
Anggia sungguh merasa sangat tidak suka pada saat
tatapan Raja Vampir malah hanya
terfokus pada wanita asing itu yang entah dari mana dia berasal
sedangkan dirinya tadi bahkan
diabaikan oleh Raja Vampire yaitu Raja Cristian. Anggia sungguh sangat
penasaran sebenarnya siapa gadis asing
yang dengan begitu mudah
merebut perhatian raja ini
memilki posisi sepenting apa di
kerajaan ini. Cristian tidak ingin
sumber kekuatannya ini mendapat
hukuman berat langsung
menyelamatkan Cantika dengan
caranya.
"Kenapa kamu malah ada disi
dan membuat kegaduhan, untung
saja kamu tidak terluka." ucap
Cristian yang saat ini membantu
Cantika yang sedikit membungkuk
untuk berdiri dengan benar.
"Siap sebenarnya gadis muda
ini, sebelumnya putra ku tidak
pernah seperduli itu dengan kaum
hawa. Wajahnya seperti aku
pernah tau tapi aku juga lupa
siapa." batin Cristoper
bertanya-tanya dalam hatinya.
Sikap Cristian yang bahkan
menggunakan ilmunya untuk
berpindah tempat turun dari
singga sana untuk menolong
seorang gadis asing yang telah berbuat gaduh di acara rapat
penting ini tentu saja menjadi
sorotan banyak penduduk Valen(
Nama Kerajaan Kaum Vampir)
yang selalu haus akan darah
binatang maupun darah manusia.
Cristian menayan keadaan
Cantika yang akan sangat
berbahaya jika terluka karena
darh manusianya akan mudah
tercium oleh bangsa Vampir dan
sulit menyembunyakan aroma
manusia kembali jika sampai
Cantika sedikit saja. Cantika yang
cukup cerdik pun pahan jika saat
ini raja Vampir ini sedang
berusaha menyelamatkannya agar
tidak menjadi santapan kaum
Vampir yang selalu haus akan
darah ini.
"Hamba baik-baik saja yang
mulia, maaf karena kelalaian
hamba yang baru datang dari desa
sedikit membuat istana mu
berantakan." ucap Cantika yang
mengejutkan orang-orang penting
disana karena Cantika bisa
mengerti dengan baik setiap
ucapan Raja Vampir yang
membuat Cristoper dan petinggi
kaum Vampir percaya jika gadis
aneh ini adalah gadis yang
diramalkan akan membuat
kerajaan Vampir lebih baik dan
aman dari serangan musuh.
"Tidak masalah lain kali
jangan ceroboh, biar pelayan yang
akan membereskannya." ucap Cristian sambil tersenyum kecil
pada Ayahnya yang masih terlihat
terjut begitu juga dengan seluruh
orang penting yang hadir dalam
rapat ini.
"Yang mulia Raja, kenapa
bukan gadis anch itu yang
membereskan kekacawannya?"
ucap Putri Anggia yang merasa
sangat tidak menyukai wanita
aneh yang terlihat begitu dekat
dengan raja dan bahkan bisa
mengerti setiap ucapan raja
dengan baik pada sebelumnya
semua orang tau hanya raja yang
sebelumnya yang bisa mengerti
ucapan langsung raja saat ini dan
diamnya raja sebelumnya telah
membuktikan jika setiap ucapan
gadis aneh itu adalah benar.
"Dia adalah Dewi Can pelayan
khusus dengan bakat yang
mengagumkan dari desa jauh yang
akan menjadi penasehat dan
penerjemah keinginanku." ucap
Raja Vampir itu yang membuat
Cantika bingung karena namanya
terasa berbeda dan kuno yang telah dikatakan raja Cristian pada mereka semua.
"Jadi dia Dewi Can yang akan
membantu strategi perang kita
dan sesejahteraan, keamanan dan
kemenangan Kaum Vampir
sehingga tidak akan pernah ada
yang bisa mengalahkan pertahan
kerajaan kita." ucap Cristoper
yang begi percaya dengan setiap
ucapan putranya padahal Cristian
sendiri belum tau siapa sebenarnya Gadis manusia yang
berhasil memikatnya ini tapi
Cristian akan memastikan agar
manusia cantik yang cukup cerdas
ini tidak mati konyol dihari
pertama dikerajaannya ini.
"Seharusnya jika dia memang
adalah dewi yang telah
ditakdirkan oleh tuhan untuk
ketentraman kaum Vampir dia
memiliki bakat yang tidak biasa....
." ucap Putria Anggia berharap
agar gadis anch itu menjadi
pelayan biasa dan tidak terlalu
dekat dengan pujaan hatinya.
