
Cristian mulai mencurigai sekeliling yang ada di tempat nya itu yang sedang bersama Cantika
"Siapa disana?" ucap Cristian
yang saat ini merasa ada orang
lain selain Cantika di tempat ini
padahal sebelum nya Cristian telah
memastikan tidak akan ada yang
bisa mesum kedapur ini jika
mereka hanya pelayan biasa yang
berilmu rendah atau tidak punya ilmu. Cristian bisa
menebak orang yang saat ini
mengintai nya adalah seseorang
yang minimal seorang bangsawan
atau pun dari kasta ksatria yang
pasti nya memiliki ilmu cukup
tinggi walaupun masih dibawah
Ilmu yang dimiliki Cristian tapi
itu pun untuk mereka cukup cerdik.
"Mengapa aku harus
menyenggol benda yang mudah
pecah itu hampir saja aku
ketahuan jika bukan karena jubah
menghilang yang ku pinjam dari
ibu aku pasti akan terkena
kemarahan Raja Vampir walaupun
ku sendiri adalah tunangan nya karena dia adalah Vampire yang walau pun ku menyukai nya dan sangat tampan tapi dia tidak segan segan memberi hukuman pada ku yang sedikit ceroboh ini."
ucap Putri Anggia yang saat ini
melihat lihat di sekeliling tempat itu untuk melarikan diri dan
menenangkan perasaan nya yang
begitu hancur karena Raja Vampir
yang terlihat begitu mesra dengan
wanita lain dan bukan dengan diri nya padahal putri Anggia lah yang berhak mendapat kan semua nya itu karena dia adalah tunangan dari Raja sendiri yaitu Raja Cristian.
Raja Vampire Cristian pun sudah menyadari bahwa ada orang lain selain diri nya dan Cantika tapi Raja Cristian tidak dapat mengetahui nya entah kenapa seperti mengguna kan sesuatu yang tidak dapat di lihat oleh nya itu.
"Aneh sekali mengapa
penguntit itu tiba tiba langsung menghilang tanpa meninggal kan jejak apapun di tempat ini sama sekali." ucap Cristian baru saja
mulai ingin mengeluar kan
kekuatan nya untuk mengatasi
siapa yang berani menguntit nya.
Cristian bisa mengunakan
kekuatan nya untuk dapat dengan
mudah menemukan penguntit itu
jika dia mau tapi dia lebih ingin memandangi
wajah cantik gadis manusia yang
ada dalam dekapan nya saat ini
lebih penting bagi Cristian saat ini tidak peduli dan tidak penting siapa itu lagi pula penguntit itu sudah pergi karna Raja Cristian dapat merasakan nya sendiri.
Cristian juga bebas berekspresi
__ADS_1
saat ini tidak perlu menahan
gengsi nya yang besar untuk
mengagumi manusia cantik ini
saat ini. Tapi jika Cantika
terbangun Cristian harus
berusaha bersikap tegas dan
memasang Ekperesi wajah datar
andalannya agar gadis manusia ini
lebih penurut.
"Masa bodoh dengan
siapa pun di luar sana aku tidak
peduli dengan apa pun itu yang terjadi atau apa pun juga, asal kan dia tidak
menggangu kesenangan ku lagi
untuk sementara waktu aku akan
membiarkan nya lolos dan bebas. Aku yakin
penguntit itu pasti akan kembali
melakukan hal yang sama nanti
di lain waktu nani nya.... dan aku akan
sedikit memberi nya pelajaran
yang berharga yang dia akan terima nanti nya juga." ucap Cristian
yang saat ini tersenyum lebar
mendapat kan mainan baru yang
akan menjadi sasaran emosi
kemarahan nya yang brutal parah itu.
cantik ini ada dalam pelukan ku,
siapa pun yang lancang menguntit
ku dan Cantika dia akan mati dengan perlahan aku
tidak perduli apa pun jabatan nya dan siapa pun dia itu yang sebenar nya."
ucap Cristian tanpa sadar
ucapan nya menakuti Cantika yang
ternyata terbangun dari tidur nya
yang hanya sekitar 45 menit saja dari tempat itu.
"Mengapa aku terbangun
dengan posisi yang masih sama
dan dia tadi mengatakan akan
membunuh seseorang..., bukan
tidak mungkin aku juga akan
segera menjadi target korban nya yang dia akan bunuh nanti nya tapi untuk kali ini dia memanfaat kan ku untuk menjadi boneka nya saja dengan sesuka hati nya itu."
batin Cantika yang merasa
nasib nya sangat tidak baik saat
diri nya masih kedunia lain dan
bertemu dengan Raja Vampir yang
begitu jauh dari kata kebaikan dan bahkan hanya bersifat egois ini.
"Kamu sudah bangun Dewi
Can, tidur mu itu sangat pulas
__ADS_1
dalam pelukan ku yang begitu hangat..., itu semua nya
karena kamu merasa aman dan
bahagia selalu berdekatan dengan
ku saja iaa kann?" bisik Cristian dengan
bibir nya yang bahkan telah
menempel pada daun telinga
Cantika sangat membuat Cantika
takut dan berusaha menjauh
meskipun mustahil karena saat ini
Cristian memeluk nya dengan pelukan nya yang begitu
sangat erat pada nya itu.
"Yang mulia Raja tolong jangan terlalu dekat
seperti ini yang mulai bisa saja
aku memilih penyakit kulit yang
menular pada mu nanti dan anda akan terjangkit penyakit dari diri ku ini yang mulia Raja." ucap
Cantika yang saat ini terpaksa
berbohong hanya untuk membuat
Raja Vampir ini agar menjauhi nya.
"Aku tau kamu sedang
berbohong pada ku Dewi Can...., kamu
pikir aku ini mudah kamu tipu
dengan pernyataan yang tidak
masuk akal itu, kulitmu bahkan
begitu putih dan mulus serta
terlihat sangat sehat dan sangat lembut bagaikan apa pun yang begitu halus di segala dunia ini ." ucap
Cristian yang saat ini bahkan
sengaja menjilati pipi kanan
Cantika yang mulus dan terasa sangat
manis itu.
"Hentikan hal itu yang mulia Raja, Anda ini sudah seperti menjilati es krim
saja tapi bukan pada es krim namun pada diri ku yang adalah manusia dan bukan es krim untuk di jilati mu. Aku ini manusia rasa nya
tidak akan se enak es krim yang begitu manis jauh dari pada diri ku ini. Yang mulia Raja jika
Anda melepaskan ku saat ini aku
berjanji akan memberikan es krim
kesukaan ku untuk Anda saja Yang mulia Raja.....," ucap
Cantika dengan ta ber binar penuh
harapan ingin mengajak Raja
Vampir ini bisa berkerja sama dengan nya.
"Tidak Kamu tidak bisa
di tukar dengan apa pun di segala dunia ini." ucap
Cristian yang saat ini tidak pernah
peduli dengan makanan taupun
benda Manisan apa yang bisa
di tukar kan dengan Cantika karena
menurut nya Cantika jauh lebih
__ADS_1
berharga dari benda apa pun yang ada di segala dunia ini dan dia pun tidak mau jika sampai ada yang akan menukar Cantika walau pun Cantika hanya seorang manusia biasa tetapi dalam hati sang Raja dia adalah yang paling luar biasa dan sangat berharga bagi nya dan tidak biasa di miliki oleh orang lain selain diri nya saja yang bisa