Gadis Milik Raja Vampire

Gadis Milik Raja Vampire
Gadis Asing Pelayan Raja


__ADS_3

Anggia sungguh merasa sangat tidak suka pada saat


tatapan Raja Vampir malah hanya


terfokus pada wanita asing itu yang entah dari mana dia berasal


sedangkan dirinya tadi bahkan


diabaikan oleh Raja Vampire yaitu Raja Cristian. Anggia sungguh sangat


penasaran sebenarnya siapa gadis asing


yang dengan begitu mudah


merebut perhatian raja ini


memilki posisi sepenting apa di


kerajaan ini. Cristian tidak ingin


sumber kekuatannya ini mendapat


hukuman berat langsung


menyelamatkan Cantika dengan


caranya.


"Kenapa kamu malah ada disi


dan membuat kegaduhan, untung


saja kamu tidak terluka." ucap


Cristian yang saat ini membantu


Cantika yang sedikit membungkuk


untuk berdiri dengan benar.


"Siap sebenarnya gadis muda


ini, sebelumnya putra ku tidak


pernah seperduli itu dengan kaum


hawa. Wajahnya seperti aku


pernah tau tapi aku juga lupa


siapa." batin Cristoper


bertanya-tanya dalam hatinya.


Sikap Cristian yang bahkan


menggunakan ilmunya untuk


berpindah tempat turun dari


singga sana untuk menolong


seorang gadis asing yang telah berbuat gaduh di acara rapat


penting ini tentu saja menjadi


sorotan banyak penduduk Valen(


Nama Kerajaan Kaum Vampir)


yang selalu haus akan darah


binatang maupun darah manusia.


Cristian menayan keadaan


Cantika yang akan sangat


berbahaya jika terluka karena


darh manusianya akan mudah


tercium oleh bangsa Vampir dan


sulit menyembunyakan aroma


manusia kembali jika sampai


Cantika sedikit saja. Cantika yang


cukup cerdik pun pahan jika saat


ini raja Vampir ini sedang


berusaha menyelamatkannya agar


tidak menjadi santapan kaum


Vampir yang selalu haus akan


darah ini.


"Hamba baik-baik saja yang


mulia, maaf karena kelalaian


hamba yang baru datang dari desa


sedikit membuat istana mu


berantakan." ucap Cantika yang


mengejutkan orang-orang penting


disana karena Cantika bisa


mengerti dengan baik setiap


ucapan Raja Vampir yang


membuat Cristoper dan petinggi


kaum Vampir percaya jika gadis


aneh ini adalah gadis yang


diramalkan akan membuat


kerajaan Vampir lebih baik dan


aman dari serangan musuh.


"Tidak masalah lain kali


jangan ceroboh, biar pelayan yang


akan membereskannya." ucap Cristian sambil tersenyum kecil


pada Ayahnya yang masih terlihat


terjut begitu juga dengan seluruh


orang penting yang hadir dalam


rapat ini.


"Yang mulia Raja, kenapa


bukan gadis anch itu yang


membereskan kekacawannya?"


ucap Putri Anggia yang merasa


sangat tidak menyukai wanita


aneh yang terlihat begitu dekat


dengan raja dan bahkan bisa


mengerti setiap ucapan raja


dengan baik pada sebelumnya


semua orang tau hanya raja yang


sebelumnya yang bisa mengerti


ucapan langsung raja saat ini dan


diamnya raja sebelumnya telah


membuktikan jika setiap ucapan


gadis aneh itu adalah benar.


"Dia adalah Dewi Can pelayan


khusus dengan bakat yang


mengagumkan dari desa jauh yang


akan menjadi penasehat dan


penerjemah keinginanku." ucap


Raja Vampir itu yang membuat


Cantika bingung karena namanya


terasa berbeda dan kuno yang telah dikatakan raja Cristian pada mereka semua.


"Jadi dia Dewi Can yang akan


membantu strategi perang kita


dan sesejahteraan, keamanan dan


kemenangan Kaum Vampir


sehingga tidak akan pernah ada


yang bisa mengalahkan pertahan


kerajaan kita." ucap Cristoper


yang begi percaya dengan setiap


ucapan putranya padahal Cristian


sendiri belum tau siapa sebenarnya Gadis manusia yang


berhasil memikatnya ini tapi


Cristian akan memastikan agar


manusia cantik yang cukup cerdas


ini tidak mati konyol dihari


pertama dikerajaannya ini.


"Seharusnya jika dia memang


adalah dewi yang telah


ditakdirkan oleh tuhan untuk


ketentraman kaum Vampir dia


memiliki bakat yang tidak biasa....


