
Raja Vampir saat ini bisa merasakan bahwa
saat ini sepertinya ada yang
mengikuti mereka diam diam tapi entah siapa sehingga membuat
Cristian bergerak dengan cepat tanpa
memperdulikan Cantika yang
terus meronta-ronta dalam gendongannya saat ini, Cristian
mengunakan kekuatan nya untuk
berpindah tempat di tempat yang lain agar lebih aman bagi mereka berdua, sehingga orang tersebut yang
mengikuti Cristian hanya
menemukan kepulan asap hitam
dan kehilangan jejak mereka dalam sekejap mata.
"Astaga sial mereka menghilang oleh karena aku sudah dicurigai oleh mereka,
saat ini mereka sudah kabur dengan sangat mudah tanpa aku tahu padahal aku sekarang ini
sangat marah dan ingin menghukum
gadis aneh yang dianggap seorang
Dewi oleh Raja Cristian. Aku tidak perduli siapapun
dia, dia harus secepatnya aku jauhkan dari
raja Cristian sekarang juga!" ucap putri
Anggia yang saat ini merasa marah
karena menurut nya dia sudah memiliki saingan dan saingan nya itu berasal dari
kasta yang sangat rendah menurut nya dan bahkan
seharusnya tidak pantas bersaing
dengannya yang merupakan
seorang bangsawan Vampir
berdarah biru yang berada di kelas atas menurutnya.
Di suatu tempat lain tempat yang tak kalah
aneh yang hanya dihiasi oleh kain
hitam di setiap sudut ruangan dan
juga bahkan kursi dan tempat
tidur saat ini membuat Cantika
terheran heran kerena ruangan ini, yang baginya ini hanyalah
seperti kotak atau kubus yang tidak begitu
terlalu besar yang hanya
didominasikan dengan warna yaitu berwarna hitam pekat saja.
Setelah Cristian sang Raja Vampir itu
menurunkannya dari gendongan
Cantika pun membernikan diri
untuk bertanya kepada Raja Vampire Cristian.
"Hmm Ada dimana kita saat ini yang aku rasa
ruangan ini berbeda dari pada
ruangan mu yang sebelumnya
yang tentu lebih berwarna dari
ruangan ini hm ...." tanya Cantika
yang merasa panasaran sambil
sesekali mengamati benda-benda yang
berwarna hitam yang ada disekitarnya itu.
"Hdhh kenapa seorang Raja harus
menjelaskan pada pelayannya,
disini aku yang Raja dan kau yang
pelayan ku saja. Jadi cukup tutup
mulutmu dan diamlah saja disini tanpa banyak tanya pada ku."
ucap Cristian yang saat ini begitu
sulit untuk bertahan agar dirinya
tidak melakukan hal bodoh yang
malah akan merugikannya saat ini.
"Ta ttt tapi akukan... ingin bertanya
...." ucap Cantika yang malah
ditinggalkan begitu saja oleh
Cristian entah dimana. Cantika
tidak merasa takut atau ragu sama sekali
yang ada saat ini Cantika hanya malah
merasa bingung dengan tingkah laku dari
Raja Vampir yang
meninggalkannya begitu saja diruangan ini,
dan cantika hanya berusaha menjelajahi
setiap sudut ruangan yang tidak
berpintu dan jendela ini tapi
dirinya bisa tetap benapas dengan
baik di sini saat ini "Hmmm aku saat ini sudah tidak heran lagi pada kaum Vampir ini jika dia tiba-tiba menghilang di mana pun dan kapan pun dia mau
karena dia adalah seorang Vampire dan Raja dunia lain ini dan pastinya dia juga memiliki banyak kekuasaan dan
juga ilmu yang tidak bisa dianggap
remeh sama sekali. Setidaknya tempat ini
cukupnyaman untuk aku
beristirahat untuk ku jika aku merasa lelah kapan pun aku mau." ucap Cantika yang
saat ini merasa tiba-tiba
mengantuk setelah puas meneliti
ruangan yang berbentuk kubus
yang mengurungnya seorang diri di sini.
Cristian yang tidak ingin
Ayahanda dan para penghuni
istana curiga, saat ini juga langsung kembali ke istananya dan untungnya Raja Cristian
telah meletakan Cantika pada
tempat yang begitu aman dan setidaknya
gadis itu bisa istirahat sampai pada
esok pagi karena sebelumnya
Cristian telah meneburkan bubuk
yang bisa membuat siapapun yang
menghirupnya nyeyak sampai 12
jam dan mudah tertidur lelap.
"Untungnya aku telah keluar
tepat waktu karena jika tidak aku
akan melakukan kesalahan yang begitu fatal
karena tidak bisa mengontrol
emosi dan hasrat saat berdekatan
dengan gadis manusia itu.
