Gadis Milik Raja Vampire

Gadis Milik Raja Vampire
Tak Bisa Tinggal Tanpa Ikatan


__ADS_3

Cristian akan berusaha terus menerus


agar gadis manusia yang memiliki


darah memikat dan bibir yang


manis ini untuk selalu berada


didekatnya dan tidak berpaling dari nya. Walaupun Cristian


sendiri tidak percaya dengan


hubungan yang pernikahan karena


kedua orang tuannnya bahkan


tidak pernah menikah tapi bisa


membuat dirinya tetap hadir


kedunia ini walapun keadan


kesepian karena menjadi seoran


anak tunggal.


"Kamu harus tetap tinggal


disini bersama ku selamanya!"


ucap Cristian tidak pernah ini


dibantah seperti sebelumnya


walapun gadis manisia yang


bersamanya saat ini betu terluhat


lugu dan polos tapi Cristian tidak


akan tertipu seperti ayahnya.


Cristian saat ini percaya dibalik


wajah Cantik yang amat polos ini


pasti memiliki sisi pembangkang


dan cukup cerdik untuk berusaha


menjauh darinya.


"Aku tidak bisa tinggal tanpa


ikatan walaupun kamu bisa


mengandalikan tubuhku untuk


tetap tinggal tapi kamu tidak akan


bisa menguasai hati dan perasaan


ku." ucap Cantika sendu saat ini


sepertinya akan cukup sulit kabur


dari dunia asing yang bukan dunia


manusia ini.


Cantika yang bahkan hampir


tidak percaya tentang kisah mitos


perculikan puluhan tahun lalu


juga ikut menjadi korban saat ini


dan cantika sudah bisa menebak


kemana para korban sebelumnya


berpulang, mereka pasti telah


mati kehebisan darah karena


cantika bisa melihat sendiri


banyak Vampir yang haus kan


darah ditempat ini tidak hanya


darah manisia saja darah hewan


pun juga dan mereka memakan


daging mentah layaknya binatang


buas.


"Aku akan mengikat mu jika


begitu." ucap Cristian yang saat ini


tersenyum kecil karena memiliki


cela untuk mengikat buruannya


kali ini. Cristian yang tidak pernah


jatuh cinta mengangap dirinya


saat ini hanya terpikat pada gadis


Cantik manusia yang memiliki


darah yang bisa menembah


kemampuannya dan membuat


senang saat berada didekat gadis


menusia ini.


"Sepetinya aku sebelumnya


salah bicara....." ucap Cantika yang


saat ini menjadi pucat melihat


raut wajah raja vampir yang ada


terlihat tersenyum licik seakan


telah menyiapkan sesutu hal yang


pastinya tidak akan merugikannya


nanti.


" Mengapa wajahmu seperti ketakutan seharusnya kamu


bersyukur karena masih


kuberikan kesempantan hidup dan


menjadi pelayan setia ku?" ucap


Cristian yang saat ini tidak habis


pikir dengan kaum manusia yang


menurutnya tidak pernah bisa


bersyukur dengan kebaikan yang


terjadi saat ini adalah nyawa


masih ada didalam raga.


"Tentu saja aku selalu


bersyukur kepada tuhan, tapi saat


ini aku sedang terjebak." ucap


Cantika berharap raja vampir ini


bisa bermura hati untuk


melepaskannya walaupun itu


cukup mustahil karena Seorang


raja vampir yang cukup tampan


ini cukup angkung sulit untuk


diperdaya padahal biasanya jika


kaum manusia ataupu hewan buas


lain sangat mudah percaya engan


wajah polos cantika yang terlihat


begitu tulus dan lugu.


Cantika tidak pernah


berbicara lama pada kaum


manusia sebelumnya dan saat ke


pasarpun untuk sekedar menjual


hasil kebun dan membelipakaian


dan makan Cantika selalu


menutupi wajahnya dengan cadar.


Walaupun ada beberapa pemuda


yang berusa mendekati cantika


mereka selalu mengurungkan


niatnya setelah mengetahui


cantika tinggal di dekat hutan


angker yang dulu banyak


memekan korban dan bahkan


sebagian lagi ada yang mengagap


Cantika gadis yang dikutuk karena


tinggal dihutan sendirian adan


jauh dari pemukiman warga


lainnya.


"Siapa yang menjebakmu,


maksudmu kamu sendiri yan


tersesat dan melanggar aturan


turun temurun dunia mu sehingga


sampai masuk ke duania ku?"


ucap Crisian yang sama sekali


tidak pernah merasa salah dalam


hal ini bahkan menurutnya saat


ini Catika yang terlalu ceroboh.


