
saat sedang menikmati secangkir teh dan gorengan di malam hari, tiba tiba ada ponsel berdering..
📞 hallo tuan, ada masalah baru! suara dari ujung telpon membuat seketika wajah jacklyn berubah yang tadinya riang menjadi datar.
📞Apa yang terjadi?
asisten nya langsung menjelaskan masalah yang terjadi setelah itu jacklyn pun buru buru menutup telpon.
sementara miya sedang di dapur bersama ambu nya menyiapkan makanan ringan yang akan di bawa ke luar rumah untuk menemani semua orang bersantai.
"Neng, apa kamu sudah yakin akan menikah? " ambu bertanya dengan lembut karna takut menyinggung perasaan anak nya.
"Aku yakin mbu, selama ini jacklyn teh udah jaga aku disana.. gak kenal lelah untuk anter jemput aku kalo lagi kerja" jawab miya dengan biasa menampilkan senyuman manis di bibir indah nya.
"Kalo kamu udah yakin, ambu cuman bisa berharap yang terbaik buat kamu dan jacklyn, dan semoga kalian menjadi keluarga yang bahagia" harapan ibu itu, langsung di balas anggukan oleh miya andara.
jacklyn dari depan buru buru pergi ke dapur untuk menghampiri miya.
__ADS_1
"ambu, maaf saya minta waktu sebentar untuk berbicara kepada miya" pinta jacklyn dengan wajah yang sudah tidak bisa di artikan lagi.
"iya nak, ambu tinggal ke depan dulu yah" ambu langsung meninggalkan dapur menuju halaman depan menhampiri abah yang sedang minum teh.
"Ada apa Jack? " miya masih tenang menyikapi kegugupan jacklyn.
"Sayang, kita harus kembali malam ini. ada masalah di perusahaan yang harus aku selesaikan mungkin untuk satu minggu kedepan" jacklyn menjelaskan masalah, dia terpaksa berbohong karna takut memberi tahu kebeneran nya kepada miya.
"kenapa gak besok aja Jack? " miya khawatir jika harus pergi malam seperti ini.
"masalah ini, harus aku selesaikan dengan cepat, kalo tidak para wanita itu akan di jual dengan bebas oleh roki!! " jacklyn keceplosan dan mulai menaikan nada bicara.
"A-aku minta maaf sayang, maksud aku perusahaan aku kalo tidak di selesaikan dengan cepat akan makin panjang masalah nya" jacklyn buru buru menarik miya kedalam dekapan nya karna dia merasa sangat bersalah membuat gadis kecil kesayangan nya itu menangis.
"Aku siap siap dulu, dan izin sama ambu dengan abah dulu yah" miya langsung meninggalkan jacklyn, jacklyn hanya menatap punggung miya yang berjalan menjauh.
.
__ADS_1
.
setelah meminta izin kepada ambu dan abah untuk kembali malam ini, ambu sama abah awalnya tidak mengizinkan karna sudah malam, tapi setelah miya dan jacklyn menceritakan masalah kantor nya abah sama ambu memberi izin untuk mereka pulang.
sepanjang jalan miya hanya diam tidak berbicara sedikit pun.
"tadi dia berbicara masalah perempuan di jual? apa maksud nya apa dia bos mafia? waktu itu aku juga pernah melihat dia membunuh seseorang dengan sadis" batin miya dan sedikit khawatir.
"hey apa yang kamu pikirkan sayang, aku minta maaf tadi sedikit menaikan nada bicara aku" jacklyn menepikan mobil dan menatap mata indah calon istrinya itu, dia khawatir jika miya akan curiga.
"emm tidak apa apa, aku hanya sedang lelah saja" miya membalas nya dengan senyuman manis seperti biasanya dan membuat jacklyn lega karna jawaban miya.
setelah melakukan perjalanan yang cukup panjang, miya langsung di bawa kerumah utama jacklyn dan langsung istirahat sementara jacklyn menyelesaikan masalah dengan para anak buah nya untuk memberi pelajaran kepada orang-orang yang akan menjual perempuan.
.
.
__ADS_1
happy reading, terimakasih yang sudah mampir di novel aku yah🙏 mohon maap kalo cerita nya kurang menarik, aku janji setelah ini akan sering up, aku kmaren kmaren sibuk banget baru sempat up maaf ya buat kalian menunggu.