__ADS_1
"Putri Anggia kamu tidak
lihat sebelumnya jika dia
berhadsil dengan baik mengerti
setiap ucapan Raja Vampir yang
bahkan kau sendiri tidak paham."
ucap seorang petinggi kerajaan
yang tampaknya sangat percaya
pada Cantika yang memang
memiliki paras yang ayu serta
telihat sangat lugu dan tulus.
Cantika bukannya takut
malah tersentum saat ini dan saat
ini Cantika akan mengunakan
kecerdikan dan kepintarannya
untuk bertahan hidup diantara
ribuan mata kaum Vampir yang
terlihat mempertanyakan tentang
jati dirinya. Cantika yang melihat
seekor Kelinci yang berada
dikandang dan mendapatkan
sebuah ide berilian.
"Hanya dengan menjentikan
jari bisa membuat seluruh kelinci yang terkurung itu menjadi
terlepas dari kurungannya lalu
kemudia Cantika meminta mereka
kembali masuk kedalam kurungan
setelah hampir melopat-lompat
dan mengacaukan ruangan rapat
ini dan kelinci-kelinci tadi
seharusnya sebagai hidangan yang
baik bagi Vampir yang merasa
haus dan lapar.
"Kamu benar-benar seorang
dewi setelah ini kaum Vampir
tidaka akankehausan dan
kelaparan lagi." puji salah satu
petinggi kerajaan yang saat ini
begitu terpesona pada kecantikan
dan kepintaran Dewi Can alias
Cantika.
"Tidak mungking bagaimana
bisa Vampir yang berasa dari desa
sepertinya begitu maudah
menjinakan buruan dan bahkan
mudah untuk mendapatkan
perhatian dari Raja Vampir secara
belebihan, hal ini semangkin
membuat ku sangat ingin
membunuhnya." ucap Anggia
yang benci melihat sosok polos
yang saat ini telah mencuri
perhatian seluruh orang yang ada
ditempat ini bahkan raja
sebekumnya juga terlihat
terpukau dengan pertunjukan
barusan.
"Apakah kamu bisa
benar-benar berbicara dengan
hewan mereka dan mengerti
setiap ucapan dari putra ku dengan baik, tapi aku masih
belum yakin jika kau ini
benar-benar seorang dewi
ayu dan memikat." batin Cristoper
yang teringat dengan wanita yang
dicintainya juga memiliki wajah
yang cantik dan memikat tapi
tidak ingin hidup bersamanya
karena mereka berbeda alam.
"Putri Anggia kamu tidak
perlu khawatir yang kan menjadi
calon ratu tetap dirimu. Ayah akan
melakukan segela cara untuk
membuat mu menjadi seorang
ratu." ucap Mentri Akas kepada
putari semat wayannnya yang
terlihat begitu marah, walapun
istrinya telah menjadi Ratu
dikerajaan lain yang lebih kecil
Akas tetap ingin menjadi seoramg
mentri demi cita-citanya yang
ingin memilki wilaayah kekuasan
yang luas dan itu semua bisa
terjadi jika putrinya menikah
dengan raja Vampir saat ini.
Anggia sangat ini merasa
sedikit lega karena ada ayahnya
yang selalu membantunya untuk
mendapatkan apapun yang
diinginkannya dengan muda,
setidaknya hal ini membuat
Anggia bisa lebih tenang dan
menyusun rencana baru untuk
membuat pernikahn mereka
berdua agar lebih cepat dan tidak
akan ada lagi perempun yang
manapun yang berhasil hidup dengan tenang dan selama ini
banyak yang meregang nyawa
hanya ketahuan mengagumi
setelah putri Anggia tau mereka
tidak pantas mendapingi Raja
Vampir dan hanya dirinya yang
paling pantas untuk menjadi
seorang Ratu mendampingi Raja
Vampir.
"Raja Vampir tolong beritahu
Putri bangsawan itu jika aku
hanya seorang pelayang dan tidak
akan mungking merebutmu
darinya." ucap Cantika dengan
suara yang benar-benar pelan
yang haya bisa didengar oleh
Cristian yang telan membatasi
jaran pendengaran kaum Vampir
setelah melihat gerak-gerik aneh
cantika yanginin mengatakan
sesuatu.
"Aku tidak perduli dia tidak
penting bagiku, jika aku harus
memiliki ikatan yang serius aku
hany ingin mengikat mu saja
__ADS_1
bukan wanita agresep sepertinya.
