
Cristian akan berusaha terus menerus
agar gadis manusia yang memiliki
darah memikat dan bibir yang
manis ini untuk selalu berada
didekatnya dan tidak berpaling dari nya. Walaupun Cristian
sendiri tidak percaya dengan
hubungan yang pernikahan karena
kedua orang tuannnya bahkan
tidak pernah menikah tapi bisa
membuat dirinya tetap hadir
kedunia ini walapun keadan
kesepian karena menjadi seoran
anak tunggal.
"Kamu harus tetap tinggal
disini bersama ku selamanya!"
ucap Cristian tidak pernah ini
dibantah seperti sebelumnya
walapun gadis manisia yang
bersamanya saat ini betu terluhat
lugu dan polos tapi Cristian tidak
akan tertipu seperti ayahnya.
Cristian saat ini percaya dibalik
wajah Cantik yang amat polos ini
pasti memiliki sisi pembangkang
dan cukup cerdik untuk berusaha
menjauh darinya.
"Aku tidak bisa tinggal tanpa
ikatan walaupun kamu bisa
mengandalikan tubuhku untuk
tetap tinggal tapi kamu tidak akan
bisa menguasai hati dan perasaan
ku." ucap Cantika sendu saat ini
sepertinya akan cukup sulit kabur
dari dunia asing yang bukan dunia
manusia ini.
Cantika yang bahkan hampir
tidak percaya tentang kisah mitos
perculikan puluhan tahun lalu
juga ikut menjadi korban saat ini
dan cantika sudah bisa menebak
kemana para korban sebelumnya
berpulang, mereka pasti telah
mati kehebisan darah karena
cantika bisa melihat sendiri
banyak Vampir yang haus kan
darah ditempat ini tidak hanya
darah manisia saja darah hewan
pun juga dan mereka memakan
daging mentah layaknya binatang
buas.
"Aku akan mengikat mu jika
begitu." ucap Cristian yang saat ini
tersenyum kecil karena memiliki
cela untuk mengikat buruannya
kali ini. Cristian yang tidak pernah
jatuh cinta mengangap dirinya
saat ini hanya terpikat pada gadis
Cantik manusia yang memiliki
darah yang bisa menembah
kemampuannya dan membuat
senang saat berada didekat gadis
menusia ini.
"Sepetinya aku sebelumnya
salah bicara....." ucap Cantika yang
saat ini menjadi pucat melihat
raut wajah raja vampir yang ada
terlihat tersenyum licik seakan
telah menyiapkan sesutu hal yang
pastinya tidak akan merugikannya
nanti.
" Mengapa wajahmu seperti ketakutan seharusnya kamu
bersyukur karena masih
kuberikan kesempantan hidup dan
menjadi pelayan setia ku?" ucap
Cristian yang saat ini tidak habis
pikir dengan kaum manusia yang
menurutnya tidak pernah bisa
bersyukur dengan kebaikan yang
terjadi saat ini adalah nyawa
masih ada didalam raga.
"Tentu saja aku selalu
bersyukur kepada tuhan, tapi saat
ini aku sedang terjebak." ucap
Cantika berharap raja vampir ini
bisa bermura hati untuk
melepaskannya walaupun itu
cukup mustahil karena Seorang
raja vampir yang cukup tampan
ini cukup angkung sulit untuk
diperdaya padahal biasanya jika
kaum manusia ataupu hewan buas
lain sangat mudah percaya engan
wajah polos cantika yang terlihat
begitu tulus dan lugu.
Cantika tidak pernah
berbicara lama pada kaum
manusia sebelumnya dan saat ke
pasarpun untuk sekedar menjual
hasil kebun dan membelipakaian
dan makan Cantika selalu
menutupi wajahnya dengan cadar.
Walaupun ada beberapa pemuda
yang berusa mendekati cantika
mereka selalu mengurungkan
niatnya setelah mengetahui
cantika tinggal di dekat hutan
angker yang dulu banyak
memekan korban dan bahkan
sebagian lagi ada yang mengagap
Cantika gadis yang dikutuk karena
tinggal dihutan sendirian adan
jauh dari pemukiman warga
lainnya.
"Siapa yang menjebakmu,
maksudmu kamu sendiri yan
tersesat dan melanggar aturan
turun temurun dunia mu sehingga
sampai masuk ke duania ku?"
ucap Crisian yang sama sekali
tidak pernah merasa salah dalam
hal ini bahkan menurutnya saat
ini Catika yang terlalu ceroboh.