." ucap Putria Anggia berharap


agar gadis anch itu menjadi


pelayan biasa dan tidak terlalu


dekat dengan pujaan hatinya.

__ADS_1


"Putri Anggia kamu tidak


lihat sebelumnya jika dia


berhadsil dengan baik mengerti


setiap ucapan Raja Vampir yang


bahkan kau sendiri tidak paham."


ucap seorang petinggi kerajaan


yang tampaknya sangat percaya


pada Cantika yang memang


memiliki paras yang ayu serta


telihat sangat lugu dan tulus.


Cantika bukannya takut


malah tersentum saat ini dan saat


ini Cantika akan mengunakan


kecerdikan dan kepintarannya


untuk bertahan hidup diantara


ribuan mata kaum Vampir yang


terlihat mempertanyakan tentang


jati dirinya. Cantika yang melihat


seekor Kelinci yang berada


dikandang dan mendapatkan


sebuah ide berilian.


"Hanya dengan menjentikan


jari bisa membuat seluruh kelinci yang terkurung itu menjadi


terlepas dari kurungannya lalu


kemudia Cantika meminta mereka


kembali masuk kedalam kurungan


setelah hampir melopat-lompat


dan mengacaukan ruangan rapat


ini dan kelinci-kelinci tadi


seharusnya sebagai hidangan yang


baik bagi Vampir yang merasa


haus dan lapar.


"Kamu benar-benar seorang


dewi setelah ini kaum Vampir


tidaka akankehausan dan


kelaparan lagi." puji salah satu


petinggi kerajaan yang saat ini


begitu terpesona pada kecantikan


dan kepintaran Dewi Can alias


Cantika.


"Tidak mungking bagaimana


bisa Vampir yang berasa dari desa


sepertinya begitu maudah


menjinakan buruan dan bahkan


mudah untuk mendapatkan


perhatian dari Raja Vampir secara


belebihan, hal ini semangkin


membuat ku sangat ingin


membunuhnya." ucap Anggia


yang benci melihat sosok polos


yang saat ini telah mencuri


perhatian seluruh orang yang ada


ditempat ini bahkan raja


sebekumnya juga terlihat


terpukau dengan pertunjukan


barusan.


"Apakah kamu bisa


benar-benar berbicara dengan


hewan mereka dan mengerti


setiap ucapan dari putra ku dengan baik, tapi aku masih


belum yakin jika kau ini


benar-benar seorang dewi


ayu dan memikat." batin Cristoper


yang teringat dengan wanita yang


dicintainya juga memiliki wajah


yang cantik dan memikat tapi


tidak ingin hidup bersamanya


karena mereka berbeda alam.


"Putri Anggia kamu tidak


perlu khawatir yang kan menjadi


calon ratu tetap dirimu. Ayah akan


melakukan segela cara untuk


membuat mu menjadi seorang


ratu." ucap Mentri Akas kepada


putari semat wayannnya yang


terlihat begitu marah, walapun


istrinya telah menjadi Ratu


dikerajaan lain yang lebih kecil


Akas tetap ingin menjadi seoramg


mentri demi cita-citanya yang


ingin memilki wilaayah kekuasan


yang luas dan itu semua bisa


terjadi jika putrinya menikah


dengan raja Vampir saat ini.


Anggia sangat ini merasa


sedikit lega karena ada ayahnya


yang selalu membantunya untuk


mendapatkan apapun yang


diinginkannya dengan muda,


setidaknya hal ini membuat


Anggia bisa lebih tenang dan


menyusun rencana baru untuk


membuat pernikahn mereka


berdua agar lebih cepat dan tidak


akan ada lagi perempun yang


manapun yang berhasil hidup dengan tenang dan selama ini


banyak yang meregang nyawa


hanya ketahuan mengagumi


setelah putri Anggia tau mereka


tidak pantas mendapingi Raja


Vampir dan hanya dirinya yang


paling pantas untuk menjadi


seorang Ratu mendampingi Raja


Vampir.


"Raja Vampir tolong beritahu


Putri bangsawan itu jika aku


hanya seorang pelayang dan tidak


akan mungking merebutmu


darinya." ucap Cantika dengan


suara yang benar-benar pelan


yang haya bisa didengar oleh


Cristian yang telan membatasi


jaran pendengaran kaum Vampir


setelah melihat gerak-gerik aneh


cantika yanginin mengatakan


sesuatu.


"Aku tidak perduli dia tidak


penting bagiku, jika aku harus


memiliki ikatan yang serius aku


hany ingin mengikat mu saja

__ADS_1


bukan wanita agresep sepertinya.


