Gadis Cantik CEONew

Gadis Cantik CEONew
bab 19


__ADS_3

Seisi mansion kang panik melihat perubahan sifat zahra yang begitu berubah 180 derajat, yang mana selama ini selalu bersikap lembut dan tidak pernah berbicara kasar dia wanita yang membawa kecerian di dalam keluarga kang mencarikan gunung es diantar ayah dan anak selama bertahun-tahun


β€Ž seluruh keluarga panik disaat melihat zahra berlari mengabil suzi dari pelukan istri kang in jung denggan experi muka yang amat marah dan sembari berkata


β€Ž


" β€ŽJauhkan tangan kotormu dari putri ku"


ucap zahra penuh kemarahan


zahra lansung mengambil suzi dan berlari membawa suzi keluar dari mansion keluarga kang yang mana membuat dee hyun ikut menyusul sang istri, semua keluarga panik ikut menyusul zahra dan bertambah panik saat melihat zahra yang sudah pingsan di pelukan kang dee hyun, kang in woon atau ayah mertua zahra meminta dee hyun membawa zahra kembali kekamar namun tidak dihiraukan dee hyun dia lebih memilih permintaan zahra sebelum pingsan, yang inggin membawa suzi pergi jauh.


Tuan kang yang melihat menatu kesayangan menanggis tersedu sampai pingsan dipelukan anak laki-lakinya ,


Dia sanggat kahwatir denggan keadan zahra namun dee hyun tidak menanggapi nya, setelah dee hyun pergi meningalkan mansion kang, semua keluarga kembali keruangan makan dan disusul denggan kedatangan kang in jung yang baru turun dari ruang kerja nya di mansion keluarga kang yang mana dia baru selesai memeriksa email penting dari seketarisnya, sembari makan kang in woon menanyakan keadaan menantu pertamanya tentang kesehatan nya yang baru saja kegugura


"Haa na bagaimana keadaan mu ? "


Tanya tuan kang?"


"Baik ayah aku hanya harus beristirahat cukup saja "


jawab haa na dengan senyum


"Apa in jung sudah mulai memperbaiki hubungan kalian ? "


Sembari melirik in jung yang asik sendiri tampa memperhatikan istri nya, ya seperti itu lah sikap in jung terhadap haa na dinggin tampa perhatian


"Ya dia mulai memperhatikan ku setelah kami kehilangan calon anak kami dan menjaga ku saat sakit ayah"


ucap Lee ha naa


"Sukurlah kalau begitu."


"In jung apa kau masih mencoba mencari keberadaan cinta pertama mu ? "


Tanya tuan kang kepada anak pertama nya


"Sudahlah tidak usah dibicarakan bukan kah itu mau ayah, aku menjauh dari orang yang paling aku cintai dan tidak membuat kesalahan seperti ayah "


jawab kang in jung dan berdiri dari tempat duduk nya ingin meninggal kan semua yang berada di meja makan


Kang in jung "


teriak tuan kang membetak sang anak sulung


"Apa aku salah bicara ? Apa aku jadi anak durhaka tidak menuruti perkataan ayah ?"


"In jung sudahlah jangan menambah keruh suasana "


Ucap sang nenek


"Maaf Nek apa aku salah berkata ? Aku berkata yang sesungguhnya, aku tidak akan bisa melupakan dia sampai kapan pun, aku rela kehilangan semua yang aku miliki hanya untuk dia, dan untuk mu nona lee haa na aku tidak akan pernah mencintai mu sampai aku mati sekali pun aku menikahi mu karena terpaksa "


kang in jung berjalan pergi meninggalkan meja makan tempat seluruh keluarga berkumpul


"Kamu tidak akan mencintai ku walau kamu sudah tahu dia telah meninggal kan dunia ini ?"


teriakan haa na kepada in jung dan seketika itu juga injung berhenti melangkah


"Apa yang baru saja kau ucapkan ?


Rupanya kamu sudah mengetahui tentangnya apa kamu selama ini diam-diam mengawasi aku "


ucap in jung dengan emosi mendengar ucapan lee haa naa

__ADS_1


lee haa na hanya menagis mengeluarkan air mata supaya mendapatkan dukungan keluarga kang


" tidak usah kau mengeluarkan air mata buaya mu, aku tidak akan terpengaruh wanita licik seperti mu."


ucap in jung dengan suara dingin dan tidak terpengaruh dengan tangisan lee haa naa


in jung pergi melangkah jauh dari runggan makan naik kelantai dua menuju kamarnya dan tak berapa lama lee haa na menyusul


"Kang in jung kenapa kamu berubah kembali menjadi dinggin terhadap ku ? "


bertanya penuh harapan


"Apa masalah buat mu ? "


ucap in jung menjawab sambil menganti baju


"Ya tentu aku ini istri mu terlebih lagi pilihan keluarga mu."


ucap lee haa na


"Apa kamu bangga menjadi menantu pilihan keluarga ku ?"


ucap in jung bertanya kepada lee haa na


" in jung apa tidak ada rasa cinta untuk ku ? Setidaknya sikap lembut saat aku masih mengandung anak mu?"


ucap lee haa na


"Kamu jangan berharap karena cintaku hanya untuknya dan untuk anak ku, yang tertitip dirahim mu atas kesalahan ku "


ucap kang in jung sebelum pergi ,


meninggalkan haa na di dalam kamar dengan penuh amarah


"Kang in jung..." Teriak haa na


Kini kang in jung pergi meninggalkan mansion kang mengendarai motor kesayangan nya,yang penuh denggan kenangan indah saat bersama pujaan hati menusuri tempat-tempat penuh kenangan saat bersama sewaktu mereka kuliah dan sembari menyesali perbuatan nya, pergi pulang kekorea tampa membawa kekasih hati yang berada di Singapura dan teryata itu pertemuan terakhir mereka.


