Gadis Milik Raja Vampire

Gadis Milik Raja Vampire
Ibunda Jasmin


__ADS_3

Cristian saat ini tidak akan


membiarkan gadis ceroboh ini


mengatakan hal bodoh apa lagi


gadis yang polos ini bisa saja nanti


keceplosan mengatakan jika dia


adalah manusia, Cristian saat ini


entah dapat insting dari mana


selalu saja ini melindungi sosok


gadis manusia ceroboh yang


memiliki nama Cantika yang


sesuai degan paras nya yang


cantik sebenarnya tapi gadis ini


cukup ceroboh.


"Di adalah pelayan setia ku."


ucap Cristian yang seperti biasa


selalu biasa bicara dengan anggota


kerajan walaupun dari pesan batin


tapi setidak nya ini lebih baik dari


pada tidak mereka sama sekali


tidak mengerti.


"Iya itu benar Nyonya saya


hanya seorang pelayan." ucap


Cantika yang saat ini mengakui


jika dirinya memang hanya seorang


pelayan disini walaupun


perkerjaan nya hanyalah terus


mengukuti keinginan raja Vampir


ini untuk tetap hidup aman


dikerajaan Valen ini.


Tidak mungkin mana ada


pelayan yang miliki kulit seputih


salju dan juga bibir semerah


mawar seperti mu, mata mu juga


terlalu indah untuk ukuran pelayan


." ucap Jasmin yang tidak percaya


jika Cantika adalah seorang


pelayan di kerajaan Valen ini.


"Jangan membuatnya curiga


mengaku saja sebagai seorang


dewi Can jika kamu ingin selamat,


sebaik-baik nya kaum Vampir


mereka adalah peng hisap darah


yang paling handal." bisik Cristian yang


sengaja menakut-nakuti Cantika


yang lugu itu.


"Iya anda benar aku adalah


dewi Can yang saat ini menjadi


pelayan yang mulia Raja." ucap


Cantika yang bergetar takut


membayangkan diri nya mati


kehabisan darah dan tubuh nya


di koyak koyak oleh ribuan dan jutaaan


Vampir yang ada di tempat ini itu


rasanya cukup menakutkan.


"Wah pantas saja kamu


terlihat mungil dan sempur na,


kamu adalah Dewi yang akan


membawa keberuntungan pada


kerajaan ini. Oh iya kau


melupakan sesuatu anak-anak


kalian belum mandi dari kemaren


ayo pulang dan mandi...," ucap Jas


min yang menarik kerak baju kedua


anak nya yang ingin kabur lagi.


"Tapi Ibunda kenapa harus


mandi kaum Vampir tidak


berkeringat dan tidak bau...,"


ucap Jeni yang sama sekali tidak


suka mandi yang menurut nya


sama saja tidak akan membuat


perubahan apapun dan diri nya itu


tetap akan terlihat cantik walaupun tanpa harus mandi sekalipun.


"Kamu itu perempun harus

__ADS_1


rajin mandi sedakan aku laki-laki.


aku ini sudah tampan sejak lahir


aku tidak ingin ketampanan ku


luntur gara-gara aku mandi." ucap


Jeremi yang sama-sama tidaak


menyiukai mandi tapi ibunda


mereka ini selalu saja memaksa mereka


untuk mandi.


Cantika hanya terkekeh geli


mendengar perkataan si kembar


dan juga ibu mereka yang cukup


lucu dan menggemaskan itu. Raja Cristian saat ini


sangat kesal karena Cantika lebih


tertakri pada kedua Vampir kecil


itu di bandingkan dengan diri nya


yang saat ini sudah bosan melihat


drama yang di buat oleh adik


sepupu nya dan sebentar lagi akan


ada drama heboh dari bibi nya


yang cukup suka dengan


kebersihan.


"hiks...hiks...hiks....., kalian


membuan Ibunda malu didepan


yang mulia Raja dan Dewi Can


kalian berniat untuk membohingi


Ibunda hanya karena tidak ingin


mandi...," ucap Jasmin yang saat


ini menangis tersendu-sendu


seperti biasa ini terjadi jika wanita


vampir berhati lembut itu terlalu


kesal, malu dan marah pada


seseorang.


