
Cristian yang merasa ragu
jika gadis yang bersamanya ini
adalah manusia biasa memutuskn
untuk mencicipi darahnya saat ini
juga. Tapi aroma memikat dari
tubuh gadis desa ini benar-benar
berbeda dari mangsa yang
biasanya dijadikan pemuas
rasahausnya akan darah manusia.
"Apa yang kamu lakukan
disitu, kamu seperti hewan buas
yang mengendus-ngendus." ucap
gadis cantik itu dengan polosnya
membuat Cristian sangat
karena disamakan dengan hewan
tentusaja Cristian ini lebih hebat
daripada hewn buas seharusnya
gadis ini paham jika seorang raja
Vampir sangat hedap
dibandingkan dengan hewan buas
ataupun kaum manapun.
"Aku harus memastikannya
sekarang." ucap Cristian langsung
menancapkan tarinnya yang
sangat tajam itu pada leher
Cantika karena aroma memikat
dari tubuh gadis ini benar-benar
unik dan karena tidaka ada
Vampir lain yang bisa mencium
aroma memikat ini oleh karena itu
aroma memikat ini begitu tajam
sengga sangat mudah membuat
Cristian tergooda untuk meminum
darah lagi.
"Aaaaakhhh, aku manusia
biasa....., ini sakit kamu
benar-benar mahluk penghisap
darah." ucap Cantika sebelum
pingsan karena lemas kehilangan
banyak darah yang dihisap oleh
raja Vampir yang sangat rakus ini.
"Aku sedikit lepas kendali,
untungnya dia masih hidup." ucap
Cristian yang bersyukur gadis
yang memiliki darah dan
kecantikan yang memikat ini tidak
mati begitu saja karena nanti
Cristian belum tentu bisa
menikmati darah yang sangat
manis dan membuat tenaganya
berkali lipat seperti saat ini.
Cristian yang membawa
seorang wanita yang tertidur
dalam gendongannya membuat
para prajurit kerajaan sedikit
merasa heran walaupun tentu saja
mereka tidak berani bertanya dan
pura-pura tidak melihat apa yang
dilakukan oleh Raja yang tidak
pernah bicara itu. Prajurit,pelayan
dan kaum vampir bahakan merasa
heran mengapa raja sebelumnya
tega memilih pemimpin yang
begitu angkuh dan sombong
seperti Cristian. Semua rakya
mengetahui Cristian bersiakap
angkuh dan sombong dan tidak
pernah bicara dengan
sembarangan orang, tidak ada
satupun yang mengetahui jika
cara bicara Cristian sangat sulit
dimengerti dan semua rakya juga
telah terbiasa dengan sikap
sombong Raja Cristian.
"Kamu dengar tidak
sepertinya tadi Raja berbicara
degan gadis yang ada didalam
gendongannya tapi mengapa aku
tidak bisa mendengar dengan jelas
percapan mereka." ucap prajurit
yang ternya sangat
memperhatikan Cristian
sebekunnya.
"Jika kamu ingin nyawamu
dalam baya teruslah berbicara
ngawur, lalu nanti kamu pasti
akan terkena kesialan karena
berani menguping pembicaraan
Raja Cristian." ucap prajurit
lainnya karena sudah banyak
6100
berani melakukan sesuatu hal
yang tidak disukai Raja Cristian
meskipun mereka tidak sengaja
dan telah meminta maaf tapi tetap
saja akan berujung mati
mengenaskan.
"Mati dengan lupa cara
bernapas." ucap Cristian yang saat
ini bisa mebuat salah satu Prajurit
yang berani mengosipkannya itu
terlihan sekarat karena
benar-benar lupa cara bernapas.
Cristian memiliki kekuatan
untuk melakukan apapun yang
dinginkannya hanya dengan
menatap musuh dengan fokus dan
mengungkapkan keinginnya
dengan begitu mudah seperti
mengingin kan kematian
seseorang dari jarak dekat untuk
saat ini bisa membuat seseorang
yang menjadi targetnya akan mati
hanya dengan hitungan detik.
"Aku tidak menyukai
sesorang yang bermuka dua." ucap
Cristian sambil tersenyum kecil
pergi masuk kedalam kamarnya
untuk meletakan gadis manusia
yang bernama Cantika ini. Cristian
juag akan menyalurkan energi
agar mahluk yang sangat lemah ini
__ADS_1
tidak mati begitu saja.
