Gadis Desa Penakluk Mafia Kejam

Gadis Desa Penakluk Mafia Kejam
Banyak gangguan


__ADS_3

berbulan bulan sudah Jacklyn koma, Miya sangat menderita tanpa kehadiran suami nya itu.


"Nyonya, hariini kita ada rapat dengan perusahaan Mateo group jam sembilan pagi" ucap Boy mengingatkan Miya agar Miya tidak lupa.


"Baiklah Boy siapkan segalanya" jawab Miya..


Miya berjalan menuju meja kerja nya di kehamilan yang sudah menginjak tujuh bulan ini sudah semakin sulit untuk Miya bergerak karna bayi yang ada di dalam kandungan nya ini bayi kembar..


"Nyonya anda jangan terlalu lelah, ingat kesehatan bayi yang ada di dalam kandungan mu. jika terjadi apa apa dengan mu, bagaimana aku akan menjelaskan nya nanti kepada big boss" ucap boy dengan khawatir.


"Jangan khawatir Boy aku baik baik saja" Miya tersenyum menanggapi ucapan Boy.


setelah menunggu beberapa jam akhirnya pimpinan dari perusahaan Mateo group sampai di perusahaan. pimpinan dari perusahaan Mateo group itu langsung di persilahkan masuk ke ruang rapat.

__ADS_1


"Selamat pagi nyonya Jacklyn akhirnya kita bisa bertemu dalam rapat ini, perkenalkan saya Andi Mateo pimpinan dari perusahaan Mateo group" ucap pimpinan itu.


Miya pun memperkenalkan diri nya bahwa dia istri dari pemilik perusahaan pranata group.. Miya sangat tidak nyaman karna berhadapan dengan lelaki ini karna suka sekali memandang Miya diam diam.


"Boy kemari" ucap Miya kepada boy.


"Boy aku sudah tidak nyaman berada di ruangan ini, kau lihat bagaimana tuan Mateo menatap ku seperti itu" bisik Miya kepada boy. Boy yang mengerti langsung mengakhiri rapat .


"Cepat sekali selesai tuan boy? apa anda tau saya sangat susah untuk mengatur jadwal meeting?" Mateo serasa tidak terima karna sangat singkat untuk bertemu dengan Miya .


wanita ini, membuat ku penasaran kenapa baru dia yang tidak memandangku padahal dengan blak blakan aku memperhatikan nya. apa yang dia harapkan dari lelaki koma tak berdaya itu Batin mateon dalam hati merasa ini hal menarik dan akan mengejar Miya sampai dia mendapatkan nya.


esok hari Miya langsung menuju rumah sakit, stelah mandi dan berganti pakaian Miya langsung memakan makanan yang sudah di kirim kan oleh Ambu nya. Ambunya menetap di Jakarta sampai menantu nya bangun dari koma nya.

__ADS_1


"Bagiamana enak engga neng masakan Ambu?" tanya Ambu sambil ikut memakan makanan yang dia bawa.


"rasanya enak banget mbu, serasa aku ada di kampung" ucap Miya sambil tersenyum. setelah selesai makan Ambu langsung kembali kerumah untuk istirahat sedangkan Miya seperti biasa langsung mengajak Jacklyn berbicara.


Miya menangis sambil mendekap suami nya "Aa buruan bangun, aku teh takut banget..banyak gangguan mulai dari mata mata nakal dari klien kita dan gangguan lainnya aku udah gak sanggup sayang menghadapi semuanya sendiri.. apalagi nanti pas persalinan aku tidak ingin melahirkan tanpa kehadiran kamu" ucap Miya dengan isakan yang memilukan membuat Jacklyn meneteskan airmata dalam lelap nya.


Miya mengusap air mata yang jatuh dari mata suami nya.."Jangan buat aku menunggu terlalu lama ya sayang..aku tunggu kesadaran mu, kesehatan mu banyak mimpi dan keinginan yang belum kita gapai" Miya menangis hingga tertidur lelap di samping suami nya.


.


.


.

__ADS_1


terimakasih yang sudah mampir , jangan lupa like coment dan vote❤️🥰 tinggalkan jejak🤗


__ADS_2