Gadis Desa Penakluk Mafia Kejam

Gadis Desa Penakluk Mafia Kejam
meminta izin


__ADS_3

setelah jacklyn melamar miya andara dia langsung mengajak miya untuk berkunjung kerumah miya di bandung sekalian meminta izin.


Jack: sayang, nanti aku jemput jam 05.00 pagi yah biar kita agak santai di jalan.


miya: iya sayang, kalo gitu aku izin dulu buat gak masuk kerja beberapa hari.


setelah mengirimkan pesan terakhir nya kepada jacklyn, miya langsung menghubungi lala dan juga bos nya untuk izin tidak masuk kerja siang nanti.


miya dan jacklyn melakukan perjalanan.


saat sudah sampai di bandung miya dan jacklyn langsung menuju rumah orang tua miya yang sejak lama rindu dengan anak gadis nya itu.


"Assalamu'alaikum ambu abah" miya mengucapkan salam.


"waalaikumsalam" sambil membuka pintu "ya Allah anak ambu, ayok masuk atuh neng " ucap ambu yang langsung memeluk miya dengan mata berkaca kaca.

__ADS_1


"Neng yaampun sehat?" ucap abah yang baru keluar menuju ruang tamu karna mendengar suara ribut ribut di ruang tamu.


"Alhamdulillah abah, ambu neng sehat" miya sambil tersenyum menjawab pertanyaan dari abah sama ambu nya yang tak henti henti nya heboh saat tau anak gadis satu satu nya ini pulang. "abah, ambu, kenalin ini teh jacklyn. ade jacklyn pranata" miya mengenalkan jacklyn kepada orang tua nya sambil tersenyum.


"Abah, ambu saya jacklyn" menjabat tangan abah nya miya.


"iya nak jacklyn, abah seneng ada temen nya miya mau main ke gubug reyot abah ini" dengan rendah hati, abah selalu bilang bahwa rumah megah nya ini gubug reyot.


.


.


"Abah ambu, tujuan saya kesini bukan hanya untuk berkunjung, saya kesini untuk meminta izin menikah dengan miya bulan depan " ucap jacklyn dengan tatapan dingin dan santai.


"Me-menikah?" ambu sama abah tak percaya hingga terkejut. karna baru saja anak gadis nya itu lulus SMA baru dan kuliah beberapa tahun.

__ADS_1


"iyaa, ambu abah, aku sama jacklyn mau menikah, aku minta izin dan do'a restu dari ambu sama abah" ucap miya tulus menatap kedua orang tuanya penuh harapan..


"ambu sama abah, cuman bisa do'ain apapun jalan yang kamu pilih neng.. kalo memang kalian mau menikah itu juga bagus, agar tidak ada fitnah bulan depan abah izinin kalian menikah. tapi acaranya tetap dirumah abah" jawaban abah membuat kedua manusia yang meminta izin untuk menikah itu merasa lega..


rencana mereka pulang dari bandung miya langsung di minta berhenti kerja oleh jacklyn, dan tetap menjalankan kuliah seperti biasanya..


.


.


saat waktu sore, miya mengajak jacklyn jalan jalan di dekat sungai tempat dia dulu sering main bersama sahabat nya di kampung, namun sekarang sahabat nya sedang tidak ada di rumah karna bekerja semua di kota.


"ayok, kita naik sepeda aja" ajak miya antusias. jacklyn yang sedari kecil tidak bisa naik sepeda pun akhirnya lebih memilih di bonceng karna takut jatoh.


mereka berdua naik sepeda menuju sungai dengan Jacklyn yang di bonceng oleh miya.

__ADS_1


miya menceritakan kehidupan masa kecil nya kepada jacklyn dan tertawa bersama.


aku ingin sekali menceritakan kehidupan aku waktu kecil sayang, tapi aku takut kamu akan meninggalkan aku jika kamu tau siapa aku sebenarnya, dan apa tujuan aku melakukan semua itu. Batin jacklyn yang menatap calon istrinya tertawa dengan riang.


__ADS_2