Setelah tenagnya yang sudah
sangat berkali lipat karena minum
darah dari gadis yang bersal dari
kaum manusia ini Cristian mersa
tidak ingin melepaskan gadis
manusia yang akan dimanfaatkan
kepintaran dan juga darahnya
yang begegitu memikat dan sangat
berguna untuk kepentingannya.
"Setelah aku pikir-pikir dia
tidak jelek juga walapupun dia
hanya manusia yang lemah." ucap
cristian yang saat ini masih terus
mengamati gadis manusia yang
saat ini tidut ditempat tidurnya.
Seharusnya tidak ada yang
boleh ada diatas tempat tidur
seorang raja Cristian karena
Cristian sangat membenci wanita
yang hanya gila kekuasaan.
Cristian mengagap ibunya
menunggalakan ayahnya bersama
laki-laki lain yang lebih kuat dan
berkuasa pastinya dan Cristian
selalu menghindri kaum
menjadi bodoh seperti ayahnya.
"Syukurlah Tuhan, aku masih
bisa hidup, jadi aku masih belum
pulang dan ini bukan mimpi?"
ucap Cantika dengan sara pelan
saat ini menoleh dan mendapati
wajah datar yang begitu sangat
mebuatnya bergetar takut.
"Kenapa kamu sangat ingin
pulang dan berharap ini adalah
mimpi?" ucap Cristian tepat
didepan wajh manis ini bicara
tanpa merasa risih karena jarak
mereka yang sangat dekat. Cantika
memilih sedikit mundur lalu
kemudian berbicara.
Aku tidak bisa hidup dengan seorang moster yang bahkan tidak
bisa tersenyum dan selalu haus
denagn darah." ucap Cantika yang
berkata jujur.
"Kamu tidak perlu takut aku
ini seorang Raja bukan moster,
akan kutunjukan nanti monster
sesungguhnya jika kamu tidak
patuh dengan ucapan ku!" ucap
Cristian yang saat ini begitu
menikmati raut wajah ketakutan
Cantika.
"Jika dia bisa lebih
menyerampakan dari seorang
moster tadi apalagi jika ada
moster yang lebih
menyerampakan ditempat ini
sepertinya ajalku benar-benar
sudah dekat." batin Cantika yang
belum selesai melaksanakan
amanat dari kedua orang tuannya
untuk menjaga rumannya dan
keluar di usia 21 tahun, saat ini
usia Cantika baru 20 tahun dan
hanya beberapa bulan lagi
seharusnya bisa membaca surat
wasiat yang dikubur didekat
gubuk sederhana yang disebut
rumahnya tapi kematian Cantika
saat ini terasa sangat dekat.
Cantika tentusa saja memilih
mati secara terhorman dan tidak
dilecehkan seperti saat ini bukan
hanya dilecehkan dan diambil
darahanya, dirinya juga diperalat
oleh seorang Raja Vampir yang
begitu haus darah. Saat ini tidak
ada cara lainnya selain mengikuti
kenginan Raja Vampir ini Cantika
terpaksa harus pura-pura patuh.
"Aku paham tapi biskah anda
jangan mendekat dengan ku,aku
tidak ingin mati kehabisan darah.
Karena percuma saja anda
melindungiku dari yang lain tapi
anda juga yan akhirnya meminum
darahku cukup banyak." ucap
Cantika walaupun bergetar takut
tetap berbicara sesuai dengan
yang dipikirkannya saat ini.
Saat ini Cristian tampak
berpikir jika yang dikatakan gadis
manusia ini ada benarnya juga.
Tapi saat ini gadis kecil ini
seharusnya merasa senang karena
tidak ada wanita yang pernah
diperlakukan baik, bisa memasuki
ruangan kamarnya dan bahkan
pelayan kerajaan yang
membersihkan kamarnya pun
adalah kaum laki-laki yang dapat
dipercaya tentunya. Jika bukan
saat ini Cristian membutuhkan
darah dari gadis manusia ini lagi
mungkin gadis ini sudah lama
mati.
"Baiklan kamu beruntung
karena saat ini aku sudah
melapiaskan kemaahan ku dengan
membunuh seseorang jika tidak
mungkin kau sendiri yang akan ku
bunuh." ucap Cristian yang
kemudian memilih pergi
meninggalkan Cantika.
Cristian tau pastinya gadis
manusia itu akan merasa sedikit
senang dan selama ini termapat
terbaik menurut Cristian adaah
kamarnya semua kemewahan ada
disana kecuali makan untuk
__ADS_1
kaaum manusia tentunya hampir
saja gadis manusia ini lupa diberi
makan oleh Cristian dan percuma
saja Cristain menyelematkannya
jika gadis itu malah mati.