Kamu gadis sedangkan dia


seorang wanita liar." ucap Cristian


yang sudah tau siapa sebenarnya


putri Anggia yang selalu bertopen


wajah angun dan manis itu


sebnarnya wanita liar meskipun


seorang yang berdarah biru.


"Apa maksud mu, dia hanya


sedang cemburu pada jangan


menuduhnya seperti itu. Anda ini


sepertinya tidak pernah berpikir


positif, menghargai dan mengerti tentang seorang perempuan saja?"


ucap Cantika yang merasa kesal


dan tidak suka jika kaumnya


perempuan direndahkan


walaupun mereka bukan manusia


tapi setiap perempuan memiliki


perasaan lembut dan penuh kasih


sayang yang sama bagi Cantika.


Setelah rapat yang


membosankn itu akhirnya


dibubarkan saat ini cristian


menyeret cantika untuk mengikuti


langkah besarnya. Cristian merasa


tidak suka saat banyak mata yang


terlihat mengagumi gadis manusia


yang telah menjadi pelayan


setiannya ini. Cantika tidak


memiliki pilihan lain tentunya


selain mengikuti keinginan


Cristian dan cantika belum siap


mati konyol di dunia yang


mayoritas dihuni kaum Vampir


yang haus darah ini.


"Kau terlalu cerewet." ucap


Cristian tidak suka pada saat


setiap ucapan dari gadis mugil ini


malah membuatnya merasa tidak


nyaman karena suara Cantika


terdengar begitu mengoda saat ini


ditelinga Cristian.


"Kamu ingin membawa aku


kemana tadi aku ingin tidur tapi


pelayan yang lain mencurigai ku


yang berada di kamarmu dan


bahkan mereka menganggap aku


seorang penyusup." ucap Cantika


yang hampir saja mati konyol


dikeroyok Prajurit yang haus darah itu.


"Sekarang tidak akan ada lagi


yang melakukan hal itu dan aku


telah memberi tahu panglima dan


saat ini baikanya kamu jangan


kelayapan aroma tobuh dan darah.


manusia mu itu sulit untuk


disembunyikan." ucap Cristian


sambil memegangi kepala dengan


tangan kiri untuk mengirimkan


pesan batin pada panglima dan


tangan kananya menyeret Cantika


agar berjalan lebih cepat.


"Kamu sedang pusing tapi


jalan mu sudah seperti orang yang


ikut balap lari, kau ini lupa ya jika


langkah kakiku ini tidak sebesar


langkah kakimu yang panjang itu."


ucap Cantika yang merasa kesal


pada saat ini dirinya harus


berjalan cepat tanpa tau tujuan


dan hanya mengikuti langkah


besar Raja Vampir yang terlihat


sangat terburu-buru ini.


"Baiklah jika kamu ingin


digendong." ucap Cristian yang


saat ini memikirkan jalan tercepat


dimana dirinya bisa segera


kembali menyemarkan bau


manusia gadis ini agar sama


seperti kaum Vampire.


"Tidak aku tidak minta untuk


digendong. Turunkan aku....,"


ucap Cantika yang saat ini telah


ada dalam gendongan Raja


Vampir dengan meronta-ronta


ingin turun tangan dan kakinya


terus saja menendang berharap segera bisa dilepskan.


Tanpa siapapun yang


menyadarinya ternyata Putri


Anggia mengikuti kepergian


mereka dan bersembunyi dibalik


tiang besar bangunan istana ini,


tangannya saat ini mengepal kuat


melihat kedekatan Raja pampir


dengan wanita aneh yang telah


berhasil mencuri perhatian semua


orang diruang rapat tadi.


"Berani beraninya perempuan itu,


aku yang berusaha untuk terlihat


menarik dihadapan Raja tapi


mengapa Raja harus tertarik hanya


dengan wanita yang berpakaian


seperti rakyat jelata itu hdhhh!" gumam.


Anggia yang sangat marah dan


tetap berusaha bersuara pelan


karena tidak ingin ketahuan


sedang mengikuti raja dan gadis


aneh yang tidak secantik nya menurut dirinya sendiri.


Putria Anggia memiliki


kepercayaan diri yang tinggi dan


dari kecil telah terbiasa dengan


pujian yang memuji dirinya cantik


sehingga saat ini Putri Anggia


begitu marah dan kecewa karena


calon suaminya terliat perduli


dengan wanita aneh yang berkasta


rendan itu. Di kerajaan Valen ini


yang terpenting adalah jabatan


dan tahta karena percuma wajah


yang cantik tapi kastanaya rendah

__ADS_1


mereka hanya akan pantas


menjadi pelayan ataupun budak di kerajaan Valen bangsa Vampire


__ADS_2