Gadis Milik Raja Vampire

Gadis Milik Raja Vampire
Di Desa Pedalaman


__ADS_3

Cantika hidup sebatangkara


disebuah gubuk yag cukup tua


namun terlihat masih cukup kuat.


Walaupun tinggal sendirian dan


jauh dari tetangga Cantika sangat


suka sekali suasan suhan yang sepi


dan damai. Walaupun awal


kepergian kedua orang rua cantika


karena terkena korban bencana


alam tanah longsor akibat para


penebang kayu yang serakah.


Tapi ketenangan dan


kedamayan itu hanya berlaku


pada pagi dan siag hari karena


desa kecil ini banyak ditinggalkan


duduk beberapa tahun silan


setelah banyak korban anak-anak


perempuan yang diculik dan para


penebang hutan liar yang mati


terbunuh secara mengenaskan.


Saat ini bahkan setelah puluhan


tahun berlalu, hutan yang dulu


pernah hampir bahkan menjadi


tidak pernah terjamah manusia


karena terkenal dengan kisah


mistis yang banyak memakan


korban.


Cantika gadis desa yang


begitu sangat rajin berkebun


semenjak kedua orang tuanya


meninggal Cantika hidup


sendirian dirumah yang berada di


tepi hutan. Cukup berjauhan


dengan tetannganya karena didesa


kecil itu yang terkenal akan


legenda banyak anak gadis atau


pun wanita yang diculik dan


berakhir mati mengenaskan


karena keluar rumah saat lewat


jam 7 malam. Cantika sebenrnya


juga ingin pindah kekota yang


lebih ramai penduduk tapi


almarhum orang tua selalu


meminta agar putri mereka tetap


tinggal dirumah ini minimal


sampai usia melati 21 tahun.


Selama ini Cantika tidak


pernah melanggar peraturan yang


ada didesa ini melati selalu berada


didalam rumah sebelum jam 6


sore bahkan karena tidak ingin


tertimpa suatu masalah seperti


para gadis yang hilaang


sebelumnya. tapi tiba disuatu


keadaan cantika yang


dikejar-kejar babi hutan saat


pulang dari memanen.


umbi-umbian yang akan dijual


kepasar besok membuat cantika


tersesat masuk jauh kedalam


hutan yang selama ini tidak


pernah dimasuki oleh manusia


manapun karena terkenal dengan


angkernya dan siapapun yang


masuk kedalam sana tidak akn


pernah kembali berdasarkan


cerita rakyat setempat.


"Ya tuhan ku sepertinya aku


tersesat....., karena dikejar-kejar


babihutan tadi. Saat ini bahkan


sudah mulai gelap tapi aku belum


ada dirumah saat ini." ucap


Cantika yang merasa bulu halis


dibelakang lehernya meremang


ketakutan.


"Ada mangsa yang cukup


cantik." Suara berat seorang pria


yang bisa didengar oleh Cantika


tapi tidak tampak wujudnya. Hal


ini membuat gadis itu ketakutan


dan beusaha pergi kesembarang


tempat karena takut tapi


bukannya terlepas dari keanehan


ini Cantika bisa mendengarkan


banyak langkah yang


mengikutinya.

__ADS_1


"Tidak bisa dia milikku kamu


pergilah!" suara berat lainnya


yang masih mengikuti Cantika


yang saat ini membuat cantika


lebih merinding dan takut karena


tidak seperti suara sebelumnya


tapi suasana kali inipun begitu


sangat dingin dan mencekam.


Cantika dapat mendengarkan


pertarungan yang cukup dasyat


walaupun tidak bisa melihatnya


tapi indra pendengaran lnya begitu sangat sangatlah


tajam. Cantika selalu berdoa dan


meminta pada tuhan agar dirinya


diselamatkan dan bisa keluar dari


situasi yang mencekam ini.


Bahkan Cantika berdoa sambil


menutup mata saat ini tiba-tiba


cantika mersa ada yang


mengendonnya dan membawanya


pergi begitu jauh sambil berlari


namun Cantika tidak berani


membuka mata mengingat konon


moster yang sering mencuklik


gadis desa itu dulu nya terkenal sangat


menyeramkan dan buruk rupanya dan menakutkan.


"Buka Mata mu!" suara berat


dan menakukatkan itu berhasil


membuat Cantika kaget dan reflek


membuat cantika menjadi penurut


seakan tubuhnya telah


dikendalikan. Cantika sangat


kaget bahkan hampir pingsan


karena takut melihat laki-laki


tampan yang saat ini begitu dekat


dengannya dengan mulut yang


seperti hewan buas yang ingin


mengonyak mangsanya bahkan


masih ada bekas darah pada sudut


bibirnya.