Perpisan tampa ada ucapan selamat tinggal bahkan semua jejak nya terhapus tampa jejak, bahkan orang tuanya pindah dari kediaman yang dulu pernah di kunjungi in jung saat meminta anak mereka menjadi istri .


Dan yang terdalam dia menyesal tidak menjadikan pujaan hati sah di mata hukum, dia terlalu terobsesi denggan keinginan nya.


"Sayang apa kamu merindukan ku ?


Apa kamu sebegitu benci terhadap ku ?


Meninggal kan aku tampa satu kata


Membunuh ku denggan cara merindu


Membuat ku mencari mu seperti orang gila dan akhirnya aku hanya menemukan


Kesendirian mu di tempat peristirahatan terakhi mu,


Kau menyiksaku denggan penyesalan ku,"


ucap in jung


"Ha.............."


kang in jung berteriak sekuat mungkin menghilangkan rasa sakit di hatinya.


Di sisi lain setibanya di apatermen kang dee hyun disambut lansung denggan Jung Woon dan dokter kepercayaan nya alias sahabat Dee hyun sedari kecil Song hae joon, dia dokter terkenal dan spesial bedah, pemilik rumah sakit ternama dan salah satu anak pengusaha ternama namun tidak inggin menjadi pengusaha dia lebih tertarik denggan dunia kedokteran seperti sang ibu, yang mana teman baik dari ibu kandung dee hyun.


Perlahan namun pasti kang dee hyun menggendong istri cantik nya denggan gaya pengantin baru, tampa ada beban secara badan zahra sangat lansing dan perfek, setibanya di kamar dia lansung meletakkan tubuh zahra di atas tempat tidurnya, sembari menunggu zahra di periksa dia menggendong suzi yang menangis inggin bersamanya, baby kecil itu seperti tahu bahwa mommy nya dalam keadan tidak baik dia sama seperti daddy nya yang khawatir melihat orang terpenting di hidup nya,

__ADS_1


"Tenang lah sayang mommy mu baik-baik saja karena kita bersama tidak ada yang akan menyakiti kalian berdua selama ada daddy "dee hyun mencoba menenangkan malaikatnya sambil mencium kepala suzi dan mengelus punggung suzi


Tak berapa lama setelah song hae joon memeriksa dee hyun lansung menanyakan ke adan zahra denggan wajah kegelisahan, dan masih mendekap suzi yang sudah mulai tenang ,


"Apa yang terjadi dan bagai mana lukanya?"


tanya dee hyun penuh kecemasan


"Dia hanya kelelahan dan shok, lukanya tidak dalam hanya goresan dan kulitnya juga tak apa akan ku beri obat oles"


"Apa tidak perlu minum obat, suntik atau beri sesuatu di dalam infus nya ?"


"Tidak perlu,,, tenang lah dia baik-baik saja, apa kamu sudah mengetahui...."


hae joon menahan ucapannya


"Apa lanjutkan lah ucapan mu.... "


penuh penasaran


"Selamat ya"


"Selamat apa "


dee hyun menampakan muka binggung didepan hae joon


"Usahamu berhasil istri mu hamil"


:Hamil..... Apa.... zahra hamil "


raut muka yang semula binggung berubah menjadi bahagia "


Dee hyun lansung mendekat ke zahra sembari membawa suzi dan memperlihatkan senyuman manis sembari mencium pucuk kepala sang istri


"Apa kalian tidak mengetahui zahra hamil ?"


"Tidak zahra hanya mengeluh dia muda capek ,bersikap manja dan selalu inggin bersama ku dan suzi, saat hamil suzi dia kan tidak bersama ku "


jawab dee hyun santai sembari tersenyum bahagia


"Baiklah kau akan menjadi daddy super sibuk seperti nya " balas hae joon sembari bercanda


"Ya tentu....setidaknya memiliki penghibur tidak seperti mu yang masih melajang"


"Kau bisa saja ,baik lah aku akan memberi resep obat ke jung woon"


Setelah kepergian hae joon dee hyun membaringkan suzi di sebelah zahra dan disusul riri yang membawa susu suzi


Berniat membawa suzi untuk tidur di kamar suzi sendiri , namun malah menangis dan kembali ke pelukan daddy nya


"Sayang kenapa ? Apa kamu mau bersama mommy mu ? sayang lihatlah mommy mu dia sedang mengandung calon adik untuk mu,"


dee hyun berbicara denggan suzi dan dibalas senyum manis seperti baby kecil itu mengeti apa yang disampaikan daddy nya dia akan mendapat saudara.


Dee hyun tidak berhenti tersenyum memandangi zahra sembari memeluk sang putri cantik nya yang memegang botol susu miliknya dan sudah mulai terkelap dan setelah dia pasyikan bahwa princess suzi nyeyak dia meletakan suzi di dalam boks baby nya yang berada di kamar nya dee hyun bersama zahra


Setelah melihat dua wanita cantik nya tertidur baru dia menginggat dan berfikir apa yang membuat zahra begitu marah dan sook tak lama kemudian jung woon datang membawa obat berserta Laptop pribadi dee hyun yang tertinggal di mansion kang.


😍😍😍😍😍😍


Kang dee hyun menjaga sang istri



Daddy Dee hyun memandagi baby suzi tertidur πŸ˜πŸ˜πŸ˜›πŸ˜›πŸ˜˜

__ADS_1



__ADS_2