Walaupun demikian tentunya


Crisitian merasa senang karena


saat ini mendapatkan mainan baru


yang akan banyak membautnya


terlihat hebat dihapan


ayahandanya dan rakyaknya. Cris

__ADS_1


tian benar-benar tidak sabar


untuk menjadi raja vampir


yangsah setelah menemukan


seseorang yang paham dengan


baik ucapnya meskipun dia bukan


bangsa Vampir.


"Iya aku memang bersalah


dan ceroboh." ucap Cantika yang


memang mekaui kesalahannya


waktu itu yang begi ceroboh. Saat


ini Cantika tidak bisa


menyalahkan siapapu karena


memang yang bersalah adalah


dirinya bukan orang lain.


Cantika percaya Tuhan tidak


akan pernah tidur dan pasti telah


mengetahui yang terbaik


untuknya sehingga saat ini


Cantika bisa mengurangi rasa


kecewa berlebihan pada dirinya


sendiri wapun badannya terasa


cukup lemas karena Cantika


tentunya banyak kekurangan


darah setelah beberapa saat lalu


darahnya diambil secara paksa


oleh raja Vampir yang begitu


angkuh dan selalu merasa paling


benar ini.


"Beristirahlah sepertinya aku


harus menemui seseorang yang


sialnya harus dijodokan dengan ku


." ucap Cristian yang malas sekali


bertemu wanita pilihan


ayahandanya tapi pertemuan ini


harus tetap dilakukan karena


Cristian tidak ingin


mempermalukan ayahnya yang


telah susah payah mendidik dan


membesarkannya dengan sangat


baik selama ini.


"Syukurlah dia telah memiliki


seorang wanita,itu artinya aku


sebentar lagi akan bebas." gumam


kecil Cantika yang saat ini bisa di


dengar begitu jelas oleh Cristian.


"Jangan perah bermimpi."


ucap Cristian yang merasa gemas


melumut bibir gadis mingil merah


menggoda dihadapannya yang


berani bicara lancang ingin kabur


darinya, lalu setelah itu pergi


tampa mengatakan apapun.


Cantika hanya terdiam seperti


orang bodoh selama beberapa


detik otaknya seakn berhenti


berfungsi dengan baik.


"Tidak mengapa aku tidak


menolak dan Raja Vampir angkuh


itu pergi dengan enaknya saja


setelah membuat ku seperti orang


bodoh. Hah sudahlah tidak akan


kubiarkan lagi dia bertingkah


seenaknya." ucap Cantika yang


saat ini merasa kesal memilih


untuk berusaha tidur saja


baik.


Di singga sana raja saat ini


Cristian duduk dan bertemu


dengan ayahanda dan beberapa


tamu lainnya yang merupakan


bangsa Vampir bangsawan yang


ingin dikenalkan ayahannya pada


Cristian sendiri terlihat tidak


tertarik dan bahkan berharap bisa


menyelesaikan pertemuan ini dan


ingin melihat Gadis mania yang


berhasil membuat Cristian


terpikat bahkan tidak bisa


konsentrasi penuh dalam


pertemuan ini karena hanya


terbayang wajah mengemaskan


gadis manusia yang cukup polos


dan mengemaskan yang


ditinggalkannya beberapa menit


yang lalu didalam kamar yang


telah dipagari dengan tenaga


dalam.


Cristian takut gadis manusia


itu tiba-tiba kabur dan


semangking membuatnya pusing


nanti, saat ini saja Cristian tidak


mendengar dengan baik ucap


ayahnya karena khawatir dengan


bonekannya itu kabur. Tentu saja


sangt sulit menemuakn manusia


langka berbakat, Cantik dan cukup


mengemaskan seperti itu oleh


karena itu Cristian tidak akan


membiarkan mainan barunya itu


kabur.


"Yang mulia, yang mulia....


ananda...., raja Cristian...." ucap


seorang laki-laki yang terlihat


cukup kesal karena saat ini


puranya sendiri begitu lancang


mengabaikan ucapnnya padahal


biasanya anak semata wayangnya


ini tidak pernah bersikap seanch


ini.


"Iya Ayahhanda, maaf." ucap


ayahandanya hampi saja berteriak


dan tidak hany itu raut wajahnya


terlihat cukup kesal.


"Putri Anggia bertanya


tentang keadaan mu..." ucap raja


Cristoper berusaha untuk tetep


mengontrol diri.


"Ananda biak-baik saya ayah,


hanya memikirkan soal buruan


yang khawatir akan lepas." ucap


cristian yang saat ini membuat


Cristoper curiga dengan perkataan


dari putranya tersebut karena


tidak boiasanya Cristian perduli


dengan burunanya.


