Gadis Milik Raja Vampire

Gadis Milik Raja Vampire
Makan Rumput Yang Bersinar


__ADS_3

Dilain tempat saat ini Cantika


sedang makan buah-buahan segar yang sangat nikmat dan manis manis banyak varian nya di sediakan hanya untuk nya saja,


untung saja ada bangsa sebagian


bangsa Vampir yang menyukai


buah-buahan sehingga Cantika


di curigai oleh pelayan lain nya saat


Lebih memilih buah-buahan


sebagai makanan dari pada darah


dan daging hewan mentah yang


masih berlumuran darah yang sangat jijik di sentuh bagi nya apalagi untuk di makan bisa bisa dia pusing dan muntah muntah di tempat itu.


"Dewi Can memang sedikit


bebeda karena dia seorang Dewi menurut pelayan pelayan lain nya di tempat itu yang saat ini bersama dengan diri nya.


Dia pasti tidak terbiasa untuk


selalu meminum darah hewan dan daging


mentah yang berlumuran darah


seperti yang kita lakukan ini." ucap pelayan


lain nya yang memang saat ini jam


makan pelayan sangat sedikit dan


mereka tentu sja bekerja


bergantian dengan teratur di tempat ini.


"Itu benar," ucap Cantika


sambil menahan diri untuk berdoa


biasa saja dan mati-matian


menahan mual saat melihat para


Pelayan kaum Vampir yang lapar


itu menyantap makanan mereka


dengan sangat rakus dan kelihatan menikmati bagai kan makanan restoran bintang lima yang ada di dunia nya Cantika yakni bumi.


"Ternyata kamu dari tadi ada di sini, aku sudah mencari


mu kemana-mana. Kamu tidak


boleh bergabung dengan mereka yang ada di tempat ini Dewi Can,


mereka ini pelayan istana


sedangkan diri mu adalah


pelayanan khusus sang Raja


Vampire." ucap Cristian dengan


tegas. Kehadiran Cristian yang


menganjur kan membuat para


pelayan terdiam dan menunduk


hormat karena takut di apa apa kan oleh Raja Vampire, walaupun


mereka tidak mengerti ucapan


sang Raja tapi bisa mereka semua


rasakan jika saat ini Raja Vampir


Sangat marah pada mereka.


"Jangan marah kepada


mereka aku ke sini hanya karena


ingin makan buah-buahan, aku


kan seorang Dewi tapi juga


pelayan aku pikir tidak ada


salah nya bergabung dengan


mereka yang memperlakukan aku


dengan sangat baik dan begitu menghormati ku juga." ucap Cantika


yang saat ini dengan berani


menatap ata merah raja Vampir


yang terlihat sangat marah


padanya.


"Sekarang ikut aku jika kamu


masih tetap hidup dengan baik


beberapa hari kedelapan." ucap


Cristian yang saat ini ingin


mengajak Cantika kesuatu tempat


dimana terdapat tanaman yang


obat yang bisa membuat


kekebalan tubuh seorang


meningkat dan bahkan bisa


bernapas di dalam air dalam


jangka waktu yang cukup lama.


"Tapi.....," ucap Cantika yang


baru saja ingin berniat mengambil


kembali buah-buahan yang manis


yang tadi ada di samping nya

__ADS_1


diri nya sudah keburu di bawa


pergi ke tempat lain oleh raja


Vampir ini.


"Kita sudah sampai. Jangan


takut lapar aku akan memberikan


mu rumput muda yang enak dan sangat lezat bagi mu Dewi Can."


Ucap Cristian tersnyum senang


saat melihat tanaman hijau yang


bersinar itu masih ada


di tempat nya.


"Aku berfikir dia akan


memberikan Akau Makan yang


mengenyang kan seperti nasi


misal nya, nayata nya dia malah


memberikan ku rumput yang


bersinar aneh yang di temui nya ini. Saat ini aku sudah


seperti hewan ternak pemakan


rumput saja di perbuat oleh nya." batin Cantika yang


mengerutu. Cantika memang


belum makan sayuran dan buah


tapi rumput seumur hidup


Cantika belum pernah makan


rumput karena bagi Cantika tentu


saja itu tidak bukan mainan yang


baik dana aman untuk


lambung nya.