Walaupun demikian tentunya
Crisitian merasa senang karena
saat ini mendapatkan mainan baru
yang akan banyak membautnya
terlihat hebat dihapan
ayahandanya dan rakyaknya. Cris
__ADS_1
tian benar-benar tidak sabar
untuk menjadi raja vampir
yangsah setelah menemukan
seseorang yang paham dengan
baik ucapnya meskipun dia bukan
bangsa Vampir.
"Iya aku memang bersalah
dan ceroboh." ucap Cantika yang
memang mekaui kesalahannya
waktu itu yang begi ceroboh. Saat
ini Cantika tidak bisa
menyalahkan siapapu karena
memang yang bersalah adalah
dirinya bukan orang lain.
Cantika percaya Tuhan tidak
akan pernah tidur dan pasti telah
mengetahui yang terbaik
untuknya sehingga saat ini
Cantika bisa mengurangi rasa
kecewa berlebihan pada dirinya
sendiri wapun badannya terasa
cukup lemas karena Cantika
tentunya banyak kekurangan
darah setelah beberapa saat lalu
darahnya diambil secara paksa
oleh raja Vampir yang begitu
angkuh dan selalu merasa paling
benar ini.
"Beristirahlah sepertinya aku
harus menemui seseorang yang
sialnya harus dijodokan dengan ku
." ucap Cristian yang malas sekali
bertemu wanita pilihan
ayahandanya tapi pertemuan ini
harus tetap dilakukan karena
Cristian tidak ingin
mempermalukan ayahnya yang
telah susah payah mendidik dan
membesarkannya dengan sangat
baik selama ini.
"Syukurlah dia telah memiliki
seorang wanita,itu artinya aku
sebentar lagi akan bebas." gumam
kecil Cantika yang saat ini bisa di
dengar begitu jelas oleh Cristian.
"Jangan perah bermimpi."
ucap Cristian yang merasa gemas
melumut bibir gadis mingil merah
menggoda dihadapannya yang
berani bicara lancang ingin kabur
darinya, lalu setelah itu pergi
tampa mengatakan apapun.
Cantika hanya terdiam seperti
orang bodoh selama beberapa
detik otaknya seakn berhenti
berfungsi dengan baik.
"Tidak mengapa aku tidak
menolak dan Raja Vampir angkuh
itu pergi dengan enaknya saja
setelah membuat ku seperti orang
bodoh. Hah sudahlah tidak akan
kubiarkan lagi dia bertingkah
seenaknya." ucap Cantika yang
saat ini merasa kesal memilih
untuk berusaha tidur saja
baik.
Di singga sana raja saat ini
Cristian duduk dan bertemu
dengan ayahanda dan beberapa
tamu lainnya yang merupakan
bangsa Vampir bangsawan yang
ingin dikenalkan ayahannya pada
Cristian sendiri terlihat tidak
tertarik dan bahkan berharap bisa
menyelesaikan pertemuan ini dan
ingin melihat Gadis mania yang
berhasil membuat Cristian
terpikat bahkan tidak bisa
konsentrasi penuh dalam
pertemuan ini karena hanya
terbayang wajah mengemaskan
gadis manusia yang cukup polos
dan mengemaskan yang
ditinggalkannya beberapa menit
yang lalu didalam kamar yang
telah dipagari dengan tenaga
dalam.
Cristian takut gadis manusia
itu tiba-tiba kabur dan
semangking membuatnya pusing
nanti, saat ini saja Cristian tidak
mendengar dengan baik ucap
ayahnya karena khawatir dengan
bonekannya itu kabur. Tentu saja
sangt sulit menemuakn manusia
langka berbakat, Cantik dan cukup
mengemaskan seperti itu oleh
karena itu Cristian tidak akan
membiarkan mainan barunya itu
kabur.
"Yang mulia, yang mulia....
ananda...., raja Cristian...." ucap
seorang laki-laki yang terlihat
cukup kesal karena saat ini
puranya sendiri begitu lancang
mengabaikan ucapnnya padahal
biasanya anak semata wayangnya
ini tidak pernah bersikap seanch
ini.
"Iya Ayahhanda, maaf." ucap
ayahandanya hampi saja berteriak
dan tidak hany itu raut wajahnya
terlihat cukup kesal.
"Putri Anggia bertanya
tentang keadaan mu..." ucap raja
Cristoper berusaha untuk tetep
mengontrol diri.
"Ananda biak-baik saya ayah,
hanya memikirkan soal buruan
yang khawatir akan lepas." ucap
cristian yang saat ini membuat
Cristoper curiga dengan perkataan
dari putranya tersebut karena
tidak boiasanya Cristian perduli
dengan burunanya.
