
bab 14
Mentari pagi sebentar lagi akan menampakkan cahaya nya zahra yang tadi nya tertidur mulai membuak mata denggan perlahan untuk mematikan alaram di smartphone nya, yang mana biasa berbunyi setiap pagi untuk memulai rutinitas nya, denggan perlahan dia menggerakan tubuhnya yang terasa teramat sakit disekujur tubuhnya dan tidak terkecuali bagian sensitif yang dilibas oleh Kang Dee Hyun tadi malam zahra yang mengingat kejadian semalam membuat muka nya terasa panas, pipi nya berubah menjadi merah seperti buah tomat .
dilihatnya dee hyun yang masih terpejam sembari memeluk pinggang nya, perlahan namun pasti zahra bangkit dari tempat tidur sembari menahan rasa sakit diarea sensitif seperti saat dia dulu dikorea,
dee hyun terjaga saat mendengar zahra merintih, dia lansung duduk disebelah zahra
"Sayang kamu mau kemana sepagi ini ?"
tanya dee hyun kepada zahra
zahra yang melihat dee hyun duduk di sebelah nya tersipuh malu karena saat ini dia dan dee hyun tanpa mengunakan baju hanya tertutup oleh selimut dan dee hyun hanya memakai bokser pendek menutupi adik kecilnya.
"Em...mau kekamar mandi karena sebentar lagi pagi semua orang akan banggun tapi aku tidak bisa berjalan."
jawab zahra yang menundukan kepala nya karena malu.
dee hyun tersenyum melihat isteri cantik nya menunduk karena malu dan denggan cepat dia berdiri mengendong zahra ke kamar mandi membantu zahra mandi , ya bukan membantu tepatnya mereka memulai olahraga dipagi hari di dalam kamar mandi sembari menguyur tubuh mereka di bawah air hangat yang keluar dari sower, mandi yang aturannya hanya butuh waktu 15 menit menjadi 30 puluh menit.
zahra sangat kewalahan meladeni kang dee hyun yang memiliki nafsu yang begitu besar padahal semalam mereka sudah melakukan nya sampai pagi menjelang mungkin mereka hanya tertidur selama dua jam.
Setelah acara mandi ala dee hyun selesai zahra denggan cepat berpakaiyan lengkap dia sekarang sanggat kesal merutuki dee hyun yang membuat lehernya penuh denggan tanda kissmark susah payah dia menutupinya mengunakan fondasion,
kang dee hyun hanya tersenyum sembari merebakan tubuhnya di atas kasur,
zahra yang sudah siap lansung keluar kamar meninggalkan dee hyun yang sudah mulai tertidur kembali disaat turun kebawah ternyata baby suzi sudah terjaga sedang menonton kartun di ruang tv bersama nenek dan kakek nya, zahra lansung menghampiri suzi yang sudah melihatnya saat menuruni tangga,
"Sayang kamu sudah banggun "
tanya bunda
"Iya bunda "
jabaw singkat zahra sembari mengendong baby suzi
Jam sudah menunjukan jam 06.30 bunda zahra menyuruk zahra memangil dee hyun yang belum keluar dari kamar untuk sarapan bersama karena sarapan sudah siap sedangkan bunda memangil ayah di halaman belakang bersama sisa keluarga yang masih berada di kediaman wahyu irfandi, yang sedang memberi makan ikan sembari bersantai . Zahra berjalan ke kamar nya sembari membawa baby suzi yang sedang di gendongan nya untuk membangunkan dee hyun. Zahra yang mengoyang kan lenggan suaminya sambari meletakan suzi di sebelah dee hyun yang masih tertidur
" Sayang lihatlah daddy mu masih tertidur disaat semua orang sudah terjaga."
__ADS_1
Sedangkan baby suzi asik memegangi wajah daddy nya yang mana membuat dee hyun terjaga karena dia dapat mencium harum wangi baby suzi, perlahan dee hyun membalikan tubuhnya menghapap ke arah putri cantik nya dan menciummi muka baby suzi, baby suzi tertawa denggan keras saat daddy nya memeluk dan menciun seluruh pipi bakpao mikik suzi.
