
setelah menghabiskan malam yang panjang, widia akan mulai memainkan rencana nya.
"hariini kamu harus temui jacklyn di perusahaan nya" ucap lucas sambil memainkan rambut indah widia.
"oke baby, aku akan turuti ucapan kamu." balas widia sambil mengalungkan tangan nya ke leher lucas karna dia sedang duduk di pangkuan lucas.
setelah bermain lagi di pagi hari lucas langsung mengantar widia menuju perusahaan jacklyn.
"Oke babby aku turun dulu, aku akan masuk ke perusahaan jacklyn dulu" widia langsung membuka pintu mobil lalu dia berjalan tergesa menuju ruangan jacklyn untuk menjalankan rencana.
widia membuat keributan di resepsionis, karna satpam menahan nya untuk masuk.
"Mohon maaf tuan, nona widia membuat keributan di resepsionis ingin bertemu dengan tuan." ucap sekertaris jacklyn.
"Suruh dia menemui ku" ucap jacklyn kepada sekertaris nya. sekertaris nya langsung menghubungi resepsionis untuk mempersilahkan widia masuk.
widia langsung masuk ke ruangan Jacklyn, jacklyn langsung menghadap ke jendela karna tidak ingin menatap wajah widia karna dia sudah sangat muak mendengar segala ucapan dan juga kebohongan widia.
"sayang, aku ingin meminta bantuan mu" ucap widia dengan wajah melas nya untuk memulai permainan jacklyn yang mendengar nya hanya berdecih.
__ADS_1
"Stop meanggil ku dengan ucapan itu!" ucap jacklyn dengan tegas.
"Maaf maaf, aku hanya terbiasa memanggil mu dengan sebutan itu." widia mulai memasang wajah bersalah.
jacklyn berbalik menghadap widia dan mendekat kearah meja.
"apa yang kau inginkan?" ucap jacklyn menatap widia dengan nyalang.
"Aku ingin kau membantu ku untuk memberiku uang, karna karier ku saat ini sedang mendekati ke hancuran sementara aku harus membayar segala keperluan ku" ucap widia memasang wajah kelas.
jacklyn sudah sangat hapal kebohongan widia, dia sebenarnya ingin sekali mengusir widia namun dia fikir jika lebih baik memberinya uang daripada harus mengotori tangan nya.
"hanya 250 jujuta" jacklyn langsung menandatangani cek nya dan menyerahkan kepada widia.
widia keluar perusahaan jacklyn dengan bahagia, uang dia dapat dan lucas juga dia akan dapatkan. tanpa dia sadari dia hanyalah boneka yang dimainkan oleh lucas.
.
.
__ADS_1
.
Di tempat lain miya dan juga lala sedang di campus banyak sekali tugas dari dosen yang harus mereka kerjakan. tak lupa bodyguard setia miya juga mengawal kemana pun majikan nya itu pergi.
"La setelah ini kamu teh ikut aja ke rumah aku ya, nanti pulang nya kamu di antar boy" ucap miya kepada lala.
"okedeh kite buat makanan seblak yah khas bandung, lu kan pinter banget buat seblak" ucap lala memberi ide, miya langsung menyetujui ucapan lala.
Di sebuah ruangan lucas yang baru saja mendapatkan telpon dari widia bahwa rencana nya berhasil langsung menelpon anak buah nya untuk menangkap widia.
widia yang tidak tau saat ada mobil mewah berhenti di hadapan nya hanya berpikir bahwa lucas akan memberikan nya kejutan tanpa dia tau dia akan memulai hari hari buruk nya setelah ini.
"Dasar wanita bodoh!! baru saja ku beri malam panjang sudah bersedia mempertaruhkan hidup nya di hadapan seorang lucas!!" ucap lucas sambil tersenyum miring.
.
.
.
__ADS_1
Happy reading, mohon maaf ya author baru nongol author nya gak semangat nulis karna gak ada yang tinggalkan jejak...jangan lupa tinggalkan jejak yah para pembaca setia ku.. 🤗😍