
bab 27
Benar saja apa yang dilakukan zahra membuat suzi diam dan tidak menangis, tapi daddy nya yang manyun tidak mau berbagi denggan putri nya, dia merasa miliknya sendiri karena dari awal suzi tidak pernah menyetuh milik nya,
Tidak berselang lama suzi kembali tertidur didalam pelukan zahra, zahra pun meletakkan suzi denggan perlahan ke atas tempat tidur,
Waktu sudah menunjukkan jam lima sore semua keluarga kang sudah berkumpul di ruangan suzi, untuk melihat anggota keluarga mereka yang paling terkecil sedang sakit, tak terkecuali lee haa na, dia memaksa inggin ikut keluar dari kediaman kang, karena dia sudah sehat dan merasa jenuh selama satu minggu di mansion kang sedangkan in jung masih berada di Singapura.
"Hai sayang apa kamu masih sakit ?"
tanya nenek dee hyun kepada cicit kecil kesayangan nya
Dan di jawab suzi denggan bahasa bayi nya sambil tertawa.
"Kemarin lah sayang biar kakek gendongan " tuan kang meraih cucu cantik nya
"Aduh kamu sudah berat betul, kamu semakin pintar " puji sang kakek
Semua keluarga tersenyum dan bercengkerama bersama lee haa na yang berada disana ikut tersenyum bersama dan dia memperkenalkan diri kepada zahra
"Hai perkenalkan aku haa na ? "
Lee haa na memperkenalkan diri kepada zahra
"Hai aku zahra " balas zahra denggan senyum nya
"Maaf atas kejadian malam itu, aku menggendong suzi tampa izin mu " haa na meminta maaf dan zahra hanya tersenyum kepada haa na
Selagi semua bercengkerama tiba-tiba saja kang in jung datang mengunjungi baby suzi yang berada di rumah sakit, in jung datang bersama boneka beruang putih yang besar hadia untuk suzi dan satu buket bunga untuk zahra.
Sontak saja orang disana kaget melihat kedatangan kang in jung, karena setahu mereka in jung masih di Singapura, dan tiba-tiba saja dia sudah berada di korea,
"Sayang kamu sudah kembali ? " Tanya sang ibu kepada in jung
"Iya baru saja kembali, aku tadi tampa sengaja melihat berita online, yang mengabarkan bahwa putri tunggal dari grup DH masuk rumah sakit, lantas aku kemari untuk melihat keadan keponakan ku yang cantik ini, pewaris satu-satu nya dari grup Kang,"
in jung berbicara namun mata nya sembil melirik ke arah ha na dan untuk memberi selamat kepada adik ipar ku, yang baru bergabung di keluarga kang, yang belum sempat bertemu, in jung memberikan bungga kepada zahra dan bersikap baru pertama kali bertemu denggan zahra itu semua salah satu rencana in jung dab dee hyun
"Terimakasih zahra " berterima kasih sambil menbungkukkan tubuh nya
"Untuk mu hyun tenang aku tidak akan mengambil istri mu, karena dihati ku sudah ada wanita cantik yang tidak akan tergantikan."
kang in jung bersikap seperti biasa ke dee hyun sedangkan dee hyun memasang muka dinggin nya
Suzi yang melihat in jung datang membawa boneka dia lansung merentangkan tangan nya ke arah in jung, yang mana saat itu dia berada di dekapan kakek nya, in jung yang melihat baby suzi lansung mengambil alih dari sang ayah,
"Hai cantik apa kamu merindukan ku ?"
