kan kantor nya denggan wajah sedih dan menaikkan salah satu taxi pergi meninggalkan kantor nya.
Dee hyun yang sadar apa yang membuat istri bersikap seperti itu lansung meningal kan ruangan nya pergi menuju kediaman nya, namun nihil dia tidak menemui zahra dan suzi hanya riri yang ada diruamah,
"Sayang... Sayang.... Ra... Rara... Kamu dimana ?"
Dee hyun berteriak mencari keberadaan istri nya di rumah mereka
Riri yang mendengar lansung ke arah dee hyun dan meberitahu bahwa yang dicari dee hyun tidak berada di rumah.
"Daddy, mommy dan baby suzi tidak ada dirumah, mereka tadi lansung ke kantor "
Jelas riri kepada dee hyun.
yang memanggil dee hyun dan zahra denggan sebutan daddy dan mommy, sedari dee hyun dan zahra menikah itu semua kemauan pasangan suami istri itu, mereka menggagap riri bagian dari keluarga mereka.
"Apa rara tadi menghubungi mu? "
"Tidak mommy belum ada menghubungi ku sedari tadi."
"Ya sudah kamu tunggu di rumah bila mommy pulang lansung berikabar."
"Baiklah... "
Dee hyun kembali keluar dari kediaman mereka mencari keberadaan zahra dan suzi, dia tidak inggin sesuatu terjadi denggan harta berharga nya, yang tanpa sengaja dia melukai hati nya.
Dee hyun sudah berkali-kali menghubungi zahra namun nihil tidak ada jawaban, dee hyun bahkan menelfon ibu lee na, ibu dari in jung untuk menanyakan keberadaan zahra apa ada di kediaman kang, namun lagi-lagi tidak ada hasil dia tidak menemui dua wanita cantik itu, jam sudah menujukan jam 12 malam namun dee hyun dan beberapa anak buah nya yang sudah di sebarkan untuk mencari keberadaan zahra dan suzi belum dapat kabar mereka,
meteka mencoba melacak taksi yang dinaiki zahra tadi mereka hanya menemukan smartfon milik zahra yang tertinggal dan sopir mengatakan prempuan tadi meminta di turunkan di stasiun kereta api bawah tanah.
wajah dee hyun menghawatirkan zahra
__ADS_1