"Putri Anggia, yang mulia
baik-baik saja hanya memikirkan
masalah buruan saja sehingga
__ADS_1
sedikit tidak fokus." ucap
Cristoper menjelaskan pada calon
menentunya dengan ramah tamah
karena menjalin hubungan baik
antara putranya dan putri
bangsawa ini akan membuat
wilayah kekuasaanya kemangkin
luas dan pasukannya juga kan
semangkin banyak dan lebih kuat.
"Baiklah kalau begitu aku
sangat merasa bersyukur, aku
selalu berdoa siang dan malam
untuk kesehatan dan kemenangan
yang mulia Raja Cristian." ucap
Anggia tanpa malu-malu
menjelaskan tentang pesaannya.
Cristian yang tidak suka
dengan gadis Vampir yang agresif
namu pura-pura terlihat anggun
ini bukannya jatu hati malha
menjadi terhat ilfil karena
menurut Cristian bangsawan
cantik ini terlihat sangat
berlebihan yang tentu saja
memiliki makna menginginkan
sesuatu yang lebih dari tamu lain
yang biasa bertemu dengannya.
Cristian lebih menyukai wanita
lugu seperti buruannya tadi yang
saat ini sedang diskap dikamarnya
sayangnya dia manusia bukan
Vampir.
"Yang mulia raja sangat
senang dan bersyukur karena di
khawatirkan oleh perempun
senatik anda." ucap Cristoper yang
saat ini memulai drama membuat
putranya terlihat baik dan
sempurna dimata semua orang
termasuk calon menantunya.
"Ayahanda tapi aku tidak
penah merasa bersyukur hanya
karena perempuan genit itu
mengkhawatirkanku, aku tidak
perduli padanya." ucap Cristian
dena jujur. Hal ini membuat.
Cristoper sedikit kesal pada
putranya yang tidak mengikuti
jalan sandiwaranya.
"Raut wajah yang mulia
sepertinya tidak senang dengan
ucapan ku.....," ucap putri Anggia
yang saat ini bisa melihat Cristian
yang tidak senang, meskipun
Anggia tidak bisa mendengar dan
mengerti dengan baik perkataan
Cristian tapi Anggia bisa membaca
dengan baik ekperesi seseorang
yang telah lama mencuri hatinya.
karena ketampananya itu.
Anggia bahkan tidak perduli
tentang rumor yang mengatakan
jika Raja Vampir itu sebenarnya
bisu karena Anggia telah jatu hati
padanya Anggia tidak lagi peduli
dengan rumor itu dan tentu saja
Anggia juga berkeinginan kuat
untuk menjadi seorang ratu
sehingga Anggia akan melakukan
sela cara agar dirinya bisa
menikah dengan Raja Cristian
yang saat ini menduduki tahta
Kerajaan Vampir.
"Baguslah jika dia sadar diri,"
ucap Cristian saat ini tidak pernah
peduli dengan perasaan wanita
manapun didunia ini karena
seumur hidup ini hanya kasih
sayang dari seorang ayah yang di
dapatkannya Cristian tidak pernah
peduli dengan perasaan wanita
yang dianggapnya pengkhianat
sama seperti ibunya yang tidak
pernah kembali dan ayahnya juga
dengan bodohnya masih
mencintainya dan tidak ingin
menikah dengan wanita manapun
selain ibu yang telha melahirkanya
itu.
"Cristian setidaknya kamu
jangan beraut wajah masam
seperti itu tujukan padanya jika
kamu merasa senang jangan
mempermalukan Ayah." bisik
batin Cristoper yang saat ini
untungnnya sifat menyebalkan
wanita yang dicintainnya yang
keras kepala sama dengan
putranya yang begitu sangat
menguras kesabaran ini sehingga
Cristoper sudah biasa dalam hal
ini.
"Tidak yang mulia putri anda
salah paham, yang mulia hanya
sedikit leleh seteletah selesai
berburu sebelumnya." ucap
Cristoper yang memberi kode
pada putranya untuk segera
tersenyum dan dengan terpaksa
Cristian tersenyum dengan tidak
iklas. Dan tidak kemudian
ruangan yan tadinya hening dan
begitu formal tiba-tiba menjadi
gaduh karena kedatangan seorang
gadis aneh yang tidak dikenal.
"Siapa dia, berani-beraninaya
membuat kekacawan!" ucap
Cristoper dengan marah karena
ruang pertemuan ini menjadi
berantakan karena gadis aneh itu
yang sebelumnya menabrak guci
dan patung-patung hiasan
berharganya.
"Maaf aku tidak sengaja
menyengolnya.....," cicit Cantika
dengan suara kecil setelah selesai
membalikan tubuh yang
sebelumnya membelakngi semua
__ADS_1
orang penting itu.