tanya in jung ke suzi dan di balas dengan bahasa suzi sendiri sambil tersenyum cantik
Lee haa na yang melihat in jung bersikap manis kepada suzi dia sempat iri dan mengelus perut nya,
" andai kamu bisa bertahan sayang pasti ayah mu akan tersenyum seindah itu ke ibu "
haa na sanggat inggin melihat senyum indah in jung itu di perutukan untuk nya, seperti masala lalu mereka sewaktu sekolah menegang atas. Yang mana in jung selalu bersikap baik kepada nya, disaat semua orang memandang lee haa na sebelah mata ,karena saat itu lee haa na masih memakai kacamata tebal dan tubuh gendut yang sangat jarang dimiliki gadis di korea, in jung lah yang selalu membelanya disaat teman-teman mereka mengerjai lee haa na,
__ADS_1
Setelah kenaikan kelas lee haa na pindah tampa kabar dan dia kembali setelah dia merubah penampilan nya yang cupu menjadi cantik, namun sayang nya in jung telah memiliki pujana hati,
Lee haa na yang kecewa memutuskan pergi keluar negri berkulia disana dan lambat laun melupakan in jung, disaat dia kembali ke korea dia masih diam-diam mengawasi in jung,
Betapa bahagianya dia saat ayah nya memberikan kabar dia akan dijodohkan denggan in jung, dalam tanda kutip dia dimanfaatkan ayah nya untuk mengguasai kerajan bisnis keluarga kang, dia juga mendapatkan dukungan dari keluarga nya untuk mengancam sairen meninggal kan in jung dan ayah nya juga ikut ambil alih dalam kecelakaan sairen di indonesia.
"Haa na,,, lee haa na " pangilan dari sang ibu mertua yang membuyarkan lamunan haa na
"Iya ibu ada apa"
tanya haa na kepada sang ibu mertua
"Apa kamu sakit ?"
Ucap nonya kang
" Tidak ibu aku baik-baik saja."
Ucap haa na meyakin kan ibu mertua nya
Tidak ada yang tahu bahwa in jung telah tiba di korea tadi pagi, semua orang mengetahui dia berada di Singapura, lee haa na terkejut melihat pria tampan itu sudah berada di korea, karena mengginat malam ini dia memiliki janji denggan seseorang
dan sedari tadi benda pipih di tasnya sudah meminta di angkat, lee haa na sanggat iri melihat senyum in jung yang di berikan kepada zahra dan baby nya,
di hati lee haa na sudah mulai ada curiga kenapa in jung begitu perhatian terhadap baby cantik itu bahkan in jung, menggakui baby cantik itu akan menjadi penerus grup kang,
yang mana seharusnya anak nya bersama in jung lah yang akan menjadi penerus menggingat suaminya lah anak tertua dari keluarga itu,
lee haa na juga mulai menaruh rasa curiga terhadap zahra, karena dia seperti pernah melihat zahra namun dia lupa dimana, lee haa na selalu memperhatikan gerak gerik zahra, yang mana zahra begitu hambel memposisikan diri di keluarga kang zahra tidak mengalami kesulitan sedikit pun,
yang mana zahra selalu di perhatian semua keluarga kang, dan dia juga, iri terhadap zahra yang di perlakukan istimewa denggan kang dee hyun yang mana dee hyun selalu merangkul pinggul zahra bahkan, dee hyun selalu memperhatikan baby nya yang berada di pelukan zahra. Lee haa na yang meresa tidak diperhatikan orang meminta izin untuk undur diri dia bermaksud keluar memenuhi janjinya denggan seseorang yang sudah berulang kali menelfon nya,
"baiklah kalau begitu salam buat ayah dan ibu mu, sampaikan permintaan maafan keluarga kami yang belum bisa kesana " tuan kang meminta haa na menyampaikan pesan nya kepada besan
"Tidak apa ayah ,ibu ku hanya tidak enak badan saja , tapi nanti akan ku sampai kan salam dari seluruh keluarga kang kepada keluarga lee "
haa na menjawab dengan penuh percaya diri
"Baik lah terimakasih lee haa na , apa kamu mau diantar oleh in jung "
tanya dari ibu mertuanya nya
"Tidak usah ibu, mengginat in jung baru sampai dan sopir keluaraga lee sudah menanti dibawah "
tolak lee haa na secara halus
"Baiklah hati-hati, "
jawab ibu mertuanya nya
" Iya saya undur diri dulu."