"Kenapa hanya dilihat saja,


ambil dan makan tanpa sisa ini


rumput obat bukan rumput biasa.


Kamu masih ingat tetap hidup


Bukan?" ucap Cristian sengaja


memberikan rumput obat itu


lumanyan banyak. Sehingga


membuat Cantika sangat ini


sangat bingung. Tapi karena


saja Cantika mencoba mengunyah


rumput mengkilap itu dengan


perlahan.


"Rasanya tidak buruk tapi ini


juga tidak baik." ucap Cantika


yang saat ini mati-matian


menahan mual dan ingin muntah


karena rumput hijau yang


bersinar ini terasa aneh dilihatnya.


"Kamu wajib menghabiskan


semuanya." ucap Cristian dengan


tegas dan bahkan membantu


memasukan sisa rumput obat


yang ada ditangan Cantika


kedalam mulut Cantika sehingga


membuat mulut Cantika penuh


dengan rumput obat hijau yang


berwarna hijau mengkilap itu.


"Sepertinya dia benar-benar


ingin menyiksaku sebelum aku


mati," batin Cantika yang hanya


bisa mengerutu dalam hati karena


mulutnya terus saja mengunyah


dan tidak bisa bicara saat ini


seakan lebih patuh pada keinginan


Raja Vampire ini dari pada


Cantika.


"Gadis yang pintar, saat ini


Kamu tidak akan mudah sakit dan


bisa bernapas dalam air pastinya.


Kita akan mencobanya. Itu ada


sungai sebelum besok kita pergi


kerajaan Duyung yang merupakan


lautan tidak ada salahnya jika

__ADS_1


kamu berlatih didalam air sungai


ini." ucap Cristian yang saat ini


tentu saja membuat Cantika


terkejut karena seumur hidupnya


Cantika sangat takut main di


pinggir sungai karena pernah


tenggelam dulu sewaktu kecil.


"Yang mulia Anda jika


benar-benar menginginkan


kematian ku jangan seperti ini....,"


ucap Cantika yang gemetar takut


saat ini tangannya discret


mendekati sungai.


"Kamu bodoh ya, justru aku


saat ini menyelamatkan mu. Dan


jika cara ini gagal aku akan


membantu mu." ucap Cristian


yang begitu menikmati rajut


wajah ketakutan Cantika yang


terlihat sangat mengemaskan.


Sebenarnya Cristian sudah yakin


cara ini sudah berhasil karena


tubuh Cantika setelah makan


rumput obat tadi terlihat bersih


dan itu artinya ramuan obatnya


telah meresap kedalam tubuh


Cantika dengan baik.


"Aaaaakh.... Anda gila ya....,"


ucap Cantika dengan kaget saat ini


Mereka berdua sama-sama


meloncat masuk kedalam sungai,


pastinya raja Vampir ini ikut


masuk kedalam sungai sengaja


untuk melihat reaksi yang terjadi


dalam tubuh Cantika secara


langsung.


"Ibu, ayah sepertinya aku


akan menyusul kalian sebentar


lagi." ucap Cantika yang tentu saja


saat ini menahan napas layaknya


kaum manusia normal agar tidak


mati terlalu cepat karena air yang


masuk kedalam paru-parunya.


"Kamu bodoh ya, jangan


menahan napas bernapaslah


seperti biasanya, kamu akan tetap


hidup percayalah." ucap Cristian


yang saat ini sedikit terkekeh geli


mendengar ucapan gadis manusia


yang sangat polos ini.


"Tidak mungkin mereka


mandi bersama?" ucap Putri


Anggia yang begitu sangat marah


saat ini ketika. Melihat sendiri


dengan mata kepalanya, saat


Cristian dan gadis kasta rendah itu


masuk kedalam air secara


bersamaan. Putri Anggia saat ini


berada di dalam hutan karena


ingin menyempurnakan ramuan


pemikatnya agar Raja Vampire


hanya menatapnya saja. Tapi yang


ditemukannya bukan tumbuhan


langkah yakin rumput hijau


Mengkilap malah dirinya


menemukan tunangannya sedang


masuk kedalam air bersama gadis


dari kasta rendah yang sangat di


benci.

__ADS_1


__ADS_2