Mengapa setiap apapun yang
dilakukannya malah membuat ku
semakin terpikat padahal dia
hanya seorang gadis manusia biasa yang
kebetulan memiliki wajah yang sangat
cantik dan sedikit berbakat tapi
gadis kaum Vampir juga banyak
yang demikian." ucap Cristian
yang saat ini mengetuk-ngetuk
otaknya agar supaya bisa berhenti memikirkan hal apapun
tentang gadis manusia yang
dikurung dalam ruang rahasianya
yang tidak diketahui siaapa pun.
"Ahh Syukurlah yang mulia akhirnya aku
menemukan anda. Aku pikir gadis
aneh itu membuat anda tergoda pada nya.....," ucap
Putri Anggia yang saat ini senang
setelah menemukan keberadaan
pujaan hatinya yang ternyata ada
disini di dekat nya sekarang ini juga.
__ADS_1
"Apa yang aku katakan, dia
seorang dewi yang suci. Andaikan
saja wanita liar ini tau jika
sebenarnya aku yang tergoda oleh
gadis manusia itu pasti wanita
liar ini akan berbuat kekacawan
yang lebih." ucap Cristian yang
saat ini seolah-olah tidak pahan
gadis yang dimaksud.
Putria Anggia benar-benar
tidak percaya dengan begitu
mudah gadis asing itu dapat
mengambil kepercayaan Raja
Vampir dan bahkan mempercayai
begitu saja jika gadis yang berasal
dari kasta renda itu seorang gadis
yang suci padahal kebanyakan
kaum kasta renda sudah tidak
memilki kehormatan lagi baginya.
"Bisa saja dia berbohong,
mengapa yang mulia bisa terlihat
mempercayainnya begitu saja. Walaupun aku tidak paham betul dengan ucapan yang mulia tapi diriku ini lebih baik
dari gadis aneh itu yang hanya kasta rendah dan tidak cantik melebihi diriku ini yang begitu sangat cantik dan menggoda." ucap Putri
Anggia dengan sombongnya
malah membuat Cristian semngkin ilfil dan memilih pergi
diam-diam dari tempat itu tanpa memberi tahu dahulu pada waniata liar yang tidak pernah
bisa melihat kekurangan dirinya
sendiri itu.
"Seharusnya orang yang ada
disamping yang mulia Raja adalah
putri bangsawa cantik sepertiku
yang...., tidak jangan bilang dia
pergu begitu saja tanpa menunggu
aku selesai bicara." ucap putri
Anggia yang saat ini merasa
sangat kesal karena
ditinggakalkan begitu saja. Putri
Anggia memilih untuk pergi
beristirahan dikamarnya
walaupun tidak tidur tapi dengan
beristirahat semedi ataupun
melakukan aktivitan yang bisa
menambah ilmu dan menambah
kecantikannya bisa membuat putri
Anggia merasa lebih baik dari
sebelumnya.
"Akhirnya aku bisa selamat
dari wanita liar yang tidak pernah
sadar akan kekurangannya itu.
Buat apa putri seorang bangsawan
cantik jika tidak memiliki bakat
khusus yang bermanfaat. Lagi
pula aku rasa gadis manusia itu
jauh lebih cantik dari pada dia
yang bagaikan tong kosong
nyaring bunyinya itu." ucap
Cristian yang tidak habis pikir
pada seorang perempuan
bangsawan Vampir yang cukub
sudah tidak suci itu.
Saat ini Cristian merasa
bodoh karena selama ini Cristian
tidak penah memuji seseorang
cantik di dunia ini tapi mengapa
dirinya sat ini merasa jika Cantika
adalah mahlik tercantik dan
wanita yang paling indah yang
pernah dilihatnya di dunia ini.
Sepertinya saat ini Cristian sudah
benar-benar terpikat pada Gadis
itu.
"Tidak bisa aku tidak
mungkin terpikat dengan gadis
manusia yang lemah dan bahkan
bisa mati kapan saja. Dia juga
memiliki potensi yang besar untuk
menghianati ku. Tapi aku tetap
hanya menginginkan anak dari
rahimnya, karena tidak ada gadis
manapun yang berhasil membuat
ku terpikat selain gadis manusia
ini." ucap Cristian kali ini akan
berencana membuat Cantika
menjadi mesin pembuat anaknya
tapi tentunya perlu menunggu
waktu yang tepat.
Cristian memutuskan untuk
kembali melihat mainan barunya
yanh tadi diletakannya di tempat
yang aman setelah memberijkan
asap penghilang bau manusia dan
juga asap tidur yang pastinya
membuat gadis cantuk yang tidak
bisa diam dengan benar itu telah
tertidur pulas di sana.
"Sudah kuduga gadis ini
memng sangat ceroboh, kadang
aku bahkan setuju jika gadis ini
tidak akan cocok menjadi seorang
dewi walaupun memiliki rupa
yang menawan dan cukup cerdik.
Saat ini dia malah lebih memilih
tidur dilantai dari pada ranjang
yang empuk dan nyaman yang
telah aku pinjamkan untuknya
istirahat disini." ucap Raja Vampir
takjub kemudian dengan hati-hati
memindahkan Cantika tidur ke
atas ranjang benar unting saja
hasrat besarnya yang sebelunya
untuk mencetak generasi penerus
sedikit menguap sehingga gadis
manusa ini akn tetap suci
tentunya.
