
Deh hyun kembali menggila dia kehilangan dua wanita berharga nya,yang tidak di ketahui keberadaannya
Dee hyun mencoba menghubungi yang bisa dia hubungi bahkan menghubungi kediaman orang tua zahra yang ternyata zahra juga tidak ada disana, dee hyun mencoba menghubungi kang in jung untuk mencari tahu keberadaan zahra namun in jung juga tidak tahu karena sudah tiga hari ini dia bereda di canada ada perjalanan binis yang membuat nya berada disana,
" Halo hyeong apa kamu sibuk? "
tanya dee hyum kepada kakak nya.
"Tidak aku barusaja selesai menghadiri rapat ada apa "
In jung kembali bertanya kepada adik nya
"Apa kamu mengetahu keberadan zahra "
Dee hyun menanyakan keberadaan istri dan anak nya
"Tidak aku selama tiga hari ini di canada"
In jung memberi tahu bahwa dia tidak mengetahui keberadaan zahra.
"Ada apa ? Apa yang terjadi ? "
"Dia bersama suzi pergi meninggal kan aku tampa ada kabar sudah dua hari lama nya mereka pergi tanpa kabar, "
"Apa yang kamu perbuat, sehingga membuat mereka pergi meninggalkan mu kembali "
"Zahra tampa sengaja melihat ku bersama han nee shey, "
"Apa yang kamu perbuat, hyun cukup aku saja yang kehilangan sairen jangan kamu lagi kehilangan zahra. "
"Iya aku mengaku aku salah hyeong aku melukai hati istri ku, "
"Ya sudah sebentar lagi, aku akan kembali ke korea membantu mu mencari keberadaan zahra dan suzi tenang lah. "
Dee hyun dan in jung saling membatu mencari tahu keberadaan dua wanita cantik itu
Bahkan mereka menyelidiki grup lee, apa mereka dalang di balik kejadian ini. yang menculik zahra dan suzi,
__ADS_1
sudah hampir lima hari zahra hilang tanpa kabar, semua jadwal penerbangan sudah di selidiki dee hyu tidak ada yang bernama safia azahra dan suzi aymora, sifat hanggat dee hyun kini berubah dia menjadi dinggin seperti gunung es kembali tidak ada yang berani menyapa nya,
Bahka sekarang tuan kang sedang sakit karena tidak dapat menemukan menantu dan cucu tersayang nya, terlebih lagi sekarang kabar zahra sedang mengandung sudah di beritahu dee hyun kepada keluarga nya, dan membuat keluarga lebih panik lagi karena bukan hanya dua tapi tiga keberadaan angota keluarga mereka terancam.
nenek dan ibu lee na hanya bisa menangisi dan berdoa semoga menantu dan dua cucu mereka selamat tidak terjadi apa-apa.
"In jung apa kamu sudah dapat kabar keberadaan zahra dan dua cucu ku dari adik mu? "
Tanya tuan kang yang masih terbaring diatas tempat tidur kesakitan nya.
"Belum ayah dee hyun dan aku sudah mencari kesetiaan penjuru bahkan dia meminta anak buah nya mencari ke luar negeri tempat zahra biasa berkujung. "
Namun belum ada hasil ayah
"Ya tuhan, lindungi lah anak dan cucu ku"
Hanya itu doa setiap keluarga kang meminta zahra dan dua anak nya di lindungi.
Semua keluarga kang mulai khawatir denggan keberadaan zahra mengginat dia tidak memiliki keluarga di korea dia sebatang kara disini dan dee hyun semakin khwatir sebentar lagi musim berganti dinggin, anggin yang bertiup menandakan akan turun nya salju .
"Sayang dimana kamu ,tahukah kamu aku merindukan kan mu, aku tidak sanggup hidup tanpa kalian, kalian adalah lentera hidup ku, tiada arti semua yang ku miliki tanpa kalian berada di sisi ku, kalian nafas dan detak jantung ku, kembali lah akan kujelaskan semuanya, tiada wanita lain yang memenuhi pikir ku kecuali kau dan malaikat-malaikat kita, aku tidak inggin kembali kehilangan mu. "
Pagi ini zahra sudah dengan semua rutinitas nya, mempersiapka pakaiyan kerja dee hyun memandikan suzi dan membantu riri menyiapkan sarapan beberapa asisten rumah tangga mereka membersih kan bagian rumah lain nya,
Hari ini zahra tidak ikut kekantor bersama dee hyun karena dia inggin berbelanja untuk persiapan riri masuk kekampus, mengingat riri memiliki otak yang sangat pintar dan usia nya juga masih 17tahun dia seharusnya masih duduk di bangku sekolah menengah atas tepat nya sma kelas dua , namun dia tidak mau sekolah dia lebih memilih untuk mengambil paket c dan menjaga suzi di rumah saat zahra kerja, namun sekarang setelah tinggal di korea bersama dee hyun dan zahra dia tidak memiliki teman hanya suzi dan jung woon saja,
dee hyun menyarankan riri masuk ke universitas kedokteran di korea, menghingat riri menyukai bidang kesehatan, awal nya riri menolak namun dee hyun dan zahra memaksanya . Riri juga sudah lancar berbicara korea dan sudah bisa membaca tulisan korea.
