Gadis Desa Penakluk Mafia Kejam

Gadis Desa Penakluk Mafia Kejam
mulai dekat


__ADS_3

pagi hari miya andara sudah sibuk membuat sarapan untuk di bawa nya ke campus, walaupun setiap bulan nya selalu di beri uang jajan lebih oleh abah nya dari kampung dia tetap irit di kota bahkan tidak pernah kepikiran walau hanya membeli motor.


di tempat biasa lala menunggu angkot berhenti miya andara sudah berada di dalam angkot, lala masuk dan langsung bertanya kepada miya.


"miya lu kemaren gak ada ape ape kan di jalan?" tanya lala penasaran lantaran dia sangat khawatir sahabatnya semalam pulang jalan kaki.


"Gak ada ko, aku baik baik aja" jawab miya sambil tersenyum menatap sahabat nya itu. senyum yang selalu membuat semua orang yang menatap nya langsung merasa tentram.


.


.


di tempat lain seperti biasa jacklyn bersiap akan pergi ke perusahaan papah nya yang sudah tiada sejak lama.


jacklyn satu satu nya penerus dari perusahan pranata group jadi dia harus meneruskan jejak sang papah untuk mengelola perusahaan pranata group.

__ADS_1


jacklyn berjalan menuju mobil seperti biasa asisten pribadinya yang bernama boy sudah menunggu di depan dan langsung membungkuk saat melihat jacklyn memasuki mobil, boy sahabat sekaligus asisten nya itu sudah bersama dengan nya dari SMA.


.


.


miya andara sudah selesai ngampus dan bergegas menuju kantin bersama dengan lala dia sekarang sudah resmi menjadi mahasiswa universitas kedokteran.


"La aku bawa bekel, kamu mau cobain masakan aku engga?" ucap miya sambil menyodorkan makanan yang dia bawa namun belum sempat lala membuka nya makanan itu jatuh di tabrak oleh mahasiswi yang sangat sangat populer di campus itu.


"upsss sorry gue gak sengaja, nih uang buat lu berdua beli makanan" sambil melemparkan uang ke wajah lala sambil mengejek miya dan juga lala.


"ini uang nya, makasih yah " ucap miya sambil menyodorkan uang nya perempuan itu pun merasa terhina dan langsung meninggalkan miya dan juga lala..


perempuan yang melemparkan uang tadi bernama widia anak pengusaha terkenal yang memang sombong luar biasa lantaran baginya uang adalah segala nya. bahkan dia rela meninggalkan kekasih nya dulu demi karir nya sebagai model di negara B dan dia kembali ke indonesia untuk meneruskan pendidikan nya menjadi seorang dokter seperti yang papah nya mau.

__ADS_1


miya dan lala sudah berada di tempat kerja 40 menit sebelum nya karna miya berniat mentraktir lala untuk makan bersama.


"emang lu beneran ade duit mau traktir gue? kan kite belum gajihan" ucap lala ragu miya hanya tersenyum sambil memesan makanan.


lala dengan ragu memakan makanan yang miya pesan. tak lama ada seorang lelaki tampan berjalan menuju meja miya dan juga lala bergabung dan memesan makanan. miya yang sudah kenal dengan lelaki itu pun hanya mampu diam tanpa berkata.


"boleh kan aku gabung disini?" tanya jacklyn.


miya hanya tersenyum lalu mereka makan bertiga namun di tengah tengah menyantap makanan tiba tiba perempuan yang tadi melemparkan uang ke wajah lala sudah menggebrak meja miya lala dan juga jacklyn.


jacklyn yang terkejut langsung bangun saat melihat miya di tumpahkan juice mangga yang miya pesan.


"kamuu? apa apaan kamu?" ucap jacklyn marah melihat miya yang berantakan dan lala langsung membersihkan rambut miya dengan tisu.


"sayang, kamu apa apaan sih bisa satu meja dengan kedua orang kampung ini? " ucap widia dengan tidak tau malu nya menyebut jacklyn dengan sebutan sayang, sedangkan dulu widia membuang jacklyn hanya demi sebuah karier..

__ADS_1


"lepaskan tangan aku!!! kamu bukan siapa siapa aku lagi. kamu hanya sebuah sampah di mataku!!" hina jacklyn dan langsung meraih badan miya yang menangis lantaran merasa tidak enak kepada jacklyn gara gara kelakuan dia tadi membuat widia marah.


widia yang melihat pemandangan itu, langsung meninggalkan cafe dengan sangat marah..


__ADS_2