
Dilain tempat saat ini Cantika
sedang makan buah-buahan segar yang sangat nikmat dan manis manis banyak varian nya di sediakan hanya untuk nya saja,
untung saja ada bangsa sebagian
bangsa Vampir yang menyukai
buah-buahan sehingga Cantika
di curigai oleh pelayan lain nya saat
Lebih memilih buah-buahan
sebagai makanan dari pada darah
dan daging hewan mentah yang
masih berlumuran darah yang sangat jijik di sentuh bagi nya apalagi untuk di makan bisa bisa dia pusing dan muntah muntah di tempat itu.
"Dewi Can memang sedikit
bebeda karena dia seorang Dewi menurut pelayan pelayan lain nya di tempat itu yang saat ini bersama dengan diri nya.
Dia pasti tidak terbiasa untuk
selalu meminum darah hewan dan daging
mentah yang berlumuran darah
seperti yang kita lakukan ini." ucap pelayan
lain nya yang memang saat ini jam
makan pelayan sangat sedikit dan
mereka tentu sja bekerja
bergantian dengan teratur di tempat ini.
"Itu benar," ucap Cantika
sambil menahan diri untuk berdoa
biasa saja dan mati-matian
menahan mual saat melihat para
Pelayan kaum Vampir yang lapar
itu menyantap makanan mereka
dengan sangat rakus dan kelihatan menikmati bagai kan makanan restoran bintang lima yang ada di dunia nya Cantika yakni bumi.
"Ternyata kamu dari tadi ada di sini, aku sudah mencari
mu kemana-mana. Kamu tidak
boleh bergabung dengan mereka yang ada di tempat ini Dewi Can,
mereka ini pelayan istana
sedangkan diri mu adalah
pelayanan khusus sang Raja
Vampire." ucap Cristian dengan
tegas. Kehadiran Cristian yang
menganjur kan membuat para
pelayan terdiam dan menunduk
hormat karena takut di apa apa kan oleh Raja Vampire, walaupun
mereka tidak mengerti ucapan
sang Raja tapi bisa mereka semua
rasakan jika saat ini Raja Vampir
Sangat marah pada mereka.
"Jangan marah kepada
mereka aku ke sini hanya karena
ingin makan buah-buahan, aku
kan seorang Dewi tapi juga
pelayan aku pikir tidak ada
salah nya bergabung dengan
mereka yang memperlakukan aku
dengan sangat baik dan begitu menghormati ku juga." ucap Cantika
yang saat ini dengan berani
menatap ata merah raja Vampir
yang terlihat sangat marah
padanya.
"Sekarang ikut aku jika kamu
masih tetap hidup dengan baik
beberapa hari kedelapan." ucap
Cristian yang saat ini ingin
mengajak Cantika kesuatu tempat
dimana terdapat tanaman yang
obat yang bisa membuat
kekebalan tubuh seorang
meningkat dan bahkan bisa
bernapas di dalam air dalam
jangka waktu yang cukup lama.
"Tapi.....," ucap Cantika yang
baru saja ingin berniat mengambil
kembali buah-buahan yang manis
yang tadi ada di samping nya
__ADS_1
diri nya sudah keburu di bawa
pergi ke tempat lain oleh raja
Vampir ini.
"Kita sudah sampai. Jangan
takut lapar aku akan memberikan
mu rumput muda yang enak dan sangat lezat bagi mu Dewi Can."
Ucap Cristian tersnyum senang
saat melihat tanaman hijau yang
bersinar itu masih ada
di tempat nya.
"Aku berfikir dia akan
memberikan Akau Makan yang
mengenyang kan seperti nasi
misal nya, nayata nya dia malah
memberikan ku rumput yang
bersinar aneh yang di temui nya ini. Saat ini aku sudah
seperti hewan ternak pemakan
rumput saja di perbuat oleh nya." batin Cantika yang
mengerutu. Cantika memang
belum makan sayuran dan buah
tapi rumput seumur hidup
Cantika belum pernah makan
rumput karena bagi Cantika tentu
saja itu tidak bukan mainan yang
baik dana aman untuk
lambung nya.