Ucao lee haa na
Setelah kepergian lee haa na, semua keluarga pun ikut berpamitan, mengingat jam sudah menunjukkan jam 9 malam dan baby suzi juga sudah tertidur dari tadi karena pengaruh obat yang di minum nya,
__ADS_1
Setelah kepulangan seluruh keluarga zahra pergi untuk membersikan tubuh nya yang sudah gerah sadari tadi, meninggal kan dee hyun yang sedang memeriksa beberapa email di laptop nya, yang mana dia berada disamping tempat tidur sang baby, dan saat zahra keluar dari kamar mandi suaminya masih setia menatap layar laptop nya,
"Sayanga apa kamu tidak inggin membersihkan tubuh mu ? " tanya zahra kepada dee hyun
"Em... Sebentar lagi, perkerjaan ku masih belum selesai ."
"Setidaknya kamu mandi dulu, baru melanjutkan kembali perkerjaan mu,"
"Iya sayang ku, aku akan melakukan semua permintaan mu sayang " dee hyun berdiri dan mencium seluruh muka zahra yang membuat zahra sangat tidak nyaman namun dia menyukai semua perbuatan suaminya itu
"Cepat sana aku akan beristirahat dulu,"
"Baiklah nyonya " jawab dee hyun kepada zahra
Setelah selesai mandi dee hyun segera menganti baju nya denggan baju santai yang mana tadi dia masih mengunakan kemeja, dia kembali mengerjakan perkerjaan yang tadi tertunda,karena dia menuruti permintaan sang istri, dan disaat dia masih asik denggan laptop nya dia sadar bahwa sang istri sudah terjaga dan menatap kearahnya.
"Sayang ada apa ? kenapa kamu terjaga ?
" tanya dee hyun kepada zahra.
"Aku inggin makan strawberry " tiba-tiba saja zahra meminta buah itu di jam malam seperti ini
"Apa...? " kata dee hyun terkejut mendengar sang istri meminta buah strawberry di jam 3 malam
"Apa kamu tidak inggin mencari nya untuk ku ? "
Tanya zahra denggan mata redup nya.
"Bukan seperti itu sayang, ini sudah larut malam jam sudah menujukan jam 3 pagi
" Jelas dee hyun kepada istri denggan nada sanggat lembut
Zahra yang mendengar ucapan sang suami lansung meneteskan air matanya, yang membuat dee hyun kelabakan, karena melihat istrinya menangis padahal dee hyun hanya memberikan tahu saat ini sudah larut malam, dan dia juga tidak tahu harus mencari buah itu dimana saat jam menujukan tepat jam tiga pagi
"Sayang kenapa kamu menangis, maaf kan aku bila perkataan ku menyakiti mu "
dee hyun meminta maaf
Dee hyun memeluk tubuh istri nya, dee hyun sangat tahu saat ini zahra sedang mengidam, dan mutd nya juga sering naik turun, karena dokter kandungan sudah memberi tahu dee hyun beberapa waktu lalu,
Tenanglah sayang kita akan pergi ke perkebunan stawberry besok, kamu puas untuk memetik dan memakan nya besok, "Dee hyun mencoba menenangkan zahra "
"Tidak aku mau, mau nya sekarang bukan besok "
jawab zahra denggan nada kesal dab menahan tangis
"Baiklah gantilah baju mu kita pergi sekarang"
printah dee hyun kepada zahra yang mana dia tidak dapat menolak permintaan istri nya
yang mana membuat wajah zahra lansung berubah bahagia dan tersenyum, zahra yang mendengar printah suaminya lansung menganti pakaiyan nya yang mana tadi telah di bawakan oleh jung woon dan tidak lupa dia juga menganti baju baby nya yang masih tertidur, yang mana sebelum ini dia telah meminta persetujuan dokter untuk membawa suzi bersamanya, zahra sangat tahu suzi sedang dalam keadaan kurang sehat, namun dia tidak inggin meninggalkan putri nya denggan siapapun dia kini mulai protekti terhadap suzi.
🍓🍓🍓🍓🍓🍓
__ADS_1
foto saat dee hyun mencium kening istri tercinta nya