"Apakah aku harus
memberinya makanan. Bahkan
aku tidak tau gadis manusia itu
makan seperti hewan buas(daging
segar) atau hewan jinak(tanaman
yang tidak beracun dan buan)"
ucap Cristian ingin bertanya tapi
egonya terlalu tinggi karena
selama ini Cristian tidak pernah
melakukan hal ini pada perempuan
manapun yang ada didunia ini.
Setelah mendapatkan
keputusan yang tepat yang tidak
akan membuatnya jatuh harga diri
dihapan gadis manusia itu
Cristian memutuskan agar orang
kepercayaanya saja yang akan
mengantarkannya. Tentu saja
Cristian melakukan kontak batin
dengan orang kepercayannya itu.
"Astaga laki-laki itu kembali."
ucap Cantika dengan kaget saat ini
tapinyatanya laki-laki berbeda
yang datang membuat Cantika
sangat waspada. Tentu saja
pelayan tersebut tidak bicara dan
hanya mengantarkan dua jenis
makan itu saja sesuai denga
permintaan sang raja.
Cantika berfikir bukan tidak
mungkin Pria yang datang itu
nanti juga mengambil darahnya
seperti Raja Vampir sebelumnya.
Nyatanya dugaan Cantika salah
orang yang mirip dengan seragam
prajurit tadi hanya mengntarkan
dua pirang penuh yang satu berisi
dagung mentah dan satunya lagi
buah-buhan dan tumbuhan obat
yang bisa dimakan. Walaupun
cukup aneh dan menyerampak
setidaknya saat ini Cantika bisa
mengganjal perutnya yang lapar
denga buah-buahan dan
tumbuhan obat yang cukup
mengobati laparnya itu.
"Gadis masia akhirnya aku
tau jika selera makan mu sama
sepeti hewa yang jinak." ucap
Cristian yang tiba-tiba muncul
dan membuat Cantika tersedak
karena kaget.
"Anda....., uhuk.. uuhhuukkkk
... sejak kapan disini?" ucap
Cantika untunngnya tidak mati
karena tersedak dan kaget.
"Baru saja, inikan adalah
istana dan kamar ku." ucap
Cristian dengan angkuh.
"Duduk dengan manis
disampingku." ucap Cristian
setelah beberapa saat setelah
keheningan yang tentu saja
membuat Cantika sangat kaget
karena saat ini tubuhnya
berpindah sendiri seakan
mengikuti perkataan raja Vampir
itu.
"Tidak bagaimana mungkin
ini terjadi?" Cantika merasa
serpeti kehilangan harga dirinya
saja saat tiba-tiba tubuhnya lebih
patuh pada ucapan Raja Vampir
itu. Padahal Cantika ingin tetap
diam tanpa melakukan apapun
selain makan buah tapi tangannya
pun memilih melepaskan buah
yang tadi masih digenggamnya
dan malah mengikuti perintah
Raja Vampir itu dibandingan
dengan dirinya yang merupakan
snag pemilik tubuh ini. Cristian
hanya bisa tersenyum licik dan
sengaja membuat gadis cantik ini
tenggelam dalam kebingungan yang
dibuat olehnya.
"Saat ini aku ingin dicium
yang banyak diseluruh wajah ku!"
ucap Cristian yang saat ini sengaja
ingin menjahili gadis manusia
yang saat ini terlihat begitu lucu
wajahnya saat tubuhnya tidak bisa
menolak semua yang diucapkan
Cristian, ini sekan menjadi
hiburan yang cukup menarik.
"Tidak jangan melakkan hal
itu, bagaimana mungkin harga
diriku yng sangat tinggi ini bisa
menjadi rendahan hanya karena
mencium Raja hidung belang
sepertimu!" ucap Cantika dengan
marah tapi tubuhnya tetap
berhianat dan lebih patuh pada
Cristian. Cantika benar-benar
layknya seperti boneka saat ini dan Pria
yang saat ini diciumi olehnya
hanya memasang wajah datar
saakan Cantikalah yang begitu
menginginkannya disini.
"Aku akan membuatku
menjadi boneka ku karena ucapan
bodoh mu itu!" batin Cristian
merasa senang mendapatkan main
baru. Mulut manis cantika yang
terlalu lancang menuduh tanpa
bukti, harus diberi peringatan
tegas.
__ADS_1