Daddy Kang Dee Hyun saat tertidur
Setelah sarapan semua keluarga besar zahra yang masih berada di rumah orang tuanya mulai bersiap untuk pulang kerumah mereka semua,bunda dan ayah mengantar keluarga ke bandara sekarang.dan rumah yang sebelumnya ramai denggan canda tawa sekarang sepi penghuni rumah hanya dee hyun, zahra berserta baby suzi yang selalu berada di pelukan daddy nya sembari menonton tv,
sedangkan kak riri yang biasa menani suzi libur karena memang setiap minggu libur hari untuk riri bermain bersama teman-teman nya, riri dia gadis berusia 16 tahun anak dari asisten rumah tangga keluarga zahra yang sudah diangap seperti keluarga sendiri dan cucu bagi ayaj dan ibu zahra, gadis itu putus sekolah karena tidak ada biaya setelah ibu dan ayah nya meninggal dalam kecelakan lalu lintas saat hendak menjenguk nenek nya, riri gadis pintar dan baik, dia dipanggil keluarga zahra untuk membantu menjaga suzi sedari bayi dan dia juga di masukan zahra bimbel dan telah mendapat ijazah paket c nya, disaat ingin di masukan kuliah dia menolak karena dia tidak mau merepotkan keluarga zahra lagi,
dia lebih memilih menjaga suzi dirumah saat zahra berkerja, zahra tidak pernah menggap riri pengasuh suzi dia menggap riri seperti keponakan nya sendiri, bahkan dia adil disaat suzi beli sesuatu pasti riri juga dibelikan, dan riri pun sebaliknya menggap keluarga zahra sebagai keluarga dia penganti keluarganya yang sudah tiada, ya kini dia sebatang kara, keluarga zahra lah yang baik hati kepada nya.
"Yang naik keatas yuk ? "
ajak dee hyun denggan suara manja zahra yang mendengar suara manja dee hyun mulai lemas
"Kenapa disini saja "
jawab zahra
"Aku masih ngantuk dan lihat lah princess ku juga sudah mulai terpejam."
jelas dee hyun kepada zahra sambil menahan kantuk
"Ok tapi gak ada yang seperti tadi."
"Iya tapi peluk boleh ya"
ucap dee hyun sambil tersenyum
"Gak nanti malah lebih"
ucap zahra sambil mengambil pekakas suzi
zahra berjalan mendahuli dee hyun dan suzi , dia menuju kamar mereka di lantai atas sembari membawa perlengkapan baby suzi.
Setiba nya di kamar denggan perlahan dee hyun meletakan baby suzi ditengah-tengah ranjang sedang kan dee hyun dan Zahra tertidur di samping baby suzi mereka bertiga tertidur nyenyak sambil memeluk baby cantik suzi hingga melewatkan jam makan siang mereka
Mereka terjaga disaat jam menunjukan pukul 2 siang yang mana baby suzi sudah lebih dulu terjaga bermain dan berceloteh denggan boneka kesayangan nya.
🌱🌱🌱🌱
__ADS_1
Saat malam tiba zahra dan Dee Hyun bersiap kembali tidur kali ini bersama baby suzi karena dia tidak mau tidur bersama nenek dan kakeknya, suzi sudah terbiasa tidur bersama zahra sedari bayi, dan bila tidak ada zahra disamping suzi akan terjaga dan menagis mencari keberadan mommi nya.
sekarang zahra sedang menganti baju suzi untuk baju tidurnya, dee hyun mengambil smartphone nya yang berbunyi pertanda email masuk denggan santai dia membaca ternyata itu email dari jung woon yang memberi tahu bahwa surat akte kelahiran suzi sudah siap yang mana disana tertulis jelas mengatakan bahwa Suzi Aymora anak sah dari pasangan suami isteri Kang Dee Hyun dan Safia Azahra Dee hyun pun segera memberi smartphone nya ke zahra yang sudah siap menganti baju tidur baby suzi
"Sayang kemarilah lihat ini "
dee hyun memberi benda pipih yang di tangannya dan mengambil alih princess cantik
Zahra yang membaca semua laporan email dari smartfon dee hyun lansung menangis bahagia ternyata dee hyun menepati janjinya.
" terimakasih "
itu ucapan yang keluar dari mulit zahra kepada sang suami sembari memeluk dua orang pujaan hatinya,
"Sayang besok senin aku akan kejakarta ada klien yang harus ku temui apa kamu dan suzi mau ikut bersama ku ?"
tanya dee hyun kepada zahra
"Sepertinya aku belum bisa karena besok aku masih harus kerja, sampai hari rabu depan, karena pengganti ku akan masuk di hari kamis"
jelas zahra kepada suaminya
"Baiklah kalau itu mau mu, apa kamu sudah siap ikut bersama ku pindah kekorea, karena aku tidak bisa berlama-lama disini banyak tugas menantiku disana ? "
ucap dee hyun sambil, membelai wajah putri nya yang sedang meminum susu.
zahra cukup lama berfikir untuk meninggalkan kedua orang tuanya .
"Baiklah aku akan ikut bersama mu tapi kamu harus ada waktu untukku dan suzi disana, karena kami tidak mengenal siapa pun disana."
ucap zahra kepada dee hyun
"Itu adalah prioritas utama ku sayang, aku akan menjaga kalian dan tak akan membuat kalian jauh dariku kalian adalah harta berharga ku "
dee hyun mencium pucuk kepala zahra dan suzi yang sudah tertidur sembari benaknya berbicara karena aku sungguh susah mendapat kan kalian dan sempat putus asa karena tidak menemukan kalian ,kata-kata manis mengantar tidur mereka bertiga menjemput pagi ceria esok yang akan tiba.
.
.
__ADS_1
.
.