
Cantika hidup sebatangkara
disebuah gubuk yag cukup tua
namun terlihat masih cukup kuat.
Walaupun tinggal sendirian dan
jauh dari tetangga Cantika sangat
suka sekali suasan suhan yang sepi
dan damai. Walaupun awal
kepergian kedua orang rua cantika
karena terkena korban bencana
alam tanah longsor akibat para
penebang kayu yang serakah.
Tapi ketenangan dan
kedamayan itu hanya berlaku
pada pagi dan siag hari karena
desa kecil ini banyak ditinggalkan
duduk beberapa tahun silan
setelah banyak korban anak-anak
perempuan yang diculik dan para
penebang hutan liar yang mati
terbunuh secara mengenaskan.
Saat ini bahkan setelah puluhan
tahun berlalu, hutan yang dulu
pernah hampir bahkan menjadi
tidak pernah terjamah manusia
karena terkenal dengan kisah
mistis yang banyak memakan
korban.
Cantika gadis desa yang
begitu sangat rajin berkebun
semenjak kedua orang tuanya
meninggal Cantika hidup
sendirian dirumah yang berada di
tepi hutan. Cukup berjauhan
dengan tetannganya karena didesa
kecil itu yang terkenal akan
legenda banyak anak gadis atau
pun wanita yang diculik dan
berakhir mati mengenaskan
karena keluar rumah saat lewat
jam 7 malam. Cantika sebenrnya
juga ingin pindah kekota yang
lebih ramai penduduk tapi
almarhum orang tua selalu
meminta agar putri mereka tetap
tinggal dirumah ini minimal
sampai usia melati 21 tahun.
Selama ini Cantika tidak
pernah melanggar peraturan yang
ada didesa ini melati selalu berada
didalam rumah sebelum jam 6
sore bahkan karena tidak ingin
tertimpa suatu masalah seperti
para gadis yang hilaang
sebelumnya. tapi tiba disuatu
keadaan cantika yang
dikejar-kejar babi hutan saat
pulang dari memanen.
umbi-umbian yang akan dijual
kepasar besok membuat cantika
tersesat masuk jauh kedalam
hutan yang selama ini tidak
pernah dimasuki oleh manusia
manapun karena terkenal dengan
angkernya dan siapapun yang
masuk kedalam sana tidak akn
pernah kembali berdasarkan
cerita rakyat setempat.
"Ya tuhan ku sepertinya aku
tersesat....., karena dikejar-kejar
babihutan tadi. Saat ini bahkan
sudah mulai gelap tapi aku belum
ada dirumah saat ini." ucap
Cantika yang merasa bulu halis
dibelakang lehernya meremang
ketakutan.
"Ada mangsa yang cukup
cantik." Suara berat seorang pria
yang bisa didengar oleh Cantika
tapi tidak tampak wujudnya. Hal
ini membuat gadis itu ketakutan
dan beusaha pergi kesembarang
tempat karena takut tapi
bukannya terlepas dari keanehan
ini Cantika bisa mendengarkan
banyak langkah yang
mengikutinya.
__ADS_1
"Tidak bisa dia milikku kamu
pergilah!" suara berat lainnya
yang masih mengikuti Cantika
yang saat ini membuat cantika
lebih merinding dan takut karena
tidak seperti suara sebelumnya
tapi suasana kali inipun begitu
sangat dingin dan mencekam.
Cantika dapat mendengarkan
pertarungan yang cukup dasyat
walaupun tidak bisa melihatnya
tapi indra pendengaran lnya begitu sangat sangatlah
tajam. Cantika selalu berdoa dan
meminta pada tuhan agar dirinya
diselamatkan dan bisa keluar dari
situasi yang mencekam ini.
Bahkan Cantika berdoa sambil
menutup mata saat ini tiba-tiba
cantika mersa ada yang
mengendonnya dan membawanya
pergi begitu jauh sambil berlari
namun Cantika tidak berani
membuka mata mengingat konon
moster yang sering mencuklik
gadis desa itu dulu nya terkenal sangat
menyeramkan dan buruk rupanya dan menakutkan.
"Buka Mata mu!" suara berat
dan menakukatkan itu berhasil
membuat Cantika kaget dan reflek
membuat cantika menjadi penurut
seakan tubuhnya telah
dikendalikan. Cantika sangat
kaget bahkan hampir pingsan
karena takut melihat laki-laki
tampan yang saat ini begitu dekat
dengannya dengan mulut yang
seperti hewan buas yang ingin
mengonyak mangsanya bahkan
masih ada bekas darah pada sudut
bibirnya.
"Hmm Kamu bukan Manusia?"
ucap Cantika dengan suara yang begitu
gemetar ketakutan tapi masih bisa
bersuara walaupun suaranya
"Tentu saja bukan mana ada
manusia yang setampan aku ini!"
ucap laki-laki itu dengan suara
yang terdengar cukup angkuh.