"Putri Anggia, yang mulia


baik-baik saja hanya memikirkan


masalah buruan saja sehingga

__ADS_1


sedikit tidak fokus." ucap


Cristoper menjelaskan pada calon


menentunya dengan ramah tamah


karena menjalin hubungan baik


antara putranya dan putri


bangsawa ini akan membuat


wilayah kekuasaanya kemangkin


luas dan pasukannya juga kan


semangkin banyak dan lebih kuat.


"Baiklah kalau begitu aku


sangat merasa bersyukur, aku


selalu berdoa siang dan malam


untuk kesehatan dan kemenangan


yang mulia Raja Cristian." ucap


Anggia tanpa malu-malu


menjelaskan tentang pesaannya.


Cristian yang tidak suka


dengan gadis Vampir yang agresif


namu pura-pura terlihat anggun


ini bukannya jatu hati malha


menjadi terhat ilfil karena


menurut Cristian bangsawan


cantik ini terlihat sangat


berlebihan yang tentu saja


memiliki makna menginginkan


sesuatu yang lebih dari tamu lain


yang biasa bertemu dengannya.


Cristian lebih menyukai wanita


lugu seperti buruannya tadi yang


saat ini sedang diskap dikamarnya


sayangnya dia manusia bukan


Vampir.


"Yang mulia raja sangat


senang dan bersyukur karena di


khawatirkan oleh perempun


senatik anda." ucap Cristoper yang


saat ini memulai drama membuat


putranya terlihat baik dan


sempurna dimata semua orang


termasuk calon menantunya.


"Ayahanda tapi aku tidak


penah merasa bersyukur hanya


karena perempuan genit itu


mengkhawatirkanku, aku tidak


perduli padanya." ucap Cristian


dena jujur. Hal ini membuat.


Cristoper sedikit kesal pada


putranya yang tidak mengikuti


jalan sandiwaranya.


"Raut wajah yang mulia


sepertinya tidak senang dengan


ucapan ku.....," ucap putri Anggia


yang saat ini bisa melihat Cristian


yang tidak senang, meskipun


Anggia tidak bisa mendengar dan


mengerti dengan baik perkataan


Cristian tapi Anggia bisa membaca


dengan baik ekperesi seseorang


yang telah lama mencuri hatinya.


karena ketampananya itu.


Anggia bahkan tidak perduli


tentang rumor yang mengatakan


jika Raja Vampir itu sebenarnya


bisu karena Anggia telah jatu hati


padanya Anggia tidak lagi peduli


dengan rumor itu dan tentu saja


Anggia juga berkeinginan kuat


untuk menjadi seorang ratu


sehingga Anggia akan melakukan


sela cara agar dirinya bisa


menikah dengan Raja Cristian


yang saat ini menduduki tahta


Kerajaan Vampir.


"Baguslah jika dia sadar diri,"


ucap Cristian saat ini tidak pernah


peduli dengan perasaan wanita


manapun didunia ini karena


seumur hidup ini hanya kasih


sayang dari seorang ayah yang di


dapatkannya Cristian tidak pernah


peduli dengan perasaan wanita


yang dianggapnya pengkhianat


sama seperti ibunya yang tidak


pernah kembali dan ayahnya juga


dengan bodohnya masih


mencintainya dan tidak ingin


menikah dengan wanita manapun


selain ibu yang telha melahirkanya


itu.


"Cristian setidaknya kamu


jangan beraut wajah masam


seperti itu tujukan padanya jika


kamu merasa senang jangan


mempermalukan Ayah." bisik


batin Cristoper yang saat ini


untungnnya sifat menyebalkan


wanita yang dicintainnya yang


keras kepala sama dengan


putranya yang begitu sangat


menguras kesabaran ini sehingga


Cristoper sudah biasa dalam hal


ini.


"Tidak yang mulia putri anda


salah paham, yang mulia hanya


sedikit leleh seteletah selesai


berburu sebelumnya." ucap


Cristoper yang memberi kode


pada putranya untuk segera


tersenyum dan dengan terpaksa


Cristian tersenyum dengan tidak


iklas. Dan tidak kemudian


ruangan yan tadinya hening dan


begitu formal tiba-tiba menjadi


gaduh karena kedatangan seorang


gadis aneh yang tidak dikenal.


"Siapa dia, berani-beraninaya


membuat kekacawan!" ucap


Cristoper dengan marah karena


ruang pertemuan ini menjadi


berantakan karena gadis aneh itu


yang sebelumnya menabrak guci


dan patung-patung hiasan


berharganya.


"Maaf aku tidak sengaja


menyengolnya.....," cicit Cantika


dengan suara kecil setelah selesai


membalikan tubuh yang


sebelumnya membelakngi semua

__ADS_1


orang penting itu.


__ADS_2