"Hmm Kamu bukan Manusia?"


ucap Cantika dengan suara yang begitu


gemetar ketakutan tapi masih bisa


bersuara walaupun suaranya


"Tentu saja bukan mana ada


manusia yang setampan aku ini!"


ucap laki-laki itu dengan suara


yang terdengar cukup angkuh.


"Tolong jangan habiskan


darahku....," ucap Cantika yang


mersa mahluk tuhan yang ada


dihadapannya ini sepertinya


meminum darah.


Laki-laki tampan dengan


pakaian seperti pangeran jaman


dulu yang begi sangat terht


tampan namun juga


menyeramkan membuat cantik


ketakutan apa lagi melihat gigi


taring dari pria yang saat ini


memeluknya ini terliat begitu


tajam dan siap untuk menghabisi


dan bahkan mengoyak tubuhnya.


"Aku sangat ingin minum


darah mu yang memiliki aroma


yang begitu memikat dan kamu


juga masih gadis. Tapi dia terliat


begitu cantik dan polos sayang


sekali jika harus mati begitu saja,


aku lebih tertarik membuatnya


menjadi mainanku." batin Vamvir


tampan itu yang begitertarik


menjadikan Cantika seperti


mainannya.


Cantika tampak gelisa karena


pria tampan yang berpakaian aneh


ini masih saja menatapnya dengan


tatapan ingin menerkamnya saat


ini juga membuat Cantika sangat


gugup tapi Cantika berusaha


untuk menutupi rasa ketautannya


dengan caranya sendiri pada saat


menjinakan hewan liar yang ada


dihutan. Cantika selalu mengajak


mereka berbicara keculia pada


babi hutan yangsebelumnya

__ADS_1


membuat cantika tersesat, hewan


ini sama sekali tidak mau


mendengarkan cantika berbicara


atau mungkin tidak mengerti yang


cantika ucapkan padahal biasanya


hewan buas ataupun jinak apapun


selalu bisa berkomunikasi dengan


baik pada Cantika yang memiliki


kemampuan langkah dari manusia


pada umumnya yakni bisa bicara


dengan binatang dan mengerti


bahasa mereka dengan baik.


Walaupun terkadang tidak


semua binatang buas mudah


dijinakan oleh Cantika tapi


setidaknya dengan otak cerdiknya


bisa berbicara dan berkomunikasi


dengan mereka dengan sangat


baik. Sehingga mempermudah


Cantika yang cerdik untuk kabur


dari hewan liar yang kelaparan


ataupun yang ketakutan


berlebihan seperti babi yang


membuat cantika sebelumnya


tersesak karena menyangka


Cantika ingin melukai anak-anak


yang tidak tidak tau sudah begitu


dekat dengan Cantika tanpa di


sadari.


"Baiklah aku rasa aku masih


cukup kenyang. Siapa namamu


wahai manusia?" ucap laki tampan


itu yang membuat cantika takjub


karena saat ini gigi tarinya yang


tadi terlihat mencuat keluar


layaknya hewan buas itu menjadi


menghilang dan giginya seperti


manusia biasa tapi tentunya lebih


terlihat tampan dan berwibawa.


"Jika dia buan dari jenis


binatang bisa lari cepat dan


memiliki taring lalu siapa dia


sebenarnya, apa mungkin dia


adalah penunggu hutan perawan


yang tidak pernah terjamah lagi


setelah pulihan tahun ini?" batin


Cantika yang meningkatkan rasa


waspadanya agar tidak menjadi


santapan mahluk tuhan yang tidak


diketahui Cantika jati dirinya


cantika juga buta baca dan tulis


tapi sejak lahir Cantika sudah


memiliki Bakat khusus yakni bisa


berbagai bahasa hanya dengan


sekali dengar dan ucap saja dan


bahkan ketika Cantika kepasar


yang ada diperkampngan alas


yang cukup ramai cantika bisa


belajar banyak dan mengerti


berbagai jenis bahasa manusia


hanya dengan hanya


medengarkannya saja. Sama


seperti bahasa hewan dan juga


bahkan tumbuhan tertentu


khususnya tumbuhan obat dan


racun.


"Jangan takut aku tidak akan


menyakitimu jika kamu patuh.


Sekarang kamu harus ikut dengan


dengan ku pergi. Kamu akan


menjadi mainan baru ku..." ucap


laki-laki tampan itu dengan suara


yang cukup membuat Cantika


justru semangkin terintimidasi


tapi jiga bersyukur karena


setidaknya dirinya tidak dibunuh


saat ini.


"Baiklah aku akan mengikuti


mu tapi lepaskan dulu aku." ucap


Cantika mersa begitu gugup pada


saat ini karena belum juga turun


dari gendongan Pria buas ini.


"Tidak aku tidak sebodoh itu.


Raja Vampir Cristian ini kau pikir


bodoh?" ucap laki-laki yang tampan itu


dengan tegas dan menatapnya

__ADS_1


dengan sangat tatapan tajam.


__ADS_2