Kamu gadis sedangkan dia
seorang wanita liar." ucap Cristian
yang sudah tau siapa sebenarnya
putri Anggia yang selalu bertopen
wajah angun dan manis itu
sebnarnya wanita liar meskipun
seorang yang berdarah biru.
"Apa maksud mu, dia hanya
sedang cemburu pada jangan
menuduhnya seperti itu. Anda ini
sepertinya tidak pernah berpikir
positif, menghargai dan mengerti tentang seorang perempuan saja?"
ucap Cantika yang merasa kesal
dan tidak suka jika kaumnya
perempuan direndahkan
walaupun mereka bukan manusia
tapi setiap perempuan memiliki
perasaan lembut dan penuh kasih
sayang yang sama bagi Cantika.
Setelah rapat yang
membosankn itu akhirnya
dibubarkan saat ini cristian
menyeret cantika untuk mengikuti
langkah besarnya. Cristian merasa
tidak suka saat banyak mata yang
terlihat mengagumi gadis manusia
yang telah menjadi pelayan
setiannya ini. Cantika tidak
memiliki pilihan lain tentunya
selain mengikuti keinginan
Cristian dan cantika belum siap
mati konyol di dunia yang
mayoritas dihuni kaum Vampir
yang haus darah ini.
"Kau terlalu cerewet." ucap
Cristian tidak suka pada saat
setiap ucapan dari gadis mugil ini
malah membuatnya merasa tidak
nyaman karena suara Cantika
terdengar begitu mengoda saat ini
ditelinga Cristian.
"Kamu ingin membawa aku
kemana tadi aku ingin tidur tapi
pelayan yang lain mencurigai ku
yang berada di kamarmu dan
bahkan mereka menganggap aku
seorang penyusup." ucap Cantika
yang hampir saja mati konyol
dikeroyok Prajurit yang haus darah itu.
"Sekarang tidak akan ada lagi
yang melakukan hal itu dan aku
telah memberi tahu panglima dan
saat ini baikanya kamu jangan
kelayapan aroma tobuh dan darah.
manusia mu itu sulit untuk
disembunyikan." ucap Cristian
sambil memegangi kepala dengan
tangan kiri untuk mengirimkan
pesan batin pada panglima dan
tangan kananya menyeret Cantika
agar berjalan lebih cepat.
"Kamu sedang pusing tapi
jalan mu sudah seperti orang yang
ikut balap lari, kau ini lupa ya jika
langkah kakiku ini tidak sebesar
langkah kakimu yang panjang itu."
ucap Cantika yang merasa kesal
pada saat ini dirinya harus
berjalan cepat tanpa tau tujuan
dan hanya mengikuti langkah
besar Raja Vampir yang terlihat
sangat terburu-buru ini.
"Baiklah jika kamu ingin
digendong." ucap Cristian yang
saat ini memikirkan jalan tercepat
dimana dirinya bisa segera
kembali menyemarkan bau
manusia gadis ini agar sama
seperti kaum Vampire.
"Tidak aku tidak minta untuk
digendong. Turunkan aku....,"
ucap Cantika yang saat ini telah
ada dalam gendongan Raja
Vampir dengan meronta-ronta
ingin turun tangan dan kakinya
terus saja menendang berharap segera bisa dilepskan.
Tanpa siapapun yang
menyadarinya ternyata Putri
Anggia mengikuti kepergian
mereka dan bersembunyi dibalik
tiang besar bangunan istana ini,
tangannya saat ini mengepal kuat
melihat kedekatan Raja pampir
dengan wanita aneh yang telah
berhasil mencuri perhatian semua
orang diruang rapat tadi.
"Berani beraninya perempuan itu,
aku yang berusaha untuk terlihat
menarik dihadapan Raja tapi
mengapa Raja harus tertarik hanya
dengan wanita yang berpakaian
seperti rakyat jelata itu hdhhh!" gumam.
Anggia yang sangat marah dan
tetap berusaha bersuara pelan
karena tidak ingin ketahuan
sedang mengikuti raja dan gadis
aneh yang tidak secantik nya menurut dirinya sendiri.
Putria Anggia memiliki
kepercayaan diri yang tinggi dan
dari kecil telah terbiasa dengan
pujian yang memuji dirinya cantik
sehingga saat ini Putri Anggia
begitu marah dan kecewa karena
calon suaminya terliat perduli
dengan wanita aneh yang berkasta
rendan itu. Di kerajaan Valen ini
yang terpenting adalah jabatan
dan tahta karena percuma wajah
yang cantik tapi kastanaya rendah
__ADS_1
mereka hanya akan pantas
menjadi pelayan ataupun budak di kerajaan Valen bangsa Vampire