Gadis Desa Penakluk Mafia Kejam

Gadis Desa Penakluk Mafia Kejam
Dari mata turun ke hati


__ADS_3

hari demi hari, silih berganti tidak terasa miya dan jacklyn sering jalan bersama bahkan sudah dekat berkali kali miya di bawa kerumah jacklyn untuk berkunjung tidak lupa juga lala mengikuti nya.


saat siang hari seperti biasa jacklyn akan mengantar kan miya dan juga lala bekerja miya dan lala langsung masuk ke cafe untuk memulai pekerjaan nya seperti biasanya.


namun miya lupa membawa handphone nya yang ke tinggalan di mobil jacklyn dia langsung meminta izin kepada manager caffe nya untuk pulang sebentar mengambil handphone nya.


miya naik ojek menuju rumah jacklyn, namun saat memasuki pintu rumah dia mendengar teriakan perempuan yang membuat nya merinding, miya langsung mengendap endap penasaran.


saat dia melihat perempuan sedang di cambuki oleh jacklyn dia langsung lemas dan tidak sengaja menabrak vas bunga.


prayyyy suara pecahan vas bunga menggema di ruangan itu.


"bagaimana ini" ucap miya khawatir jacklyn mendekati miya dengan santai, dan menyerahkan cambuk itu kepada asisten nya boy untuk segera membawa perempuan itu ke kamar dan di cambuki disana.

__ADS_1


"Miya kamu tidak apa apa?" tanya jacklyn santai melihat miya namun miya gemetar saat jacklyn menyentuh jari miya yang terkena pecahan vas bunga.


"A-aku tidak apa apa.. " jawab miya gugup.


jacklyn langsung membawa miya menuju kamar nya untuk mengobati luka nya miya yang melihat jacklyn mengobati luka nya dengan telaten muncul lah di hati rasa rasa nyaman dan bahagia karna ada yang mau peduli dengan miya.


"hemmm aku teh mau tanya kamu siapa sebenarnya? kenapa kamu teh nyambukin perempuan tadi" tanya miya dengan gugup kepada jacklyn lantaran bukan sekali atau dua kali dia melihat jacklyn melakukan ke kejaman kepada manusia.


"belum waktu nya kamu tau miya, aku akan cerita di waktu yang tepat" ucap jacklyn mengelus lembut pucuk kepala miya langsung lah deg degan diantara keduannya yang awal nya dari tatapan mata langsung turun ke hati. mereka merasakan hal yang sama namun masih ragu untuk saling mengungkapkan karna jacklyn takut miya tidak akan menerima nya jika tau siapa jacklyn sebenarnya.


"Aku mau ambil handphone aku yang ketinggalan di dalam mobil kamu" hampir saja miya lupa apa tujuan nya kerumah jacklyn.


jacklyn dan miya langsung ke luar rumah untuk mengambil handphone itu, miya juga langsung diantar jacklyn menuju caffe tempat miya bekerja.

__ADS_1


miya kembali melanjutkan kewajiban nya bekerja, jacklyn langsung pulang menuju rumah nya memastikan apa perempuan itu sudah mengaku apa belum.


jacklyn dan semua anak buah nya akan menggagalkan perdangan wanita yang akan di jual ke negara B.


hanya wanita itu satu satunya kunci rencana jacklyn karna perempuan itu yang tau dimana tempat perdagangan wanita itu. jacklyn berusaha menyelamatkan para wanita yang akan di jual.


.


.


di tempat lain miya dan juga lala sedang sibuk karna banyak pelanggan malam ini, setelah selesai bekerja mereka pulang menaiki angkot. karna jacklyn malam ini tidak bisa menjemput karna ada urusan.


miya dan lala naik angkot, miya juga tidak pulang ke kotsan karna sudah larut malam dia takut akan terjadi hal yang tidak di inginkan kalau pulang sekarang. jadi dia menginap di kotsan lala.

__ADS_1


jangan lupa like dan coment 😊


__ADS_2