zahra meminta izin kepada dee hyun untuk pergi membeli perlengkapan riri untuk masuk ke saram, tidak inggin riri pergi sendiri, zahra sudah menganggap riri sebagai adik nya, bahkan dia memangil zahra dan dee hyun mommy dan daddy.
"Sayang hari ini aku tidak ikut kekantor bersama mu ya"
Zahra meminta izin kepada suaminya.
"Kenapa sayang apa kamu sakit atau apa? " dee hyun merasa khawatir karena zahra tidak mau ikut bersama nya.
__ADS_1
"Tidak aku hanya inggin menemani riri membeli perlengkapan nya untuk masuk ke kampus "
Jawab zahra santai kepada suaminya
"Oh ya jadi kamu diterima ri ? "
Tanya dee hyun kepada riri
"Iya daddy denggan nilai terbaik bahkan tanpa campur tanggan daddy. "
Riri membangakan diri atas prestasi nya
"Oh ya, "
Tanya dee hyun denggan muka bangga dan tersenyum manis
"Tentu aku memiliki otak encer seperti mommy iya kan baby cantik "
Riri memberi senyuman nya ke keluarga baru nya dan menanyakan kepada baby suzi yang sedang dia suapi dan lucu nya suzi menggangukan kepalanya seperti mengerti apa yang dikatakan riri kepada nya. Membuat semua yang berada disana tertawa.
Setelah semua selesai sarapan dee hyun pergi meninggalkan kediaman nya yang diantar zahra sampai depan pintu besar rumah mereka, dan tidak lupa dee hyun mencium seluruh muka zahra dan perut zahra yang mulai membesar, ya kehamilan zahra kini sudah hampir genap 13 minggu, zahra memperhatikan mobil dee hyun yang pergi meninggalkan kediaman mereka, dan kembali ke dalam untuk bersiap-siap mereka akan pergi ke mall terbesar di korea.
Setelah semua perlengkapan riri dapat, mereka memutuskan untuk pergi makan siang dan membukuskan untuk dee hyun mengginat makanan yang mereka makan adalah kesukaan dee hyun, zahra meminta riri pulang terlebih dahulu karena dia inggin mampir kekantor memberikan makanan kesukaan suaminya, dia masuk ke gedung kantor denggan senyum indah di wajah nya, beberapa kariawan menyapa zahra dan baby suzi, ya mereka semua mengenal wanita cantik itu dia istri tercinta Ceo mereka dan putri cantik yang selalu membuat mereka inggin memiliki nya,
Zahra berjalan denggan pasti dan senyuman indah tidak luntur dari wajah disaat dia tiba di depan pintu ruangan suaminya dia melihat suami nya bersama seorang gadis cantik zahra melihat dari balik pintu yang terbuka sedikit
Gadis itu merangkul manja di tubuh sang suami dia mendengar semua pembicara mereka
"Kamu ini semakin nakal saja ya,"
dee hyun mencubit hidung gadis itu
"Aw.. Sakit, Tentu aku nakal hanya terhadap mu oppa ,"
gadis itu menjelaskan kepada dee hyun tamapa melepaskan pelukan nya di tubuh dee hyun.
Zahra yang melihat kedekatan antara dee hyun dan nee shey lansung sakit hati dan rasa cemburu itu lansung menikam hati nya, terlebih lagi disaat zahra mendengar pembicaraan mereka dan melihat gadis asing itu merangkul tubuh suaminya.
__ADS_1
Zahra yang tidak kuat melihat kedekatan suaminya denggan gadis lain dia memutuskan untuk pergi, meninggalkan mereka berdua untuk melepas kerinduan sepasang kekasih itu, ya kekasih itu lah yang ada di pikiran zahra gadis itu kekasih dari suaminya.
Dia menaiki taxi yang berada di depan kantor dee hyun denggan raut wajah sedih nya, senyum indah berubah menjadi tangisan dalam diam, awal nya dia inggin pulang kerumah untuk meminta penjelasan dari suaminya, namun disaat didalam taxi dia menerima kabar dari seseorang dan dia meminta diantar ke stasiun kereta.