"Aku sudah menduga ini akan


terjadi dan seperti biasa kedua


kurcaci nakal ini akan sedikit


penurut." batin Cristian yang


sudah tidak heran lagi jika hal ini


terjadi pada mereak yang sangat


harmonis ini. Cristian kadang ini


mengapa ibunya tidak peduliu


pada nya seperti itu dan hal ini


lama kelamaan membuat Cristian


menjadi muak.


"Nyonya anda tidak perlu


mangis lagi, mereka akan menjadi


anak anak yang patuh mungkin jika


anda sedikit lebih sabar, tidak


terlalu terburu-buru dan tidak


terlalu mengekang mereka." ucap


cantika yang membuat kedua kecil


itu tampak tersenyum lebar pada


Cantika yang sepertinya membuat


mereka berdua bisa merasa


dimengarti.


"Peri Cantikkamu sangat


pengertian, ayo Ibunda kita pergi


mandi." ucap Jeni yang saat ini


menarik tangan ibunda nya untuk


pergi pulang dan mandi. Semua


orang yang ada ditempat itu cukup


terkejut tidak terkecuali Cristian


karen bisanya Jeni adalah Vampir


kecil yang sulit dijinakkan oleh


siapaun termasuk kedua orang


tuannya sendiri sedangkan Jeremi


sedikit lebih mudah untuk


dijinakan dan penurut daripada


Jeni.


"Terimakasih Dewi Can dan


Yang mulia kami pamit." ucap


Jasmin sambi berjalan pergi


meninggalkan tepat itu mengikuti


langkah kaki dedua anak

__ADS_1


kembarnya yang saat itu


menuntunnya untuk pulang


bersama.


"Mereka adalah keluarga


bahagia yan unik." ucap cantika


yang merasa sangat takjub dengan


keluaga bahagia tadi yang terlihat


begitu manis dan mengemaskan.


"Sudah cukup


memperhatikan mereka, aku


memang senjgaja dengan


berbaikmhati memberikan mu


sedikt waktu untuk perduli pad


mereka tapi saat ini kamu haya


boleh perduli dan perhatian hanya


pada ku saja tidak boleh pada yang


lain." ucap Cristian yang bahkan


merasa aneh dengan dirinya


sendiri yang merasa sangat tidak


suka ketika Cantik befitu


perhatian pada orang lain


meskipun mereka adalah bagian


dari keluaga kerajaan ini.


"Tapi kenpa...," ucap Cantika


yang merasa heran.


"Tentu saja karena ku adalah


Raja dan kamu pelayan ku, hannya


pelayan ku sudah seharusnyaa


kamu hanya perduli dan berbakti


pada ku atau bahkan mungkin


menjadi pecurku." ucap Cristian


yang saat ini mengubah raut wjah


cantika yag tidak seperti buasanya


Gadis manusia yangmudah ceria


ini hanya diam dengan rauh


wakah memerah menahan kesal


karena selama ini Cantika tidak


pernah merasa serendan ini


seumur hidupnya.


Walaupun nyawa Cantika saat


ini berad ditangan Raja Vampir ini


tapi cantika tidaka akan menjadi


pelacur raja Vampi. Cantuk akan


memilih mati dengan terhormat


tanpa haruh membuat harga


disinya menghilang karena bagi


Cantika kesucian adalah harga diri


dan cantk ahanya akan


mempercayakan hal itu pada


Suaminya dan jika Cantika


menjadi seorang pelacur cantika


tidak akan keberatan menjadi


pelacuh hanya untuk suaminya


saja bukan untk orang lain.


Pernyataan dari raja Vampir


sebelunya tentu saja begi sangat


melukai Cantika.


"Mengapa kamu hanya diam


dan tidak mengatakan papun?"


ucap Cristian yang sama sekali


tidak pernah merasa melakukan


kesalahan. Semua tindakan nya


selaman ini adalah benar bagi


Cristian dan pad hari ini juga


Cristian belum membunuh siapun


karena kehadiran gadis manusia


ini yang ada di sampinnya.


"Hamba Izin pergi membantu


pelayan yang lain," ucap Cantika yang


meerasa sangat malas terus berada


di samping Raja Vampir yan


angkuh dan tidak berpersaan ini.


"Tapi.," belum selesai

__ADS_1


Cristian mencegah Cantika untuk


pergi tapi gadis itu telalah berlari dengan begitu kencang.


__ADS_2