"Kenapa hanya dilihat saja,
ambil dan makan tanpa sisa ini
rumput obat bukan rumput biasa.
Kamu masih ingat tetap hidup
Bukan?" ucap Cristian sengaja
memberikan rumput obat itu
lumanyan banyak. Sehingga
membuat Cantika sangat ini
sangat bingung. Tapi karena
saja Cantika mencoba mengunyah
rumput mengkilap itu dengan
perlahan.
"Rasanya tidak buruk tapi ini
juga tidak baik." ucap Cantika
yang saat ini mati-matian
menahan mual dan ingin muntah
karena rumput hijau yang
bersinar ini terasa aneh dilihatnya.
"Kamu wajib menghabiskan
semuanya." ucap Cristian dengan
tegas dan bahkan membantu
memasukan sisa rumput obat
yang ada ditangan Cantika
kedalam mulut Cantika sehingga
membuat mulut Cantika penuh
dengan rumput obat hijau yang
berwarna hijau mengkilap itu.
"Sepertinya dia benar-benar
ingin menyiksaku sebelum aku
mati," batin Cantika yang hanya
bisa mengerutu dalam hati karena
mulutnya terus saja mengunyah
dan tidak bisa bicara saat ini
seakan lebih patuh pada keinginan
Raja Vampire ini dari pada
Cantika.
"Gadis yang pintar, saat ini
Kamu tidak akan mudah sakit dan
bisa bernapas dalam air pastinya.
Kita akan mencobanya. Itu ada
sungai sebelum besok kita pergi
kerajaan Duyung yang merupakan
lautan tidak ada salahnya jika
__ADS_1
kamu berlatih didalam air sungai
ini." ucap Cristian yang saat ini
tentu saja membuat Cantika
terkejut karena seumur hidupnya
Cantika sangat takut main di
pinggir sungai karena pernah
tenggelam dulu sewaktu kecil.
"Yang mulia Anda jika
benar-benar menginginkan
kematian ku jangan seperti ini....,"
ucap Cantika yang gemetar takut
saat ini tangannya discret
mendekati sungai.
"Kamu bodoh ya, justru aku
saat ini menyelamatkan mu. Dan
jika cara ini gagal aku akan
membantu mu." ucap Cristian
yang begitu menikmati rajut
wajah ketakutan Cantika yang
terlihat sangat mengemaskan.
Sebenarnya Cristian sudah yakin
cara ini sudah berhasil karena
tubuh Cantika setelah makan
rumput obat tadi terlihat bersih
dan itu artinya ramuan obatnya
telah meresap kedalam tubuh
Cantika dengan baik.
"Aaaaakh.... Anda gila ya....,"
ucap Cantika dengan kaget saat ini
Mereka berdua sama-sama
meloncat masuk kedalam sungai,
pastinya raja Vampir ini ikut
masuk kedalam sungai sengaja
untuk melihat reaksi yang terjadi
dalam tubuh Cantika secara
langsung.
"Ibu, ayah sepertinya aku
akan menyusul kalian sebentar
lagi." ucap Cantika yang tentu saja
saat ini menahan napas layaknya
kaum manusia normal agar tidak
mati terlalu cepat karena air yang
masuk kedalam paru-parunya.
"Kamu bodoh ya, jangan
menahan napas bernapaslah
seperti biasanya, kamu akan tetap
hidup percayalah." ucap Cristian
yang saat ini sedikit terkekeh geli
mendengar ucapan gadis manusia
yang sangat polos ini.
"Tidak mungkin mereka
mandi bersama?" ucap Putri
Anggia yang begitu sangat marah
saat ini ketika. Melihat sendiri
dengan mata kepalanya, saat
Cristian dan gadis kasta rendah itu
masuk kedalam air secara
bersamaan. Putri Anggia saat ini
berada di dalam hutan karena
ingin menyempurnakan ramuan
pemikatnya agar Raja Vampire
hanya menatapnya saja. Tapi yang
ditemukannya bukan tumbuhan
langkah yakin rumput hijau
Mengkilap malah dirinya
menemukan tunangannya sedang
masuk kedalam air bersama gadis
dari kasta rendah yang sangat di
benci.
__ADS_1