
Saat ini Cristian tidak bisa mencegah Cantika yang sudah pergi dengan cepat
karena ayahanda nya
memanggil nya kembali keruang
rapat untuk membicarakan
masalah pertunangan nya dengan
Putri Anggia yang sebenarnya
tidak pernah diinginkan olehnya
tapi Cristian juga tidak bisa
menoleh karena tidak ini kerajaan
ini menjadi lemah dan ayahnya
menjadi malu karnanya.
"Aku pikiR cuman kaum ku
yang egois tapi ternyata kaum
Vampir ini lebih kejam bahkan
Raja Vampir dengan begitu tega
ingin menjadikan aku pelayan
diatas ranjang nya." batin Cantika
yang merasa sedih kesedihan
Cantika ini juga bisa dirasa kan
oleh seseorang yang saat ini
menjadi bingung dengan dirinya
sendiri.
Di lain tempat atau tepatnya d
iruangan singga sana Raja saat ini
dilangsukan pertunang politik
antara Raja Vampir baru dan Putri
Anggia.
"Ini hanya pertunangan
politik mengapa pula hati
kumerasa aneh seperti ini." batin
Cristian dengan heran. Saat ini
Cristian datang dipertemuan yang
ternyata adlah pertunangan
dadakannya denga putri Anggia.
"Sepetinya Yang mulia Raja
benar-benar bahagia sampai
menangis harus setelah
memakaikancicin tunangan
ketangan Putri Anggia." ucap dari
ayah Anggia yang saat ini
nampaknya salah paha, dengan
yang sedang terjadi saat ini.
"Iya Ayah benar karena aku
memang pantas berbahagia
dengan orang yang aku cintai dan
dia juga mencintai ku smapai
menangis haru seperti itu yang
membuktukan aku begi berharga
dalam hidupnya." ucap Putri
Anggia dengan percaya diri.
Cristian yang merasa dadanya
semangkin sesak memilih pergi
dan mencari penyebab dirinya
saat ini yang merasa sangat sedih.
Semua orang yang ada di tempat
itu mengagap Cristian pergi
karena merasa malu perasanya
yang begitu dalam pada Putri
Anggia diketahui banyak orang.
Hanya Cristoper saja yang merasa
heran karena dirinya tau putranya
tidak sedang menangis terharu
karena senah tapi menangis sedih
layaknya orang pata hati saat ini.
Cristoper membiarkan putranya
pergi setelah acara tukar cincin
selesai karena inilah acara
terpenting dalam pertemuan ini.
"Semoga saja dia nanti segera
menjelaskan penyebab
kesedihanya. Walaupun aku tidak
yalin putraku yang berhatu keras
itu bisa pata hati tapi tuhan bisa
saja merubah hatinya yang keras
itu menjadi lembuk dengan
cintanya. Tapi gadis mana yang
berhasil mematahkan hatinya?"
bantin Cristoper yang saat iniber
tanya dalam hatinya. Tapi hal itu
kemudian diabaikannya kebali
karena fokus pada tamu calon
besan dan menantunya yang asik
bercengkrama membicarakan
tentang putranya yang jatuh cinta
pada putri Anggia yang terdengan
cukup mustahil tapi Cristoper
hanya berpura-pura percaya saja
__ADS_1
pada ucapan mereka.
Di lain tempat lebih tepatnya
didapur kerajaan saat ini setelah
berganti denga mengunakan
pakaian pelayan yang malah
membuat Cantika terlihat.
semangkinn cantik menawan.
Cantika sedikit menutupi
kesedihannya dengan banyak
bergerak membantu pelayan
lainnya bersih-bersih dan
menghidabgkan manakan mentah
dan dara hewan sega untuk
perayan pertunangan Raja Vampir
dan Putri Anggia.
"Saat ini aku sadar jika dia
hany ingin memanfaatkan tidak
hanya tenaga, kepintaran dan
bahkan juga tubuhku hany utuk
kepuasanya." ucap Cantika yang
kemudian memutuskan untuk
melajutkan perkerjaan dan harus
menguatkan hatinya agar tidak
mudah tersinggu denga ucapan
tajam Raja Vampir itu.
"Kamu menangi....," ucap
Raja Vampir yang entah sejak
kapan ada disana membuak
Cantika terpelesat dan hampir
jatuh kelan tai yang keras dan
dingin itu tapi syukurlan Cantika
jatuh kedalam dekapan raja
Vampir itu.
"Sepertinya yang mulia
memang berkeingin untuk
membuat ku mati muda." ucap
Cantika kemuadan melepaskan
diri Raja Vampir. Cantika sedikit
merasa aneh saat mata dengan
Pupil merah itu terlihat
mengeluarkan air mata seperti
cantuka sebelunya yang menangis.