"Tolong jangan habiskan
darahku....," ucap Cantika yang
mersa mahluk tuhan yang ada
dihadapannya ini sepertinya
meminum darah.
Laki-laki tampan dengan
pakaian seperti pangeran jaman
dulu yang begi sangat terht
tampan namun juga
menyeramkan membuat cantik
ketakutan apa lagi melihat gigi
taring dari pria yang saat ini
memeluknya ini terliat begitu
tajam dan siap untuk menghabisi
dan bahkan mengoyak tubuhnya.
"Aku sangat ingin minum
darah mu yang memiliki aroma
yang begitu memikat dan kamu
juga masih gadis. Tapi dia terliat
begitu cantik dan polos sayang
sekali jika harus mati begitu saja,
aku lebih tertarik membuatnya
menjadi mainanku." batin Vamvir
tampan itu yang begitertarik
menjadikan Cantika seperti
mainannya.
Cantika tampak gelisa karena
pria tampan yang berpakaian aneh
ini masih saja menatapnya dengan
tatapan ingin menerkamnya saat
ini juga membuat Cantika sangat
gugup tapi Cantika berusaha
untuk menutupi rasa ketautannya
dengan caranya sendiri pada saat
menjinakan hewan liar yang ada
dihutan. Cantika selalu mengajak
mereka berbicara keculia pada
babi hutan yangsebelumnya
__ADS_1
membuat cantika tersesat, hewan
ini sama sekali tidak mau
mendengarkan cantika berbicara
atau mungkin tidak mengerti yang
cantika ucapkan padahal biasanya
hewan buas ataupun jinak apapun
selalu bisa berkomunikasi dengan
baik pada Cantika yang memiliki
kemampuan langkah dari manusia
pada umumnya yakni bisa bicara
dengan binatang dan mengerti
bahasa mereka dengan baik.
Walaupun terkadang tidak
semua binatang buas mudah
dijinakan oleh Cantika tapi
setidaknya dengan otak cerdiknya
bisa berbicara dan berkomunikasi
dengan mereka dengan sangat
baik. Sehingga mempermudah
Cantika yang cerdik untuk kabur
dari hewan liar yang kelaparan
ataupun yang ketakutan
berlebihan seperti babi yang
membuat cantika sebelumnya
tersesak karena menyangka
Cantika ingin melukai anak-anak
yang tidak tidak tau sudah begitu
dekat dengan Cantika tanpa di
sadari.
"Baiklah aku rasa aku masih
cukup kenyang. Siapa namamu
wahai manusia?" ucap laki tampan
itu yang membuat cantika takjub
karena saat ini gigi tarinya yang
tadi terlihat mencuat keluar
layaknya hewan buas itu menjadi
menghilang dan giginya seperti
manusia biasa tapi tentunya lebih
terlihat tampan dan berwibawa.
"Jika dia buan dari jenis
binatang bisa lari cepat dan
memiliki taring lalu siapa dia
sebenarnya, apa mungkin dia
adalah penunggu hutan perawan
yang tidak pernah terjamah lagi
setelah pulihan tahun ini?" batin
Cantika yang meningkatkan rasa
waspadanya agar tidak menjadi
santapan mahluk tuhan yang tidak
diketahui Cantika jati dirinya
cantika juga buta baca dan tulis
tapi sejak lahir Cantika sudah
memiliki Bakat khusus yakni bisa
berbagai bahasa hanya dengan
sekali dengar dan ucap saja dan
bahkan ketika Cantika kepasar
yang ada diperkampngan alas
yang cukup ramai cantika bisa
belajar banyak dan mengerti
berbagai jenis bahasa manusia
hanya dengan hanya
medengarkannya saja. Sama
seperti bahasa hewan dan juga
bahkan tumbuhan tertentu
khususnya tumbuhan obat dan
racun.
"Jangan takut aku tidak akan
menyakitimu jika kamu patuh.
Sekarang kamu harus ikut dengan
dengan ku pergi. Kamu akan
menjadi mainan baru ku..." ucap
laki-laki tampan itu dengan suara
yang cukup membuat Cantika
justru semangkin terintimidasi
tapi jiga bersyukur karena
setidaknya dirinya tidak dibunuh
saat ini.
"Baiklah aku akan mengikuti
mu tapi lepaskan dulu aku." ucap
Cantika mersa begitu gugup pada
saat ini karena belum juga turun
dari gendongan Pria buas ini.
"Tidak aku tidak sebodoh itu.
Raja Vampir Cristian ini kau pikir
bodoh?" ucap laki-laki yang tampan itu
dengan tegas dan menatapnya
__ADS_1
dengan sangat tatapan tajam.