Raja Vampir tidak tidur dan
__ADS_1
memilih untuk berbaring saja
menatap wajah Cantik yang
terlelap disampinnya setiap sudut
wajah, mata, hidung, dan
tubuhnya benar-benar berhasil
membuat Cristain terpikat dan
hampir hilang akal saat ini.
Cristian tidak ingin melakukan
hubungan dalam keadaan salah
satu diantara mereka tidak
sadarkan diri tentunya.
Walaupun Cristian tidak
pernah melakukan hubungan
badan dengan siapapun selam ini
tapi Cristian cukup tau apa yang
terjadi pada dirinya dan penyebab
dirinya tidak bisa tenang karena
istingnya bertambah matang
seiring dengn usiannya yang
memang sudah tidak muda lagi
namun tidak juga terlalu tua bagi kaum Vampire
"Bagaima mungkin dia saat
ini memeluk ku dengan erat dan
nakal nya di saat sebelumnya dia
merontaronta saat ku gendong....
tadi,' ucap Cristian yang saat ini
semakin sulit untuk mengendalikan
diri jika terus dalam posisi seperti
ini terus.
Cantika ketika dia tidur dia memang
akan memmeluk apapun yang ada
didekatnya oleh karena itu tidak
heran jika di gubuk lamanya
Cantika memiliki banyak bantal
dan bonekah yang dibelinya dari
pasar untuk sekedar
menemaninya tidur dan jika Cantika merasa bosan, dia hanya akan memeluk boneka panda
besarnya sesuka hati dan tidur
dengan nyaman dan tenang.
"Kenapa aku rasa bahwa Panda milik ku yang berukuran besar saat
ini menjadi lebih langsing, berotot,
mulus,kuat dan di bagian perut terasa seperti batu bersusun yang kokoh dan tinggi.
Tapi tunggu dulu itu terasa tidak
mungkin apalagi bagaimana
mungkin boneka Panda bisa
membalas pekukan ku sanagat
erat seperti ini saat sekarang ini juga." gumam Cantika
yang akhirnya membuka mata dan
sangat kaget dan sngat terkejut mendapati wajah yang begitu
pucat laki-laki yang tidak lain
adalah seorang raja Vampir yang
saat ini menempakan senyum nya yang begitu horor ucap Cantika yang kaget dan terkejut tapi hanya terdiam dalam pelukan sang Raja Vampire.
"Hm Jujur saja jika sebenarnya
kamu sudah jatuh hati pada ku saat ini
dan setelah tangan mungil mu itu
berjalan kemana-mana
menyentuh tubuhku saat ini mari
gantian," ucap Cristian dengan
suara berat sambil tersenyum
denvil menahan sesuatu. Cristian
telah mati-matian menahan diri
menunggu Cantika untuk
terbangun dari tidur.
"Tidak aku tidak mau....,' ucap
Cantika yang saat ini ketakutan
terus saja menendang-nendang
dan entah dapat kekuakan dari
mana bagkan Cantika berhasil
melepaskan pelukan erat dari
Cristian dan membuat Cristian
terjatuh kelantai hitam yang
dingin wajah raja Vampir yang
tidak siap akan ditendang itupun
berubah masam.
"Darimana kamu memiliki
kekuatan sebesar itu, tubuh yang
mungil sepertimu seharusnya
tidak akan membuat aku jatuh
dilantai seperti ini." ucap Cristian
yang cukup kaget dan merasa
penasaran dengan bakat lain yang
dimikiliki gadis pemikatnya ini.
"Maaf aku tidak sengaja, itu
salah mu sendiri yang membuat
aku takut. Kau jatuh kelantai
karena ranjang ini memang kecil."
ucap Cantika yang saat ini yang
beranggapan dirin tidak
mungkin memiliki kekuatan
karena Cantika seorang manusia
biasa. Walaupun begitu setelah
bangun dari tidur pagi ini Cantika
merasa tubuhnya lebih ringan dari
sebelumya.
"Beraninaya kamu gadis
manusia kau tidak tau ya aku ini
seorang Raja. Kamu ingin aku
hukum pengal agar tidak hanya
darah mu tapi juga tubuhmu akan
dimakan habis oleh kaum ku!"
ucap Cristian hampir saja
melupan harga dirinya yang
dijujung tinggi dihadapan gadis
manusia yang lemah, ini lah yang
menjadi sebab Cristian saat ini
yang marah dan terlihat Cantika
yang takut pun membatu Cristian
untuk berdiri.
"Maaf aku benar-benar tidak
sengaja yang mulia......." ucap
Cantika bergetar takut, dengan
hati-hati membantu memapah
Cristian untuk duduk diatas
ranjang dengan benar. Sedangkan
Cristian sengaja pura-pura lemah
__ADS_1
agar bisa memeluk Cantika sedikit
lebih lama.