Tapi bagi Cantika menangis
adalah hal wajar sedangkan jika
Raja Vampir yang terkenal cukup
mimiliki hati nurani ini menangis
bukanlah hal yang wajar. Cantika
menciba menyangkal mungkin itu
hanya air keringat yang
menyeruoai air mata lagi pula
mata. Tapi setelah ingat dengan
percakapan tadu pagi denga kedua.
pampir cilik itu yang mungkin saja
benar kaum Vampir tidak akan
berkeringat cantika pun merasa
ragu saat ini.
"Mengapa wajah mu
terlihatsedih kamu habis
menangis ya, jangan menangis lagi
diriku juga ikut merasakan
keanehan yang kau rasakan. Dan
mengpa kamu memakai pakaian
pelayan?" ucap Cristian yang saat
ini memeluk Catika yang
membuatnya merasa lebih baik
seakan gadis manusia ini adalah
penawar dari perasaan anehnya.
"Yang mulia sepertinya anda
lupa anda sendiri yang
mengatakan jika saya adalah
seoramg pelayan. Tolong jangan
seperti ini anda akan membuat
semua orang yang ada ditempat
ini akan salh paham nanti jika
melihat anda bersikap aneh
seperti ini." ucap Cantik sambil
beruaha melepaskan pelukan crat
dari tangan kokoh raja Vampir ini.
tapi pelukannya 1 erat
tidak sampai membuat Cantika
sesak tapi ini sulit untuk d
ilepskan bahkan tidak hanya
memeluknya dari belakang raja
Vampir ini juga menjulat bagian
leher Cantika yang membuat
Cantika merasa geli.
"aku tidak perduli angapan
__ADS_1
semua orang, aku memang tidak
pernah mencintainya dan
pertunangan ini hanya terjadi
secara politik tidak untuk diriku.
Aku sama sekali tidak mersa
terikat dengnnya karena yang
bertunangan adalah dua kerajaan
saja bukan aku dan dia." ucap
Cristian yang saat ini merasa
sangat haus untung saja pelayan
yang lain telah dialihkan
semuannya ditempat pesta
sehingga saat ini tidak akan ada
yang menggangu mereka berdua.
"Anda telah memper mainkan
perasaan wanita." ucap Cantika
tidak habis pikir dengan Raja
Vampir i telah begitu jahat pada
putri Anggia yang telahbertungan
dengan Raja Vampir tapi tidak
bisa mendapatkan hatinya.
"Aku tidak peduli pada wanita
liar itu dia bahkan
terang-terangan bermain
dibelakng ku dengan Pria lain aku
tidak perduli lain hannya
denganmu yang akan membuat ku
melakukan hal yang tidak pernah
terbayangkan oleh siapapun
didunia ini, kamu memang hanya
seorang pelayan khusus untukku
saja bukan untuk orang lain.
Kamu paham!" ucap Critian
dengan suara yang mulai
terdengar berat membuat cantika
yang merasa sangat takut hanya
bisa mengangukan kepala saja
merinding takut ketika raja
Vampir itu mengigit nakal daun
telingannya sebelahkanan.
"Saya merasa sulit untuk
bernapas jika seperti ini terus.
Bisa ada melepskan saya...," ucap
Cantika dengan berhati-hati. Tapi
ucapan Cantika sepertinya hanya
dianggap angin lalu saja oleh Raja
Vampir yang saat ini masih betah
memeluknya dari belakang dan
menengelamkan wajahnya pada
cekukan leher Cantika.
Seakan bagian cekukan leher
wanita itu adalah oksigen sumber
kehidupan layaknya orangyang
susah bernapas, Cristian terus
menghirup di bagian itu sekan
lupa jika yang terjadi saat terasa
sangat membuat gadus manusia
itu measa risih dan takut padanya.
Cantika yang merasa kesalpun
menangis dalam diam
sampai-sampai tetes air matanya
itu menetes pada wajah Cristian
dan membuat Cristian tersahar
yanh dilakuknnya melukai gadis
manusia ini dan hatinya kembali
merasa tidak nyaman dan
matanya juga mengeluarkan air
asin dan saat ini Cristian sudah
cukup yakin membuat gadis
manusia ini menangis malah akan
membuatnya rugi.
"Maaf aku hanya sedang
memastikannya....," ucap Cristian
yang saat ini mengubah possi
Cantika sebelumnya berdiri saat
ini duduk diatas kursi sederhana
yang ada didapaur itu sambil
memngku Cantika yang hanya
diam namu tidak beronta ketika
tubuh mungilny itu dipangku
menghadap raja Vampi dan kedua
kakinya terbuka keakan memeluk
pingang kokoh itu, sedangkan
kakinya terjuntai tidak sampai
kelantai karena kursi ini cukup
tinggi.
"Apakah dia benar-benar
__ADS_1
sedang memintamaaf dengan
tulus.....," bantin Cantika yang masih tidak percaya dengan pendengaran nya sendiri. Cantika hanya tidak berhayal bahwa Raja Vampire sombong ini seperti nya sangat tidak mungkin untuk meminta maaf.